Untuk Keutuhan NKRI

Menampilkan: 1 - 8 dari 8 HASIL
Narkoba

Lanal Nunukan Tangkap Tangan Sabu Seberat 3,75 Gram dan 5 Pemakainya

Nunukan, PilarbangsaNews

Tim Gabungan SFQR Lanal Nunukan dan Satgas Opsgab Perisai Sakti-20 Nunukan, Kalimantan Utara, berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 3,75 gram hasil operasi tangkap tangan narkoba.

Komandan Lanal Nunukan Letkol Laut (P) Anton Pratomo menjelaskan, penangkapan terjadi pada Rabu (20/05) di sebuah rumah kontrakan yang dicurigai sebagai tempat transaksi narkoba di wilayah Kecamatan Nunukan.

“Penangkapan ini berawal dari informasi patroli rutin laut yang mendapati seorang penumpang speedboat tujuan Sebatik-Nunukan sedang fly atau sakau,” ungkap Anton-sapaan akrab Danlanal Nunukan.

Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan melaksanakan pengembangan informasi terkait dugaan transaksi sabu di rumah kontrakan dekat Stadiun Bola jalan Sei Bilal, Kecamatan Nunukan.

“Dari hasil penggerebekan didapati lima orang penghuni rumah sedang pesta sabu dengan barang bukti 7 bungkus sabu ukuran kecil. Pelaku terdiri dari tiga orang pria dan dua orang wanita. Di lokasi juga ditemukan barang bukti lain berupa alat hisap bong, ” lanjut Anton.

Sementara itu di tempat terpisah, Pangarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto mengapresiasi positif atas keberhasilan Lanal Nunukan dalam operasi tersebut.

“Meskipun dalam situasi Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, TNI AL khususnya Koarmada II beserta jajaran akan tetap menjalankan fungsi sebagai penjaga wilayah laut dan wilayah NKRI dan tentunya dalam pelaksanaan operasi tetap memperhatikan keselamatan dan melaksanakan sesuai prosedur yang telah ditentukan dalam situasi pandemi covid-19,” ungkap Laksda Heru. (Relis/Salut)

Narkoba

Belanja Sabu di Medan, Pulangnya Kecelakaan, Dua Warga Tebing Tinggi Ditangkap

Serdang Bedagai, PilarbangsaNews,– Malang benar nasib Zul Amri (30) warga Lingkungan I, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Madya Tebing Tinggi, Sumatera Utara, harus menginap di ruang sel tahanan Mapolres Serdang Bedagai.

Zul ditangkap oleh Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Perbaungan atas kepemilikan diduga narkotika jenis sabu.

Zul bersama M. Zul irfan Harahap (24) warga Kelurahan Kesatria, Kecamatan Padang Hilir, Kota Madya Tebing Tinggi, Sumatera Utara berhasil diamankan di RSU Trianda Perbaungan, Sabtu (16/05) sekitar pukul 01.30 WIB.

Kejadian bermula saat Zul bersama rekannya Irfan baru saja melakukan transaksi narkoba dengan seorang bandar narkoba MR (27) di Jalan Ring road Medan, Sumatera Utara sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah melakukan transaksi narkoba kedua pelaku tersebut kembali ke Tebing Tinggi untuk menjualkan barang haram tersebut, namun nahas di tengah perjalanan kedua pelaku dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Smash tanpa nomor polisi itu mengalami kecelakaan lalu lintas di Desa Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Kedua pelaku masuk ke dalam parit sehingga Zul mengalami patah tulang tangan dan kaki, sementara Irfan mengalami luka, sehingga keduanya harus dibawa ke RSU Trianda Perbaungan.

Saat tiba di RSU petugas rumah sakit meminta kedua pelaku untuk mengumpulkan barang bawaannya, Zul pun memberikan barangnya berupa 1 helai plastik klip dengan lakban hitam juga handphone kepada dokter pemeriksa.

Berdasarkan hal tersebut pihak RSU Trianda melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Perbaungan, Polres Serdang Bedagai. Mendapat informasi tersebut personel Polsek Perbaungan dipimpin Kanit Reskrim IPTU M. Tambunan menuju ke RSU dan mengamankan kedua pelaku berserta barang bukti 1 helai plastik klip transparan diduga narkotika jenis sabu dengan berat 153,72 gram, 2 unit handphone Nokia, dan satu unit sepeda motor Suzuki Smash.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang, S.H, M.Hum menjelaskan, Rabu (20/05) penangkapan kepada kedua pelaku berkat adanya informasi oleh pihak RSU Trianda Perbaungan tentang menemukan barang mencurigakan diduga narkotika jenis sabu milik korban kecelakaan lalu lintas.

