Menampilkan: 1 - 10 dari 13 HASIL
Kota Payakumbuh

Martha Minanda: Nilai Bantuan RTLH Tahun Ini Naik

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kota Payakumbuh kembali lanjutkan program kegiatan bantuan swadaya peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Payakumbuh untuk tahun 2021.

Pada tahun ini dikatakan Kepala Dinas Perkim Marta Minanda bantuan rehab rumah mengalami kenaikan dari tahun-tahun sebelumnya yangmana di tahun kemaren besarannya Rp17,5 juta dan pada tahun 2021 menjadi Rp20 juta.

“Untuk tahun ini secara konstruksi akan diupayakan beton, mulai kolom, balok dan dinding, karena saat sekarang untuk perolehan kayu dengan kualitas yang baik semakin sulit didapat. Kalau dengan konstruksi beton, tentunya akan menjamin umur bangunan lebih lama, walaupun belum tentu sempurna saat penanganan dengan biaya bantuan ini, masyarakat penerima dapat melanjutkannya secara mandiri untuk kesempurnaan secara bertahap dengan kemampuan yang dimiliki,” kata Kadis Perkim Marta Minanda kepada media di Balai Kota Payakumbuh, Rabu (13/01).

Sejak dimulainya program RTLH pada tahun 2017 sampai 2020 kemaren Marta menyebut pihaknya telah menangani perbaikan RTLH sebanyak 1.311 rumah yang tersebar dilima kecamatan yang ada di Payakumbuh dengan rincian tahun 2017 menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 307 unit, Dana Alokasi Umum (DAU) 49 unit dengan total 356 unit rumah.

Ditahun 2018 menghunakan DAK 250 unit, DAU 58 unit dan dari Baznas 1 unit dengan total 309 unit, untuk tahun 2019 dari DAK 170 unit, DAU 100 unit dan dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang bersumber dari APBN sebanyak 80 unit dengan total 350 unit dan di tahun 2020 dari DAK 196 unit dan BSPS 100 unit dengan total 296 unit.

“Ditahun ini terjadi penurunan karena dampak dari pandemi covid-19 hanya berjumlah 149 unit, dari DAK 62 unit dan DAU 87 unit,” ungkap Marta.

Untuk syarat mendapatkan bantuan RTHL sendiri Kadis Perkim mengungkapkan berdasarkan ketentuan dari Kementerian pengampu kegiatan bahwa rumah harus milik sendiri, dalam kondisi yang memenuhi persyaratan teknis dan yang terpenting administrasi dari kepemilikan rumah itu sendiri.

“Dari pendataan tim dilapangan jumlah RTLH berdasarkan status kepemilikan yang hak milik 2.997 unit, sewa 1.086 unit, menumpang 1.254 dan tidak diketahui asal usulnya 361 unit,” paparnya.

Dari total 33.038 unit rumah yang ada di Kota Payakumbuh Marta menjabarkan jumlah RTLH berdasarkan tingkat kerusakannya yaitu rusak ringan 2.879 unit, rusak sedang 1.080 unit dan rusak berat 780 unit.

“Diprogram ini kita akan prioritaskan rumah yang rusak berat dan rusak sedang dulu,” ucapnya.

Sesuai komitmen Wali Kota Payakumbuh untuk mensejahterakan masyarakat Payakumbuh Marta mengatakan Wali Kota selalu mengupayakan penambahan jumlah kuantitas bantuan RTLH dari yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Bapak walikota senantiasa mengupayakan alokasi dana daerah (DAU) setiap tahunnya untuk peningkatan RTLH bagi masyarakat kota Payakumbuh, yang juga sebagai bukti kepeduliannya terhadap program ini dan tidak sekedar mengandalkan dana dari pemerintah pusat saja,” pungkasnya. (wba)

Kota Payakumbuh

Riza Falepi: JK Pensiun, Saya dan Wartawan Merasa Kehilangan

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Rapat Koordinasi Pemko Payakumbuh di awal tahun 2021 terasa berbeda. Karena juga ada momen perpisahan dengan pejabat yang memasuki purna tugas atau pensiun di Kafe Agam Jua, Kawasan Batang Agam, Rabu (13/1).

