Menampilkan: 1 - 10 dari 70 HASIL
Lawan Covid-19

Update! 17 Warga Tanah Datar Terkonfirmasi Positif Covid-19

Tanah Datar, PilarbangsaNews

Jumlah warga yang terpapar Covid di Kabupaten Tanah Datar setiap hari terus meningkat dan minggu ini tercatat lagi 17 orang warga masyarakat terpapar Covid-19 dan sembuh 7 orang.

Penambahan angka terkonfimasi Covid itu disampaikan Kabag Humas Setda Tanah Datar Yusrizal kepada wartawan, Minggu (17/1).

Rincian data konfirmasi positif sebagai berikut :

1. Laki-laki, 56 tahun, pekerjaan ASN, alamat Perum. Koppas Bhakti Jorong Piliang Nagari Limo Kaum Kec. Lima Kaum.

2. Laki-laki, 44 tahun, pekerjaan ASN, alamat Jorong Malana Ponco Nagari Baringin Kec. Lima Kaum.

3. Laki-laki, 22 tahun, pekerjaan mahasiswa, alamat Jorong Bukit Gombak Nagari Baringin Kec. Lima Kaum.

4. Perempuan, 50 tahun, pekerjaan ASN, alamat Jorong Saruaso Utara Nagari Saruaso Kec. Tanjung Emas.

5. Perempuan, 45 tahun, pekerjaan ASN, alamat Jorong Saruaso Utara Nagari Saruaso Kec. Tanjung Emas.

6. Laki-laki, 54 tahun, pekerjaan guru, alamat Nagari Sungai Tarab Kec. Sungai Tarab.

7. Perempuan, 57 tahun, pekerjaan guru, alamat Jorong Guguak Kaciak Nagari Padang Magek Kec. Rambatan.

8. Perempuan, 49 tahun, pekerjaan guru, alamat Jorong Simpurut Nagari Simpurut Kec. Sungai Tarab

9. Perempuan, 3 tahun, alamat Jorong Bukit Gombak Nagari Baringin Kec. Lima Kaum.

10. Perempuan, 15 tahun, pekerjaan pelajar, alamat Jorong Bukit Gombak Nagari Baringin Kec. Lima Kaum.

11. Laki-laki, 56 tahun, alamat Jorong Bukit Gombak Nagari Baringin Kec. Lima Kaum.

12. Perempuan, 8 tahun, pekerjaan pelajar, alamat Jorong Bukit Gombak Nagari Baringin Kec. Lima Kaum

13. Perempuan, 45 tahun, pekerjaan guru, alamat Koto Tuo Kec. X Koto.

14. Laki-laki, 40 tahun, pekerjaan guru, alamat Perum PIP Jorong Saruaso Barat Nagari Saruaso Kec. Tanjung Emas.

15. Perempuan, 62 tahun, pekerjaan Ibu Rumah Tangga, alamat Sawah Bonca Jorong Saruaso Utara Nagari Saruaso Kec. Tanjung Emas.

16. Perempuan, 51 tahun, pekerjaan guru, alamat Nagari Barulak Kec. Tanjung Baru.

17. Laki-laki, 36 tahun, pekerjaan guru, alamat Jorong Kubu Ambacang Nagari Panyalaian Kec. X Koto.

Kemudian untuk data rekapan sampai hari ini, akumulasi kasus konfirmasi sebanyak 985 orang yang terdiri dari 4 orang dirawat di RSU Bunda BMC Padang, 3 orang dirawat di RSUP M Djamil Padang, 1 orang dirawat di RS Rasidin, 3 orang dirawat di RSAM Bukittinggi, 2 orang dirawat di RS Ibnu Sina Padang Panjang, 2 orang dirawat di RSUD Padang Panjang, 5 orang dirawat di RSUD Hanafiah Batusangkar, 2 orang dirawat di RS Ibnu Sina Bukittinggi, 2 orang isolasi RSUD Padang Panjang dan 164 orang isolasi mandiri, 763 sudah sembuh hasil dengan hasil negatif, meninggal dunia 33 orang. Sementara Suspek 18 orang, Probable 3 orang dan pelaku pelaku perjalanan 0 orang (Putra)

Lawan Covid-19

Update! Tanah Datar Positif Covid-19 Sebanyak 15 Orang

Tanah Datar, PilarbangsaNews

Jumlah penyebaran Covid-19 di Tanah Datar terus meningkat dan hari Sabtu (16/1) tercatat 15 kasus positif lagi, dan 10 orang di antaranya tenaga pendidik.

