Untuk Keutuhan NKRI

Menampilkan: 1 - 4 dari 4 HASIL
Kota Padang

Wali Kota Mahyeldi Tutup Donor Darah PMI di SJS Plaza

Padang, PilarbangsaNews

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menutup secara resmi kegiatan donor darah yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang di SJS Plaza, Kamis malam (21/5).

Dalam sambutannya, Mahyeldi yang juga Ketua PMI Kota Padang itu mengapresiasi kegiatan aksi donor darah yang dilaksanakan PMI Kota Padang sejak 17 April 2020 lalu itu.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, saya ucapkan terimakasih ke PMI Kota Padang yang telah berhasil mengumpulkan sebanyak 800 kantong darah lebih semenjak kegiatan ini dimulai. Semoga donor darah pada bulan Ramadhan 1441H ini dapat menambah ketersediaan darah di UTD PMI Kota Padang,” ungkap Wako.

Ia mengatakan, bagi warga yang sudah mendonor darah sebanyak 130 kali, pihaknya telah menyediakan hadiah berupa umroh bagi beragama islam, dan yang beragama diluar islam akan diberikan hadiah berupa perjalanan ke kota suci mereka.

“Alhamdulillah, pada tahun lalu kita telah memberangkatkan sebanyak 10 orang ke tanah suci. Dan hal ini akan terus kita lakukan kedepanya,” jelas Wako Mahyeldi didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis.

Lebih jauh dikatakan, keberadaan PMI khsusnya UTD Kota Padang tidak hanya berkontribusi membantu penyediaan darah bagi warga Kota Padang. Namun juga untuk masyarakat yang membutuhkan darah yang berobat di Kota Padang. Disamping itu UTD Kota Padang juga mensuplai kebutuhan darah untuk kabupaten/kota di Sumatera Barat.

“Sebagai Ibukota provinsi, Alhamdulillah UTD kita terbaik di Indonesia karena kita sudah punya alat untuk merawat darah yang sudah tersandar secara baik,” jelasya.

Mahyeldi juga mengajak dan mendorong organisasi-organisasi sosial di Kota Padang untuk bekerjasama dengan PMI Kota Padang melaksanakan aksi donor.

“Kebutuhan darah di Kota Padang semakin hari semakin meningkat. Tidak kurang seratus kantong darah dibutuhkan setiap harinya. Maka sebab itu donor darah harus kita lakukan secara terus menerus,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Kota Padang itu juga mengucapkan terimakasih kepada SJS Plaza yang telah memfasitasi PMI Kota Padang dalam kegiatan donor darah ini. Ucapan terimakasih juga ia sampaikan kepada seluruh sponsor yang telah mendukung kegiatan ini.

Hadir dalam penutupan tersebut dr. Widyarman, Kepala UTD PMI Kota Padang dan lainnya. Dalam kesempatan itu Wali Kota Padang Mahyeldi juga memberikan piagam penghargaan kepada sponsor yang telah mendukum PMI Kota Padang mengumpulkan darah. (Gk/Prokopim Padang)

Kota Padang

Enam Kali Berturut-Turut, Kota Padang Raih Opini WTP LKPD 2019

Padang, PilarbangsaNews

Untuk ketujuh kalinya atau enam kali berturut-turut, Pemko Padang kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019. Opini WTP tersebut diserahkan langsung Kepala Perwakilan BPK Sumbar, Yusnadewi kepada Walikota Padang Mahyeldi dan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Arnedi Yarmen di Kantor BKP Sumbar Jalan Khatib Sulaiman Kota Padang, Jumat (8/5).

Yusnadewi mengatakan, Pemko Padang menyampaikan laporan keuangan anuadited TA 2019 pada 9 Maret 2020. Laporan keuangan ini diserahkan lebih cepat dari waktu yang ditentukan BPK.

“Tepat 60 hari setelah tanggal penyerahan LKPD yaitu tanggal 8 Mei 2020 ini, BPK Sumbar menyampaikan LHP atas LKPD 2019 kepada Wali Kota dan DPRD, untuk selanjutnya diajukan sebagai rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban APBD sebagaimana diatur dalam ayat (1) pasal 31 UU nomor 17 tahun 2003,” terang Yusnadewi.

Ia juga mengatakan, Kota Padang menjadi yang pertama penyerahan LHP atas LKPD TA 2019 dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19 dengan pemeriksaan yang dilakukan secara Work From Home.

Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK atas LKPD Kota Padang TA 2019 tersebut, termasuk implementasi atas rencana aksi yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Padang, maka BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian atas LKPD Kota Padang TA 2019. Dengan demikian, Pemerintah Kota Padang telah berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian selama 6 kali berturut-turut.

“Hal tersebut menunjukkan komitmen dan upaya nyata DPRD dan manajemen Pemerintah Kota Padang untuk terus mendorong perbaikan pengelolaan keuangan dengan menjalankan dan menerapkan praktik-praktik pengelolaan keuangan yang baik,” ulasnya lagi.

