Menampilkan: 1 - 10 dari 136 HASIL
Lisda Pessel

Hendrajoni Suka Nyawer, Tapi Dengan Orang yang Ada di Rumahnya, dia Pelit?

Batang Kapeh, PilarbangsaNews, — Salah seorang pembenci Hendrajoni Dt Bandobasau pernah  menulis status di laman Facebooknya ; ”Ka urang iyo murah sawaran, bagi bagi duit, tapi ke pembantu sampilik kariang balipik.”

Jika anda tidak pernah dekat dengan keseharian pasangan Hendrajoni-Lisda, anda akan bulat-bulat melahap informasi tersebut.

Tapi bila anda sudah banyak mengenal keseharian pasangan ini pasti anda akan geram membaca setatus itu.

Dari 5 orang Bupati  Pesisir Selatan yang permah saya kenal, mulai dari Ismil I Lengah, Masdar Salsa, Darizal Basyir, Nasrul Abit dan sekarang Hendrajoni. Perwira Menengah Polisi terakhir dangan 2 bunga melati dibahu nya ini tak ada yang bisa manandinginya.

Kedua.., bupati Pessel yang tidak cekeh adalah Masdar Salsa, dia seorng TNI AD, mantan Dandim di Dumai. Kelahiran Padang Panjang.

Hendrajoni itu bukan saja di Pessel susah mencri bandingannya,   di  Sumbar pun belum ada yang bisa menyamai  suka memberi seperti dia itu . Mereka suami istri sama sama royal. Suka memberi orang – orang yang pantas dia beri.

Ambo kalau lah ado pitih, mako sanang hati  Iyo rasaki tu dibagi-bagi. Kok cekeh awak pasti sandek razaki. Tapi kok maluncu kalua a, mandarun tibo nyo mah, ” ucap pemilik 4 orang putra/putri ini.

Baca juga;

Catatan ringan dari Rusunawa Painan (43) ; Direktur RSUD Painan itu “Berlantas Angan” ..?

Menurut petahana Bupati Pessel ini, duit nan banyak tak kan dibawa mati. Kalau ada sering-seringlah berbagi. Hati akan sanang rezki akan silih berganti datangnya. Sakit pun akan jarang sakali tiba.

Pembaca ada yang nanya rupanya, Pak YY sudah dapat  berapa?

Jawabnya; Dah tak ingat lagi Pokoknya banyak dan sering. Kalau minta selalu di penuhi. Tak pernah bilang tidak

Walaupun begitu saya bukan tim sukses.

“Ayah enggak usah ikut kampanye. Biarlah yang lain aja. Kami hanya minta ke ayah dan ibu do’a nya dah lebih dari kampanye, ” ucap Lisda dan disambung oleh suaminya ; “ya…, ya.. Ayah di rumh ajalah, do’a ayah sama ibu lebih dari cukup.

Ucapan Lisda itu telah dia buktikan, ketika pemilu legislatif yang lalu, Lisda Hendrajoni tak banyak mendapat suara di TPS saya memilih.

Tapi dia tak pernah mengumpat sedikit pun. Kenapa? Itu tandanya hubungn ini bukan hanya hubungan sosial tapi telah terjalin hubungan emosional.

TESTIMONI

Tya Deswita adalah salah seorang staf Rumah Tangga di Rumah Dinas Bupati Pessel.
Diakun fbnya tya menulis

Hampir 5 Tahun Bekerja Disini…
Rumah dinas ini menjadi saksi, bahwa kami diperlakukan layaknya keluarga.. Layaknya anak kandung..

Sosok Bunda Lisda yang memberi perhatian seperti ibu kandung dan Bapak Hendrajoni yang juga selalu memastikan kami terlindungi layaknya Bapak kandung.

Hampir 5 Tahun bekerja disini..
Ruangan ini menjadi saksi, betapa beliau mendidik kami, seperti ayah dan ibu mengajar anaknya..