Hal itu disampaikan Kabag Humas Yusrizal Setda Tanah Datar kepada wartawan, Sabtu ini.

Penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 15 orang dan sembuh 5 orang.

Rincian data konfirmasi positif sebagai berikut;

1. Perempuan, 28 tahun, pekerjaan guru, alamat Jorong Balai Akad Nagari Bungo Tanjung Kec. Batipuh.

2. Perempuan, 39 tahun, pekerjaan guru, alamat Jorong Balai Bungo Nagari Tanjung Kec. Sungayang.

3. Laki-laki, 58 tahun, pekerjaan wiraswasta, alamat Jorong Balai Balai Gadang Nagari Sungayang Kec. Sungayang.

4. Perempuan, 19 tahun, pekerjaan pelajar, alamat Jorong Balai Balai Gadang Nagari Sungayang Kec. Sungayang.

5. Perempuan, 42 tahun, pekerjaan guru, alamat Koto Nagari Pagaruyung Kec. Tanjung Emas.

6. Laki-laki, 49 tahun, pekerjaan guru, alamat Nagari Salimpaung Kec. Salimpaung.

7. Perempuan, 56 tahun, pekerjaan guru, alamat Jorong Kuburajo Nagari Limo Kaum Kec. Lima Kaum.

8. Perempuan, 52 tahun, pekerjaan Guru, alamat Jorong Simpurut Nagari Simpurut Kec. Sungai Tarab.

9. Laki-Laki, 57 tahun, pekerjaan ASN, alamat Jorong Balai Batu Nagari Limo Kaum Kec. Lima Kaum.

10. Perempuan, 49 tahun, pekerjaan guru, alamat Jorong Koto gadih Nagari Limo Kaum Kec. Lima Kaum.

11. Perempuan, 49 tahun, pekerjaan ASN, alamat Pincuran Tujuh Jorong Lantai Batu Nagari Baringin Kec. Lima Kaum.

12. Laki-laki, 38 tahun, pekerjaan guru, alamat Jorong Rambatan Nagari Rambatan Kec. Rambatan.

13. Perempuan, 49 tahun, pekerjaan guru, alamat Perum. Arai Pinang I Jorong Kuburajo Nagari Limo Kaum Kec. Lima Kaum.

14. Laki-laki, 36 tahun, pekerjaan ASN, alamat Jorong Koto Panjang Nagari Sungai Tarab Kec. Sungai Tarab.

15. Laki-laki, 42 tahun, pekerjaan guru, alamat Jorong Tigo Tumpuak Nagari Taluak Kec. Lintau Buo.

Untuk data rekapan sampai hari ini, akumulasi kasus konfirmasi sebanyak 968 orang yang terdiri dari 4 orang dirawat di RSU Bunda BMC Padang, 3 orang dirawat di RSUP M Djamil Padang, 1 orang dirawat di RS Rasidin, 3 orang dirawat di RSAM Bukittinggi, 3 orang dirawat di RS Ibnu Sina Padang Panjang, 2 orang dirawat di RSUD Padang Panjang, 5 orang dirawat di RSUD Hanafiah Batusangkar, 2 orang dirawat di RS Ibnu Sina Bukittinggi, 3 orang isolasi RSUD Padang Panjang dan 152 orang isolasi mandiri, 756 sudah sembuh hasil dengan hasil negatif, meninggal dunia 33 orang.

