Untuk Keutuhan NKRI

Menampilkan: 1 - 10 dari 17 HASIL
. Palu

FPI Pekanbaru Hantarkan Langsung Bantuan Ke Donggala

Pekanbaru, Pilarbangsanews.com,– Laskar FPI Pekanbaru beberapa waktu belakangan mencoba melakukan penggalangan dana di Kota Pekanbaru, dipimpin ketuanya Ustad Husni Thamrin. Setelah bantuan terkumpul, mereka belikan berupa makanan untuk diantar langsung ke Palu dan Donggala Sulawesi.

Bantuan beras, telor, minyak goreng, pempes anak anak, gula, roti, teh pakaian dan lain lain, dihantarkan langsung oleh Ketua FPI Pekanbaru Ustad Hisnie Thamrin.

Dibawah ini vidio saat laskar FPI Pekanbaru menyerahkan bantuan di masjid, di Pantai Barat Kabupaten Donggala, Desa Sindosa Sulteng;

Palu

Hujan Nonstop, Aksi Peduli Sulteng” AJO Indonesia Sumbar Tetap Lanjut

PADANG, PILARBANGSANEWS, — Gerimis disusul guyuran hujan lebat tak menyurutkan niat serta langkah sekelompok jurnalis media daring yang tergabung dalam kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Provinsi Sumatera Barat untuk melaksanakan aksi peduli Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng) di Padang, tepatnya di kawasan Pasar Bandar Buat, Lubuk Kilangan, Selasa (23/10/2018) sore.

“Alhamdulillah, sesuai rencana, aksi peduli Sulteng melalui penggalangan dana masyarakat pemilik kendaraan yang melintas di depan Pasar Bandar Buat tetap lanjut meskipun kami musti berbasah-basah di tengah hujan yang nonstop mengguyur hingga berkumandangnya azan sholat Ashar,” ungkap Firma Ragnius, Kepala Bidang Sosial dan Budaya DPD AJO Indonesia Sumbar yang juga bertindak selaku koordinator lapangan (korlap) aksi, dalam siaran persnya, Selasa (22/10/2018) malam.

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa aksi peduli Sulteng akan dilanjutkan di beberapa lainnya di Kota Padang hingga berakhirnya masa tanggap darurat 26 Oktober 2018 mendatang,

“Besok pagi mulai pukul 10.00 WIB, kami merencanakan untuk melanjutkan aksi serupa di kawasan Pasar Gaung Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Besok lusanya, di Simpang Haru Kecamatan Padang Timur. Pada hari terakhir, Jumat 26 Oktober, kami merencanakan penggalangan donasi masyarakat di Simpang Tinju, Kecamatan Nanggalo. Mudah-mudahan cuaca mendukung, sehingga segala sesuatunya berjalan sesuai harapan,” paparnya.

Kepada segenap rekan anggota dan pengurus DPD AJO Indonesia Sumbar yang belum berkesempatan hadir pada aksi hari pertama tadi, ia menghimbau supaya hadir dalam aksi pada hari-hari berikutnya. Bersama-sama turun ke jalan, menggalang donasi untuk ikut berpartisipasi meringankan penderitaan saudara sebangsa setanah air di Sulteng.

(rel/irs)

Palu

Setelah Kepri, Giliran AJO Indonesia Sumbar Gelar Aksi Peduli Palu

PADANG , PILARBANGSANEWS. COM,-– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan menggelar Aksi Peduli Palu, Sigi dan Donggala – Provinsi Sulawesi Tengah, menyusul DPD Kepulauan Riau yang telah terlebih dahulu menggelar aksi serupa.

Menurut Koordinator Lapangan (Korlap) yang juga Ketua Bidang Sosial Budaya AJO Indonesia Sumbar, Firma Ragnius, aksi peduli Sulteng digelar Selasa 23 Oktober 2018 besok, mengambil tempat di depan Pasar Bandar Buat, Lubuk Kilangan, Kota Padang.

“Kami memilih hari Selasa mengingat “hari balai” atau hari pasar di Pasar Bandar buat adalah setiap hari Selasa,” ungkap jurnalis online yang akrab disapa “Ad Firma” tersebut melalui siaran pers DPD AJO Indonesia Sumbar, Senin (22/10/2018).

Selaku korlap, ia berharap, segenap anggota dan pengurus DPD AJO Indonesia Sumbar ikut berpartisipasi turun ke jalan salah satu upaya meringankan penderitaan saudara sebangsa setanah air di Sulteng.