Rasa Rindu pun melintas, teringat pertama kali menginjakkan kaki di rumah ini..
Awalnya terbayang beratnya tugas dibawah tekanan bekerja dirumah Kepala Daerah..
Namun ternyata semua bertolak belakang dari pemikiran..
Kasih sayang dan cinta keluarga kami dapatkan disini..

Insha Allah kita semua kembali berkumpul dirumah ini.. Rumah yang penuh cinta dan kasih sayang dari Bunda Lisda dan Bapak Hendrajoni..

#satuperiodelagi
#lanjutkan



Lisda

Dia Bukan Kaleng-kalengan

Oleh ; YY

Batang Kapeh, PilarbangsaNews, +++

Ada yang menyindir mengatakan dia sebagai Doyok, ada yang mengatakan sebagai tukang sawer. Berbagai label yang buruk dan busuk mereka unjukkan oleh pembenci Hendrajoni lewat akun Facebook.

Si pembenci itu berharap bully-an itu bisa terbaca oleh yang bersangkutan.
Dan ternyata upaya menjatuhkan mental Hendrajoni tak berhasil sebagai mana diharapkan, karena tak
satupun yang direspon oleh mak Datuak Bandobasau ini.

Dibilang tak punya FB ada. Namanya bisa dicari di jejaring sosial Facebook. Tapi itu hanya sekedar namnya saja, yang menjalankan bukanlah Hendrajoni.

Dia tak membaca ocehan serta hinaan yang dinarasikan oleh pembencinya lewat jejaring sosial itu.

Sebab dia tak tak pandai buka – buka Facebook seperti kita kita ini, yang selalu eksis di jejaring sosial. Tanpa mau berhenti sekejap pun.

Kini anda sebut Hendrajoni Mirip dengan Doyok. Kalau benar kanapa dengan doyok? Apakah tampang doyok jelek? Menurut saya Doyok cukup ganteng sebagai seorng komidian.

Terus apakah Hendrajoni tidak ganteng. Kalau bukan seorang lelaki yang terbilang ganteng mana mungkin Lisda Rhawda mau dilamar jadi istrinya.

Lisda Rhawda mantan kru pesawat Garuda itu masa gadis pastilah lebih syantik dari sekarang. Sekarang saja bunga Lisda cantik apalagi dulu.

Kemudian ada pula yang mengatakan dia tukang sawer. sering bagi duit disaat ada biduanita lokal menyanyi lagu yang bikin orang ingin bergoyang. Hendrajoni sedang berada disana. Lantas kemudian Hendrajoni mencabut dompet dalam sakunya, dan membagi-bagi uang kepada warga yang ada disana. Aksinya seperti itu anda sebut dia raja sawer?

Terserah anda saja lah untuk bicara sepuas isi perut anda.

Saya  hanya ingin mengatakan anda yang menyerang Hendrajoni sebenarnya telah menyerah kalah dan yakin junjungannya tak mampu memenangkan pertandingan ini nantinya.

Dalam politik kan begitu mainya, jika sudah tak mampu melawan, serang pribadinya.

Saya tertarik dengan status Facebook Fadel Havana yang dia unggah pada Hari Senin kemaren. Berikut ini narasinya;

Bukan Kaleng-kaleng

Saya ingin menulis tentang Hendra Joni murni dari sisi profesionalitas. Dalam hal ini, tak bisa dipungkiri beliau kompeten dan punya integritas, pembangunan merata. Infrastruktur dibuka di setiap pelosok

Tapi di balik dua karakter itu, HJ punya kelebihan lain yaitu nyali. Nyali rajawali, yang selalu siap mendobrak ketidakberesan di sekitarnya, siapapun itu. Dalam konteks inilah saya melihat kenapa beliau layak di percaya 1 periode lagi

Nampaknya semua faktor itu memang sudah jadi semacam “Paket” kepribadiannya : integritas, kompetensi, nyali, blak-blakan. Dia tetap menjadi buldoser, seperti dulu. Tak ada yang berubah.