Ada Mantan Asisten I Setdako Yoherman, Mantan Staf Ahli Syahril, dan satu orang pejabat lagi yang bakal pensiun beberapa hari lagi, yakni Kadiskominfo Jhon Kenedi yang diberi kenang-kenangan oleh Wali Kota Riza Falepi bersama Wakil Wali Kota Erwin Yunaz, Sekda Rida Ananda, Asisten Setdako, Dirut PDAM Khairul Ikhwan, Kepala OPD, Kepala Bagian Setdako, Camat, dan pejabat lainnya.

Sekda Rida Ananda menyampaikan suasana Rakor kali ini memang berbeda, biasanya digelar di ruang pertemuan di balai kota, namun karena momennya berbarengan dengan perpisahan pejabat yang pensiun, maka digelar dengan sederhana.

Sekda menyampaikan juga kalau penilaian kampung tangguh dilaksanakan besok, karena dipercepat oleh Polda, untuk tidak ingin ada rekayasa.

“Kesiapan kita menghadapi lomba tingkat provinsi, alhamdulillah semua berjalan dengan baik, kita harap OPD mendampingi karena kampung tangguh kita kapanpun siap mengikuti lomba,” ujarnya.

Ada 5 kampung tangguh dari 5 kecamatan di Payakumbuh seperti Kelurahan Limbukan, Kelurahan Payobasuang, Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, Kelurahan Koto Tangah, dan satu dari Nagari Koto Panjang, gabungan dua kelurahan di Kecamatan Latina.

Wali Kota Riza Falepi mengatakan merasa kehilangan dengan tiga pejabat eselon II yang sudah pensiun itu. “Apalagi Pak JK (red-panggilan akrab Jhon Kenedi), saya dan wartawan merasa kehilangan sekali. Masih nggak percaya kita JK mau pensiun,” kata Riza.

Riza menambahkan, komunikasi dan silaturahmi tetap harus dijaga meski pejabat sudah purna tugas, mereka bisa berbagi ilmu dengan junior di pemerintahan.

“Meski mereka lebih tua dari saya, percayalah teguran dan masukan yang ada selama ini merupakan bagian dari kita bekerja, demi berlangsungnya pemerintahan yang baik,” pungkas Riza.

Sementara itu, Yoherman atau Pak Yo menyampaikan pada zaman dulu bagi seorang ASN, pimpinan itu sakral, sebagai kepala wilayah, penguasa tunggal, diperlakukan bak raja.

“Dulu di awal jadi pegawai, kita merasakan susahnya penghidupan. Namun perlahan berganti pimpinan berganti pula kebijakan. Wako Riza Falepi orangnya bersahabat, sebagai guru, membagi-bagi pengalaman, ada raso badunsanak. Malah, Riza memberi tunjangan yang cukup tinggi bagi pejabat di Payakumbuh. Harus disambut dengan kinerja yang baik, manut pada perintah, dan tunjukkan etos kerja yang tinggi,” tukuk Yoherman.

Bagi ASN, sosok senior adalah tempat mereka belajar dan menggali ilmu demi terciptanya lingkungan kerja yang kondusif. Bagi Syahril, Yoherman, dan JK pesan mereka hanya 1, agar ASN dapat bekerja dengan baik, jangan sampai melanggar hukum dan etika mereka sebagai abdi negara. (wba)

Kota Payakumbuh

Sejumlah Kegiatan Disparpora Tahun 2021 Berpotensi Ditiadakan

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Mengingat pandemi covid-19 di Payakumbuh belum sepenuhnya berakhir, beberapa event besar Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kota Payakumbuh terancam batal di laksanakan di tahun 2021.

Kepala Disparpora Kota Payakumbuh Desmon Korina mengatakan kegiatan tersebut bisa terlaksana apabila pihaknya bisa memenuhi semua persyaratan yang telah ditentukan serta mendapatkan izin dari tim gugus tugas penanganan covit-19.

“Semuanya tergantung kondisi, apabila diizinkan maka kegiatan tersebut akan kita laksanakan,” kata Kepala Disparpora Desmon Korina kepada media di ruang kerjanya, Selasa (12/01).

Seperti event Tour de Singkarak (TDS), Desmon menyebut untuk tahun 2021 Kota Payakumbuh tidak ambil bagian dalam perhelatan tersebut mengingat dalam situasi sekarang ada pembatasan dalam melaksanakan kegiatan.