Aksi lanjutnya, dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. “Kita bersama-sama turun ke jalan menggalang donasi masyarakat untuk saudara-saudara kita di Sulteng. Titik kumpul di depan Pasar Bandar Buat, Lubuk Kilangan Padang,” imbuhnya.

Ketua DPD AJO Indonesia Sumbar, Ecevit Demirel, menekankan, selain berkutat dengan kesibukan selaku penyampai informasi melalui media daring, jurnalis online juga makhluk sosial yang punya rasa peduli dan empati terhadap saudara-saudaranya yang tertimpa bencana di belahan mana saja di tanah air.

“Insya Allah, aksi peduli Sulteng ini berlanjut hingga berakhirnya masa tanggap darurat pada 26 Oktober 2018, pada titik kumpul dan lokasi lainnya,” ungkap jurnalis online yang akrab disapa ede, diamini Sekretaris DPD AJO Indonesia Sumbar, Eri Gusnedi.

(rel)

Ttd
Ketua/Sekretaris DPD AJO Indonesia Sumbar

Mengetahui

Ketum
Rival Achmad Labbaika Al- Hasni

Sekjend
Zulfasli

Bendum
Hartono Harimurti

Palu

TNI Bantu Mengajar Murid SD di Palu

PALU, PILARBANGSANEWS. COM,– Bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala dengan kekuatan 7,4 skala richter beberapa waktu yang lalu, meninggalkan luka yang mendalam bagi warga setempat,yang menghancurkan bangunan-bangunan, rumah penduduk terlebih lagi sekolah-sekolah khususnya bagi warga Desa Karawana Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Musibah yang terjadi tersebut menjadi perhatian bagi warga negara Indonesia tanpa terkecuali bagi Prajurit TNI yang merasa terpanggil untuk memberikan bantuan tenaga, moril maupun materiil kepada masyarakat kota Palu, Sigi dan Donggala.

Prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Sertu Suprianto dari satuan Batalyon Zeni Tempur 8/SMG Kodam XIV/Hasanuddin dan sekaligus menjadi anggota Penerangan Kogasgabpad, merasa terpanggil untuk memberikan pendidikan dasar kepada murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05 Dolo, Desa Karawana Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu (17/10/2018).

Menurut Sertu Supriyanto dirinya sangat senang bisa membantu memberikan pengetahuan dasar kepada murid-murid SDN 05 Dolo, yangterkena dampak dari bencana gempa bumi beberapa waktu yang lalu, meskipun kondisi bangunan sekolah mereka telah rusak, tetapi para murid masih bisa melaksanakan proses belajar mengajar dengan ruang kelas sementara dan tidak menggunakan pakaian sekolah resmi.

“Saya merasa senang bisa membatu para guru disini untuk memberikan pengetahuan dasar kepada murid-murid, sekaligus membantu menghilangkan rasa trauma anak akibat bencana gempa bumi, sambil menunggu kelas-kelas darurat yang sedang didirikan oleh prajurit TNI,” ujar Sertu Supriyanto.

Pada kesempatan yang sama Ibu Zaidah, S.pd. salah satu guru Wali Kelas SDN 05 Dolo mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak TNI yang sudah bersedia mendirikan tenda-tenda yang akan digunakan sebagai kelas darurat, mengingat sangat pentingnya proses belajar mengajar bagi guru dan murid-murid sekalian. (Ar)

Palu Polri

Kapolda Sulsel Tiba Di Palu, Ini Pesan Kapolda Kepada Anggotanya

Palu, Pilarbangsanews.com – Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Umar Septono mengecek langsung anggota Polda Sulsel yang sedang melaksanakan BKO di Polda Sulteng.

Setibanya di Kota Palu, Rombongan Kapolda Sulsel langsung menuju Komplek Pelabuhan Pantoloan Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/10) Siang, Untuk mengecek kondisi anggota yang sedang melaksanakan BKO dan berdiskusi terkait tugas tugas yang telah dilaksanakan dalam rangka operasi kemanusia tersebut.

Dalam kunjungannya Irjen Umar di dampingi langsung oleh Dir Lantas Polda Sulsel beserta Dansat Brimob Polda Sulsel.

