Menampilkan: 1 - 10 dari 1.162 HASIL
Pessel

Perangkat Nagari Pakai NIP?

Painan, PilarbangsaNews,– Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Pessel akan menetapkan Nomor Induk Perangkat Nagari (NIPN) untuk menjaga eksistensi mereka.

Hal itu mengemuka saat ekspose Bupati yang diwakili Kadis DPMDPPKB, Wendi pada penilaian Kompetensi dan Transparansi Dana Desa di Painan, minggu lalu.

Wendi memaparkan Perangkat Nagari mulai dari staf, kepala kampung, Kasi, Kasubag dan Seknag akan diberi nomor identitas kepegawaian.

“Jadi keberadaan mereka akan permanen, sama seperti PNS, pensiun umur 60” jelas Wendi.

Hal itu menurutnya untuk memastikan profesi mereka bisa menjadi tulang punggung keluarga.

“Karena kalau tak ada kepastian, apalagi mereka yang sudah berkarir lama tiba-tiba berhenti karena ganti Walinagari, kan tidak juga” tuturnya.

Lebih jauh Wendi menjelaskan bahwa puluhan kasus pemberhentian perangkat nagari yang dilaporkan kepada lembaganya.

“Paling tidak setelah melalui Ombudsman atau gugatan pada PTUN, penyelesaian juga pada kami untuk solusi terbaiknya” ujar mantan Asisten Administrasi Umum Setda itu.

Sesuai dengan Undang-undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, maka keberadaan Perangkat Desa sudah diatur secara khusus, baik rekruitmen, masa tugas, dan persyaratan lainnya.

Pessel

5 Sembuh, 6 Terjangkit Covid-19 di Pesisir Selatan

Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Pessel, Selaku Juru Bicara Satuan Tugas Covid 19, Rinaldi menulis dalam siaran pers nya seperti dibawah ini;

1. Alhamdulillah hari ini ada 5 (lima)  orang pasien  yang dinyatakan sembuh dari covid-19, dengan demikian total pasien sembuh menjadi  501 (lima ratus satu)  orang. Ke-5 (lima) orang pasien tersebut adalah :
1) Pasien 556, Laki-laki, umur 27 th, Ex. Pelajar, alamat Padang Laban Kec. Ranah Pesisir, melakukan isolasi secara mandiri  sejak tanggal  13/11, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19,

2) Pasien 522, Perempuan, umur 37 th, ASN Bidan Puskesmas Pasar Baru, alamat Jl.Ilyas Yakub Painan Kec.IV Jurai, melakukan isolasi secara mandiri  sejak tanggal  07/11, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19,

3). Pasien 523, Perempuan, umur 50 th, ASN Perawat Puskesmas Pasar Baru, alamat Karang Pauh Pasar Baru Kec.Bayang, melakukan isolasi secara mandiri  sejak tanggal  07/11, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19,

4). Pasien 564, Perempuan, umur 28 th, Honorer Bidan Puskesmas Pasar Baru, alamat Pasar Baru Kec.Bayang,  melakukan isolasi secara mandiri  sejak tanggal  13/11, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19,

5). Pasien 568, Perempuan, umur 28 th, Honorer Guru SMP I Tapan, alamat Lunang Tengah Kec.Lunang,  melakukan isolasi secara mandiri  sejak tanggal  13/11, setelah dilakukan konversi 2x hasil pemeriksaan labor menyatakan negatif covid-19, pasien dinyatakan sembuh dari covid-19.

2. Hari ini   ada 6 (enam) orang  penambahan pasien terkonfirmasi positif covid-19.
Dengan demikian jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid 19 Menjadi  701 (tujuh ratus satu)  orang.
Ke-701  pasien positif tersebut ;
– SEMBUH 501 (lima ratus satu)  Orang.
– MENINGGAL 22  (dua puluh dua) orang
– Dirawat Isolasi 178 (seratus tujuh puluh delapan )  orang dengan rincian sbb :
    -16 (enam belas)  orang di RS. M. Zein Painan
    -1 (satu ) orang RSUD Pariaman.
    -2 (dua) orang di BPSDM Padang.
    -4  (empat)  orang di RS. M. Jamil Padang                                                                                                                               -21 (dua puluh satu) orang di Rusunawa Painan.                                                                                                                                             -134 (seratus tiga puluh empat)  orang isolasi mandiri

Informasi Pasien Positif:
1).Pasien kasus ke -696, Perempuan, umur  47 th, ASN Dinas PUPR,  alamat Pasar Baru Kec. Bayang,   ybs diduga terpapar covid-19 di tempat kerja,  diswab tgl 23/11,  dinyatakan positif tgl 26/11,  ybs melakukan isolasi secara mandiri.