“Untuk tahun ini kita tidak lagi menjadi salah satu peserta dalam event tersebut dan daerah kita hanya dilalui saja oleh peserta TDS,” ucapnya.

Sama halnya dengan kegiatan Uda Uni, untuk tahun sekarang pihaknya tidak lagi mengadakan acara malam puncak pemilihan Uda Uni Kota Payakumbuh karena ditakutkan nantinya akan mengundang kerumanan masyarakat.

“Walaupun tidak ada, pembinaan tetap akan kita berikan kepada Uda Uni Kota Payakumbuh, dan kita juga libatkan mereka apabila ada kegiatan dan tamu penting yang berkunjung ke Payakumbuh,” jelasnya.

Dengan kondisi yang demikian, Desmon menyebut di tahun 2021 ini Disparpora akan lebih fokus menangani dua pembangunan sarana olah raga yaitu melanjutkan pembangunan GOR tipe B, dan Lapangan Sepak bola di Kelurahan Tanjung Pauh dengan total anggaran lebih kurang Ro10 milyar.

“Kita juga tidak menutup kemungkinan melaksanakan even kerja sama, seperti kolaborasi Disparpora Kota Payakumbuh dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar seperti pelaksanaan event Silat, randai dan sebagainya,” pungkasnya. (wba)

Kota Payakumbuh

Bahas Pembangunan Kedepan, Riza Falepi Jamu Pemuka Masyarakat Latina

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Wali Kota Riza Falepi didampingi Sekda Rida Ananda dan Camat David Bachri menjamu tokoh masyarakat Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) di salah satu rumah makan di Payakumbuh, Senin (11/1) siang.

Ada Ketua KAN Nagori Sungai Durian Dt. Panghulu Sati, Ketua KAN Parambahan Dt. Tama Rajo, Ketua KAN Koto Panjang Dt. Majo Lobiah Nan Putiah bersama Angku Yanuar Imam, serta tokoh adat dan pemuda Latina lainnya.

Menurut keterangan dari Putra Idaman, selaku perwakilan rombongan, mereka kangen dengan Wali Kota Riza Falepi, selain bersilaturahmi mereka ingin berkoordinasi memberi beberapa masukan terkait pembangunan, bahkan menyampaikan apresiasi atas apa yang sudah Riza lakukan untuk Latina selama menjabat sebagai wali kota.

“Contohnya saja rehab IPLT, sungguh rumit pelaksanaan proyeknya di masa pandemi Covid-19, namun berkat kerjasama seluruh lini, dapat terselesaikan dan diresmikan akhir Desember 2020 lalu, kami sangat mengapresiasi sekali keberadaan IPLT di Lamposi, berguna untuk masyarakat banyak,” kata Putra.

Tokoh masyarakat Latina juga menyampaikan masa bakti Riza Falepi sebagai kepala daerah tak lama lagi akan berakhir, ada sekitar 15 bulan lagi. Mereka berharap sosok pemimpin selanjutnya kalau bisa seperti Riza dalam membangun.

“Saroman beliau pulo lah nantiknyo, jan salah pulo kito, kok dapek wali kota nan baru lai nomuah pulo melanjutkan apo nan lah sudah diprogramkan, sehingga tidak tabazzir anggaran kota kito do,” ungkap Putra menambahkan diamini tokoh lainnya.

Menurut mereka, melihat dari sisi pembangunan, potensi Puskesmas Latina yang akan bertransformasi menjadi rumah sakit Type D di masa kepemimpinan Riza sudah di depan mata.

“Tanahnya sudah ada, anggaran pun juga, tinggal dukungan dari warga Latina saja lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Riza Falepi yang sudah dua periode menjadi wali kota bernostalgia menceritakan sejarah saat awal dirinya maju pilkada 2021, maju karena diminta masyarakat dan disuruh pulang kampung. Saat itu Riza sedang menjabat sebagai anggota DPD RI.

Menurutnya, Lamposi sebagai salahsatu wilayah yang memiliki kerumitan tersendiri, potensinya banyak namun saat itu infrastruktur belum memadai. Riza berusaha untuk menyulapnya dalam waktu berjalan, berangsur-angsur tapi pasti dengan melakukan peningkatan pada irigasi, drainase, dan jalan.

