Untuk Keutuhan NKRI

Menampilkan: 1 - 10 dari 40 HASIL
Lawan Covid-19

Danguskamla Koarmada II Bersama Forkopimda Jatim Bagikan 15 Ribu Masker

Surabaya, PilarbangsaNews

Setelah 2 juta masker dibagikan gratis kepada masyarakat di Surabaya Raya pada minggu lalu, kali ini belasan ribu masker kembali dibagikan oleh pejabat Forkopimda Jatim serta personil TNI/ Polri demi mencegah meluasnya penularan Covid -19 di wilayah Jatim.

Mewakili Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto, Komandan Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Laksma TNI Rachmad Jayadi ikut membagikan 15 ribu masker di Pelabuhan Perak Surabaya, Jumat sore (03/07).

Aksi bagi-bagi masker ini dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke -74, dan juga sebagai implementasi sinergitas dan soliditas TNI/Polri bersama Forkopimda Jatim dalam membantu pemprov menurunkan angka kasus Covid-19.

Menurut Wakapolda Jatim Brigjen Pol Drs.Slamet Hadi Supraptoyo, kegiatan ini dilaksanakan agar masyarakat mengerti dan memahami pentingnya menggunakan masker di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Sementara itu di tempat terpisah Panglima Laksda Heru berharap lewat aksi ini masyarakat bisa disiplin mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, sebagai salah satu cara tepat untuk menghindari penularan Covid-19.

Nampak ikut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Kasdam V Brawijaya, Sekda Pemprov Jatim, Para jajaran BPBD Jatim, beserta jajaran terkait lainnya. (Relis/Salut)

Lawan Covid-19

Komjen Pol Agus Andrianto: Terus Sosialisasi dan Edukasi Protokol Kesehatan

Jakarta, PilarbangsaNews

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, selaku Kaopspus Aman Nusa II-Penanganan Covid-19, kembali mengingatkan kepada jajaran kepolisian pentingnya sosialisasi dan edukasi dalam rangka membangun kesadaran masyarakat untuk disiplin menerapkan dan menaati protokol kesehatan (Prokes).

Hal itu disampaikan Komjen Pol Agus Andrianto saat rapat virtual melalui video conference yang dipimpin Wakapolri dan diikuti para pejabat utama Polri yang terlibat dalam Ops Aman Nusa II, Kasatgas 1-6 Ops Aman Nusa II, serta Kaopsda dari seluruh Indonesia, Selasa (30/6).

Untuk itu, Komjen Pol Agus Andrianto meminta kepada para kepala kepolisian satuan kewilayahan (Kapolda dan Kapolres) untuk terus memasifkan sosialisasi dan edukasi Prokes dalam rangka menuju new normal life atau kebiasaan hidup baru.

“Lakukan sosialisasi dan edukasi secara masif dalam rangka membangun kesadaran masyarakat dengan pendekatan kearifan lokal yang lebih mudah diterima oleh masyarakat,” pesan Komjen Pol Agus Andrianto kepada para Kapolda dan Kapolres.

Komjen Pol Agus Andrianto juga meminta agar para Kapolda dan Kapolres melakukan pengawasan dan pengendalian secara langsung ke lapangan. “Untuk memastikan anggota tergelar secara masif dalam rangka mendisiplinkan masyarakat terutama di pusat-pusat keramaian,” terangnya.

Dan yang paling penting, Komjen Pol Agus Andrianto mengingatkan, para Kasatwil juga harus melakukan pengecekan apakah kegiatan sosialisasi-edukasi tersebut benar-benar sudah dipahami masyarakat atau tidak.

“Sebagai contoh, lakukan pengecekan secara random kepada 10 orang. Berapa yang mampu memahami dan mengerti apa itu tatanan hidup baru atau new normal, dan berapa yang tidak mengerti. Kalau persentasenya lebih banyak yang tidak mengerti atau tidak paham, maka perlu dilakukan evaluasi kembali terkait pelaksanaan sosialisasi dan edukasi yang selama ini kita laksanakan,” ungkap Komjen Pol Agus Andrianto.