2). Pasien kasus ke -697, Perempuan, umur  63 th, Pensiunan PNS,  alamat Karang Pauh  Pasar Baru Kec. Bayang,  ybs kontak dengan pasien covid-19,  diswab tgl 23/11,  dinyatakan positif tgl 26/11,  ybs melakukan isolasi secara mandiri.

3). Pasien kasus ke -698, Perempuan, umur  57 th, IRT,  alamat Komplek PU Sianik Sago Kec. IV Jurai,  ybs kontak dengan pasien covid-19,  diswab tgl 23/11,  dinyatakan positif tgl 26/11,  ybs melakukan isolasi secara mandiri.

4). Pasien kasus ke -699, Perempuan, umur  30 th, Perawat PKM Tj Makmur,  alamat Sambungo Kec. Silaut,  ybs kontak dengan pasien covid-19,  diswab tgl 23/11,  dinyatakan positif tgl 26/11,  ybs melakukan isolasi secara mandiri.

5). Pasien kasus ke -700, Laki-laki, umur  73 th, Petani,  alamat Padang Marapalam Lakitan Utara Kambang Kec. Lengayang,  ybs kontak dengan pasien covid-19,  diswab tgl 24/11,  dinyatakan positif tgl 26/11,  ybs melakukan isolasi secara mandiri.

6). Pasien kasus ke -701, Perempuan, umur  54 th, Guru SMP 4 Lunang,  alamat Pasar Pagi Lunang Selatan Kec. Lunang,  ybs pelaku perjalanan Padang -Painan,  diswab tgl 25/11,  dinyatakan positif tgl 26/11,  ybs dirawat isolasi di RSUD Pariaman.

3. Kasus Suspek (Gejala Sedang-Berat) 30 (tiga puluh) orang :
– 5 (lima)  orang dirawat di RS. M. Jamil Padang                                                                                                                    -22 (dua puluh dua) orang dirawat di RS.Painan    
-3(tiga)  orang isolasi mandiri                                                                                                                                

4. Kasus Suspek (Gejala Ringan)
– Total :  453 orang.
– Selesai masa  pemantauan : 426 orang
– Proses Pemantauan  27 orang

5. Kontak Erat
– Total : 7.656 orang
– Selesai Pemantauan :6.219 orang
– Proses pemantauan:  1.437 orang

6. Pelaku perjalanan
– Total : 14.528 orang
– Selesai Pemantauan : 13.661 orang
– Proses pemantauan : 867 orang.
                                                                                                              B. Berkaitan dengan penanganan Covid 19 dapat kami sampaikan :

1. Pelaksanaan Karantina OTG dan positif ringan di Rusunawa
Total : 106 orang
Selesai : 85 orang
Sedang menjalani karantina: 21 orang

Demikian kami sampaikan terimakasih.

Pessel

Tiga Tahun Berturut Turut Selama Hendrajoni Jadi Bupati Pessel Raih Predikat Kabupaten Paling Informatif

Painan, Pilarbangsanews,– Wow…, luar biasa Hendrajoni, selama dia jadi bupati, Kabupaten Pesisir Selatan, 3 tahun berturut-turut menrima penghargaan tertinggi terkait keterbukaan informasi sebagai pemerintah daerah paling informatif di Sumatera Barat.

Penghargaan itu berasal dari Komisi Informasi Sumatera Barat, sementara Nagari Lunang Tiga Kecamatan Lunang kembali masuk 10 besar nagari Informatif di Sumbar.

Piagam plus tropi sebagai kabupaten paling informatif tersebut diserahkan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, kepada Pjs Bupati Pesisir Selatan, Drs. Mardi, MM, di Padang, Rabu (25/11),

Dengan demikian Kabupaten Pesisir Selatan, berhasil mencatatkan prestasi sebagai kabupten paling informtif tiga tahun berturut turut, semenjak tahun 2018.