Sementara Suspek 18 orang, Probable 3 orang dan pelaku pelaku perjalanan 0 orang (Putra)

Lawan Covid-19

16 Pejabat dan Tokoh di Papua Disuntik Vaksin Covid-19

Jayapura, PilarbangsaNews

Sejumlah 16 pejabat publik dan tokoh di Provinsi Papua menerima vaksin Covid-19 pada Jumat (15/1/2021). Vaksinasi itu berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura di Kota Jayapura, Papua.

Panasnya cuaca Kota Jayapura pada Jumat pagi tidak menyurutkan niat para pejabat publik dan tokoh untuk menjadi “relawan” yang menerima suntikan vaksin Covid-19 produksi Sinovac. Panglima Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih, Mayjen Ignatius Yogo Triyono menjadi orang pertama yang maju untuk divaksin pada Jumat.

Usai mendaftar di meja pendaftaran, ia berpindah meja, lalu menjalani pemeriksaan pendahuluan vaksinasi Covid-19. Setelah dinyatakan sehat dan bisa menerima vaksin Covid-19, Yogo pun berpindah meja lagi, menerima edukasi seluk-beluk vaksinasi Covid-19 dari petugas medis di sana. Setelah itu, barulah ia menerima suntikan vaksin Covid-19.

Usai disuntik vaksin Covid-19, ia mengaku baik-baik saja. “Saya baik-baik saja. Efeknya sama saja seperti ketika habis disuntik vaksin cacar, seperti pegal di lengan,” kata Yogo.

Ia meminta masyarakat tidak mempercayai berita hoaks yang ramai beredar di media sosial. Yogo berharap masyarakat di Papua akan mengikuti program vaksinasi Covid-19. “Ini program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Semua masyarakat harus mengambil bagian,” ajaknya.

Para pejabat dan tokoh lain bergiliran mendaftarkan diri di meja pendaftaran, lalu menjalani pemeriksaan pendahuluan. Para petugas medis yang menjadi vaksinator terlihat santai dan tenang memeriksa para relawan itu. Begitu pula para vaksinator yang menjaga meja edukasi vaksinasi Covid-19, yang memaparkan berbagai informasi yang harus diketahui para penerima vaksin itu.

Alberth Maniani (27), perwakilan generasi muda yang menjadi relawan penerima vaksin Covid-19 menceritakan ia ingin membuktikan kepada seluruh masyarakar Papua bahwa vaksin buatan Sinovac itu aman. Menurutnya, pengalamannya disuntik vaksin Covid-19 pun serupa dengan vaksinasi lainnya.

“Rasanya disuntik vaksin Covid-19 sama seperti rasa disuntik obat atau vaksin lainnnya. Makanya saya mengajak kawula muda untuk mau menerima vaksin dan tidak percaya berita hoaks,” kata Maniani yang juga lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih.

Kepala Dinas Kesehatan Papua, Robby Kayame berharap program vaksinasi Covid-19 di Bumi Cenderawasih bisa menjangkau 75 persen warga di Papua. “Kami harus kerja sama untuk mewujudkan itu. Kami berharap program vaksinasi itu berlanjut hingga 2022,” katanya.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Doren Wakerkwa menyatakan pemerintah akan terus berupaya menekan laju penyebaran Covid-19. “Kita perlu menyambut baik adanya vaksin Covid-19 produksi Sinovac itu,” katanya.

Wakerkwa menyatakan tahapan pertama vaksinasi Covid-19 adalah memberikan vaksinasi kepada para tenaga medis. Ia berharap tenaga medis segera mengunjungi pusat layanan vaksinasi Covid-19 yang telah ditunjuk. “Kami ingin lindungi kalian, para tenaga kesehatan. Jangan sia-siakan kesempatan ini, demi menjaga Papua tetap sehat dan bermakna,” ujarnya.

