Menampilkan: 1 - 10 dari 514 HASIL
Covid 19

Limapuluh Kota Turun Kelas ke Zona Oranye, Tambah Lagi 7 Positif dan 1 Meninggal Dunia

Limapuluh Kota, PilarbangsaNews

Sempat untuk beberapa lama berada di zona kuning (tingkat resiko rendah Covid-19) bersama Kabupaten Mentawai, tapi terhitung semenjak Sabtu (17/10) lalu, Kabupaten Limapuluh Kota turun kelas ke zona oranye (resiko sedang Covid-19). Ini akibat terjadinya pertambahan positif Covid-19 dalam tiga hari belakangan secara berturut-turut.

Untuk hari Senin (19/10) saja bertambah lagi 7 orang positif, dan 1 orang pasien positif sebelumnya meninggal dunia.

Juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Limapuluh Kota Feri Chova dalam rilisnya yang diterima PilarbangsaNews Senin (19/10) malam mengatakan, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan dari Laboratorium Biomedik, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas Padang tertanggal 19 Oktober 2020, rincian 7 orang yang terpapar positif tersebut masing-masing
IPB, perempuan, 18 tahun, alamat Jorong Anak Kubang, Nagari Koto Tuo, Kecamatan Harau pekerjaan pelajar. Diduga terpapar kontak dengan kasus konfirmasi positif, yang bersangkutan rencana menjalani isolasi mandiri sementara.

Kemudian, E, perempuan, 67 tahun, alamat Jorong Anak Kubang, Nagari Koto Tuo, Kecamatan Harau, pekerjaan pensiunan PNS, diduga terpapar dari kontak dengan kasus konfirmasi positif, dirawat di rumah sakit rujukan.

NI, perempuan, 13 tahun, alamat Jorong Anak Kubang, Nagari Koto Tuo, Kecamatan Harau, pekerjaan pelajar. Diduga terpapar dari kontak dengan kasus konfirmasi positif, menjalani isolasi mandiri sementara.

KD, perempuan, 65 tahun, Jorong Penago, Nagari Limbanang, Kecamatan Suliki, pekerjaan mengurus rumah tangga, diduga terpapar dari kontak dengan kasus konfirmasi positif, isolasi mandiri sementara.

Lalu DS, laki-laki, 41 tahun alamat Jorong Penago, Nagari Limbanang, Kecamatan Suliki, pekerjaan wiraswasta diduga terpapar dari kontak dengan kasus konfirmasi positif. Ia akan menjalani isolasi mandiri sementara.

SR, laki-laki, 68 tahun, Jorong Penago, Nagari Limbanang, Kecamatan Suliki, pekerjaan wiraswasta diduga terpapar dari kontak dengan kasus konfirmasi positif, isolasi mandiri sementara.

PL, perempuan, 20 tahun, Jorong Ketinggian, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, pekerjaan wiraswasta diduga terpapar dari kontak dengan kasus konfirmasi positif. Yang bersangkutan akan menjakani isolasi mandiri sementara.

Sementara itu dilaporkan 1 (satu) orang pasien kasus konfirmasi positif meninggal dunia yaitu: A, perempuan, 58 tahun, alamat Jorong Kandang Lamo, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, ibu rumah tangga, kasus suspek RS Adnan WD Payakumbuh. Yang bersangkutan dinyatakan positif pada tanggal 17 Oktober dan meninggal dunia Senin (19/10) setelah dirawat di RS Adnan WD karena memiliki penyakit penyerta (komorbid).

Proses penyelenggaraan pemakaman jenazah diselenggarakan sesuai dengan protokol Covid-19 Senin pukul 17.30 WIB.

Ditambahkannya, pada Senin (19/10) dua orang warga Limapuluh Kota juga dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani isolasi/karantina di Balai Diklat Kemendagri Baso. Keduanya, IA, laki-laki, 22 tahun, warga Koto Tangah, Kecamatan Akabiliru dan AT, laki-laki, 47 tahun, warga Piladang, Kecamatan Akabiluru.