Irjen Umar berpesan kepada anggota yang sedang melaksanakan BKO agar melaksanakan tugas dengan baik dan bertanggung jawab, Ikhlas dan wajib bermanfaat bagi masyarakat yang terkena musibah. ( Ezl/Leo)

Palu

Anggota TNI Tangkap Pencuri Kabel Listrik PLN di Perumahan  Balaroa Kota Palu

(Puspen TNI. Senin, 15 Oktober 2018). Prajurit TNI dari anggota Batalyon Infanteri Para Raider 432/Waspada Setia Jaya (Yonif Para Raider 432/WSJ) Divisi 3/Kostrad yang sedang bertugas di Pos Pengamanan Balaroa, Minggu (14/10/2018) sekitar pukul 10.30 WITA, berhasil menangkap lima orang terduga pencurian kabel listrik milik PLN di Jalan Gawalise (lokasi tanah longsor Balaroa), Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu.

Menurut Letda Inf Adi Nugroho, awalnya patroliyang dipimpinnya sedang melakukan pengamanan di Kelurahan Balaroa yang menjadi wilayah tanggungjawab Yonif Para Raider 432/WSJ. Saat sedang melaksanakan patroli rutin di sektor perumahan Balaroa yang menjadi salah satu lokasi terdampak parah akibat gempa bumi dan tsunami, terlihat lima orang yang sedang mengendarai sebuah kendaraan roda empat dengan memuat kabel listrik.

Selanjutnya tim patroliyang sedang bertugas merasa curiga, kemudian kelima orang tersebut dihentikan untuk dimintai keterangan, namun para pelaku menjawab dengan berbelit-belit. Salah seorang dari anggota TNI selanjutnya memanggil warga yang tinggal di sekitar perumahan Balaroa, setelah diperlihatkan dengan kelima pelaku, warga tersebut mengatakan bahwa kelima orang tersebut bukan warga perumahan Balaroa.

Setelah didesak, akhirnya kelima pelaku tersebut mengakui perbuatannya bahwa telah melakukan pencurian kabellistrik milik PLN yang tergeletak disekitar perumahan Balaroa. Kelima pencuri tersebut adalah BS (20), Ran (34), HS (36), Rah (21) dan Fai (21) dengan barang bukti yangdiamankan berupa 50 meter kabel listrik milik PLN, satu unit kendaraan rodaempat, satu buah tang dan parang.

Untuk menghindari dari amukan warga kepada para pelaku pencurian, anggotaTNI Para Raider 432/WSJ mengamankan para pelaku pencurian tersebut ke rumah salah seorang warga. Selang beberapa jam, Wakapolsek Palu Barat Iptu Abd. Malik bersama anggotanya dan di back-up anggota Brimob tiba di TKP, kemudian membawa kelima orang pelaku pencurian ke Polres Palu untuk pemeriksaan dan pengusutan lebih lanjut.

Pasca terjadinya penangkapan terhadap lima orang pelaku pencurian kabel listrik milik PLN, kondisi di TKP saat ini kondusif. Aparat TNI dan Polri yang berjaga di wilayah tersebut lebih mengintensifkan patroli untuk menghindari kejadian pencurian yang dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab.

Seluruh kegiatan di sekitar wilayah Palu Barat berada dalam kendali Komandan Yonif Para Raider 432/WSJ Mayor Inf Gustiawan. Diwilayah tersebut, selain membantu pengungsi dalam membangun hunian sementara, anggota Yonif Para Raider 432/WSJ juga melakukan beberapa kegiatan seperti pengamanan, pencarian dan evakuasi korban yang ada di Perumnas Balaroa, Pengamanan Pasar Masomba dan Pasar Inpres. Jumlah total pasukan yang ada di Balaroa sekitar 345 personel.(bad)

Palu TNI

Prajurit Zeni TNI Bantu Cetak Panel Risha Untuk Rumah Warga di Sumbawa

PALU, PILARBANGSANEWS. COM,– Prajurit Zeni TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca bencana gempa bumi Lombok, dikerahkan membantu mencetak panel Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) untuk mempercepat pembangunan kembali rumah warga yang rusak di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Minggu (14/10/2018)

Komandan Sektor-IV Kogasgabpad Kolonel Inf Anggit yang membawahi wilayah Sumbawa dan Sumbawa Barat mengatakan bahwa untuk memastikan panel yang dicetak memenuhi standart yang sudah ditentukan, prajurit Zeni TNI sebelumnya mendapatkan pelatihan selama tiga hari dari pihak aplikator Risha dan Istaka Karya bertempat di BLK Pototano, Kabupaten Sumbawa Barat.