Ditambahkannya, tanpa mengurangi keberhasilan yang telah dicapai oleh Pemko Padang, BPK Sumbar masih menemukan beberapa permasalahan yang perlu mendapat perhatian untuk perbaikan ke depan. Meskipun permasalahan tersebut tidak berpengaruh kewajaran atas penyajian laporan keuangan.

Dikatakannya, pasal 20 Undang-Undang nomor 15 tahun 2004 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan Negara, menyatakan, pejabat wajib mengikuti rekomendasi laporan hasil pemeriksaan. Jawaban atau penjelasan dimaksud disampaikan kepada BPK selambat-lambatnya 60 hari setelah LHP diterima. BPK berharap hasil pemeriksaan dapat mendorong dan memotivasi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki pertanggungjawaban pelaksanaan APBD.

Sementara itu, Wali Kota Padang Mahyeldi mengucapkan terimakasih atas kinerja seluruh ASN Pemko Padang yang telah bekerja maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat. Begitu juga dalam mengelola dan melaporkan penggunaan keuangan daerah.

“Kami telah menyusun rencana aksi untuk menindaklanjuti hasil audit BPK Sumbar ini, dan kami mohon bimbingan dan arahannya agar tindaklanjut hasil audit ini dapat direalisasikan tepat waktu,” ujar Mahyeldi yang didampingi Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa, Sekretaris Daerah Amasrul, Asisten Administrasi Umum Didi Aryadi, Inspektur Kota Padang Andri Yulika, Kepala BKPSDM Suardi, serta Kepala OPD lainnya.

Di kesempatan itu, Mahyeldi juga mengucapkan terimakasih kepada BPK Sumbar yang telah memberikan kepercayaan dan penghargaan dalam bentuk Opini WTP Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019. Dengan melakukan pemeriksaan laporan keuangan secara independen, objektif, dan profesional.

“Ini merupakan opini WTP yang ke-7 dan sebanyak enam kali secara berturut-turut diraih Kota Padang. Yaitu, LKPD 2014, LKPD 2015, LKPD 2016, LKPD 2017, LKPD 2018 dan LKPD 2019. Semoga di tahun 2020 Kota Padang bisa mempertahankan Opini WTP ini,” imbuhnya lagi.

Dikesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Arnedi Yarmen, mengatakan, DPRD Kota Padang terus melakukan pengawasan LKPD Kota Padang dan meningkatkan kerjasama dengan Pemko Padang dalam menyusun dan menetapkan APBD.

“Kita juga mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang terjalin antara DPRD Kota Padang dan Pemko Padang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Begitu juga kerjasama dengan BPK Sumbar yang telah menjalankan fungsinya melakukan pemeriksaan laporan keuangan daerah,” tambahnya lagi. (Gk/ProkopimPadang)

Kota Padang

Penyegaran di Pemko Padang; Budi Payan dan Andre Promosi Eselon Dua

Padang, PilarbangsaNews

Meski di tengah pandemi virus corona atau covid-19 yang tengah mewabah, namun penyegaran roda birokrasi tetap jalan di lingkup Pemerintah Kota Padang.

Rotasi, mutasi dan promosi jabatan pun tetap dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja dan target capaian setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemko setempat ke depan.

Senin (11/5/2020), Wali Kota Padang Mahyeldi melantik sebanyak 33 pejabat eselon II, III dan IV melalui dua sesi. Sesi pertama yakni kepada 12 pejabat dimana 5 diantaranya eselon dua dan tujuhnya lagi gabungan eselon III dan IV.

Sementara di sesi kedua beberapa jam setelah itu pelantikan dilakukan terhadap 21 pejabat eselon IV yang mengisi jabatan lurah serta Kepala Seksi, Sub Bagian/Bidang dan Kepala UPTD.

Adapun untuk nama-nama pejabat yang dilantik mengisi jabatan eselon dua diantaranya adalah, Andree Algamar yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Destinasi, Usaha dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) kini promosi menjabat Kepala Dinas Perdagangan.

Andree menggantikan Endrizal yang hijrah menempati jabatan Asisten Perekenomian dan Pembangunan Setda Kota Padang yang sebelumnya diisi Hermen Peri dan kini menjabat Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan.

Selanjutnya juga ada nama Kabag Umum Budi Payan yang sukses promosi menjabat Kepala BPKAD disusul Tri Hadyanto yang sebelumnya Inspektur Pembantu Wilayah III Inspektorat sekarang menjabat Kepala DPRKPP.

Wali Kota Padang Mahyeldi dalam sambutannya mengatakan, meski di tengah pandemi covid-19 pelantikan tetap dilakukan dan berjalan dengan baik meski dengan penerapan ‘sosial distancing serta membagi pelantikan menjadi beberapa sesi.