Dengan demikian di Kabupaten Lima Puluh Kota hingga saat ini tercatat 162 kasus konfirmasi positif, dengan catatan 101 orang dinyatakan sembuh, dan 8 orang meninggal dunia. Selebihnya 53 orang diisolasi dan menajalani rawatan di berbagai tempat yang ada, baik isolasi mandiri, atau dirawat di balai karantina dan rumah sakit rujukan. (wba)

Covid 19

Denda 5 Juta Rupiah Jika Tidak Mau Divaksin Corona

Jakarta,- Peraturan Daerah (Perda) penanggulangan corona DKI Jakarta resmi diberlakukan. Aturan ini mengatur soal vaksinasi dan tes corona.

Dalam pasal 31 Perda tersebut, warga yang tak mau divaksin ketika vaksin sudah keluar akan dianggap melakukan tindakan pidana. Hukumannya adalah dijatuhi sanksi denda maksimal Rp 5 juta.

“Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan pengobatan dan/atau vaksinasi Covid-19, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp 5,000,000,” demikian bunyi Perda tersebut, Senin (19/20/2020).

Selain itu dalam pasal 29, diatur juga sanksi pidana bagi warga yang tak mau diminta melakukan tes Covid-19. Tindakan ini dianggap pidana dan didenda maksimal Rp 5 juta.

Baca Juga: Begini Suasana Salat Berjemaah di Masjidil Haram Usai Dibuka kembali

“Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan Reverse Transcriptase Polymerase Chain Reaction atau Tes

dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp5.000.000,00,” tulis Perda tersebut.

Kepala Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jakarta Pantas Nainggolan mengatakan nilai sanksi denda yang diatur merupakan jumlah maksimal.

Nantinya hakim akan memberikan hukuman denda tergantung situasinya. Bisa saja dibebaskan tanpa denda atau hanya membayar Rp 50 ribu.

“Bisa saja melihat situasi, hakim mungkin tidak menghukum tidak apa-apa. Membebaskan, bisa. Bisa juga melihat kondisi mungkin hanya Rp 50 ribu,” pungkasnya. (Minangkabaunews)

. Covid 19

Pemerintah Pastikan Vaksin Corona Tidak Gratis

Jakarta, Pemerintah memastikan vaksin corona tidak bersifat gratis untuk masyarakat secara keseluruhan. Artinya, distribusi vaksin diklasifikasikan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas bersama para menterinya menyebut jika nanti persoalan vaksin gratis menjadi kewenangan Menteri Kesehatan Terawan. Sejauh ini yang gratis adalah mereka yang terdaftar di BPJS Kesehatan.

“Saya ingatkan, dalam pengadaan vaksin ini, mestinya sudah harus segera jelas. Kalau menurut saya, untuk vaksin yang gratis, untuk rakyat, itu urusannya Menteri Kesehatan,” kata Jokowi, Senin (19/18).

“Untuk yang mandiri, yang bayar, itu urusannya BUMN. Ini menjadi jelas. Kalau enggak seperti ini, nanti siapa yang tandatangan jadi tidak jelas siapa yang tanggung jawab,” tambahnya.

Dia ingin, tahapan tersebut segera dirampungkan sehingga program vaksinasi bisa berjalan dengan baik tanpa ada penolakan dari masyarakat.

“Proses-proses komunikasi publik ini yang harus disiapkan, hati-hati disiapkan betul. Siapa yang gratis, siapa yang mandiri, dijelaskan betul, harus detail,” ujarnya

“Ini jangan sampai nanti dihantam oleh isu, dipelintir, kemudian kejadiannya bisa masyarakat demo lagi, karena sekarang masyarakat pada posisi yang sulit,” tambahnya.

Sebelumnya, pemerintah akan melakukan pengadaan 320 juta vaksin hingga Maret 2022. Nantinya, pemerintah akan melakukan vaksinasi dengan menyasar sejumlah kelompok yang dinilai paling membutuhkan vaksin COVID-19.

“Ada juga tahap pertama, kedua, dan ketiga yang sudah disiapkan untuk disiapkan total 86 juta daripada penerima yang dibagi menjadi usia produktif, kelompok komorbid (penyakit penyerta), dan peserta BPJS dari penerima bantuan iuran,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam video conference saat rakorpim di Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu (26/9).