AKBP Robin juga menambahkan, pelaku Zul melakukan transaksi narkoba dengan cara memesan terlebih dahulu, lalu Zul memberikan uang muka (DP) dengan cara transfer ke rekening bandar narkoba dengan jumlah Rp10 juta.

“Pelaku memesan sabu sebanyak 1 ons kepada bandar dengan sepakat harga Rp35 juta, namun pelaku harus memberikan uang muka seperti tersebut di atas dengan perjanjian dua hari kedepan akan dilunasi,” kata AKBP Robin.

Kedua pelaku bersama barang bukti sudah diperiksa dan dilakukan penahanan di Sat Res Narkoba Polres Serdang Bedagai untuk diproses secara hukum. Tersangka dikenakan pasal 114 ayat(2) subs pasal 112 ayat (2) Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup. (Erizal)

Narkoba

Kapolda Sumut; Empat Kurir Sabu Ditangkap, Satu Ditembak

Medan, PilarbangsaNews

Satu dari empat orang tersangka diberikan tindakan tegas oleh Dit Narkoba Polda Sumatera Utara. Kena timah panas, hingga meninggal dunia. Itu diungkapkan dalam jumpa pers pengungkapan kasus 4 kg sabu oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, M.Si, Sabtu (18/4) pagi.

Di depan kamar jenazah rumkit Bhayangkara TK II Medan, Kapolda Sumut didampingi oleh Dir Narkoba Polda Sumut, Kabid Propam, Kabid Humas, Kabid Labfor dan Karumkit TK ll Medan, Kapolda memaparkan adanya modus baru peredaran narkotika guna mengelabui petugas dengan mengganti bungkus narkotika yang biasanya Teh Hijau China kali ini menggunakan bungkus Kopi Gayo dari Aceh.

“Keempat pelaku asal Lampung namun menjadi jaringan Aceh dan Palembang. Diduga sabu ini berasal dari Malaysia dengan kemasan Kopi Gayo Aceh,” ringkas Kapolda Sumut.

Kapolda Sumut mengatakan, satu diantara empat tersangka meninggal dunia setelah dilakukan tindakan tegas karena melawan petugas. Ini bentuk keseriusan Polda Sumut menindak tegas siapapun pelaku narkoba,” kata orang nomor satu di Polda Sumut.

Pasal yang akan dipersangkakan kepada para pelaku adalah pasal 114 ayat 2 subs pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan penjara paling ringan 6 tahun dan penjara paling lama 20 tahun.

Irjen Pol Martuani mohon bantuan para awak media untuk mengedukasi masyarakat agar lebih waspada terhadap narkotika, karena saat ini Sumut sudah menjadi tempat pengedaran narkoba. “Beritakan saja bahwa Polri serius memberantas barang haram ini,” kata Kapolda.

Kapolda Sumut juga turut mewawancarai langsung ketiga pelaku narkoba dan ketiganya mengaku mengerjakan aksinya dengan mendapatkan upah sebesar Rp25 juta per orang yang akan dibayar oleh bos mereka yaitu tersangka ditindak tegas hingga meninggal dunia. (Erizal)

. Narkoba

Sabar Dicokok Polisi Saat Menunggu Pembeli Shabu Shabu

Serdang Bedagai, PilarbangsaNews

Saat menunggu pemesan shabu, Sabar (29) warga Dusun VIII, Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, berhasil ditangkap Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Dolok Masihul di depan pabrik Havea, Dolok Masihul, Senin (23/3) sekira pukul 19.30 WIB.

Dari penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti satu lembar plastic klip transaparan berisikan narkotika jenis shabu dengan berat brutto 0.50 gram, satu unit handphone merk Nokia dan satu buah gunting.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang, SH, M.Hum kepada media, Kamis (26/03) mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan dari masyarakat tentang adanya transaksi narkoba di Desa Havea. Atas laporan tersebut Tekab Polsek Dolok Masihul melakukan penyelidikan dan melihat gerak gerik mencurigakan oleh pelaku.

“Saat dilakukan penyelidikan personil melihat gerak gerik mencurigakan oleh pelaku dan saat penggeledahan badan, petugas berhasil menemukan barang bukti narkoba pada tersangka Sabar,” kata Kapolres.

Masih dikatakan Kapolres, tersangka Sabar mengaku sudah tiga bulan lamanya mengedarkan shabu. Ia membeli shabu dari DN yang juga warga Pulau Gambar.

Saat ini pelaku bersama barang bukti sudah dilimpahkan Polsek Dolok Masihul ke Satres Narkoba Polres Serdang Bedagai untuk proses hukum selanjutnya.