Berikut daftar 16 pejabat publik dan tokoh penerima vaksin Covid-19 pada Jumat, antara lain Ignatius Yogo Triyono (sudah), Christian Sohilaet (sudah), Donals Aronggear (sudah), Juliwati (sudah), Elianus Tabuni (sudah), Ruddy Yani Karundeng (sudah),Sumiran (sudah), Stefanus Andi Pranata (sudah), Alberth Maniani (sudah), Christian Dolfie Warouw (sudah), Dedy Sumarno (sudah), Victor Paulus Manuhuttu (sudah), Clara Deviana Suzana (sudah), Josef Wattimury (sudah), Paminto Widodo (sudah) dan Dhias Suwandi (sudah). (Mad)

Lawan Covid-19

Polri Ambil Langkah Cepat Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19

Jakarta, PilarbangsaNews

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) segera mengambil langkah cepat sebagai antisipasi melonjaknya jumlah kasus terkonfirmasi dan kematian akibat Covid-19 periode 1-14 Januari 2021.

Polri langsung menerbitkan Surat Telegram Nomor ST/67/I/Ops.2./2021 tanggal 15 Januari 2021 yang memerintahkan jajaran kewilayahan untuk melakukan analisis dan evaluasi penanganan pandemi Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

Surat Telegram tersebut ditandatangani atas nama Kapolri oleh Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto selaku Kepala Operasi Terpusat (Kaopspus) Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Tahun 2021.

“Surat Telegram ini dialamatkan kepada para Kasatgas Opspus Aman Nusa II, Kasubsatgas Aman Nusa II, Kaopsda Aman Nusa II (Kapolda), dan para Kasatgas Opsda Aman Nusa II,” ujar Komjen Pol Agus Andrianto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 16 Januari 2021.

Menurut Komjen Pol Agus Andrianto, surat Telegram tersebut juga memerintahkan jajaran Polri yang terlibat dalam Ops Aman Nusa II untuk melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, pihak rumah sakit, dan stakeholder lainnya guna mengantisipasi peningkatan pasien terkonfirmasi positif dengan menambah kapasitas tempat isolasi, IGD, ICU, dan Rumah Sakit darurat jika dibutuhkan.

“Serta menyiapkan sarana prasarana dan tenaga kesehatan untuk menangani pasien Covid-19 dalam rangka menekan angka kematian dan mencegah penyebaran Covid-19,” imbuh Komjen Pol Agus Andrianto.

Selain itu, jajaran Ops Aman Nusa II juga diminta melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat secara masif terkait pelaksanaan vaksinasi dengan melibatkan tokoh masyarakat, togoh agama, artis/influenser, dan lain-lain agar masyarakat tidak takut serta mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Terus lakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait disiplin mematuhi protokol kesehatan, terutama 3M, untuk selanjutnya bersama-sama dengan Pemda, TNI, dan stakeholder lainnya untuk melakukan pengawasan dan pendisiplinan secara ketat dengan meningkatkan kegiatan operasi yustisi,” pesan Komjen Pol Agus Andrianto kepada jajarannya. (Ezl)

Lawan Covid-19

Kampung Tangguh Kubang Gajah Dinilai Tim Propinsi

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Kampung Tangguh Kubang Gajah yang sudah berdiri sejak 29 Maret 2020 lalu berkat swadaya dari masyarakat untuk memutus mata rantai covid-19 di Kubang Gajah disambangi oleh tim penilai Kampung Tangguh Provinsi Sumatera Barat, Rabu (14/01).

Tim penilai yang terdiri dari Kompol Nuraida yang menjabat sebagai Kasubdit Babinkamtipmas Polda Sumbar serta Eri Gas Ekaputra yang merupakan Direktur Nagari Developmen Center menyebut kampung tangguh Kubang Gajah dinilai telah memenuhi semua aspek.

Kampung yang dilihat tageh dalam pendidikan, tageh dibidang kesehatan, tageh dalam keimanan, tageh keamanan dan tageh dalam pengelolaan ketahanan pangan selama pandemi Covid-19 serta telah ada jauh sebelum kegiatan ini mendapat kesan positif dari tim penilai.

“Dari kunjungan hari ini kami sangat terkesan, kami lihat semuanya sudah sesuai dengan kriteria, mudah-mudahan kampung tangguh Kubang Gajah ini akan mewakili Sumbar ke Nasional,” kata Eri Gas Ekaputra didampingi Kompol Niraida usai mengunjungi kampung tangguh Kubang Gajah.