Khusus kepada Kapolres di 57 kota/kabupaten yang masih dalam zona merah, Komjen Pol Agus Andrianto meminta agar meningkatkan koordinasi, kamunikasi, dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder (pemerintah daerah, masyarakat, akademisi, pengusaha, dan media) untuk membuat terobosan yang extraordinary (tidak biasa-biasa saja) dalam penanganan COVID-19. “Tentunya menyesuaikan dengan kemampuan dan potensi daerah masing-masing,” tambahnya.

“Utamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat serta pemulihan sektor ekonomi nasional,” pesan Komjen Pol Agus Andrianto. (Rel/Salut)

Lawan Covid-19

Cegah Covid-19, Pengunjung Gereja Ikuti Protokol Kesehatan

Kalimantan Utara, PilarbangsaNews

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0910-07/Mentarang, Kodim 0910/Malinau Sertu Imam Sungep melaksanakan prosedur pengecekan kelengkapan protokol kesehatan di Gereja Kemah Injil Indonesia di Desa Lidung Keminci, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Minggu (28/06).

Prosedur pengecekan kelengkapan protokol kesehatan tersebut adalah untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Gereja pada saat jamaah melaksanakan ibadah.

Dalam pengecekan kelengkapan protokol kesehatan di gereja, Sertu Imam Sungep mengecek sejumlah protokol kesehatan di antaranya alat pengukur suhu badan, tempat untuk mencuci tangan dan juga tempat duduk yang berjarak.

Setelah semua protokol kesehatan di gereja lengkap kemudian Sertu Imam Sungep mengecek suhu tubuh para jamaah yang akan melaksanakan ibadah. Selain itu juga ia menghimbau agar warga yang akan melaksanakan ibadah agar tetap menggunakan masker, memcuci tangan dengan handsinitizer/sabun dan menjaga jarak.

Gereja adalah salah satu tempat berkumpulnya masyarakat, jadi ini merupakan prioritas penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat serta menjaga dan memberikan rasa aman kepada warga yang melaksanakan ibadah, tuturnya. (Erizal)

Lawan Covid-19

Babinsa Koramil 0910-07/Mentarang Cek Kelengkapan Protokol Kesehatan di Gereja

Kalimantan Utara, PilarbangsaNews

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0910-07/Mentarang, Kodim 0910/Malinau Sertu Imam Sungep melaksanakan prosedur pengecekan kelengkapan protokol kesehatan di Gereja Kemah Injil Indonesia di Desa Lidung Keminci, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Minggu (28/06).

Prosedur pengecekan kelengkapan protokol kesehatan tersebut adalah untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Gereja pada saat jamaah melaksanakan ibadah.

Dalam pengecekan kelengkapan protokol kesehatan di gereja, Sertu Imam Sungep mengecek sejumlah protokol kesehatan di antaranya alat pengukur suhu badan, tempat untuk mencuci tangan dan juga tempat duduk yang berjarak.

Setelah semua protokol kesehatan di gereja lengkap kemudian Sertu Imam Sungep mengecek suhu tubuh para jamaah yang akan melaksanakan ibadah. Selain itu juga ia menghimbau agar warga yang akan melaksanakan ibadah agar tetap menggunakan masker, memcuci tangan dengan handsinitizer/sabun dan menjaga jarak.

Gereja adalah salah satu tempat berkumpulnya masyarakat, jadi ini merupakan prioritas penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat serta menjaga dan memberikan rasa aman kepada warga yang melaksanakan ibadah, tuturnya. (Erizal)

Lawan Covid-19

Pangkoarmada II, Bersama Forkopimda Jatim Serentak Bagikan 2 Juta Masker

Surabaya, PilarbangsaNews

Panglima Koarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto, bersama pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur membagikan 2 juta masker secara serentak di wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, Minggu (28/6).