“Saya melihat 3 hal dari Lamposi yang berbatasan langsung dengan Mudiak, Kabupaten Limapuluh Kota. Potensinya karena berada dekat dengan tol, bisa punya rumah sakit, dan bisa memiliki akses jalan baru,” kata Riza.

Dengan mantap dijelaskan oleh Riza Falepi yang lulusan S2 Teknik Elektro ITB itu, setelah dia pelajari, arus lalu lintas Payakumbuh lebih 60 persen dari wilayah Mudiak, itu sangat padat. Riza berfikir membangun rumah sakit, setidaknya untuk di awal type D. Puskesmas Lamposi bisa berubah jadi rumah sakit.

Riza juga ingin menjadikan Lamposi sebagai alternatif jalan, dimana ukuran jalannya harus besar, karena di sebelah utara Lamposi bakal ada jalan tol.

“Kendaraan yang keluar dari jalan tol akan masuk ke Payakumbuh, lalu lintas padat juga datang dari daerah Mudiak. Di dalam kita terus mempersiapkan tempat untuk dikunjungi, namun untuk akses kesitunya tentu juga harus kita fikirkan,” kata Riza.

Lebih lanjut, Riza mengatakan juga berencana membuka jalan baru di beberapa titik, Riza sangat mengapresiasi dukungan warga Latina dan anggota DPRD. Bahkan ada warga yang menghibahkan tanahnya demi ada akses jalan baru di Latina, menurut Riza hal itu sangat berdampak besar pada jalannya pembangunan.

“Saat ini pekerjaan yang masih ada tinggal pengerjaan Bandar Batang Pulau saja lagi, Alhamdulillah kerusakan akibat banjirnya tidak sebesar saat dulu, karena beberapa sudah kita kerjakan. Yang terkurang, di tahun anggaran ini kita sempurnakan dan selesaikan,” sebut wali kota.(wba).

Kota Payakumbuh

Buku KIR Ditiadakan, Diganti Smart Card

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Perhubungan (Dishub) untuk meningkatkan layanan kepengurusan pengujian kendaraan bermotor KIR atau uji kelayakan kendaraan pada kendaraan umum, baik itu angkutan umum maupun kendaraan barang. Sehingga, sekarang telah diterapkan sistem Smart Card (Kartu Pintar) KIR.

Di Payakumbuh sudah diterapkan sejak akhir 2020 lalu. Selain itu, Smart Card atau juga disebut Blue (Bukti Lulus Uji Elektronik), yang hal itu sudah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 133 Tahun 2015 tentang Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor, dimana buku uji KIR diganti dengan kartu pintar.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh Nofriwandi didampingi Sekretaris Hadiatul Rahmat dan Kepala UPTD Dishub Handri kepada media, Senin (11/1), menjelaskan baik itu kendaraan baru, mutasi, dan yang memperpanjang uji KIR (berkala), maka mereka sudah bisa mendapatkan Smart Card KIR sebagai pengganti buku lulus uji. Ini merupakan kebijakan nasional melalui program Kementerian Perhubungan Darat (Hubdar). Dan tujuan utamanya, yaitu untuk menghindari terjadinya kecurangan dalam melakukan uji kelayakan kendaraan (KIR).

“Demi suksesnya program tersebut, kita di Pemko Payakumbuh siap mendukung dengan cara mengimplementasikannya. Hal ini tentu bisa menekan potensi kecurangan hasil uji, karena dalam uji KIR langsung terlihat dengan bukti foto empat sisi, dan juga untuk mencegah peredaran buku KIR palsu,” kata Nofriwandi.

“Smart Card KIR berisi data kendaraan, mulai dari nomor polisi, nomor mesin, nomor rangka, juga dimensi kendaraan; panjang, lebar, berat kosong dan berat isi,” tambahnya.

Diterangkan, untuk kendaraan yang melakukan uji KIR, selain mendapatkan satu Smart Card, juga mendapatkan lembar barcode dan lembar sertifikat. Barcode tersebut wajib ditempel di kaca atau bagian kendaraan, dan barcode sebagai bukti sudah melakukan uji KIR ketika ada operasi di jalan.

“Jika nanti kalau di kaca kendaraan tidak ada barcodenya, berarti belum uji KIR,” terang Nofriwandi menegaskan.