Lisda

Bersedekah Sesungguhnya Bikin Nambah Rezki…!


‌Dalam 1 program TV di Amerika, pembawa acara mengiklankan tentang seorang pasien yang membutuhkan biaya operasi segera, dengan biaya senilai $ 150.000.

‌Orang-orang mulai merespon dengan menelepon dan berdonasi, dan di antara mereka ada seorang Arab bernama (Muhammad).  Dia mengumumkan kontribusinya sebesar 2 dolar AS saja.

‌ Penyiar bertanya padanya, mengapa 2 dolar AS ..?
‌ Dia menjawab, “Ini setengah dari tabungan saya, karena saya masih menganggur.”

‌ “Saya melakukan apa yang dituntut agama saya, memberi sedikit lebih baik daripada tidak memberi sama sekali. Saya percaya bahwa memberi sedekah bisa menghapus murka Tuhan, Tuhan Allah yang saya sembah.”

‌ Setelah Muhammad selesai telpon, ada seorang , penelpon berikutnya mau menyumbang 8 ribu US dollar.  Pesan penelepon ke pembaca acara, saya donasi 4 ribu untuk pasien dan 4 ribu untuk donatur 2 dolar AS bernama Muhammad.

‌ Kemudian penelepon berikutnya menyumbangkan 10.000 dolar AS.  Katanya 5 ribu untuk pasien dan 5 ribu untuk pemuda yang menyumbang 2 dollar AS.

‌ Selanjutnya, setiap orang yang menghubungi saluran akan memberikan kontribusi kepada pasien dan si donor 2 dolar AS.

‌ Di akhir tayangan, jumlah sumbangan untuk pasien cukup dan sejumlah besar uang berhasil terkumpul untuk pemuda bernama Muhammad.

‌ Di episode berikutnya, pembaca acara mengundang donatur 2 dolar AS untuk menjadi tamu dan memberinya uang.

‌ Muhammad sangat bersyukur dan terharu dengan Rezeki ALLAH yang dianugerahkan kepadanya hanya karena dia menyumbang 2 dollar AS ..!

‌ Dia berkata: “Meskipun saya memiliki kualifikasi pendidikan yang baik, saya tetap tidak bisa mendapatkan pekerjaan, saya tidak menyangka ujian yang saya terima selama ini, hikmatnya adalah bahwa TUHAN ingin memberikan sesuatu yang hebat kepada saya.”

‌ Di episode yang sama, puluhan telepon dari perusahaan besar menawarinya pekerjaan dan dia memilih pekerjaan terbaik untuk dirinya sendiri. Subhanallah…..

Catatan: artikel ini kami sadur dari postingan temban di whatsapp, sayang penulisnya tidk mencantumkan namnya.

Kemudian Foto unggulan dalam artikel ini adalah foto Lisda Hendrajoni saat memberikan sumbangan kursi roda kepada warga kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar, yang dipimpin suaminya. Foto ini tak bersangkut paut dengan isi artikel…

Lisda

Bunda Lisda Hendrajoni Petang Ini Kembali Mengirimkan Air Kelapa Muda dan Susu Beruang ke Rusunawa Painan

Rusunawa Painan, PilarbangsaNews, –– WOW…..,, kembali petang ini Kamis 1 Oktober 2020, kami yang dirawat /isolasi di Rusunawa Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumber, mendapat kiriman dari Bunda Lisda Hendrajoni, masing masing berupa 2 kalang berisi Susu Beruang ditambah Sabungkuih aie Karambia Mudo nan asin  bercampur garam.

Tiga hari sebelumnya Bunda Lisda juga telah memberikan bingkisan secara berturut.

Baca juga ini;

Lisda Hendrajoni Bagikan Bingkisan Untuk Pasien Covid 19 di Rusunawa Painan

Susu beruang yang dikirim petang ini diyakinin dapat menambah energi bagi yang mengkonsumsinya. Begitu juga Air Kelapa muda campur garam, diyakini dapat membunuh Covid-19 yang masih tersisa di kerongkongan.