Di sisi lain, untuk vaksin berbayar pun sudah mulai dalam tahap pembahasan. Dirut Bio Farma Honesti Basyir mengungkapkan pihaknya berharap agar biaya per dosis vaksin dapat ditekan hingga Rp 200 ribu per dosis. Namun, keputusan soal harga masih harus memantau perkembangan di lapangan.

“Nilai uangnya karena belum semua yang produksi vaksin belum menyebutkan biaya vaksin, jadi hanya biaya estimasi. Kami harap (harga) Sinovac bisa ditekan maksimum Rp 200 ribu untuk satu dosis. Ini kita masih lihat kondisi terakhir,” kata Honesti di Kompleks Parlemen, Senin (5/10).(kumparan)

Covid 19

Lima Orang Lagi Terkonfirmasi Positif di Limapuluh Kota

Limapuluh Kota, PilarbangsaNews

Pada hari Minggu
(18/10) terjadi lagi penambahan 5 orang kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Limapuluh Kota berdasarkan laporan hasil pemeriksaan dari Laboratorium Biomedik, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas Padang, kata juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Limapuluh Kota Fery Chova kepada PilarbangsaNews Minggu (18/10) malam.

Rincian kelima orang tersebut sebagai berikut PW, laki-laki, 28 tahun, alamat Jorong Tabing Ranah, Nagari Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, pekerjaan Satpam BNI Unit Dangung-Dangung. Diduga ia terpapar dari riwayat pekerjaan. Yang bersangkutan rencana menjalani isolasi mandiri sementara.

Seterusnya, RY, perempuan, 33 tahun, alamat Jorong Koto Kociak, Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, pekerjaan karyawan BNI Payakumbuh, hasil skrining BNI Payakumbuh. Ia diduga terpapar dari riwayat pekerjaan, sekarang menjalani isolasi mandiri sementara.

MDP, perempuan, 35 tahun, warga jorong Ampang Gadang I, Nagari Maek, Kecamatan Bukit Barisan, pwkerjaan PNS Guru SD 01 Maek, hasil skrining pasien rawat jalan RSUD Adnan WD, isolasi mandiri sementara.

UA, perempuan, 20 tahun, alamat Jorong VIII Kampuang, Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, THL Setdako Payakumbuh, Riwayat perjalanan dari Pekanbaru, isolasi di Pertanian Payakumbuh.

Selanjutnya A, perempuan, 58 tahun, alamat Jorong Kandang Lamo, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau. Pekerjaan rumah tangga, Kasus suspek RS Adnan WD Payakumbuh, dirawat di RS Adnan WD Kota Payakumbuh.

Dijelaskan Fery Chova yang juga Kepala Dinas Kominfo tersebut, penyebaran virus Covid-19 mulai memasuki klaster perkantoran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota. Setelah ASN di Sekretariat Daerah, Dinas PU, dan BKSPDM, dalam minggu ini beberapa ASN di lingkup Dinas Kesehatan dan Dinas Komunikasi dan Informatika juga terpapar dan terkonfirmasi positif, yaitu 3 orang ASN Dinas Kesehatan dan 1 orang ASN Diskominfo. Semuanya tercatat dan berdomisili di Kota Payakumbuh.

“Sehubungan dengan hal tersebut telah dilakukan trakcing dan tes swab pada tanggal 17 Oktober 2020 terhadap kurang lebih 30 orang ASN Dinas Kesehatan dan 20 orang ASN Diskominfo yang dianggap sebagai kontak erat dan dekat kasus konfirmasi positif,” jelasnya.

Melihat kondisi ini, beberapa kantor layanan publik maupun aparatur di kedua OPD tersebut, untuk sementara tetap dilaksanakan sangat terbatas dalam jumlah personil, waktu dan bentuk layanan dalam beberapa hari ke depan. Untuk menjamin kontinuitas penyelenggaraan fungsi-fungsi pemerintahan, pelayanan lebih diarahkan dilaksanakan secara daring melalui aplikasi atau media teknologi informasi yang ada.