Selain Payakumbuh, daerah di Sumbar yang sudah menerapkan Smart Card KIR ini adalah Kota Padang, Kota Solok, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Padang Panjang, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok Selatan, dan Kabupaten Padang Pariaman.

Menurut Nofriwandi, di Payakumbuh terjadi peningkatan pelayanan bukan hanya untuk mobil di Payakumbuh saja. Bahkan, kendaraan dari Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi bisa numpang uji KIR di Payakumbuh, mereka bisa dilayani setelah mendapat rekomendasi dari Dishub daerah asalnya sesuai plat nomor kendaraan mereka.

Dijelaskannya, saat ini Payakumbuh masih terakreditasi C, dan targetnya akan terakreditasi B, sementara kendala yang dialami masih kurangnya tenaga yang punya sertifikat penguji, dan alat, ada dua komponen alat lagi yang dibutuhkan untuk bisa naik akreditasi ke B, Speedometer Tester dan Sideslip Tester.

“2022 kita diwajibkan harus mencapai akreditasi B, kalau tidak, maka konsekuensinya tidak akan bisa melakukan uji KIR lagi,” kata Nofriwandi. (wba)

Kota Payakumbuh

Pakan Sinayan Kelurahan Perdana Gelar Musrenbang di Tahun 2021

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Mengawali tahun 2021, Kelurahan Pakan Sinayan Payakumbuh Barat menggelar kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Tingkat Kelurahan, Senin(11/1).

Gelar kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyusun serta kegiatan yang diusulkan untuk kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2022 mendatang.

“Tentunya, ini semua tak lepas dari seluruh peran aktif serta keingin masyarakat Pakan Sinayan dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pengembangan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Pakan Sinayan. Setiap usulan atau kegiatan yang direncanakan pada musrenbang tahun ini bisa menjadi skala prioritas dan pembahasan di tingkat kota nantinya,” harap Asrinaldi.

Pada tahun sebelumnnya, Kelurahan Pakan Sinayan mengusulkan beberapa poin kegiatan yang menjadi prioritas, diantaranya, drainase tertutup di jalan Dili RT 1 RW 1, lanjutan irigasi Rawang Panjang RT 3 RW 1, Betonisasi jalan Pandam Kuburan yang terletak di RT 2 RW 2, Aspal Beton Perumahan Griya Asri RT 2 RW 2, Pengaspalan jalan di RT 2 RW 2 serta Drainase di Jalan Sutan Syahrir dan jalan Sumatera, jelas Faskel Pakan Sinayan Asrinaldi.

Pada Musrenbang kali ini, tetap mengacu kepada beberapa usulan sebelumnya ditambah dengan pembuatan Septik Tank dan Bantuan Bibit Ikan bagi Kelompok Tani yang ada di Pakan Sinayan serta pemberdayaan masyarakat, baik itu dibidang agama ataupun bidang lainnya. Ini semua, kita harapkan bisa di akomodir serta menjadi skala prioritas yang akan di rembukkan pada Musrenbang tingkat Kecamatan mendatang harap Asrinaldi.

Lurah Pakan Sinayan, Welly Sartika mengatakan materi atau topik yang dibahas dalam musyawarah ini adalah, pembahasan tentang rencana kerja pembangunan Kelurahan Pakan Sinayan di Tahun 2022.

“Sebelum melaksanakan Musrenbang kelurahan ini, kami sudah melaksanakan Rembuk Warga yang dilaksanakan pada Desember lalu,” kata Welly.

Selain kegiatan fisik dan infrastruktur, kegiatan pemberdayaan bagi masyarakat dan kegiatan keagamaan juga menjadi perhatian sehingga antara kegiatan fisik dan pemberdayaan bisa sejalan dan seimbang, tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Lurah Pakan Sinayan, Juned menyampaikan, dalam pelaksanaan Musrenbang kali ini, kita tetap memperhatikan serta menjalankan standar protap Covid-19.

“Selain menjaga jarak, dalam pelaksanaan Musrenbang, Protap covid-19 tetap menjadi acuan kita dalam menyelenggarakan kegiatan,” tukuknya.