“Prajurit TNI yang dikerahkan untuk mencetak panel Risha sebanyak 40 orang dari Batalyon Zeni Tempur 9/1 (Yonzipur 9/1)Kostrad. Dalam pelaksanaannya dibagi menjadi dua tim, tim pertama merangkai besi untuk tulang dan yang lain melaksanakan pengecoran panel,” ungkapnya.

Menurut Kolonel Inf Anggit, kegiatan serupa juga dilakukan di wilayah sektor lain di seluruh Nusa Tenggara Barat (NTB). “Ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Panglima Kogasgabpad Mayjen TNI Madsuni, S.E. untuk membantu percepatan membangun kembali rumah warga yang rusak. Termasuk penyiapan bahan baku pasir, kami ambil langsung dari sungai terdekat yang saat ini kondisinya mengering,”tuturnya.

Saat ini pembangunan kembali rumah warga yang terdampak gempa di NTB sudah mulai dilaksanakan, pengerjaannya dilakukan secara swadaya masyarakat melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas) dibawah pengawasan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pilihan jenis rumah atas dasar permintaan warga danada tiga alternatif pilihan bagi warga untuk membangun rumahnya yaitu,jenis Rumah Instan Sederhana Sehat, Rumah Konvensional dan Rumah Kayu. Dari ketiga jenis rumah tersebut, Risha lebih mudah pengerjaannya dibanding dengan yang lain, tidak terpengaruh oleh harga material dan tidak membutuhkan tukang yang ahli.

Sedangkan jenis rumahkonvensional sangat dipengaruhi oleh harga material yang terus naik,sehingga harus dilakukan standarisasi harga atau perlu adanya intervensi untuk menekan harga material dari pemerintah. (Bad)

Palu TNI

Prajurit TNI Bantu Pulihkan Trauma Healing Anak-Anak Korban Gempa di Palu

PALU, PILARBANGSANEWS. COM,-– Dibalik aktivitas melaksanakan proses evakuasi dan pencarian korban termasuk pendistribusian bantuan logistik, waktu senggang dipergunakan juga oleh prajurit TNI di tempat pengungsian bermain bersama dengan anak-anak korban bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah.

Bermain-main bersama anak anak di pengungsian Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, dilakukan prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Para Raider 432/Waspada Setia Jaya (Yonif Para Raider 432/WSJ) Divisi 3/Kostradtengah memberikan hiburan dan pelajaran kepada anak-anak korban bencana gempa dan tsunami, Kamis (11/10/2018).

Belasan anak-anak di tempat pengungsi tersebut,tampak asyik bermain dan mewarnai bersama para prajurit TNI. Mereka sepertinya sejenak melupakan duka yang dirasakan pasca bencana gempa dan tsunami. Tampak pula, beberapa prajurit TNI tengah membacakan dongeng di depan anak-anak.

Prajurit TNItersebut, dengan penuh kesabaran memberikan pelajaran kepada anak-anak dengan mengajak menggambar dan mewarnai. Aktivitas bermain bersama anak-anak pengungsi bertujuan untuk membantu mengurangi rasa trauma yang dialami saat mereka merasakan gempa bumi.

Melalui kegiatan tersebut, terlihat seluruh anak yang berada dipengungsian tersenyum lepas dan sesekali tertawa terbahak-bahak dari gambar yang mereka warnai, seolah-olah tidak memiliki duka dan beban akibat bencana gempa bumi dan tsunami.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk traumahealing bagi anak-anak agar mereka tidak larut dalam kesedihan dan dapat menatap masa depan yang lebih baik dan menjadi pribadi yang kuat.

“Kegiatan mengajak bermain anak-anak ini setidaknya bisa mengurangi rasa traumanya. Anak-anak ini logikanya belum jalan, hanya merasa, dan jika rasa dikembalikan kepada senang, happy, maka anak-anak ini lupa dengan kejadian yang mereka alami,” kata salah seorang prajurit TNI.(bad)

Palu

Mengulang Cerita Yang Tercecer Salama Nasrul Abit Kunker di Sulteng

Palu, Pilarbangsanews. Com,– Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Tengah dalam rangka meninjau masyarakat minang yang terkena gempa dan tsunami Palu, pada hari Rabu-Kamis (10 -11/10/2018).