Selain itu, Sekda Ir. Erizon, MT, menjadi salah seorang dari sembilan tokoh keterbukaan informasi publik Sumbar 2020 yang menerima Achievment Motivation Person Award.

Pada kesempatan itu, bersama Erizon diantara tokoh yang menerima penghargaan adalah Dr.dr Andani Eka Putra, Anggota DPR RI Andre Rosiade dan Hj Nevi Zuairina, Rektor UNP Prof Ganefri.

“Alhamdulillah Pessel kembali meraih penghargaan kabupaten paling informatif, ini bukti kalau Pemkab Pessel konsisten menerapkan keterbukaan informasi tiga tahun berturut turut,” kata Mardi.

Dikatakan, keberhasilan tersebut berkat kerja keras dari semua pihak, dan masyarakat Pesisir Selatan patut berbangga dengan pencapaian ini.

Sementara itu, Sekda Erizon, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan masyarakat yang telah berperan menbantu mewujudkan keterbukaan informasi.

” Penghargaan ini dipersembahkan kepada masyarakat Pesisir Selatan,” katanya.

Pjs Bupati Pesisir Selatan, Mardi, pada kesempatan itu didampingi Kepala Dinas Kominfo Junaidi.***

Pessel

Atas Pelanggaran Protkes Covid19 ;
Satgas Covid 19 Pessel Tegur Pimpinan BNI Capem Painan

Painan,- Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Peisisir Selatan, memberikan teguran kepada Pimpinan Cabang Pembantu BNI Painan, atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan covid 19 saat pencairan Bantuan Presiden (Banpres) melalui PT Permodalan Nasional Madani Persero atau PNM Mekaar, Senin (23/11).

” Kami sudah sampaikan teguran lisan kepada Pimpinan Cabang Pembantu BNI Painan  pada pertemuan antara Satgas  dengan unsur pimpinan cabang di Posko Satgas Covid 19 Pesisir Selatan,” Kata Sekretaris Satgas Covid 19, Dailipal, usai pertemuan dengan Pimpinan Cabang Pembantu BNI Painan, Selasa (24/11).

Dikatakan, berdasarkan Pasal 98 Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid 19, dicantumkan, bahwa, Pimpinan perangkat daerah /lembaga/instansi yang tidak menerapkan adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian covid 19 di lingkungan kerjanya dikenakan sanksi administrasi berupa teguran lisan; teguran tertulis; dan/atau sanksi kepegawaian lainnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang undangan.

” Karena ini merupakan pelanggaran pertama kali maka kita kenakan sanksi teguran lisan,” katanya.

Pimpinan cabang pembantu BNI Painan, Yovial, datang ke Satgas Covid 19, bersama Pimpinan wilayah BNI yang diwakili pengelola layanan, Prita Marisca dan Pemimpin bidang pemasaran BNI Cabang Padang,  Ajar Prabowo, menjelaskan, ke depan pihaknya akan menerapkan protokol Covid 19 secara ketat dengan melakukan berbagai langkah antisipasi.

Diantaranya, dengan menambah satu unit mobil layanan gerak sehingga kini pihaknya mempunyai dua unit mobil yang akan melayani masyarakat penerima bantuan di beberapa kecamatan.

Selain itu, kata Yovial, pihaknya membatasi jumlah masyarakat datang ke Kantor Cabang Pembantu, serta memasang alat pembatas jarak antara satu dengan yang lain.

Terakhir, pihak BNI menghimbau masyarakat dalam mencairkan uang  untuk diambil di ATM bersama yang ada di bank lain.

Sementara itu, Pemimpin bidang pemasaran BNI Cabang Padang,  Ajar Prabowo, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian kerumunan massa dan berharap ke depan tidak terulang lagi.***

Pessel

Duta GenRe Pessel Dorong Remaja Kreatif

Painan,, pilarbangsaNews, — Duta Generasi Berencana atau yang lebih populer dengan istilah GenRe terus mendorong remaja dengan program positif dan kreatif.

Seperti yang disebutkan, Ahmad Fahrezi, Duta GenRe Kabupaten Pesisir Selatan 2020.

Menurutnya, banyak hal yang bisa dilakukan untuk mendorong remaja agar bisa melakukan aksi positif dalam menyambut tantangan masa depan.