Musrenbang Kelurahan tersebut dibuka oleh Camat Payakumbuh Barat Junaidi. ST turut hadir juga dalam acara tersebut Kabid Infrastruktur Pengembangan Wilayah pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Payakumbuh, Onwilson. ST, Kasi Ekbang Kecamatan Payakumbuh Barat, Babinsa dan Bhabinkantibmas, Ketua RW dan RW se-Kelurahan Pakan Sinayan, Perwakilan Puskesmas Payolansek, KUA Payakumbuh Barat, Kepala Sekolah SMP 4 Negeri Payakumbuh, Kepsek SD dan PAUD serta tamu undangan lainnya. (wba)

Kota Payakumbuh

F-WIN dan Nil Maizar Goro Bersama di Kelurahan NDB

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Wali Kota Riza Falepi dan Wakil Wali Kota Erwin Yunaz (F-Win) bersama mantan pelatih Tim Nasional Indonesia Nil Maizar turun lapangan bahu-membahu bergotong royong (Goro) bersama masyarakat setempat membersihkan pekarangan kantor lurah NDB, Jumat (08/01).

Goro bersama yang diinisiasi wali kota dua periode itu juga diikuti oleh Kadis PUPR Muslim, Camat Payakumbuh Barat Junaidi, Lurah NDB Ari Ashadi dan jajaran, Ketua LPM Moris, Ketua LPM terpilih Fahman Rizal alias Bang Rijal Buayan, Bhabinkamtibmas Erwin Ferry Chaniago, Bhabinsa Edy Tampubolon, Ketua Karang Taruna Dedi Hendri, PKK, dan tokoh masyarakat lainnya.

Goro yang melibatkan THL Kecamatan Payakumbuh Barat, Dinas PU, dan LH ini digagas Riza beberapa waktu lalu saat melaksanakan inspeksi dan peninjauan ke lapangan terkait dengan rencana pembangunan di Kelurahan Nunang Daya Bangun kedepannya.

Riza menceritakan waktu itu dirinya berdiri tepat disebelah tunggul bambu persis disebelah kantor lurah. Riza saat itu berpikir bagaimana menyingkirkan tunggul yang volumenya sangat besar tersebut, sementara alat berat bisa masuk.

“Kita waktu itu sudah pesan kepada lurah agar menjadwalkan goro dan mengingatkan kita untuk “mampasamoan” tunggul bambu ini,” kata Riza.

Mulai dari alat tembilang, cangkul, mesin sinso, sampai kepada alat pemecah aspal yang kerap digunakan dinas PU dikerahkan untuk mengatasi masalah ini. Semuanya sudah pasti bermanfaat dalam pekerjaan ini. Bahkan, Riza pun ikut pula mengayunkan tembilang dan bergabung dengan peserta goro lainnya. Tampak juga Riza memberikan instruksi kepada tenaga THL dan peserta Goro lainnya selama kegiatan berlangsung.

Hal menarik lainnya adalah media menangkap sinyal baru dari Riza saat berkeliling di sekitaran kantor lurah dan ditepian Batang Agam. Ada agenda besar yang diwacanakan Riza, yaitu membuat sarana olah raga layaknya Payakumbuh Bugar yang ada di Kecamatan Payakumbuh Utara.

“Di depan Kantor Lurah NDB ini kita akan bangun lapangan futsal seperti di Payakumbuh Bugar, tapi sekarang kita sedang proses pembebasan lahannya dulu, doakan saja berjalan lancar. Insyaallah ini akan terlihat indah dengan pemandangan langsung ke Batang Agam dan Jembatan Ratapan Ibu,” ujar Riza mantap.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Erwin Yunaz di tempat yang sama juga tidak kalah antusias. Sebagai putra daerah NDB, sebelum melaksanakan agenda rapat di Kantor Wali Kota, Wawako sempatkan juga untuk hadir sebentar.

“Alhamdulillah Pak Wali bisa hadir di Kelurahan NDB. Ini tentu menjadi mometum tersendiri bagi warga dan tokoh masyarakat NDB,” kata Wawako saat mendampingi Wako Riza melihat perencanaan pembangunan pagar dan DAM kantor Lurah NDB di tahun 2021 melalui Pokir Ketua DPRD Payakumbuh Hamdi Agus.

Sementara itu Lurah NDB Ari Ashadi mengatakan untuk tahap awal pembangunan sarana olah raga akan dimulai dengan membenahi lapangan bola voli agar masyarakat bisa berolah raga dengan nyaman.