Data sementara Warga Sulteng asal Minang yang meninggal dunia 8 orang, Hilang 12 orang, luka-luka 3 orang, rumah rusak berat 36 unit, 4 unit rumah tersapu tsunami, rumah rusak sedang dan ringan 105 unit, pengungsian ke Makasar dan daerah lain 15 kk.

Wagub Nasrul Abit menyampaikan, kunjungan ini merupakan kepedulian saudara-saudara kita yang terkena bencana alam, tsunami dan lukuifaksi di Palu, Sigi dan Donggala Sulteng.

Kiriman makanan khas Minang Sumatera Barat, randang bagian bagaimana masyarakat secepatnya dapat bangkit kembali, makanan bergizi tentunya menambah selera makan di saat semua belum pulih sebagaimana sedia kala.

Dalam kunjungan kali ini, kami rencana akan menemui Gubernur, Kapolda Sulteng serta perantau Minang baik yang terdampak bencana maupun yang menjadi korban bencana. Cobaan ini cukup berat, mesti kita dilewati dengan sabar, iklas dan ketaqwaan kepada Allah SWT, himbau Wagub Nasrul Abit melalui telepon selulernya.

Disisi lain Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulteng, Bartolomeus, juga menyampaikan, kami sangat senang sekali dapat dikirimi makanan randang khas Sumatera Barat yang enak dan lezat.

Kiriman randang dari Sumbar menjadi sesuatu yang membahagiakan, tidak dalam membedakan dengan daerah lain, tapi membangitkan selera makan kami disaat susah begitu, mie dan nasi saja, dengan adanya randang, terasa makan bisa lahap.

Atas nama pemerintah provinsi dan masyarakat Sulteng, kami menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepedulian serta perhatian terhadap duka masyarakat kami yang sedang dilanda musibah bencana ini.

Randang Padang memang enak dan lezat, rasa yang khas sangat digemari masyarakat Sulteng, ujarnya senang. (Buih)

Palu TNI

Prajurit TNI Bagikan 3.000 Nasi Bungkus di Pasar Masomba Palu

Palu, Pilarbangsanews.com,--Prajurit TNI dari Komando Distrik Militer 1306/Donggala (Kodim 1306/Donggala)membagikan 3.000 nasi bungkus kepada warga masyarakat korban bencanagempa dan tsunami yang berada di sekitar Pasar Inpres Masomba, Jl. Tanjung Manimbaya, Kel. Lolu, Kec. Palu Selatan, Kota Palu,Sulawesi Tengah, Rabu (10/10/2018).

Kegiatan pasar tradisional Masomba yang terletak di jantung Kota Palu sejak pagi hari sudah mulai didatangi warga. Meski belum seramai pada hari biasa sebelum gempa, di pasar itu warga sudah mulai melakukan transaksi jual-beli.

Memang belum banyak pedagang yang membuka lapak, tetapi berbagai kebutuhan dapur warga mulai tersedia seperti beras, ayam, daging, ikan, sayuran, bumbu dapur, dan bahan kebutuhan lain mulai dapat dibeli di pasar itu.

Komandan Kodim 1306/Donggala Letkol Kav Made Maha Yudiksa yang turun langsung membagikan makanan gratis tersebut mengatakan bahwa pembagian nasi bungkuskepada warga masyarakat korban bencana gempa bumi dan tsunami dilakukan olehanggota Kodim 1306/Donggala bekerjasama dengan Bank Mandiri, PLN dan PT Telkom.

Menurut Letkol Kav Made Maha Yudiksa, pembagian makanantersebut bertujuan untuk menarik minat masyarakat datang kembali ke PasarMasomba, agar roda perekonomian kembali berjalan. “Setiap hari kami membagikan 3.000 bungkus makanan siap saji kepada warga masyarakat yang menjadi korban gempa bumi dan tsunami baik itu pedagang, pembeli dan warga masyarakat disekitar pasar,” ujarnya.

“Saat ini, sudah mulai terlihat berbagai aktivitas masyarakat, baik di pasar maupun dalam kehidupan sosial lainnya, mereka sudah mulai tumbuh rasa keyakinan dan kenyamanannya, sehingga tidak ragu lagi untuk berjualan atau membeli berbagai kebutuhan, baik di pasar maupun di pusat perdagangan lainnya,” kataLetkol Kav Made Maha Yudiksa abituren Akmil 1999.(ar)