Atas perbuatan pelaku dikenakan pasal 114 (1) Subs pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun penjara. (Erizal)

. Narkoba

Tukang Bangunan Nyambi Jual Shabu, Basri Ditangkap Polisi

Serdang Bedagai, PilarbangsaNews

Hasan Basri alias Basri (42) warga Kampung Banten, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara harus mendekam di balik jeruji besi Mapolres Serdang Bedagai. Pasalnya pria yang sehari-harinya sebagai kuli bangunan ini ditangkap saat menjual shabu kepada polisi di pinggiran rel kereta api Kampung Banten, Senin (23/03) sekira pukul 18.00 WIB.

Dari penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 paket shabu dengan berat 0,40 gram dan uang tunai Rp39 ribu dari tangan tersangka.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang, SH., M.Hum mengatakan kepada media Selasa (24/3) bahwa penangkapan Basri berdasarkan laporan dari masyarakat tentang aktifitas pelaku yang sering menjual narkoba jenis shabu kepada masyarakat.

Dari laporan tersebut polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menyamar dengan memesan paket shabu kepada tersangka.

Basri yang sudah menjadi bapak tiga anak tersebut mengaku sudah empat bulan lamanya sebagai pengedar shabu dan mendapat pasokan sabu dari AR, warga Kampung Banten. Saat dilakukan pengembangan di rumah pemasok sabu, pelaku AR tidak ditemukan.

Tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Sat Narkoba Polres Serdang Bedagai untuk proses hukum selanjutnya. Tersangka dikenakan pasal 114 (1) subs pasal 112 ayat(1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun penjara. (Erizal)

Narkoba

Tekab Polsek Pebaungan Tembak Bandar Sabu Asal Cilawan Pantai Cermin

Serdang Bedagai, PilarbangsaNews

Akibat berusaha melarikan diri dan melawan petugas saat dilakukan penangkapan, seorang bandar shabu asal Cilawan Kecamatan Pantai Cermin terpaksa ditembak Team Khusus Anti Bandit (TEKAB) Polsek Perbaungan, Polres Sergai.

Pengedar shabu tersebut bernama Edi Suwito alias Benjol (36) warga Dusun IX, Desa Cilawan, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai.

Ditangkap di sebuah dapur milik Kopral di Dusun VIII Desa Cilawan, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai, Jumat (20/3) sekira pukul 23.00 WIB.

Hasil penangkapan, polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 kotak rokok merk Magnum berisikan 1 lembar plastik klip transparan ukuran besar diduga berisi shabu seberat 9,78 gram, 1 lembar plastik klip transparan ukuran sedang diduga berisikan shabu dengan berat 0,55 gram total seluruhnya 10,23 gram dan 1 pipet atau skop, 3 bal plastik klip transparan sedang, 1 bal plastik klip transparan kecil, 1 unit HP merk Nokia.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, SH, M.Hum kepada awak media, Minggu (22/3) mengatakan, penangkapan tersangka menindaklanjuti informasi dari masyarakat tentang peredaran narkotika jenis shabu di wilayah Desa Cilawan, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai.

Atas informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan di seputaran rumah pelaku dan untuk mengatur strategi. Setelah melihat pelaku berada di dalam rumah seorang warga diketahui bernama Kopral, tim langsung menerobos rumah tersebut.

“Pelaku ditangkap saat berada di dapur rumah Kopral menunggu pembeli dan sambil memisah-misahkan shabu dari bungkusan besar menjadi paket kecil-kecil,” kata Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang.

Hasil introgasi pelaku Edi Suwito alias Benjol mengaku barang haram tersebut di peroleh dari seseorang bernama Karim warga Pagar Merbau, Deli Serdang. Bahkan pelaku baru memperoleh shabu tersebut pada hari Kamis tanggal 19 Maret 2020 sekira pukul 17.00 WIB dengan harga Rp1.700.000.

Kemudian dilakukan pengembangan ke rumah Karim di Pagar Merbau. Saat di perjalanan pelaku Benjol berusaha melarikan diri dan melawan sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan tembakan terhadap pelaku dan mengenai kaki sebelah kiri.

Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan dan dilimpahkan ke Sat Narkoba Polres Sergai untuk proses hukum lebih lanjut dan dikenakan pasal 114 (2) Subs pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama seumur hidup. (Erizal)

Narkoba

Tekab Polsek Teluk Mengkudu Tangkap Bandar Shabu

Serdang Bedagai, PilarbangsaNews

Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Teluk Mengkudu, Polres Sergai, Sumut, berhasil meringkus bandar shabu SL alias Dobo (42) warga Dusun V Desa Pematang Pelintahan, Kecamatan Sei Rampah, Sergai. SL ditangkap di kediamannya pada Kamis (19/3) sekitar pukul 17.30 WIB.