Eri Gas mengharapkan untuk kampung tangguh yang sudah ada jangan sampai berhenti memberikan serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan jangan sampai mati suri setelah kegiatan ini berakhir.

“Berikanlah pelayanan dan pemahaman yang maksimal kepada masyarakat akan bahaya covid-19 serta dalam penegakan protokol kesehatan dilingkungan masing-masing untuk memutus mata rantai covid-19 ini,” ujarnya.

“Dan seperti yang kita tau kampung tangguh kubang gajah yang sudah memberikan pemahaman dan bantuan kepada masyarakat sejak maret tahun lalu ini, kedepannya kita akan melakukan pembinaan agar pengelolaannya lebih tageh lagi,” tukuknya.

Senada dengan itu Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz mengatakan Pemko Payakumbuh akan terus mendorong dan mendukung semua lapisan masyarakat dalam memutus mata rantai covid-19 ini.

“Sebagai bentuk dukungan dari pemerintah sekarang kita sedang mencanangkan sekolah tanggung untuk mengedukasi siswa dan guru akan bahaya virus korona, ini semua untuk kenyamanan dan keamanan selama proses belajar mengajar,” kata Wawako Erwin Yunaz didampingi Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda.

“Dan kita juga telah membentuk satgas covid-19 di tingkat kelurahan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar terus menerapkan pola hidup sehat dan mematuhi protokol kesehatan,” lanjut Erwin.

Sementara itu ketua RW 3 Kelurahan Limbukan Mulia Raja mengungkapkan bahwa posko kampung tangguh Kubang Gajah beserta satgas covid-19 kelurahan selalu aktif memberikan edukasi kepada masyarakat untuk terus menerapkan 3M.

“Posko kita ini selalu aktif 24 jam sehari, kita selalu memantau seluruh kegiatan warga, dengan begitu keamanan dan ketertiban masyarakat disini selalu terjaga,” terangnya.

“Kita ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pengelolaan kampung tangguh kubang gajah ini baik itu Pemko Payakumbuh, Polre Payakumbuh, Dandim 0306/50 kota, ORARI Sumbar serta seluruh masyarakat Kubang Gajah,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Forkopimda Kota Payakumbuh, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Asisten I Yufnani Away, Asisten II Elzadaswarman, Asisten III Amriul Dt. Karayiang, Kadis Kominfo Jhon Kenedi, Kadis PUPR Muslim, Kasatpol-PP Devitra, Kadis Kesehatan Bakhrizal, Kadis Pertanian Depi Sastra, Kakankesbangpol Buddy D. Permana, Camat Payakumbuh Selatan L. Kefri Nasdi, Lurah Limbukan Firdaus Sawir serta lurah se-Kecamatan Payakumbuh Selatan serta Satgas Covid-19 Kelurahan Limbukan. (wba)

Lawan Covid-19

TNI-Polri dan Satpol-PP Malinau Beri Sanksi kepada Pelanggar Prokes

Kalimantan Utara, PilarbangsaNews

Petugas gabungan dari unsur TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Malinau mulai menerapkan sanksi sosial kepada masyarakat yang tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah dalam operasi penegakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Kami dari TNI, Polri dan Satpol- PP terus melaksanakan kegiatan penegakan disiplin protokol kesehatan, dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 Khususnya di wilayah Kabupaten Malinau ,” kata Plh Pasi Ops Kodim 0910/Malinau Letda Inf M.Yusuf, Senin (11/01/2021).

Menurut dia, sebelumnya telah dilakukan sosialisasi di sejumlah keramaian tentang disiplin menggunakan masker untuk pencegahan penularan Covid-19, kini bagi mereka yang melanggar dikenakan sanksi sosial.

Ia menyebutkan sanksi sosial yang diterapkan dalam operasi ini, antara lain menyapu jalan, menyanyi lagu kebangsaan Indonesia Raya, melafalkan Pancasila, dan push up.

