Menampilkan: 1 - 4 dari 4 HASIL
Panggung Prestasi

Deli Serdang Raih Penghargaan Tertinggi TOP 45 Inovasi Pelayan Publik

Lubuk Pakam, PilarbangsaNews

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali memperoleh penghargaan dari Pemerintah pusat, dengan di raihnya penghargaan “TOP 45” inovasi pelayanan publik dari kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, (Menpan RB) yakni Inovasi DESA SATU (Deli Serdang Sekolah Bermutu), Rabu (25/11) di Gedung Tribrata Jakarta.

Penghargaan Nasional bergengsi tersebut diterima langsung Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan yang di serahkan langsung oleh menteri MENPAN RB Tjahjo Kumolo disaksikan Menteri Dalam negeri Tito Karnavian, Menkumham Yasonna Laoly dan pejabat kementerian lainnya.

Hal itu dikemukakan Kadis Pendidikan Deli Serdang H Timur Tumanggor bersama Kabag TU Pimpinan Ari Mulyawan melalui telefon selulernya dari Jakarta.

Kadis Pendidikan Kabupaten Deli Serdang H Timur Tumanggor lebih lanjut mengatakan bahwa penganugerahan apresiasi Top 45 DESA SATU (Deli Serdang Sekolah Bermutu) yang diperoleh melalui kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2020, yang disebut “Top 45” ini merupakan ajang tertinggi dari Pemerintah, dalam hal ini Kementerian PAN-RB atas pengakuan praktek inovasi dari jenis atau beberapa jenis pelayanan yang dilakukan di setiap Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah.

Kabupaten Deli Serdang satu-satunya kabupaten/kota di Sumatera Utara yang ikut kompetisi inovasi pelayanan publik (KIPP) dan meraih penghargaan TOP 45 di tahun 2020.

Salah satu program yang terpilih mengikuti kompetisi inovasi pelayanan publik yaitu program DESA SATU (Deli Serdang Sekolah Bermutu) ini adalah salah satu program inovasi di bidang pendidikan yang ada di Deli Serdang.

Program tersebut merupakan kolaborasi atau gabungan dari 3 inovasi yang dilakukan pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui Dinas Pendidikan.

Pertama konsep CERDAS (Percepatan Rehabilitasi dan Apresiasi Terhadap Sekolah ) dimulai pada tahun 2005 dan pernah mendapatkan penghargaan “TOP 99” dari KEMENPAN-RB pada tahun 2016.

Selanjutnya Konsep OPUNG SARI BASAH BANG (Operasi Pungut Sampah Setiap Hari, Bank Sampah Sekolah dan Pembinaan Berjenjang) dimulai pada tahun 2014, pernah mendapatkan penghargaan TOP 99 dari kemenpan RB tahun 2017 dan MeSRA BerTUAH (Mewujudkan Sekolah Ramah Anak Bersama Orang Tua, Masyarakat dan Sekolah) pada tahun 2016.

Ke-3 konsep inovasi di bidang Pendidikan ini didukung juga oleh dinas – dinas lainnya. Kami berbesar hati bahwa ke-3 konsep ini, CERDAS, OPUNG SARI BASAH BANG dan MeSRA BerTUAH telah mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat.

Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan usai menerima penghargaan pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi didalam program DESA SATU. (Ezl)

Panggung Prestasi

Selamat! Sekretariat DPRD Sumbar Terima Anugrah Informatif

Padang, PilarbangsaNews

Sekretariat DPRD Sumbar memberikan bukti pada masyarakat, kalau selama ini lembaga itu sudah melakukan keterbukaan dalam memberikan informasi yang dibutuhkan.

Pembuktian tersebut dapat dilihat dengan diterimanya kategori predikat Informatif badan publik dari Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat, Rabu (25/11/2020), di sebuah hotel di Kota Padang.

Tahun ini, DPRD Sumbar merupakan yang kedua kalinya menerima penghargaan dari KI. Kalau tahun sebelumnya predikat Menuju Informatif, saat ini terjadi peningkatan menjadi Informatif dengan berbagai inovasi yang dapat diakses masyarakat langsung.

Hanya ada 16 lembaga di Sumatera Barat, baik provinsi maupun kabupaten dan kota serta perguruan tinggi, yang mendapatkan predikat Informatif, itu menunjukkan tidak mudah keterbukaan itu bisa diterapkan. Namun DPRD Sumbar menunjukkan kalau keterbukaan amat perlu dan selalu harus ada peningkatan.