Dari penangkapan pelaku SL alias Dobo, Tekab Polsek Teluk Mengkudu menyita 1 botol yang berisikan 2 lembar plastik klip transparan ukuran sedang yang diduga berisikan sabu, 6 lembar plastik klip transparan ukuran kecil yang diduga berisikan shabu, 4 lembar plastik klip transparan ukuran sedang kosong dan 1 pipet yang ujungnya sudah diruncingkan dan 1 unit HP MITO warna hitam.

Sebelumnya polisi telah mengamankan AWS alias Pendol (24) warga Darul Aman Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk mengkudu, sergai di rumahnya namun tidak ditemukan barang bukti narkoba pada saat dilakukan penggeledahan, polisi hanya mengamankan
1 mangkok plastik yang berisikan 2 pipet yang sudah dibengkokkan, 1 tutup botol yang sudah dilobangi, 1 pipet yang ujungnya sudah diruncingkan, 1 mancis, 1 lembar plastik transparan ukuran kecil kosong, 1 dot karet, 1 jarum dan 1unit Hp merk Hammer warna putih.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, SH,M.Hum kepada awak media, Sabtu (21/3) mengatakan awal penangkapan bermula dari penangkapan AWS alias pendol dan dikembangkan kepada pelaku SL alias Dobo.

“Tersangka AWS alias Pendol ditangkap saat berada di kediamanya. Hasil pengeledahan petugas tidak menemukan barang bukti narkotika jenis sabu,” kata Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang.

Hasil interogasi terhadapnya, pelaku AWS alias Pendol mengaku bahwa dirinya pernah memesan sabu dari saudara SL alias Dobo di Dusun IV Desa Pematang Pelintahan Kecamatan Sei Rampah, Sergai. Selanjutnya tim bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan, setiba dilokasi tim melakukan penangkapan terhadap pelaku SL alias Dobo di kediaman.

Hasil pengeledahan dikediamanya, petugas menemukan 1 botol yang berisikan 2 lembar plastik klip transparan ukuran sedang yang diduga berisikan sabu, 6 lembar plastik klip transparan ukuran kecil yang diduga berisikan shabu, 4 lembar plastik klip transparan ukuran sedang kosong dan 1 pipet yang ujungnya sudah diruncingkan dan 1 unit HP MITO warna hitam.

Atas perbuatannya, tersangka dan barang bukti sudah dilimpahkan oleh Polsek Teluk Mengkudu ke Sat Narkoba Polres Sergai guna proses hukum lebih lanjut dan dikenakan pasal 114 (1) Subs pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun penjara. Demikian Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang. (Erizal)

Narkoba

JD Bandar Shabu, Ditangkap Tekab Polsek Kotarih

Serdang Bedagai, PilarbangsaNews

JD alias Jeni (28) warga Dusun I Desa Rubun Dunia Kecamatan Kotarih, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, sempat mengelak miliki shabu-shabu saat ditangkap oleh Tim Khusus Anti Bandit Kepolisian Sektor Kotarih Polres Sergai, Jum’at (20/3) sekira pukul 22.30 WIB.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP R. Simatupang, SH.,M.Hum menjelaskan kepada awak media Sabtu (21/3), penangkapan bermula dari adanya informasi dari masyarakat terkait adanya pengedar shabu di Desa Rumbun Dunia, Kotarih.

Mendapatkan informasi tersebut Tekab Polsek Kotarih bergerak ke TKP dimaksud melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap pelaku JD di rumahnya.

“Saat ditangkap tersangka tidak mengakui memiliki shabu, lalu petugas melakukan pengeledahan ke rumah tersangka yang di saksikan perangkat desa Rudi Sitepu dan orang tua pelaku Jahian Damanik juga turut menyaksikan penggeledahan tersebut.

Lanjut AKBP Robin, petugas berhasil menemukan barang bukti empat lembar plastik klip transparan kecil yang berisi butiran putih yang diduga shabu di dalam kantong celana yang tergantung di kamar mandi. Polisi juga menyita barang bukti lain berupa tujuh lembar plastik klip transparan ukuran kecil kosong, satu pipet warna putih transparan, satu kaca pirex yang terpasang karet dot, satu lembar tissu warna putih, satu kotak rokok mild, plastik kantongan warna putih transparan dan satu celana pendek warna hitam.

Saat ini tersangka dan barang bukti sudah dilimpahkan oleh Polsek Kotarih ke Sat Narkoba Polres Sergai untuk proses hukum lebih lanjut dan Pelaku dikenakan pasal 114 (1) Subs pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Natkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun penjara. (Erizal)