Bunda Lisda memberikan minuman ini, dengan  harapan semua penghuni Rusunawa yang kini berjumlah lebih dari 40 orang itu cepat sembuh dan si Covid mati dari inangnya.

“Kalau lah cegak diperbolehkan  pulang dan kembali berkegiatan seperti biasa. Virus ini menjauhlah hendaknya dari bumi Pesisir Selatan, ” kata Bunda.

Kepada penghuni Rusunawa Lisda juga berharap setelah keluar nanti mantan pasien diharapkan bisa memberikan contoh yang baik bagaimana menerapkan protokol ksehatan, dengan memakai masker, jaga jarak hindari keramaian dan selalu rajin cuci tangan dengan sabun.

“Selama obat atau vaksin anti Covid-19 masih belum ditemukan dan dipasarkan, salama itu pula kita harus tetap waspada terhadap Covid 19,” ucap First Lady Banda Sapuluah yang elok budi ini.

Terima kasih yo bunda, kirimannya telah kami nikmati kata salah seorang penghuni Rusunawa yang minta namanya tidak ditulis dalam berita ini.

Gambar diatas sepasang suami istri penghuni kamar 213 Rusunawa sedang menerima minuman ber vitamin dari Bunda Lisda Hendrajoni…..

Lisda

Ibo Raso Hati Lisda Hendrajoni. Tersebab Ini…!

Rusunawa Painan, PilarbangsaNews,– Onde…., ibo hati ambo tak dapat memenuhi permintaan dusanak di Rusunawa, Painan yang kini sedang berperang dengan Covid-19.

Bukan ambo tak amuah, tapi karano kondisi dan situasi belum memungkinkan, kita bisa ketemu. Lagian ambo sembentar lagi ada acara yang telah lebih dahulu terdata dalam  schedule kegiatan hari ini.

“Nantilah jika sudah sehat samua kita silahturahmi. Ambo juo sangat ingin batamu dan batatap muko samo dunsanak ka sadonyo, kata Lisda membalas SMS Redaktur Pelaksana PilarbangsaNews.com.

Sebelumnya Media kami memberitakan, bahwa ada seorang pasien yang ingin bertemu dan ingin mengucapkan terimakasih langsung pada anggota DPR-RI srikandi Partai NasDem yang elok baso itu

Pasien itu merasa kurang lamak, karena tak dapat secara langsung mengucapkan terimakasih kepada Bunda Lisda. Bunda Lisda telah memberikan bingkisan dan air kelapa muda bercampur garam kepada mereka.

Keinginan  dari pasien itu langsung direspon Lisda lewat Redaktur PilarbangsaNews. Lisda minta maaf karena tak dapat memenuhi keinginan dari pasien itu.

Maaf yo dunsanak sadonyo di Rusunawa, in sha Allah nanti kito batamu, pasti, ” tulis Lisda Hendrajoni lewat pesan whatsapp nya ke Redaktur Pelaksana PilarbangsaNews.

“Nanti sore ambo kirim baliak air kelapa muda buat semua dusanak di Rusunawa” tambah Lisda Hendrajoni mengakhiri pesannya. (****)

Baca juga;

Bunda Lisda Datanglah ke Rusunawa Kami Ingin Lihat Wajah Bunda…

Lisda

Lisda Hendrajoni Bagikan Bingkisan Untuk Pasien Covid 19 di Rusunawa Painan

Painan, PilarbangsaNews,– Hari ini hari Minggu tanggal 27 September 2020, penderita Virus Covid-19, yang dirawat/diisolasi di Rusunawa  Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar, kadatang tamu secara diam diam.

Sang tamu tak sempat ketemuan dengan penghuni Rusunawa Painan mengingat agar jangan terjadi kontak langsung dengan Sang pasien.

