Untuk Keutuhan NKRI

Menampilkan: 1 - 9 dari 9 HASIL
Payakumbuh

Mushalla Huraiyah di Labuah Basilang Terbakar, Korban Jiwa Nihil

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Telah terjadi kebakaran di hari yang fitri ini. Meski berlebaran, petugas pemadam kebakaran Kota Payakumbuh sigap menanggapi laporan dari masyarakat terhadap kebakaran di RT02/RW03 di Kelurahan Labuah Basilang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Minggu (24/5) malam.

Sekitar pukul 20.00 WIB, terjadi kebakaran Mushalla Hurraiyah yang berada persis di depan Kantor Lurah Labuah Basilang.

Laporan diterima petugas damkar, Kasi Ops Ahdion dan Danru 2 Azwardi langsung mengirimkan armada dan personil ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Empat unit mobil pemadam dikerahkan dan dibantu langsung satu unit mobil damkar Kabupaten Limapuluh Kota.

Hadir Kasatpol PP dan Damkar Devitra diwakili Kabid Damkar Budy Kurniawan S.Sos didampingi Kasi Sapras Doni Bahtiar S.Sos. dan juga diikuti langsung dari Polres, BPBD, PMI dan warga sekitar.

“Penyebab dan jumlah kerugian belum kita ketahui.Sekarang masih didalami aparat kepolisian, sementara korban jiwa nihil,” ungkap Budy Kurniawan kepada awak media.

Masyarakat mengapresiasi kecepatan petugas damkar sampai ke lokasi untuk melakukan pemadaman sehingga tidak merembet ke rumah sekitarnya. Api berhasil dipadamkan pukul 21.15. (wba).

Payakumbuh

Tim Gugus Tugas Tertibkan Pelanggar PSBB, Pedagang Ngamuk

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Sebuah insiden yang tidak diinginkan terjadi Jumat (22/5) sore di pusat perbelanjaan pasar Payakumbuh, persisnya di ruas “labuah tangah” di bawah kanopi.

Puluhan orang pedagang lelaki dan perempuan memindahkan “ampang-ampang” penutup jalan yang dipasang Tim Gugus Tugas pada ruas jalan A. Yani tersebut sebelumnya. Mereka berteriak-teriak dengan kalimat protes kepada petugas. Tarik menarik pagar pembataspun terjadi saat itu.

Insiden ini menjadi tontonan bagi pengunjung Pasar Payakumbuh yang cukup padat ketika itu. “Inilah kesempatan kami untuk berjual beli”, teriak mak-mak salah seorang pedagang kepada petugas.

Kadis Koperasi UMKM Payakumbuh, Dahler melalui Kepala Bidang Pasar Arnel membenarkan kejadian yang tak diinginkan itu ketika dihubungi PilarbangsaNews Jumat (22/5) malam. “Benar, sebuah insiden terjadi sore tadi di pasar bawah kanopi,” sebut Arnel.

Menurut Arnel, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Payakumbuh ingin menertibkan pengunjung pasar yang terang-terangan melanggar ketentuan PSBB. Protap kesehatan tidak mereka pedulikan lagi, misalnya jaga jarak.

Bagaimana solusinya untuk Sabtu (23/5) siang? Menjawab pertanyaan PilarbangsaNews, Arnel mengatakan kapasitas parkir sepeda motor pengunjung pasar dibatasi hingga satu lapis saja. Sebelumnya sampai empat lapis.

Terakhir dikatakan Arnel, bahwa mulai Sabtu (23/5) malam pukul 23.30 WIB akan dilakukan penutupan Pasar Payakumbuh sampai tanggal 29 Mei. “Selama penutupan akan dilakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh blok pasar,” katanya. (wba).

Payakumbuh

Alhamdulillah, Produksi Padi Kota Payakumbuh Surplus Terus

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Untuk menghadapi masa pandemi wabah Covid-19 saat ini, Kota Payakumbuh melakukan panen bersama di kelurahan Payobasung Kecamatan Payakumbuh Timur, Selasa (21/4).

Bersama Walikota Riza Falepi, panen bersama tersebut juga turut hadir Dandim 0306/50 kota Letkol. Kav. Ferry S Lahe, Kajari Kota Payakumbuh yang diwakili kasi intel Robby Prasetya, Ketua DPRD Hamdi Agus, serta dari dinas pertanian, Dinas Ketahan pangan, camat Payakumbuh Timur dan Lurah Payobasung.