Tampak ikut hadir dalam kegiatan yang berpusat di Pasar Tembok Dukuh, Taman Bungkul, Jl. Tunjungan dan Taman Bungkul ini antara lain Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, dan Wali Kota Surabaya. Sementara Gubernur Jatim diwakili oleh Sekdaprov Heru Tjahjono.

Pembagian masker ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI, Bpk. Joko Widodo saat mengunjungi Surabaya beberapa hari lalu.

“Kita bagikan 2 juta masker kepada masyarakat di Surabaya Raya, agar masyarakat lebih disiplin melaksanakan protokol kesehatan, sehingga dapat memutus penyebaran Covid -19” ujar Laksda Heru disela kegiatan.

Selain itu, Laksda Heru menambahkan, pembagian masker secara massal ini bertujuan agar masyarakat membiasakan memakai alat pelindung diri (APD) tersebut, baik saat beraktivitas di luar rumah ataupun di tempat umum. Dan setiap orang juga seyogyanya memiliki masker cadangan, jadi tidak hanya satu saja yang dipakai.

Untuk teknis pembagiannya di tiap-tiap daerah, lanjut Heru dilaksanakan di kawasan taman kota, pasar tadisional, pelabuhan, stasiun, pusat perbelanjaan atau mal dan tempat lainnya yang terlihat banyak kerumunan massa.

“Untuk prajurit Koarmada II hari minggu ini juga aktif dalam kegiatan pembagian masker kepada masyarakat di 8 (delapan) titik, yaitu; Pertigaan Hang Tuah, sekitar Polsek Semampir, Pelabuhan Tanjung Perak, Jembatan Pethekan, Jembatan Merah, Jl. Barunawati, Bulak Banteng hingga Kenjeran” ucap Heru.

Heru mengatakan, jika pihaknya tak sekedar membagikan masker namun juga memberikan himbauan kepada masyarakat, terutama pentingnya penerapan protokol kesehatan, seperti jaga jarak fisik yang aman atau physical distancing, membiasakan diri cuci tangan dengan air dan sabun, serta mengurangi kegiatan di kerumunan atau luar rumah. (Relis/Salut)

Lawan Covid-19

Unand; KKN Kolaborasi Cegah Covid-19 dan Stunting di Nagari

Padang, PilarbangsaNews

Mahasiswa Universitas Andalas yang melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata), sangat bisa berperan di nagari dalam upaya melawan Covid-19 dan mencegah stunting. Konkritnya, selain menjalankan program kesehatan dan gizi, para mahasiswa KKN dapat berkolaborasi dengan Wali Nagari dan Tenaga Ahli Pendamping Desa dalam membantu proses pendataan dan input terhadap aplikasi yang telah disiapkan.

Harapan itu diungkapkan Kadis PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa) Sumbar Drs. H. Syafrizal Ucok, MM ketika menjadi nara sumber untuk Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Unand, mahasiswa, Camat dan Wali Nagari, yang dilakukan via Zoom Meeting, Jum’at (26/6).

Ditambahkan Syafrizal Ucok, dua aplikasi yang kini telah siap di setiap nagari dan desa yaitu e-HDW untuk pendataan stunting dan aplikasi Desa Melawan Covid (DMC). “Jika aplikasi ini diinput dengan benar, maka kita akan dapat mengetahui secara real time update data stunting dan penanganan Covid-19,” kata Syafrizal Ucok, yang didampingi Kabid Kerjasama dan Pembangunan Kawasan Pedesaan Vera Irawati, ST.,MM.

Selain membantu realisasi aplikasi, kata Syafrizal Ucok, banyak lagi program pencegahan stunting dan menghentikan penyebaran Covid-19 yang bisa dilaksanakan di nagari dan desa oleh mahasiswa. Apalagi KKN PPM (Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat) tahun 2020 ini lintas prodi, maka KKN Tematik 2020 juga dinamakan KKN Kolaborasi terutama di nagari-nagari lokus stunting.

Menurut Syafrizal Ucok, empat kabupaten di Sumbar termasuk tinggi kasus stunting yaitu Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Kabupaten Solok dan Kabupaten Limapuluh Kota. Dalam program KKN Kolaborasi yang dilaksanakan Unand ini ditetapkan 82 nagari lokus stunting.