“Bonus demokrafi tahun 2045 harus kita raih, sejak hari ini dengan mempersiapkan generasi muda yang berkualitas” ujarnya kepada media ini, Sabtu, 22/11, di Painan.

Duta GenRe yang juga menjadi utusan Sumatera Barat pada ajang Duta GenRe 2021 di Jakarta itu, terus memotivasi generasi.milenial agar kreatif dan inovatif.

“Banyak hal-hal positif yang bisa dilakukan agar usia remaja produktif dan bermanfaat” sebutnya.

Sebagai Duta GenRe, ia dan komunitasnya tidak hanya sekedar sosialisasi secara lisan, tetapi juga perbuatan.

“Aksi nyata lebih penting, kami buat program, tanah remaja, artinya, remaja menanam berbagai kebutuhan keluarga, mulai rempah sampai pangan” jelasnya detail.

Bahkan ditengah Pandemi Covid-19, komunitas Duta GenRe juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan internet dengan bijak.

“Karena diyakini banyak remaja pengguna internet terutama remaja yang dengan alasan belajar ternyata main game” tutur Siswa Kelas III, SMAN I Linggo Sari Baganti itu. ( wn)

Pessel

Kadis PMDPPKB Serahkan Sarana Kerja Kader Kampung.

Painan, PilarbangsaNews,– Kepala Dinas DPMDPPKB Pessel, Wendi menyerahkan sarana kerja bagi kader KB yang ada ditingkat kampung se Kecamatan Bayang Utara, Kamis, 19/11 di Kantor BPKB Asam Kumbang.

Paket barang yang diserahkan terdiri dari ransel, rompi, payung, buku panduan tugas dll, disaksikan oleh Kasi KB, Herawati, S.K.M. dan koordinator PLKB Bayang Utara, Drs. Syaiful.

Wendi berharap kepada kader agar bantuan tersebut dapat menunjang tugas-tugas lapangan para kader.

“Kami berharap agar kader tetap semangat dalam mendorong warga untuk mengikuti program KB” harapnya.

Menurutnya walau bantuan tidak banyak, namun dapat digunakan dengan baik untuk menunjang kinerja kader dilapangan.

“Jika rompi ini dipakai, dan ransel disandang, segan pula orang melihat ibu-ibu kader” ujarnya Mantan Asisten Administrasi Umum Setda Pessel itu berseloroh.

Wendi memaparkan bahwa tugas para kader kedepan kian berat. Target kelahiran (TFR) 2,5 perlu upaya keras.

“Total fertillity rate (TFR) pada angka 2,5 memang berat, namun jika dilakukan serius tentu bisa dicapai” ujarnya.

Menurut Wendi, jika pada tahun 1970 saat awal program KB digulirkan angka kelahiran masih 5,6, artinya seorang ibu usia subur rata-rata melahirkan 6 orang anak, maka 50 tahun hingga saat ini baru pada angka 2,68.

“Artinya perlu waktu panjang untuk menurunkannya, apalagi pandemi juga akan berpengaruh bagi angka kelahiran” tuturnya.

Penyerahan sarana kerja sekaligus dilanjutkan dengan pembinaan teknis kader KB oleh PLKb Bayang Utara. Para kader terlihat antusias. Kader datang dari seluruh kampung yang ada di nagari-nagari se Bayang Utara.

Pessel

Bupati Pesisir Selatan, Terima Peduli Wisata Award Tahun 2020

Painan,-Setelah melewati rangkaian tahapan penilaian Peduli Wisata Award (PWA) 2020 Sumatera Barat, akhirnya Bupati Pesisir Selatan ditetapkan sebagai penerima The best achievement Peduli Wisata Awards tahun 2020.

Penghargaan PWA itu diserahkan Gubenur Sumatera Barat, Irwan Prayitno kepada Bupati yang diwakili Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Hadi Susilo, Kamis (19/11) di Padang.

Bupati Pesisir Selatan, dinobatkan sebagai juara dua penilaian The best achievement Peduli Wisata Awards tahun 2020.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan, Hadi Susilo, usai menerima penghargaan tersebut mengatakan, PWA adalah penghargaan yang diberikan kepada kepala daerah yang memiliki kepedulian dan keseriusan bersama lintas sektor dalam mengembangkan pariwisata yang berkualitas.