Dengan demikian di Kabupaten Limapuluh Kota hingga saat ini tercatat 155 kasus konfirmasi positif, dengan catatan 99 orang dinyatakan sembuh, dan 7 orang meninggal dunia. Sisanya 49 orang diisolasi dan menajalani rawatan di berbagai tempat yang ada, baik isolasi mandiri, atau dirawat di balai karantina dan rumah sakit rujukan.

“Saya atas nama Tim Gugus Tugas, menghimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah,” katanya. (wba).

Covid 19

Jika Covid-19 Turun, Plt. Wako Padang Tinjau Ulang Larangan Pesta Pernikahan

Padang, PilarbangsaNews

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Padang Hendri Septa menegaskan, akan meninjau ulang kembali Surat Edaran (SE) Wali Kota Padang Nomor.870.743/BPBD-Pdg/X/2020 Tentang Larangan Pesta Perkawinan dan Batasan Bagi Pelaku Usaha, jika angka kasus positif Covid-19 di Kota Padang menurun menjelang 9 November 2020 mendatang.

“Masih ada sekitar empat minggu mulai berlakunya edaran tersebut, jika kasus positif Covid-19 di Kota Padang menurun, maka kita akan tinjau ulang lagi SE tersebut,” ujar Hendri Septa sewaktu bertemu dan dengar pendapat dengan sejumlah para pelaku usaha pariwisata, hotel, wedding dan seniman serta pihak terkait lainnya di Kota Padang, di Aula Abu Bakar Ja’ar, pekan lalu.

Plt Wako Hendri Septa menjelaskan, SE Wali Kota Padang tersebut dikeluarkan melihat tingginya peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Padang. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Padang, https://dinkes.padang.go.id, pada 14 Oktober 2020 tercatat jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 4.971 kasus.

Jika dirinci terjadi penambahan kasus positif baru setiap hari yang melebihi 100, bahkan melebihi diangka 200. Seperti pada 10 Oktober terdapat 119 kasus, 11 Oktober 229 kasus, 12 Oktober 123 kasus, 13 Oktober 152 kasus positif dan 14 Oktober 291 kasus positif baru, bahkan hari lebih 200 kasus.

“Dengan jumlah kasus positif yang begitu signifikan peningkatannya, maka Kota Padang sekarang berada pada zona merah. Dan Kota Padang juga telah dinyatakan oleh Pemerintah Pusat menjadi 10 kota terparah penyebaran Covid-19 di Indonesia,” jelasnya.

Lebih jauh dijelaskan, tidak hanya peningkatan jumlah kasus positif baru, jumlah angka kematian karena Covid-19 juga meningkat. Pada 14 Oktober 2020 tercatat jumlah kasus kematian di Kota Padang sudah 92 orang. Terjadi peningkatan sekitar 1 sampai 2 orang setiap harinya.

“Jika hal ini terus dibiarkan ada kekhawatiran kondisi Kota Padang akan semakin buruk. Kita juga tidak ingin kembali pada masa beberapa bulan lalu dimana diterapkan PSBB. Untuk itu kita Pemerintah Kota Padang perlu membuat dan mengeluarkan aturan yang semata-mata demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Padang,” jelasnya.

Surat Edaran Wali Kota Padang Nomor.870.743/BPBD-Pdg/X/2020 Tentang Larangan Pesta Perkawinan dan Batasan Bagi Pelaku Usaha akan mulai diterapkan pada 9 November 2020.

Plt Wako berharap, para pelaku usaha di Kota Padang dapat menjadi mitra dalam menyampaikan pesan-pesan pemerintah untuk memberikan arahan kepada masyarakat banyak tentang pencegahan Covid-19.

“Alhamdulillah, pada pertemuan kali ini kita telah mendapatkan pemahaman dan komitmen bersama untuk bersama-sama menekan angka penyebaran virus Corona di Kota Padang yaitu dengan memasifkan sosialisasi protokol Kesehatan Covid-19. Dan insya allah kita berharap terjadi penurunan kasus Covid-19 yang signifikan,” jelasnya.