Acara Zoom Meeting Mahasiswa KKN dan DPL yang dilaksanakan oleh UPT KKN Unand ini berlangsung hangat, karena diikuti juga Wali Nagari lokus stunting, Camat dan Kadis PMN se Sumbar. Apalagi materi yang disampaikan adalah KKN dalam kaitan pencegahan Covid-19 dan stunting, oleh nara sumber yang paham terhadap bidang pemberdayaan masyarakat.

Selain Kadis PMD Sumbar Drs. H. Syafrizal Ucok, MM., nara sumber yang tampil dalam zoom meeting ini adalah Prof. DR. Elfindri, SE.,MA., Prof. DR. Masrul., dr. Kirona Isrona, M Sc., dan Kadis PMN Pasaman Barat Etris Dsem, S.STP.,M.Si. Sebagai moderator adalah Direktur Pusat Pengembangan Kesehatan Global Unand DR. Denas Symon, MCN.

Menurut Kepala UPT KKN Unand DR. Ir. Ujang Khairul, MS mengatakan, program KKN tahun 2020 diikuti oleh 4.282 lebih mahasiswa Unand yang berasal dari 15 Fakultas. “Dengan pembekalan yang terus kita berikan kepada mahasiswa dan DPL, diharapkan hasil KKN di masa pandemi Covid-19 justru lebih baik. Salah satu contohnya bisa dikolaborasikan dengan program Kemendes PDTT yang ada di nagari,” kata Ujang Khairul. (gk)

Lawan Covid-19

Ajak Gerakan Cuci Tangan, PNP Serahkan Wastafel ke Pemkot Padang

Padang, PilarbangsaNews

Mencuci tangan merupakan salah satu protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Mendukung gerakan mencuci tangan tersebut Politeknik Negeri Padang (PNP) menyerahkan 3 unit wastafel berkapasitas 200 liter ke Pemerintah Kota (Pemkot Padang) untuk dapat dimanfaatkan.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, keberadaan wastafel sangat diperlukan dimasa tatanan kehidupan yang baru atau new normal ini, seperti dirumah, kantor dan tempat lainnya.

“Keberadaan wastafel sangat diperlukan saat ini, karena kita mengajak warga untuk mengikuti protokol kesehatan salah satunya mencuci tangan,” kata Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah di Rumah Dinas A Yani, Selasa (23/6/2020). Hadir mendampingi Wali Kota Padang, Kepala BPKAD Budi Payan dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis.

Sementara itu Direktur Politeknik Negeri Padang Surfa Yondri mengatakan, salah satu cara yang dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dengan mencuci tangan. Mencuci tangan merupakan salah satu protokol kesehatan selain menjaga jarak (physical distancing).

“Dengan adanya protokol kesehatan mencuci tangan ini, tentunya membutuhkan wastafel, karena itu PNP menginisiasi pembuatan wastafel secara sederhana,” katanya.

Surfa Yondri menuturkan, PNP membuat wastafel sederhana dengan kapasitas 200 liter bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar dapat ditiru. PNP sudah menyalurkan wastafel untuk dimanfaatkan di beberapa tempat, seperti pasar, mesjid/ mushala, tempat-tempat olahraga dan kantor pemerintahan.

“Kita sudah bekerjasama dengan satgas BUMN untuk membuat 200 unit wastafel yang nantinya, melalui pemprov akan disebar dibeberapa tempat,” katanya. (Gk/Prokopim Padang)

Lawan Covid-19

Lantamal VI Dukung Pemkot Makassar dalam Penegakan Penerapan Protokol Kesehatan

Makassar, PilarbangsaNews

Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) Makassar menerjunkan personelnya guna membantu Pemerintah Kota Makassar dalam menegakkan Peraturan Walikota tentang aturan protokol kesehatan, Sabtu (20/06).