Ia berharap melalui sanksi sosial ini diharapkan masyarakat bisa lebih tertib untuk selalu menaati Protokol Kesehatan, terutama penggunaan masker. (Ezl)

Lawan Covid-19

Kampung dan Sekolah Tangguh Dipersiapkan di Kota Payakumbuh

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Menindaklanjuti hasil rapat Evaluasi Penanganan Covid-19, Pemko Payakumbuh menggelar rapat persiapan pembentukan kampung tangguh dan program sekolah tangguh yang bertempat di Ruang Randang Kantor Wali Kota Payakumbuh, Jumat (8/1/2021).

Turut hadir di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Asisten I Wali Kota Yufnani Away, Asisten II Elzadaswarman, Asisten III Amriul Datuak Kirayiang, Kapolres Payakumbuh Alex Prawira dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di ruang lingkup Pemerintah Kota Payakumbuh.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz menyampaikan beberapa waktu lalu, Kota Payakumbuh sudah memulai pembwlajaran tatap muka, untuk itu kita harus menerapkan program sekolah tangguh yang nantinya dapat menekan penyebaran covid-19 di lingkungan sekolah.
“Sekolah tangguh harus dipersiapkan dengan berbagai macam programnya, semua sarana dan prasarana untuk menunjang protokol kesehatan harus disediakan dan pemanfaatan UKS di sekolah harus lebih dioptimalkan lagi,” ujar Erwin.

Ditambahkan Erwin, Selain program sekolah tangguh, Kita juga harus memperkuat lagi Kampung tangguh yang ada di kota Payakumbuh karena selain mematuhi Protokol kesehatan kita juga harus selalu mengajak masyarakat untuk paham dengan keadaan di kota kita yang saat ini masih adanya penyebaran covid-19. Program kampung tangguh sebelumnya berhasil menekan angka penularan Covid-19 di Kota Payakumbuh sehingga keluar dari status zona merah.

“Ini pernah kita lakukan. Kita menggiatkan kembali posko Covid-19. Program kampung tangguh kita hidupkan lagi dan mari kita bersama-sama seluruh instansi terkait untuk dapat memperkuat lagi kampung tangguh yang telah ada di Kecamatan masing-masing, dan bersama kita persiapakan perlombaan kampung tangguh tingkat Sumatera Barat yang akan dilaksanakan 18 Januari mendatang,” pungkas Erwin. (wba)

Lawan Covid-19

Dukung Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Polri Terbitkan Surat Telegram

Jakarta, PilarbangsaNews

Kapolri melalui Kabaharkam Komjen Pol Agus Andrianto menerbitkan Surat Telegram Nomor ST/13/I/OPS.2./2021 tertanggal 7 Januari 2021 terkait Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), yang diberlakukan pemerintah di pulau Jawa-Bali 11-25 Januari 2021.

Surat telegram yang dialamatkan kepada seluruh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) merupakan bentuk dukungan penuh Kepolisian terhadap kebijakan Pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

Keseimbangan aspek kesehatan dan aspek ekonomi harus dijaga ujar Komjen Pol Agus Andrianto melalui keterangan tertulisnya kepada awak media.

Surat Telegram tersebut memerintahkan kepada para Kapolda untuk:

1. Melakukan komunikasi, koordinasi, dan mendorong pihak Pemda (Kepala Daerah) untuk mengatur secara spesifik PPKM dimaksud sampai dengan penerapan sanksi melalui Perda.

2. Meningkatkan kegiatan Satgas II (Pencegahan) Operasi Aman Nusa II melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi untuk membangun kesadaran masyarakat dengan melibatkan seluruh potensi masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media sosial, media cetak, dan elektronik.

3. Berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Pemda, TNI, dan stakeholder lainnya untuk melaksanakan pengetatan pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan dengan meningkatkan pelaksanaan Operasi Yustisi.