Turut hadir, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edi Hasymi, Kepala Dinas Kesehatan Fery Mulyani, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Arfian, Kabag Hukum Yopi dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis.

Pada kesempatan tersebut dari pelaku usaha pariwisata dan perhotelan hadir, mewakili Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), mewakili Indonesian Hotel General Manager Association (IGMHA), Aspirapi, IMAIng, Hikasmi dan mewakili para Seniman. (Prokopim Padang).

Covid 19

Dua Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Limapuluh Kota

Limapuluh Kota, PilarbangsaNews

Dua kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terjadi di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota,Kamis (15/10) berdasarkan laporan hasil pemeriksaan dari Laboratorium Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas, Padang.

Keduanya itu masing-masing,
pria 39 tahun, alamat Jorong Tabek Panjang, Nagari Koto Baru Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, pekerjaan PNS BKPSDM Kabupaten Limapuluh Kota. Kasus suspeknya RSUD Ahmad Darwis Suliki, diduga terpapar dari riwayat pekerjaan atau perjalanan. Yang bersangkutan rencana dirawat di rumah sakit rujukan.

Yang kedua pria MZH, 32 tahun, alamat Jorong Tanjung Atas, Nagari Taram, Kecamatan Harau, pekerjaan swasta, diduga terpapar dari riwayat pekerjaan atau perjalanan. Dia akan menjalani isolasi mandiri sementara.

Begitu dikatakan kepada media oleh Kadis Kominfo Limapuluh Kota Fery Chova selaku juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 daerah ini Kamis (15/10) malam.

Dilanjutkannya, terkait dengan terpaparnya salah seorang PNS BKPSDM Kabupaten Limapuluh Kota maka untuk sementara layanan administrasi kepegawaian akan ditutup sambil menunggu hasil swab staf BKPSDM lainnya yang telah diambil swabnya siang tadi di Puskesmas Tanjung Pati. Kurang lebih ada 25 orang yang diswab.

Sementara itu akan dilakukan juga sterilisasi ruangan perkantoran di BKPSDM sendiri oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Limapuluh Kota.

Dengan tambahan 2 orang positif ini maka di Kabupaten Limapuluh Kota hingga hari ini tercatat 143 kasus konfirmasi positif, dengan catatan 81 orang dinyatakan sembuh, dan 6 orang meninggal dunia. Selebihnya, 56 orang diisolasi di berbagai tempat yang ada.

“Tetaplah kita jaga kesehatan dan mari konsisten dan disiplin untuk mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Semoga wabah pandemi Covid-19 segera berakhir,” harap Fery. (wba)

Covid 19

Enam Warga Kabupaten Limapuluh Kota Terkonfirmasi Positif Covid-19

Limapuluh Kota, PilarbangsaNews

Kabupaten Limapuluh Kota, kembali mencatatkan penambahan enam kasus positif Covid-19 pada Rabu (14/10) setelah di hari sebelumnya hanya mencatatkan penambahan satu kasus.

Kepala Dinas Kominfo Fery Chova selaku juru bicara Tim Gugus Tugas mengatakan dengan penambahan kasus positif ini jumlah kasus positif di Limapuluh Kota berjumlah 122 orang dengan pasien sembuh berjumlah 90 orang.

“Sekarang yang masih dirawat berjumlah 26 orang, 25 orang isolasi mandiri dan satu orang dirawat dan enam orang meninggal,” katanya.

Ditambahkan, Kabupaten Limapuluh Kota saat ini berstatus zona kuning atau daerah dengan resiko rendah.

“Semoga kita segera berstatus zona hijau, di sini tentu diminta kesadaran dari seluruh masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan,” ujarnya.

Dengan adanya Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Nomor 6 2020, diharapkannya dapat terus menekan angka penyebaran Covid-19, sebutnya

“Semuanya harus komit untuk dapat mengantisipasi pengembangan Covid-19, menekan jumlah kematian, sekaligus meningkatkan orang yang sembuh dari Covid-19,” kata juru bicara Gugus Tugas tersebut.