Bersinergi dengan pihak pemerintahan Kota Makassar dan aparat gabungan TNI/POLRI, Prajurit Lantamal VI bersama-sama berusaha mendisiplinkan masyarakat agar melaksanakan protokol kesehatan sesuai Peraturan Walikota Makassar.

Kegiatan pendisiplinan masyarakat ini juga disertai dengan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat keramaian seperti pasar tradisional, mall dan tempat berkumpul massa lainnya.

Komandan Satrol (Dansatrol) Lantamal VI Kolonel Laut (P) Victor Pardamean Y. Siagian menyampaikan, bahwa kota Makassar menjadi zona penyebaran Covid-19 dengan jumlah penderita yang tinggi. “Oleh karena itu Lantamal VI membantu Pemkot dalam penegakkan aturan protokol kesehatan Covid-19 agar masyarakat dapat beraktifitas dengan aman,” tutur Victor.

“Upaya penegakkan terhadap Perwali ini, mendapat apresiasi dari Pangkoarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto, yang menaruh perhatian besar terhadap aksi sinergitas dari satuan TNI AL di jajaran Koarmada II dengan pemerintah daerah, dalam percepatan penanggulangan Covid-19 untuk menyambut tatanan kehidupan baru atau New Normal, ” tandas Victor. (Relis/Salut)

Lawan Covid-19

Jubir Pemko; Tidak Benar Wako Padang Positif Covid-19

Padang, PilarbangsaNews

Kabar yang kurang sedap beredar di media Sumatera Barat bahwa Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah dinyatakan positif Coviod-19, ternyata adalah isapan jempol biasa.

“Tidak benar itu, dari mana sumbernya? Pak Wali justru sehat wal afiat saja,” kata Juru Bicara Pemko Padang, Amrizal Rengganis dalam siaran persnya hari ini, Jum’at (19/6/2020).

Amrizal mengatakan bahwa hasil Rapid Test Kamis (18/6) justru menyatakan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah sehat-sehat saja, tidak ada indikasi apapun terinfeksi virus Corona seperti yang diberitakan itu.

Menurut Amrizal, Walikota pada Senin (16/6) siang lalu ke Jakarta. Senin paginya, sesuai protokol Covid-19, dilakukan rapid test dan hasilnya negatif. “Lalu dari mana dan siapa yang menerangkan bahwa Pak Wali positif Covid-19? Maka dari itu saya perlu meluruskan berita-berita tersebut yang bisa disalahtafsirkan oleh masyarakat,” kata Amrizal.

Bahkan, sepulang dari Jakarta, Walikota juga melakukan test swab di Puskesmas Padang Pasir Padang. Pada hari Jumat hasilnya sudah diperoleh, bahwa hasil test swab tersebut negatif Covid-19.

Menurut Amrizal, Walikota senantiasa memperhatikan masalah yang berkaitan dengan kesehatan terutama pada era PSBB ini. Bagaimana mungkin seorang Walikota abai dengan hal yang menyangkut Covid-19 yang sedang menjadi perhatian masyarakat.

“Pak Wali senantiasa menyampaikan pengarahan kepada masyarakat agar taat dan patuh pada protokol Covid-19. Antara lain anjuran menggunakan masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan senantiasa memeriksakan kesehatan apabila hendak berpergian dari satu kota ke kota lain.

Kalau tiba-tiba ada yang memberitakan bahwa Walikota positif Covid-19 tentu berlawanan dengan komitmen Walikota untuk mengajak masyarakat menjaga kesehatan, lagi pula kalaupun positif Covid-19 buat apa pula disembunyikan. Positif Covid-19 bukanlah sebuah aib, siapa saja bisa terkena. Tapi kalau tidak positif lalu dikatakan positif, tentunya menjadi kabar bohong, ” kata Amrizal Rengganis.

Ia meminta kepada rekan-rekan media, agar menginformasikan setiap berita yang menyangkut Walikota kepadanya, agar berita-berita bisa tampil dengan komprehensif, berimbang dan memenuhi syarat-syarat check and balanced sebagaimana dituntun oleh kode etik jurnalistik.