“Kepedulian pemerintah daerah dalam pengembngan pariwisata dinilai tidak hanya di atas kertas, tetapi dibuktikan dengan adanya dukungan kepala daerah dan DPRD dalam penyediaan anggaran bidang pariwisata. Anggaran itu tidak hanya di Dinas Pariwisata, tetapi juga pada perangkat daerah lainnya,” kata Hadi Susilo.

” Atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas partisipasinya dalam membangun kepariwisataan di daerah ini,” katanya.

Keberhasilan ini dapat dicapai berkat kerja keras semua pihak, yang telah memberikan sumbangsihnya untuk pengembangan pariwisata.

Dikatakan, sebelumnya, Kabupaten Pesisir Selatan terpilih sebagai salah satu daerah nominasi Peduli Wisata Award (PWA) Sumatera Barat tahun 2020.

Tim penilai dipimpin oleh Prof. Dr. Ansofino, M.Si, akademisi dari STKIP PGRI Sumbar, dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Novrial bersama anggota tim penilai.

Sementara Pjs Bupati Pesisir Selatan, Mardi mengemukakan, pariwisata merupakan salah satu sektor yang didorong untuk menggerakan ekonomi di masa pandemi Covid 19.

“Kita terus mendorong agar pariwisata Pesisir Selatan terus bergerak untuk menopang ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid 19,” kata Mardi.

Penilaian PWA tahun ini berbeda dari sebelumnya, hal tersebut disebabkan karena saat sedang dilanda pandemi Covid 19.

Perubahan sistem penilaian tersebut diantaranya, penyerahan dokumen pendukung dilakukan melalui aplikasi. Sedangkan objek yang dinilai adalah kegiatan yang dilakukan selama tahun 2018 dan tahun 2019. ***

Pessel

Diawali Pjs Bupati Drs. Mardi, Seluruh ASN dan Non- ASN Pessel Jalani Swab Test PCR

Painan,- Sekitar 3500 orang lebih Aparatur Sipil Negara ( ASN) dan Non-ASN dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel), mulai hari ini Senin (17/11) hingga 10 hari ke depan melakukan Swab polymerase chain reaction (PCR) dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di daerah setempat.

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pesisir Selatan, Mardi, menjadi peserta swab pertama di jajaran Sekretariat Daerah (Setda) kemudian disusul Staf ahli, asisten dan Kepala Bagian beserta staf.

” Alhamdulillah saya baru saja selesai menjalani swab bersama ASN dan Non ASN dilingkup pemkab,” katanya.

Menurutnya, dari beberapa kali dirinya menjalani swab tidak pernah merasakan sakit atau keluhan lain. ” Untuk itu ASN dan masyarakat tidak usah takut menjalani swab,” tuturnya.

Bahkan sambil bergurau, dirinya merasa geli geli senang saat diswab hingga menjadi ketagihan.

Dalam kesempatan itu, Pjs Bupati, Drs. Mardi, MM, menegaskan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non- ASN dilingkup Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, harus melaksanakan Swab-Test PCR polymerase chain reaction (PCR).

” Tidak ada alasan ASN dan Non-ASN, untuk menolak melakukan swab,” kata Mardi usai menjalani tes swab.

Bagi ASN yang tidak menjalani swab akan dikenakan sanksi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010 sementara Non-ASN sanksinya dipertimbangkan untuk diberhentikan sebagai tenaga honorer.

Dikatakan, pelaksanaan swab massal bagi ASN dilingkup Pemkab Pessel, juga telah disampaikan melalui instruksi Bupati Pesisir Selatan Nomor 100/358/STC-19/XI/2020 Tentang pelaksanaan tes PCR- SWAB Bagi ASN dan Non-ASN dilingkup Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, tertanggal tanggal 13 November 2020.

Sementara itu, Kasat Pol PP dan Pemadam Kebakaran selaku Sekretaris Satgas Civid 19, Dailipal, pelaksanaan swab massal bagi ASN dan Non-ASN dilaksanakan selama sepuluh hari, mulai Senin (17/11) sampai Senin (30/11).

Hari pertama swab diikuti oleh tiga perangkat daerah, yakni Setda, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Ditambahkannya, setiap hari ada tiga sampai enam perangkat daerah, dengan total peserta 300 sampai 400 orang setiap hari.