Dalam Perda AKB No 6 Tahun 2020 ini memuat sanksi bagi pelanggar, termasuk sanksi administratif bagi pelanggar protokol kesehatan. Adapun substansi pencegahan dan pengendalian mencakup perorangan, pelaksana usaha, dan perangkat daerah/lembaga pemerintahan. (wba).

Covid 19

Pegawai Sekretariat DPRD Dirumahkan Pasca Dua Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Seluruh pegawai Sekretariat DPRD Kota Payakumbuh terpaksa harus bekerja dari rumah atau work from home (WFH) akibat 2 pegawai kantor tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua DPRD Hamdi Agus, Senin (12/10) saat dikonfirmasi media membenarkan hal tersebut. Mulai hari Selasa sampai hari Jumat ASN sekretariat DPRD dirumahkan alias tidak masuk kantor.

“Betul, adanya ASN sekretariat yang positif Covid-19, pegawai yang kontak erat dengan mereka juga diswab, jadi kita ambil kebijakan untuk WFH sampai dengan hari Jumat tanggal 16 Oktober untuk memutuskan penularan,” kata Hamdi Agus.

Kedua ASN Sekretariat DPRD tersebut diumumkan positif pada hari Minggu (11/10) setelah mengikuti swab Selasa (6/10) lalu.

Saat ditanyakan bagaimana dengan Sekretaris Dewan Elvi Jaya, Hamdi Agus mengatakan Sekwan dalam kondisi sedang demam dan sudah seminggu tidak masuk kantor. “Tadi kita jenguk beliau sore ke rumahnya, beliau masih demam, namun beliau mendukung kebijakan WFH bagi seluruh pegawai sekretariat DPRD dan akan mongkoordinasikannya dengan Sekretaris Daerah melalui Kabag Umum Sekretariat DPRD. Namun kami yakin Sekretaris Daerah akan mendukung kebijakan tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Hamdi Agus meneruskan pesan Sekretaris Dewan Elvi Jaya. (wba)

Covid 19

Kondisi Tarkini Presiden AS Donald Trump Akibat COvid-19; Dilarikan Ke Rumah Sakit

WASHINGTON DC – Presiden AS Donald Trump mengalami kelelahan dan kesulitan bernapas ketika terpapar virus corona, demikian keterangan sumber dari Gedung Putih.

Berdasarkan laporan setempat, kondisi presiden ke-45 AS itu nampaknya lebih serius dari dugaan, setelah dia dipindahkan ke rumah sakit.

Kepada CNN, pejabat senior anonim Gedung Putih itu mengungkapkan bahwa “terdapat kekhawatiran” ketika Trump didiagnosa positif Covid-19.

Tetapi si staf berusaha meyakinkan publik bahwa sang presiden sudah menyikapinya “secara serius” sehingga mereka tak perlu cemas berlebihan.

Selain CNN, ABC juga melaporkan presiden berusia 74 tahun itu juga mengalami demam, menggigil, mampet, dan batuk karena virus corona.

Beberapa jam sebelumnya seperti dilaporkan Daily Mirror Sabtu (3/10/2020), Gedung Putih sebenarnya sudah berusaha membuat segalanya senormal mungkin.

Meski begitu, si sumber menuturkan terdapat kekhawatiran mengenai Pilpres AS, begitu juga dengan kasus penyebaran Covid-19.

Pada Jumat petang waktu setempat (2/10/2020), Trump dipindahkan ke Rumah Sakit Militer Walter Reed menggunakan helikopter Marine One.

Gedung Putih menyatakan, presiden dari Partai Republik itu bakal tetap menjalankan tugasnya sembari menerima perawatan di ruangan khusus.

Sebelum dipindahkan, dia sempat mengunggah pesan video di Twtter, yang menekankan bahwa dia memutuskan untuk berpindah ke rumah sakit.

“Saya kira saya baik-baik saja. Namun kami tetap harus memastikannya. Kondisi Ibu Negara (Melania Trump) juga sehat. Jadi terima kasih banyak,” kata dia.