“Saya tidak pernah menghambat kawan-kawan media memberitakan atau melakukan kritik yang konstruktif untuk Pemko Padang, silahkan saja asal untuk kebaikan. Tetapi yang terpenting adalah adanya keberimbangan dalam berita dan setiap kali ada yang belum pasti, agar dikonfirmasi terlebih dulu,” ujar pria yang masih menjabat sebagai salah satu pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat itu.

Sementara itu menyangkut perkembangan pengendalian wabah Covid-19 di Padang, Amrizal mengatakan sampai hari ini (Jumat 19/6) prosentase kesembuhan warga yang tadinya dinyatakan positif Covid-19 sudah mencapai 60,67 persen.

“Kita melalui Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Kota Padang terus berusaha melandaikan angka-angka persebaran Covid-19 ini. Selain malakukan pengandalian warga yang terjangkit, kita juga melakukan pembersihan tempat-tempat umum melalui penyemprotan dengan disinfektan dengan melibatkan unsur-unsur Dinas Kesehatan, BPBD, PMI dan berbagai relawan yang ada di Kota Padang,” katanya.

Saat ini Padang masih dinyatakan sebagai wilayah dengan angka Covid-19 terbilang tinggi di Sumatera barat. “Namun kita tetap berjuang keras agar masyarakat kembali pada suasana kenyamanan sebagaimana adanya sebelum era Covid-19. Pak Walikota mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama, bahu membahu melandaikan kurva Covid-19 ini dengan cara menaati protokol kesehatan. Termasuk juga mengajak rekan-rekan media meluruskan hal-hal yang tidak lurus tentang informasi Covid-19 serta tentu saja tidak lupa ada fungsi mencerdaskan masyarakat dengan cara terus menerus memberitakan hal-hal yang membangun rasa optimisme masyarakat, bukannya menyiarkan kabar-kabar yang tidak terverifikasi kebenarannya,” kata Amrizal Rengganis yang separuh umurnya dihabiskan di dunia wartawan ini. (rel)

Lawan Covid-19

Di Era New Normal, Penyemprotan Pasar Payakumbuh Tetap Sekali Dua Hari

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Kondisi pasar Payakumbuh dalam era new normal ini berangsur ramai, tapi belum seramai biasa. Transaksi pedagang belum seperti biasa(sebelum covid-19).

Begitu dikatakan kepala bidang (Kabid) Pasar, Dinas Koperasi dan UKM, Arnel kepada PilarbangsaNews Jumat(19/6). “Dalam mengedukasi pengunjung pasar, kita tetap menjaga pintu masuk pasar dan memberikan sosialisasi tentang wajib mematuhi protokol kesehatan, yakni
pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak”, sebut Arnel.

Untuk mensukseskan new normal ini, lanjutnya di kawasan pasar, disamping petugas trantib Dinas Koperasi dan UKM juga membentuk tim khusus yang bertugas di 5 titik pintu masuk pasar dan pusat pertokoan, disamping chekpoint di bawah kanopi pasar.

Arnel juga menyebutkan pintu – pintu yang dijaga tim khusus tersebut, meliputi pintu masuk Gumarang, pintu masuk toko mas Cantik, pintu masuk bopet Padang, pintu masuk Sumbar Optical, dan
pintu masuk toko Mas Tinggi.

“Tim inilah yang kami tugaskan untuk mengedukasi dan peneterapan disiplinan dan protokol kesehatan kepada masyarakat pengunjung pasar,” terang Arnel.

Khusus pasar Ibuh, kata Arnel pula SOP selama PSBB tetap berjalan. Malah makin ketat dengan dibantu tim gabungan (Satpol.PP, Polri, TNI) yang bertugas mendisiplinkan masyakat pengunjung dan pedagang pasar terhadap penerapan protokol kesehatan selama new normal.

Terakhir dikatakannya, dalam phase new normal ini, penyemprotan desinfektan tetap dilakukan dua hari sekali pada seluruh areal pasar. (wba).