Sekretaris DPRD Sumbar Raflis yang diwakili Plt Kabag Persidangan Lazwardi mengatakan, anugrah ini akan terus memacu kinerja sekretariat DPRD Sumbar dalam memberikan informasi pada publik, sehingga masyarakat mendapatkan semua jawaban dari apa yang mereka inginkan.

“Kita melalui komando Sekretaris DPRD Sumbar Pak Raflis, akan terus meningkatkan inovasi dalam memberikan keterbukaan pada publik, sehingga lembaga kita tidak ada ketertutupan,” ulas Plt Kabag Persidangan Lazwardi.

Ia juga menambahkan, dalam pelayanan publik, sekretariat DPRD Sumbar tidak boleh kaku, apalagi tidak memberikan yang terbaik. “Meskipun kita dalam kategori ini hanya peringkat dua, namun predikat kita Informatif, satu diantaranya yakni RSUD Padang Pariaman baru menuju Informatif, sama kita tahun lalu,” ulas Lazwardi.

Pada anugrah kali ini, DPRD Sumbar tetap mearih peringkat dua, karena disandingkan penilaiannya dengan Rumah Sakit, bukan hanya dengan SKPD dilingkungan Pemprov atau kabupaten dan kota lainnya.

“Jika saja untuk SKPD Setingkat, tentunya DPRD Simbar sudah mendapatkan peringkat 1, namun karena disandingkan dengan Rumah Sakit yang memang selama ini melayani publik, maka kita tetap pada peringkat dua, mengalahkan Rumah sakit lainnya,” tegas Lazwardi lagi.

Penerimaan anugrah untuk Sekretariat DPRD diserahkan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Ketua KI Nofal Wiska, Wakil Ketua Adrian Tuswandi, serta komisioner lainnya Arif dan Tanti Endang Lestari, dengan penuh kegembiraan, karena ini ajang badan publik menunjukkan eksistensinya. (nov)

Panggung Prestasi

Fiki Sahira, Membuat Kagum di Final Tartil Qur’an MTQ Nasional ke-28

Padang, PilarbangsaNews

Final Cabang Tartil Quran anak-anak kafilah Sumatera Barat, Kamis (19/11) berhasil memukau penonton dengan teriakan Allahu Akbar pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-28 tingkat nasional yang berlangsung di gedung Rohana Kudus, Padang.

Fiki Sahira Farhah itulah nama lengkapnya. Ia merupakan peserta yang memukau penonton ketika membacakan ayat- ayat suci Al-Qur’an. Suara bocah ini mampu membuat penonton terkagum-kagum dalam cabang tartil putri tingkat anak-anak tersebut.

“Sahira belajar ngaji pertama dari orang tua. Selanjutnya belajar dari guru pengajian sampai bisa ikut musabaqah.” Begitulah untaian kalimat yang diucapkan Sahira (12), salah seorang duta Sumbar yang mengikuti cabang tartil Qur’an anak‑anak putri pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) Ke‑28 di Padang, Sumatera Barat.

Di antara peserta yang sedang berkompetisi pada event dua tahunan itu, Sahira termasuk sosok istimewa. Di samping punya paras yang ayu, juga mempunyai suara yang merdu dan sudah banyak mengukir prestasi.

Ketika diwawancarai di gedung Rohana Kudus Padang, Kamis (19/11/2020), Sahira terlihat malu‑malu menceritakan perjalanannya sejak dari awal hingga menjadi salah seorang duta Sumbar ke MTQ Nasional tahun ini. Akhirnya gadis ABG tersebut bercerita bahwa ia pernah menjadi juara, baik tingkat kecamatan, kabupaten maupun provinsi.

“Berawal ketika Sahira menjadi juara 1 pada MTQ Tingkat kecamatan Lintau, selanjutnya juara 1 tingkat kabupaten Tanah Datar serta juara 1 tingkat Provinsi sehingga menjadi wakil Sumbar tingkat nasional,” ungkapnya lagi.

Dara cantik ini juga berharap pada ajang MTQN Ke 28 ini bisa memperoleh juara dan mengharumkan Sumbar di tingkat nasional. “Sahira ingin tampil jadi juara om,” tutupnya sambil tersipu malu.