Adapun berdasarkan rilis pemerintah, sang presiden menderita kelelahan, demam ringan, dan gejala seperti kedinginan ketika positif Covid-19. Sekretaris Pers Kayleigh McEnany menerangkan, presiden dibawa ke RS Walter Reed berdasarkan rekomendasi dari tim dokter kepresidenan.

“Presiden Trump tetap berada dalam kondisi yang bersemangat, bekerja sepanjang hari, dan hanya mengalami gejala ringan,” tutur McEnany.

Adapun dokter kepresidenan Sean P Conley menjelaskan, Trump memperoleh 8 gtam racikan antibodi Regeneron, dan menjalani tanpa mengalami masalah.

“Sebagai tambahan dari antobodi polyclonal, beliau juga menerima asupan zinc, vitamin D, famotidine, dan aspirin harian,” jelas Dr Conley.

Presiden Trump disebut masuk ke dalam kategori berisiko, karena selain usianya yang sudah menapak 74 tahun, dia mengalami kelebihan berat badan.

Karena dia positif, sejumlah agenda kampanyenya yang bakal digelar di Florida, Wisconsin pada Sabtu, dan Arizona di Senin (5/10/2020) terpaksa ditunda.
Artikel ini kami sadur dari
Tribunejabar. ID

Foto diatas adalah Donald Trump bersam Hope Hick Direktur Komunikasi Gedung Putih

Covid 19

Kata Kepala Staf Kepresidenan; Banyak Isu Rumah Sakit memvonis Semua Pasien Yang Meninggal Dicovidkan

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko menyatakan banyaknya isu rumah sakit memvonis semua pasien yang meninggal dicovidkan agar mendapatkan anggaran dari pemerintah. Dia menilai harus ada tindakan serius agar isu yang menimbulkan keresahan pada masyarakat ini segera tertangani.

“Jadi semua perlu didefinisikan semua kematian. Agar jangan sampai ini menguntungkan pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan dari definisi itu,” katanya usai rakor penanganan Covid-19 di Pemprov Jateng, Semarang, Rabu (1/10).

Sebab sudah banyak terjadi, orang sakit biasa atau mengalami kecelakaan, didefinisikan meninggal karena Covid-19. Padahal sebenarnya, hasil tesnya negatif.

“Ini sudah terjadi di semua wilayah. Ada orang diperkirakan Covid terus meninggal, padahal hasil tes belum keluar. Setelah hasilnya keluar, ternyata negatif. Ini kan kasihan, ini contoh-contoh agar kita harus bisa diperbaiki,” ujarnya.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku bahwa isu itu sudah menimbulkan keresahan dalam masyarakat. Bahkan, kejadian itu sudah pernah terjadi di Jawa Tengah.

Untuk mengantisipasi hal itu, Ganjar menegaskan sudah menggelar rapat dengan jajaran rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Tengah dan pihak terkait. Dari rapat itu diputuskan, untuk menentukan atau mengekspos data kematian, mereka yang meninggal harus terverifikasi.

“Seluruh rumah sakit dimana ada pasien meninggal, maka otoritas dokter harus memberikan catatan meninggal karena apa?. Catatan itu harus diberikan kepada kami, untuk kami verifikasi dan memberikan statemen ke luar,” terangnya.

Memang dengan sistem itu, maka akan terjadi delay data soal angka kematian. Namun menurutnya, delay data itu lebih baik daripada terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo mengatakan pendataan pasien covid-19 kematian memang berbeda seperti orang sakit berat memang sudah sulit ditolong. Ketika dilakukan pemeriksaan meninggal.

Pihaknya mengkategorikan kematian covid-19 dalam dua jenis. Yaitu date cost covid atau kematian akibat covid-19 dan yang kedua yakni date with covid atau kematian disertai covid-19.

“Misalnya ada pasien stroke berat yang memang sulit ditolong, lalu kita lakukan pemeriksaan ternyata positif meninggal, tapi ada covid. Gampangnya itu death with covid. Nah, sekarang di Jateng itu entah kematian karena covid atau dengan covid kita masukan semua sebagai kematian covid dan lakukan pemakaman seperti covid,” kata Yulianto Prabowo. [merdeka.com]