“Dianggaran perubahan besok kita akan pagar dengan jaring sekeliling lapangan voli agar bolanya tidak masuk kesungai Batang Agam. Goro hari ini memiliki kesan tersendiri bagi warga NDB,” pungkas lurah. (wba)

Kota Payakumbuh

Gubernur Irwan Prayitno Hadiri Penyerahan Sertifikat Tanah

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Penyerahan sertipikat tanah se Indonesia yang dilaksanakan secara virtual oleh Presiden Jokowi itu, untuk Sumbar berlangsung di Payakumbuh di Aula Ngalau Indah lantai III Kantor Wali Kota Payakumbuh, Selasa (5/1). Terlihat Wali Kota Riza Falepi bersama dengan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

Total sertifikat tanah di Payakumbuh yang diserahkan sebanyak 366, namun karena protokol kesehatan pencegahan Covid-19 maka dilakukan secara simbolis penyerahan 50 sertifikat yang diterima oleh masyarakat perwakilan dari 5 kecamatan yang ada di Kota Payakumbuh.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Ketua DPRD Kota Payakumbuh diwakili oleh Zainir, Kanwil Pertanahan Provinsi Sumatera Barat Saiful, Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry S Lahe, Kepala OPD se Kota Payakumbuh, Camat, Lurah, dan para penerima sertifikat di Kota Payakumbuh.

Saat diwawancarai, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyebut bersyukur dengan adanya program ini karena sangat membantu masyarakat dalam berbagai kebutuhannya.

Menurutnya, setelah ada sertifikat, masyarakat dapat lebih tenang mempergunakan hak tanahnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing. “Ini adalah program nasional yang dibuka langsung oleh Bapak Presiden Joko Widodo dan merupakan suatu hal yang sangat baik mengingat manfaat sertifikat itu banyak. Ada kepastian, kenyamanan, dan bagi yang pengusaha bisa dijadikan jaminan. Intinya ini program persetifikatan lahan baik itu secara pribadi, kelompok maupun organisasi, dan ini sangat bagus sekali,” ujarnya.

Ditambahkan Gubernur dua periode itu, ucapan terima kasih dan apresiasi kepada BPN, baik itu yang di provinsi maupun BPN kota/kabupaten yang sudah berkerja keras dalam proses pembuatan sertifikat ini.

Sementara itu, Wali Kota Riza Falepi mengatakan sangat mendukung penuh program penyerahan sertifikat tanah ini menyampaikan rasa salut dan bangga kepada jajaran BPN, khususnya BPN Kota Payakumbuh yang telah menyelesaikan sertifikasi tanah sesuai target yang direncanakan.

“Saya bangga dan bersyukur bahwa saudara-saudara seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kota Payakumbuh telah bekerja keras menyelesaikan sertifikasi tanah sesuai target yang telah dilaksanakan. Besar harapan saya semoga kedepannya semua masyarakat di Kota Payakumbuh dapat mensertifikatkan lahannya,” kata Riza.

Sementara itu, selain ucapan syukur, kepada masyarakat penerima sertipikat hak atas tanah itu, wali kota dua periode tersebut berpesan agar jangan sampai warga menyalahgunakan apa yang telah mereka dapatkan ini.

“Pesan dan harapan saya, jangan jual tanah yang bapak atau ibu dapatkan. Sebaliknya jaga dan kelola untuk peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga dan generasi mendatang. Saya berharap tanda bukti hak atas tanah ini menjadi jalan bagi saudara-saudara semua untuk meraih kesejahteraan,” pesan Riza. (wba)

Kota Payakumbuh

Rinda Ananda Jadi Irup Peringatan Hari Amal Bhakti Kemenag

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda jadi Inspektur Upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-75 Kementerian Agama (Kemenag) di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang, Selasa (05/01).

Apel peringatan HAB ke 75 Kemenag ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus, Forkopimda Kota Payakumbuh serta Kakankemenag Kota Payakumbuh beserta jajarannya.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda menyampaikan sambutan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dengan mengusung tema “Indonesia Rukun” yang sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa Indonesia untuk maju, untuk itu semua umat beragama dituntut untuk saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing.