4. Melakukan pengawalan dan pengawasan serta mendorong pihak Pemda untuk mengakselerasi pelaksanaan belanja barang maupun modal, penyaluran seluruh program bantuan sosial pemerintah serta memberikan kemudahan investasi dan kegiatan usaha terutama pada triwulan I tahun 2021 dalam rangka mendukung program pemulihan perekonomian nasional.

5. Mempelajari dan memahami serta mengikuti perkembangan rencana pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang diprogramkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan untuk selanjutnya melakukan koordinasi dengan Pemda, TNI, dan stakeholder lainnya dalam rangka persiapan pelaksanaannya di wilayah masing-masing.

“Surat Telegram ini bersifat perintah untuk dilaksanakan,” tegas Komjen Pol Agus Andrianto. (Ezl)

Lawan Covid-19

Satgas Pamtas Yonif 125 Distribusikan Hand Sanitizer, Masker dan Vitamin

Merauke, PilarbangsaNews

Untuk mencegah dan menanggulangi penyebaran Covid-19, Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa yang berada dibawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW menditribusikan hand sanitizer, masker, vitamin dan alat disinfektan kepada aparat pemerintah dan masyarakat Kampung Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Kamis (7/1/2021).

“Hand sanitizer, masker, vitamin dan alat disinfektan tersebut dibagikan oleh personel Pos Komando Utama (Kout) Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa dipimpin Wadansatgas Kapten Inf Hendri Sihombing,” ungkap Dansatgas.

Dansatgas mengatakan bahwa pembagian hand sanitizer, masker, vitamin dan alat disinfektan ini dimaksudkan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang hingga sekarang masih mengancam keselamatan warga. Berbagai upaya terus dilakukan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.

Lebih lanjut dikatakan, pendistribusian hand sanitizer, masker, vitamin dan alat disinfektan kepada aparat pemerintah setempat dipimpin Wadansatgas Kapten Inf Hendri Sihombing dilaksanakan di Balai Kampung Sota. Sedangkan untuk masyarakat yang lain, anggota Satgas membagikannya langsung dari rumah ke rumah (door to door), termasuk juga sekolah.

Menurut Letkol Inf Anjuanda Pardosi, dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dibutuhkan kerja sama, disiplin dan kepedulian seluruh elemen bangsa untuk senantiasa menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

“Ini semata-mata bertujuan untuk keselamatan kita bersama, mencegah lebih baik daripada menyesal kemudian. Semoga wabah Covid-19 ini dapat segera diatasi, agar kita tidak selalu cemas dan khawatir melakukan aktivitas,” ujarnya.

Demikian disampaikan oleh Papen Satgas Yonif 125, Lettu Chk Juspindeli Girsang. (Din)

Lawan Covid-19

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Sinergitas TNI, Polri dan Satpol PP Malinau Sasar Pasar Induk

Kalimantan Utara, PilarbangsaNews

Area pasar induk di Desa Malinau Kota menjadi sasaran operasi Yustisi Gabungan TNI-POLRI dan Satpol PP Kabupaten Malinau dalam rangka pendisiplinan kepada masyarakat untuk patuhi Protokol Kesehatan.

Dalam operasi yustisi Protokol Kesehatan (Prokes) ini aparat gabungan terus menghimbau kepada para pedagang dan pembeli agar tetap memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di pasar induk Desa Malinau Kota, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Kamis (07/01/2021).

Komandan Kodim 0910/Malinau Letkol Inf Sofwan Nizar S.Sos., M.Han Melalui Plh Pasi Ops Letda Inf M.Yusuf mengatakan bahwa,
tujuan operasi Yustisi penertiban Protokol Kesehatan ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, karena di wilayah kabupaten Malinau terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 maka kita perlu kerja keras dari seluruh stake holder terkait untuk selalu konsisten menyuarakan disiplin Protokol Kesehatan kepada masyarakat luas.

“Untuk mencegah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 maka semua harus bekerja sama, termasuk masyarakat itu sendiri harus bisa mematuhi Protokol Kesehatan yaitu menggunakan masker apabila keluar rumah, tetap menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun,” ucap Dandim. (Ezl)