Fiki Sahira Farhah lahir di Batu Sangkar, 29 Mei 2008. Dia merupakan anak pertama dari 2 bersaudara pasangan Aldin‑Zilfaizar. Saat ini, Sahira yang bercita‑cita menjadi seorang dokter, sedang menempuh pendidikan di SMP 5 Batu Sangkar, Kabupaten Tanah Datar. (Arul)

Panggung Prestasi

Satu Indonesia Awards Lahirkan 11 Anak Muda Penggerak Kemajuan Bangsa

Jakarta, PilarbangsaNews

SATU Indonesia menyampaikan press release “11 Anak Muda Penggerak Kemajuan Bangsa Raih Apresiasi 11th SATU Indonesia Awards 2020” yang diselenggarakan pada hari Sabtu (31/10).

Seiring dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Oktober 2020, SATU Indonesia Awards yang diinisiasi oleh Astra pada hari Sabtu (31/10) menetapkan 11 “intan bangsa‟ dari seluruh penjuru tanah air sebagai penerima apresiasi 11th SATU Indonesia Awards 2020.

“Astra berharap SATU Indonesia Awards dapat melahirkan banyak ‘intan-intan bangsa’ yang dapat memancarkan cahaya positif generasi muda untuk menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dan bergerak bersama menerangkan masa depan Indonesia,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro dalam sambutannya saat penyerahan apresiasi 11th SATU Indonesia Awards 2020 yang diadakan secara virtual.

Semangat keenam penerima apresiasi 11th SATU Indonesia Awards 2020 yang turut memajukan Indonesia melalui lima bidang kontribusi sosial berkelanjutan Astra, adalah:

1. Mariana Yunita Hendriyani Opat “Pengedukasi Hak Kesehatan Seksual Anak” (Bidang Kesehatan – Nusa Tenggara Timur).

2. Eklin Amtor de Fertes “Pendongeng Kreatif untuk Anak Maluku” (bidang Pendidikan –Maluku).

3. Rizki Hamdani “Penggagas Kelompok Santri Tani Milenial” (bidang Lingkungan – Jawa Timur).

4. Elsa Maharani “Penjahit Asa Perempuan dari Kota Padang” (bidang Kewirausahaan –Sumatra Barat).

5. I Gede Merta Yoga Pratama “Pelacak Ikan Berbasis Navigasi” (bidang Teknologi – Bali).

6. Muhammad Aria Yusuf “Pendamping Petani Berbasis Teknologi” (bidang Teknologi – DKI Jakarta) untuk kategori kelompok.

Dewan juri juga menjaring 326 finalis untuk kategori khusus yaitu pejuang tanpa pamrih di masa pandemi Covid-19. Tidak hanya berkontribusi di bidang kesehatan, para finalis kategori khusus tersebut juga bergerak di bidang pendidikan, kewirausahaan, serta teknologi.

Tentunya dengan misi berjibaku melawan pandemi Covud-19, terpilih lima penerima apresiasi dengan ketegori khusus, yakni:

7. Arya Ananda Indrajaya Lukmana “Pendeteksi Risiko Covid-19 Lewat Aplikasi EndCorona” (Banten).

8. Galih Suci Pratama “Perangkul Guru Majukan Kualitas Pembelajaran” (Jawa Tengah).

9. Ika Dewi Maharani “Sang Garda Terdepan Covid-19” (Jawa Timur).

10. Revo Suladasha “Penggandeng UMKM Kuliner Yogyakarta” (DI Yogyakarta).

11. Zulrifan Noor “Pemberdaya UMKM Lokal Lewat Zakat” (Kalimantan Selatan).

Tiap-tiap penerima apresiasi 11th SATU Indonesia Awards 2020 akan mendapat dana pembinaan Rp60 juta dan pembinaan kegiatan yang dapat dikolaborasikan dengan kontribusi sosial berkelanjutan Astra seperti Kampung Berseri Astra dan Desa Sejahtera Astra.

Astra telah mengolaborasikan program Desa Wisata Tanon yang diinisiasi oleh Trisno, penerima apresiasi SATU Indonesia Awards tingkat nasional tahun 2015, dengan program Kampung Berseri Astra Tanon, Jawa Tengah. Begitu juga dengan program dari penerima SATU Indonesia Awards tingkat nasional tahun 2017 Anjani Sekar Arum yang dikolaborasikan dengan Desa Sejahtera Astra Kota Batu, Malang.