Siapa sang tamu itu?

Siapa lagi kalau bukan Bunda Lisda. Beliau adalah istri  Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, yang kini Sedang cuti sebagai bupati Pessel karena akan bertarung dalam alek gadang Pilkada Pessel. Hendrajoni berpasangan dengan Hamdanus dengan nomor urut 1.

Lisda Hendrajoni yang juga anggota DPR-RI komisi VIII itu, datang ke Rusunawa Painan sekitar pukul 9 pagi tadi.

“Beliau datang berjalan berbuah bati, melenggang berbuah tangan, ” kata seorang perawat disana.

Artinya beliau membawa bingkusan untuk para penghuni Rusunawa yang sedang terpapar virus covid-19 itu.

Isi bingkisan itu Susu, vitamin madu makanan ringan ,gula , handshop, masker , juga ada Pampers dan pembalut ditamabah dengan minyak kayu putih.

“Semoga capek cegaaak…yoooo dunsanak…. Sadonyo, ” kata Bu Lisda berpesan pada saya ujar petugas yang membagi-bagikan bingkisan. (****)

Lisda

Lisda Hendrajoni Raih Penghargaan Best Inspiring & Creativity Women Award 2020 dari Pusat Rekor Indonesia

Jakarta, Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni, menerima Penghargaan dari Pusat Rekor Indonesia dalam penganugerahan Penghargaan setelah pandemi yang berlangsung di Aston Priority Simatupang Hotel, pada Jum’at (28/8) malam.

Pada kesempatan itu, Lisda Hendrajoni menerima 2 Penghargaan sekaligus yakni Best Inspiring & Creativity Women Award 2020 dari Pusat Rekor Indonesia, dan Book Launching Sertificate dengan Judul “ Bekerja Berbagi untuk Masyarakat” dari Buku Fenomenal Profil Top Perempuan.

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima penghargaan dari Pusat Rekor Indonesia dan sertifikat atas Launching buku fenomenal profil top perempuan 2020,” ujar Srikandi NasDem tersebut.

Penghargaan yang diterima dinilai sesuai dengan Tanggung jawab, kualitas, kinerja, dan tingkat keberhasilan dalam pikiran setiap pemangku kepentingan termasuk manajemen, investor dan masyarakat Indonesia.

Selain itu penerima penghargaan juga sosok perempuan yang memiliki intelektualitas dibuktikan dengan berfikir strategis dan inovatif serta visioner, serta mendaoat pengakuan sebagai bentuk integritas dan profesionalisme dari dunia usaha sebagai standar prestasi otoritatif.

“Ada beberapa kategori penilaian yang diberikan. Selain inspiratif, dedikasi terhadap dunia usaha dan kreativitas untuk orientasi guna suksesi dimasa yang akan datang,” sambungnya.

Anggota Komisi VIII DPR RI tersebut juga menyatakan penghargaan ini merupakan sebuah anugerah bagi masyarakat Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Pesisir Selatan yang telah ikut menjadi inspirasi dalam hal sosial, maupun kewirausahaan.

“Penghargaan ini bukanlah sebuah akhir dari perjuangan, namun permulaan untuk ke tingkat yang lebih baik. Semoga dengan penghargaan yang diterima ini, dapat menjadi semangat baru untuk peningkatan kinerja kedepan baik sebagai legislatif maupun di dunia Wirausaha,” tutupnya.***

Lisda

Anggota DPR RI Komisi VIII Hj Lisda Hendrajoni, Salurkan Bantuan 200 Paket Sembako

Painan, Pilarbangsanews.com,– Anggota DPR RI Komisi VIII Hj Lisda Hendrajoni, mampu merubah Image masyarakat tentang anggota legislatif yang duduk di daerah maupun di pusat. Biasanya selama ini anggota legislatif itu hanya rajin menemui konstituennya saat akan berlangsung pemilihan. Tapi oleh Lisda Hendrajoni dia ingin sesering mungkin bisa berjumpa dengan konstituennya.