“Dewasa ini, kita mengembangkan moderasi beragama, agar toleransi dan kerukunan yang sudah ada lebih mengakar didalam kehidupan sehari-hari bangsa kita,” katanya.

“Terlebih di NKRI ini umat dituntut saling menghargai hak-hak orang lain. Ini sesuai dengan sila pertama Pancasila yaitu Keutuhanan Yang Maha Esa,” tambah Menteri Agama.

Selanjutnya, dengan semangat kementerian agama yang baru maka mesti dikelolah semangat baru dalam urusan haji dan umrah serta modernisasi lewat literasi agama dalam merawat persaudaraan seagama lewat pemgembangan persaudaran kebangsaan. “Itu semua dapat dicapai lewat keutamaan dalam kebersamaan,” ucapnya.

Pada puncak peringatan HAB ke-75 tahun ini, Kemenag Kota Payakumbuh juga menyampaikan segudang prestasi yang telah telah diraih baik itu di tingkat Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat maupun di tingkat nasional.

Dikesempatan itu juga Sekda Kota Payakumbuh juga menyerahkan penghargaan Satya Lencana kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kota Payakumbuh yang telah berbakti selama 10 tahun sebanyak 47 orang, 20 tahun sebanyak 20 orang dan 30 tahun sebanyak 6 orang.

Penghargaan Satya Lencana untuk pengabdian 30 tahun secara simbolis diberikan kepada Listaniar dan Yenni Fitri, untuk 20 tahun diterima oleh Jufrimal dan Maijul Namri sementara untuk 10 tahun diterima oleh Eka Putri Sari dan Gustina.

“Selamat kepada ASN yang telah mengabdikan dirinya untuk kemajuan bangsa dan negara, semoga apa yang telah kita berikan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” pungkas Sekda Rida Ananda. (wba)

Kota Payakumbuh

Rotasi Bergulir di Awal Tahun, Riza Falepi Lantik 60 ASN

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Mengawali tahun 2021, Wali Kota Riza Falepi didampingi Sekretaris Daerah Rida Ananda melantik dan mengambil sumpah sebanyak 60 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Payakumbuh di aula Ngalau Indah lantai III Balaikota Payakumbuh, Senin (4/1) siang.

Riza Falepi menyampaikan kebijakan tersebut diambil dalam rangka mempercepat akselerasi jalannya roda pemerintahan dan peningkatkan capaian kinerja dilingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.

Adapun untuk ASN yang dilantik diawal tahun 2021 ini meliputi untuk pejabat Administrator sebanyak 9 orang, pejabat pengawas 48 orang dan untuk pejabat fungsional sebanyak 3 orang.

Adapun 9 orang pejabat Eselon 4a dan 3b yang dilantik antara lain Dewi Novita sebagai Kabag Umum Sekretariat DPRD Kota Payakumbuh, Antoni Jaya sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Usfa Harianti sebagai Sekretaris Dinas Perkim, Roza Aulia sebagai Sekretaris Dinas Pertanian, Widya Siska sebagai Kabid Deregulasi Data Informasi Perizinan DPMPTSP, Hendra Eriko sebagai Kabid Penataan Dinas LH, Syafni Hasni sebagai Kabid PAUD dan PNFI, Joni sebagai Kabid Pendidikan Dasar, dan Yunimar Sekretaris Kecamatan Payakumbuh Selatan.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru saja diambil sumpahnya. Perpindahan tugas merupakan sebuah hal yang lumrah bagi para ASN, karena saat diambil sumpahnya, ASN siap untuk ditempatkan dimana saja.

“Pelantikan atau mutasi merupakan pakaian bagi kita para ASN, setiap ASN akan mengalaminya. Bagi yang dirotasi merupakan penyegaran, Tunjukkan kinerja terbaik anda, tingkatkan etos kerja, kuncinya adalah bekerja dengan jujur, taat azas dan bertanggung jawab,” ujar Wako Riza.

Riza mengatakan di tahun 2021 ini merupakan tahun yang berat bagi kota Payakumbuh, karena anggaran kota Payakumbuh berkurang sangat signifikan.

“Pada tahun ini kita harus banyak mengambil keputusan yang pelik, sehingga keputusan ini secara tidak langsung berdampak bagi pemerintah kota Payakumbuh,” ungkapnya. (wba).