“Untuk hari ini ada 2 sesi dan besok 2 sesi pelantikan lagi. Hal ini untuk menghindari terjadinya keramaian sesuai aturan yang ada pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tengah diberlakukan di Padang hingga 29 Mei nanti,” ucap wako dalam acara pelantikan yang dilangsungkan di Aula Bagindo Aziz Chan tersebut.

Lebih lanjut ia menyebutkan khusus bagi 5 orang pejabat eselon dua yang dilantik kali ini untuk mengisi jabatan yang kosong disebabkan berbagai hal seperti ada yang pensiun dan lainnya. Dimana 3 orang diantaranya yang terbaik dalam Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama untuk mengisi jabatan 3 OPD dimaksud.

“Kita tentu berharap, dengan pengisian jabatan kosong tersebut menambah kuatnya kinerja bagi OPD secara keseluruhan. Dan juga kepada semua pejabat yang baru dilantik, tentunya diharapkan harus membawa nyawa baru dan dapat memberikan yang terbaik untuk Pemerintah Kota Padang,” harap Mahyeldi.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kota Bingkuang itu menyampaikan, seiring covid-19 yang tengah mewabah ia pun berpesan kepada seluruh pejabat di Pemko Padang untuk tidak kalah dalam hal kinerja. Justru harapnya, menjadi pelajaran tambahan bahwa kinerja seorang ASN harus tetap terjaga dalam kondisi apapun.

“Terutama bagi para pejabat yang menjabat di OPD teknis dalam menangani covid-19 serta dampaknya, sangat diharapkan untuk fokus dan semaksimal mungkin melakukan kinerja. Begitu juga kepada pejabat eselon tiga dan empat. Terutama para lurah, mari kita betul-betul maksimal dalam melindungi warga agar tidak terkena covid-19 dan menyelamatkan yang telah terjangkit dari penyebaran virus mematikan tersebut. Sehingga setiap lurah harus berupaya menghijaukan daerahnya apabila sebelumnya zona merah covid-19. Jadi ini tugas kita ke depan, dan ini tantangan bagi kita semua terutama pejabat yang baru dilantik,” pungkas wako mengakhiri.

Dalam pelantikan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa, Sekda Amasrul, para Asisten dan sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang. (Rel/gk)

Kota Padang

Serahkan Bantuan APD, Iropin Sumbar Bantu Pemko Tangani Covid-19

Padang, PilarbangsaNews

Dalam upaya percepatan penanganan penyebaran virus corona (covid-19) di Kota Padang, Pemerintah Kota Padang sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Dukungan itu pun terus mengalir, seperti kali ini datang dari Ikatan Refraksionis Optisien Sumatera Barat (Iropin Sumbar).

Ketua Iropin Sumbar Marwis menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa kacamata googless sebanyak 240 pcs itu kepada Wali Kota Padang Mahyeldi di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (23/4/2020).

Marwis mengatakan, atas nama pengurus dan jajaran Iropin Sumbar bersyukur bisa berkontribusi memberikan bantuan kepada Pemko Padang untuk percepatan penanganan covid-19 di Kota Padang.

“Sebagai organisasi profesi kesehatan, kita memang tidak bisa terjun langsung menangani covid-19 seperti halnya tenaga kesehatan lainnya seperti dokter, perawat, bidan dan sebagainya. Oleh karena itu, kami hanya bisa memberikan kontribusi dalam bentuk pemberian APD berupa kacamata google. Semoga bermanfaat dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” imbuhnya sembari berharap covid-19 segera berakhir.

Wali Kota Padang Mahyeldi menyampaikan, atas nama pemerintah kota dan masyarakat mengucapkan terim kasih atas bantuan tersebut.

“Bantuan ini tentu sangat bermanfaat untuk kebutuhan dan kelancaran tugas-tugas medis kita di lapangan,” harap Wako.

Seperti diketahui, kata orang nomor satu di Kota Padang itu, keselamatan petugas medis terhadap bahaya penyebaran wabah corona wajib diperhatikan, salah satunya lewat mata.

“Maka itu peran kacamata googless ini penting bagi petugas karena juga melindungi petugas medis sebagai garda terdepan dalam penanganan dan pelayanan terhadap pasien virus corona,” tukasnya.

Lebih lanjut Mahyeldi berharap apa yang dilakukan Iropin Sumbar kali ini dapat menjadi inspirasi berbagai pihak untuk melakukan hal yang sama.

“Karena di samping keselamatan, wabah covid-19 juga berdampak secara sosial ekonomi bagi masyarakat kita di Kota Padang. Maka itu kita sangat membutuhkan sejumlah pihak dalam penanganan covid-19 ini. Semoga lebih banyak lagi yang dapat memberikan dukungan demi memutus mata rantai penyebaran virus ini,” pungkasnya.

Dalam penyerahan bantuan tersebut juga hadir Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani, Kepala DPMPTSP Corri Saidan, Kabag Perekonomian dan SDA Swesti Fanloni, Kabag Prokopim Amrizal Rengganis dan Kabag Umum Budi Payan serta lainnya. (Gk/Prokopim Padang)