Seperti yang dilakukan hari ini Senin (3/8/2020), Lisda menyalurkan bantuan 200 paket sembako dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Ini adalah salah satu bukti bahwa Lisda ingin sering bertemu dengan masyarakatnya.

Penyaluran bantuan sembako tersebut, secara simbolis diserahkan kepada Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, saat pelaksanaan apel gabungan di Stadion H Ilyas Yakup Painan, untuk dilanjutkan kepada yang berhak.

“Saya berharap bantuan dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2020 ini, benar-benar dapat meringankan beban anak korban kekerasan, disabilitas, darurat Covid-19, perempuan rawan sosial, dan lanjut usia (Lansia) di daerah ini,” ungkap Ny Lisda Hendrajoni.

Dia menjelaskan bahwa bantuan sembako sebanyak 200 paket dengan nilai Rp 250 ribu per paket itu, bersumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

“Bantuan yang diserahkan secara simbolis melalui bupati Pesisir Selatan ini, diterima oleh 3 orang perwakilan anak disabilitas, dan juga 3 orang anak korban kekerasan. Mereka yang berjumlah 6 orang ini kita hadirkan pada pelaksanaan apel gabungan yang diselenggarakan di Stadion H Ilayas Yakub Painan sebagaimana saat ini,” ungkapnya.

Ditambahkan lagi bahwa selama tahun 2020, pihak Kementrian Sosial yang merupakan mitra dari Komisi VIII DPR RI, telah menyalurkan berbagai bantuan ke daerah itu.

“Diantaranya penambahan terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 5.000 KK, bantuan tunai dampak Covid-19 dari 17.000 KK menjadi 23.000 KK, bantuan sembako Covid-19 berupa beras sebanyak 50 ton. Termasuk juga 3.000 paket sembako, bantuan uang tunai Rp 50 juta untuk disabilitas, dan banyak lagi” jelasnya.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, dalam kesematan itu manyapaikan ucapan terima kasih atas berbagai mantuan yang sudah disalurkan itu.

“Kita berharap bantuan ini bisa meringankan beban bagi mereka yang membutuhkan. Sebab ditengah pandemi Covid-19 sebagaimana saat ini, hampir semua orang merakan dampaknya. Termasuk juga bagi mereka yang berkebutuhan khusus atau disabilitas,” ungkapnya.

Diakuinya bahwa selama tahun 2020, anggota Komisi VIII DPR RI, Ny Lisda Hendrajoni, melalui mitra kerjanya Kementran Sosial, memang telah banyak menyalurkan bantuan ke Pesisir Selatan.

“Selama tahun 2020, anggota DPR RI, Lisda Hendrajoni memang telah benyak menyalurkan bantuan ke daerah ini. Semua itu bisa tercapai karena beliau memiliki kemitraan yang baik dengan Kementrian Sosial RI,” timpalnya.***

Lisda

Srikandi NasDem Lisda Hendrajoni Optimis RUU PKS Disahkan

Jakarta, Meski ditengah desakan sejumlah legislatif lainnya, Fraksi NasDem tetap komitmen dan optimis untuk melanjutkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS), menjadi Undang-undang.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Kelompok Fraksi (KAPOKSI) NasDem Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni kepada awak media di Jakarta, Kamis (2/).

“Kami akan terus perjuangkan ini untuk kepentingan melindungi masyarakat, terutama kaum perempuan dan anak yang jumlahnya terus meningkat menjadi korban kekerasan seksual,” tegas Lisda.

Lisda menambahkan, meskipun ada upaya dari beberapa oknum yang hendak menghilangkan atau mencabut RUU tersebut, Srikandi NasDem ini mengaku tidak gentar, mengingat RUU PKS merupakan suatu kebutuhan untuk melindungi kaum perempuan dan anak, dari para pelaku kekerasan seksual yang semakin menjadi saat ini.