Serta, program dari penerima SATU Indonesia Awards tingkat provinsi tahun 2017 Nur Rahmi Yanti melalui budidaya Sorghum menciptakan lapangan kerja baru yang dikolaborasikan dengan Desa Sejahtera Astra Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Selain kesebelas penerima apresiasi SATU Indonesia Awards tingkat nasional, juga ditetapkan 81 penerima apresiasi tingkat provinsi, sehingga jumlah penerima apresiasi SATU Indonesia Awards tingkat nasional dan provinsi secara keseluruhan mencapai 70 dan 327 orang pada tahun ini.

Terpilih juga salah satu finalis favorit dari 23 finalis, yaitu I Gede Merta Yoga Pratama “Pelacak Ikan Berbasis Navigasi” (bidang Teknologi – Bali). Pemilihan dilakukan melalui voting yang telah diadakan tanggal 5 hingga 11 Oktober 2020 melalui www.satu-Indonesia.com/sia2020vote. Untuk penerima finalis favorit terpilih berhak mendapatkan dana pembinaan tambahan sebesar Rp10 juta.

Rangkaian 11th SATU Indonesia Awards 2020 diakhiri dengan kegiatan AstraTalk, sebuah bincang inspiratif dengan empat segmen yang mengangkat tema cerita kontribusi kesebelas penerima apresiasi bersama para dewan juri, yaitu:

Segmen pertama dengan tema Pejuang Tanpa Pamrih di Masa Pandemi dihadiri oleh para juri SATU Indonesia Awards, yakni Prof. Emil Salim, Dosen Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana Universitas Indonesia, dan Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah.

Segmen selanjutnya dengan tema Lingkungan dan Kewirausahaan dihadiri oleh para juri SATU Indonesia Awards, yakni Ir. Tri Mumpuni, pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (IBEKA), dan Pendiri Young On Top Billy Boen.

Segmen ketiga dengan tema Teknologi dan kelompok dihadiri oleh para juri SATU Indonesia Awards, yakni Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk Toriq Hadad dan pakar teknologi informasi Onno W. Purbo PhD.

Segmen penutup dengan tema Pendidikan dan Kesehatan dihadiri oleh Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Nila Moeloek dan Rektor Universitas YARSI & Guru Besar Universitas Negeri Jakarta Prof. Fasli Jalal, dan pegiat seni Dian Sastrowardoyo.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pemberian apresiasi 11th SATU Indonesia Awards 2020 dilaksanakan secara virtual melalui channel YouTube SATU Indonesia. Tidak hanya saat penyerahan apresiasi dan AstraTalk, pada proses pendaftaran, penjaringan, penjurian telah dilaksanakan juga secara virtual.

Sebagai bentuk komitmen Astra bersungguh-sungguh mencari anak-anak muda berprestasi yang tersebar di seluruh pelosok negeri, Astra berkolaborasi dengan mitra lintas bidang dengan semangat yang sejalan dengan Astra dalam menggerakkan generasi muda Indonesia untuk memajukan bangsa.

Pada tahun ini, Astra kembali menggandeng Tempo, Antara, dan Kumparan sebagai mpara finalis. Serta pertama kalinya Astra bekerja sama dengan Young On Top dan IDN Times untuk menjaring lebih banyak anak muda yang berkontribusi positif. Apresiasi kepada anak muda yang telah berkontribusi positif untuk masyarakat sekitarnya itu sejalan dengan cita-cita Astra, sejahtera bersama bangsa.

PT Astra International Tbk didirikan di Jakarta pada tahun 1957 sebagai sebuah perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc. Pada tahun 1990, dilakukan perubahan nama menjadi PT Astra International Tbk, dalam rangka penawaran umum perdana saham Perseroan kepada masyarakat, yang dilanjutkan dengan pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan ticker ASII.

Astra menginisiasi program Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards yang tahun ini memasuki tahun kesebelas dan telah mengapresiasi 397 anak muda, yang terdiri dari 70 penerima tingkat nasional dan 327 penerima tingkat provinsi di lima bidang, yakni Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan Teknologi. Beberapa penerima apresiasi tersebut telah dikolaborasikan oleh Astra dengan 115 Kampung Berseri Astra dan 753 Desa Sejahtera Astra di 34 provinsi di seluruh Indonesia. (Gian)