Sementara bagi ASN dan Non ASN yang bertugas di kecamatan dilaksanakan di masing masing kecamatan, sedangkan rumah sakit M. Zein Painan dan RSUD Tapan dilakukan di rumah sakit masing masing.***

Pessel

205 Orang Warga Lengayang Tak Bermasker Diberi Sanksi

Painan,-Sebanyak 205 warga Kecamatan Lengayang dan Sutera yang kedapatan tidak memakai masker ditindak dalam Operasi Yustisi yang digelar Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Dalam Penegakan Hukum Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor : 06 Tahun 2020, Minggu (15/11).

Demikian disebutkan Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar selaku Sekretaris Satgas Penanganan Covid 19 Pesisir Selatan, Dailipal didampingi Juru Bicara Satgas, Rinaldi, Senin (16/11) di Painan.

Dikatakan hingga kini pihaknya sudah menindak 971 orang dan telah melakukan penertiban masyarakat melalui operasi pada 18 lokasi.

Dailipal menjelaskan, dalam Operasi Yustisi itu pihaknya menerjunkan 39 orang personil terdiri dari Satpol PP (16), Polres (6), Kodim (5), POM (2), Pos AL (3), Dishub (5) dan Humas (1), dengan sasaran 2 kecamatan yaitu Lengayang dan Sutera. Di Lengayang terjaring sebanyak 106 warga dan Sutera sebanyak 99 warga yang tidak memakai masker.

“Ya, warga yang melanggar protokol kesehatan itu merupakan pengguna jalan dan pengunjung pasar, tidak memakai masker,” sebutnya.

Dikatakan, bagi pelanggar protokol kesehatan itu langsung diberi sanksi sesuai Perda Provinsi Sumatera Barat No.6 tahun 2020 yaitu berupa sanksi kerja sosial membersihkan fasilitas umum.

“Sebelumnya, tim mendata pelanggar protokol kesehatan, dan yang bersangkutan juga diberikan satu buah masker. Selanjutnya, pelanggar menandatangani dokumen bukti pelanggaran,” ungkapnya.

Ia mengakui, hingga kini masih banyak dijumpai masyarakat yang tidak memakai masker ketika ke luar rumah. Sementara pengguna jalan juga tidak disiplin memakai masker, dengan alasan kesulitan bernafas dan lupa membawa masker.

Menurutnya, perlu dilakukan edukasi terus menerus kepada masyarakat tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sesuai Protokol Kesehatan dalam rangka pencegahan Covid 19.

“Masyarakat juga diimbau agar selalu menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid 19 dengan langkah 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun,” ingatnya.***

Pessel

Operasi Yustisi Pada Tiga Kecamatan Di Pessel, Tindak 235 Pelanggar

Painan,-Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Dalam Penegakan Hukum Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor : 06 Tahun 2020 terus menggencar Oprasi Yustisi.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar selaku Sekretaris Satgas Penanganan Covid 19 Pesisir Selatan, Dailipal, Jumat (13/11) di Painan.

Ia mengatakan, pada, Kamis (12/11) tim gabungan menggelar Operasi Yustisi ditiga kecamatan dalam satu hari yaitu Lunang, Basa Ampek Balai Tapan dan Pancung Soal.

Total pelanggar protokol kesehatan yang terjaring dalam operasi ditiga kecamatan tersebut sebanyak 235 orang. Dengan rincian, Lunang sebanyak 67 orang, Basa Ampek Balai Tapan 86 orang dan Pancung Soal 82 orang.

Disebutkan, bagi pelanggar protokol kesehatan itu langsung diberi sanksi sesuai Perda Provinsi Sumatera Barat No.6 tahun 2020 yaitu berupa sanksi kerja sosial membersihkan fasilitas umum.

“Sebelumnya, tim mendata pelanggar protokol kesehatan, dan yang bersangkutan juga diberikan satu buah masker. Selanjutnya, pelanggar menandatangani dokumen bukti pelanggaran,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dailipal mengatakan, hingga kini masih banyak dijumpai masyarakat yang tidak memakai masker ketika ke luar rumah. Sementara pengguna jalan juga tidak disiplin memakai masker, dengan alasan kesulitan bernafas dan lupa membawa masker

Terkait hal itu, perlu dilakukan edukasi terus menerus kepada masyarakat tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sesuai Protokol Kesehatan dalam rangka pencegahan Covid 19.

“Masyarakat juga diimbau agar selalu menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid 19 seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun,” ucapnya.***