“Jadi kalau ada statement pencabutan (RUU PKS), saya pastikan itu dari pribadi yang bersangkutan. Kami, khususnya Fraksi NasDem di Komisi VIII, masih optimis dengan pengesahan RUU tersebut, dan akan terus mengupayakannya,” lanjutnya.

Menurut Lisda, alasan utama baginya “Ngotot” untuk memperjuangkan RUU PKS, tak lain karena terus meningkatnya angka Kekerasan Seksual setiap tahunnya di seluruh Indonesia.

“Berdasarkan data Komnas Perempuan dari tahun 2015-2019, jumlah kasus kekerasan seksual terus meningkat. Puncaknya di Tahun 2019 mencapai 431.471 kasus. Bahkan laporan secara langsung ke Komnas Perempuan mencapai 1.419 Laporan. Artinya ini sudah menjadi sesuatu yang mendesak, dan sampai kapan kita harus menunggu,” sambungnya.

Bahkan data terparah menurut Lisda terjadi pada tahun 2001 hingga 2011, tercatat sebanyak 35 Kasus Kekerasan seksual setiap harinya.

“Jadi sebenarnya tidak ada alasan RUU PKS ‘sulit’ untuk di-sahkan, karena data-data sudah terpampang dengan sangat jelas betapa para pelaku kejahatan seksual leluasa di Indonesia. Satu-satunya cara untuk menghapusnya, adalah Penerapan UU PKS,” imbuhnya.

Sebelumnya sempat beredar kabar, salah seorang anggota DPR RI dari Komisi VIII mengusulkan untuk mencabut RUU PKS dari Prolegnas 2020. Namun kabar tersebut dibantah langsung oleh Fraksi Nasdem di Komisi VIII, bahwasanya usulan pencabutan tersebut adalah pribadi dari anggota DPR yang bersangkutan, bukan atas nama Komisi. (Bee)

Lisda

Bupati Pessel Hendrajoni Bagikan Sembako Untuk Kaum Dissabilitas

Painan,- Setelah membagikan sembako kepada garin (marbot) masjid pada minggu lalu, kini giliran kaum disabilitas, mendapat bantuan sembako dari pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.

Sebanyak 175 paket sembako sumbangan dari anggota Komisi VIII DPR RI, Hj Lisda Hendrajoni, dibagikan kepada kaum disabilitas.

Bantuan sembako untuk kaum disabilitas diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat, Hendrajoni, kepada Raditia warga Painan Timur Kecamatan IV Jurai, Senin (18/5).

Sebelumnya Komisi VIII DPR RI menyerahkan 1000 paket sembako untuk pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan untuk disalurkan kepada masyarakat daerah ini. Dari 1000 paket tersebut, 750 paket untuk disabilitas dan 250 paket disalurkan kepada masyarakat lanjut usia (Lansia).

Bupati Pesisir Selatan, atas nama masyarakat menyampaikan terima kasih atas bantuan dari Komisi VIII DPR RI. ” Alhamdulillah bantuan ini sangat bermanfaat dalam kondisi pandemi ini,” kata bupati.

Dikatakan bupati, untuk mendistribusikan kepada kaum disabilitas, dirinya sudah menginstruksikan Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Zulfian Aprianto, untuk segera membagikan.

Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR RI, Hj Lisda Hendrajoni, mengemukan, kalau pihaknya menyerahkan bantuan sebanyak seribu paket sembako, 750 paket untuk kaum disabilitas dan 250 paket sembako untuk masyarakat lanjut usia (Lansia).

“Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dalam masa pandemi covid 19,” katanya.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Zulfian Aprianto, menyatakan, bantuan sembako akan diprioritaskan kaum disabilitas berat dan miskin, karena jumlah disabilitas lebih 2000 orang.

Dikatakan, pendistribusian sembako ditargetkan selesai minggu ini. Dalam pelaksanaan distribusi pihaknya akan melibatkan camat dan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK).***