Walikota mengatakan jika di tahun 2019 jumlah produksi padi kota Payakumbuh sebesar 39.800 ton dan 22.125 ton kalau sudah jadi beras. “Jumlah ini sudah melebihi kebutuhan konsumsi seluruh masyarakat kota Payakumbuh. Dengan total jumlah panen keseluruhan tersebut, hanya 66% atau 14.590 ton beras yang digunakan untuk konsumsi masyarakat Kota Payakumbuh,” ungkap Wako Riza.

Walikota Riza Falepi juga berpesan kepada seluruh petani agar selalu dapat menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi yang bergizi.

Sementara itu, kepala dinas Ketahanan Pangan Depi Sasra saat proses panen bersama berlangsung menyampaikan jika di kuartal I tahun 2020, jumlah produksi beras masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Kota Payakumbuh,

“Dan pada triwulan II-IV tahun 2020 ini, produksi beras kota Payakumbuh juga masih akan mencukupi untuk kebutuhan konsumsi masyarakat kita,” katanya.(wba).

Payakumbuh

Edward DF Bantu Posko Mandiri Pencegahan Covid-19 Balai Jariang

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh Edward DF menyerahkan bantuan ke Posko Mandiri Pencegahan Covid-19 Kelurahan Balai Jariang, Kenagarian Aia Tabik, Kecamatan Payakumbuh Timur, Minggu (19/4).

Edward DF memberikan bantuan berupa tambahan dana untuk pengadaan alat pengukur suhu tubuh dan puluhan masker. Bantuan diterima lurah Balai Jariang Ronal, S.Sos didampingi Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, tokoh masyarakat E. Dt. Naro Nan Kuniang, tokoh pemuda Iswandi, Ketua KT, ketua-ketua RT dan lainnya.

Edward menyarankan, petugas yang ditempatkan di Posko tersebut supaya dapat membantu tugas Gugus Tugas dan Satgas Pencegahan Covid 19 yang sudah ada. Terutama dalam memantau orang dari luar Kota Payakumbuh.

“Khususnya bagi perantau dari provinsi dan kota yang terpapar Covid 19, sebelum mereka ke rumah harus mengecheck suhu tubuh dan lainnya di posko-posko yang ada,” pesan Edward DF yang merupakan wakil ketua DPC PPP Kota Payakumbuh.

Lurah Ronal S. Sos menyampaikan apresiasi kepada wakil rakyat yang telah memberikan bantuan kepada posko covid-19 mandiri Balai Jariang.Lurah berharap, semoga bantuan ini dapat memberikan kontribusi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kelurahannya.

“Kami berikan apresiasi kepada bapak Edward DF atas bantuannya, semoga dengan sinergi ini kita bisa terus menjaga warga dari bahaya Corona,” ujar lurah. (wba).

Payakumbuh

Warga Nan Kodok Kembali Dimakamkan dengan Protap Covid-19

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Sampai hari Minggu (19/4), di Payakumbuh sudah ada 2 kali pemakaman yang digelar dengan protap Covid-19. Kedua pemakaman tersebut berkebetulan terjadi di wilayah yang sama, yakni Lingkungan Nan Kodok, Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, Koto Nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Pemakaman pertama, perempuan “E” umur 55 tahun ternyata diketahui kemudian hasil labnya negatif. Dan yang kedua menimpa perempuan “N” umur 33 tahun meninggal di RSAM Bukittinggi Minggu (19/4) pukul 04.00 WIB dengan gejala sesak nafas dan demam.

Saat ini hasil pemeriksaan lab “N” belum keluar, masih ditunggu dari labor Unand Padang. Ibu muda ini telah dimakamkan dengan protap Covid-19 pukul 10.00 WIB hari Minggu(19/4) ini.

Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, ketika dihubungi awak media Minggu (19//4) siang membenarkan, kalau sudah dua warganya yang meninggal dunia dan dimakamkan dengan protap Covid-19.

“Mudah-mudah hasil laboratorium jenazah ini negatif. Saya juga meminta seluruh warga, khususnya masyarakat lingkungan Nan Kodok untuk lebih meningkatkan kewaspadaan,” kata Riza.

Dikatakan, terlepas soal hasil lab, sudah saatnya masyarakat Payakumbuh jangan menganggap enteng dengan ancaman wabah pendemik corona virus ini. Apalagi, jumlah masyarakat Sumatera Barat positif Covid-19 tiap hari terus bertambah. Hingga Minggu (19/4) sudah mencatat 71 kasus positif.

“Untuk itu, marilah kita patuhi seluruh imbauan pemerintah terkait Covid-19. Dengan mematuhi sosial dan physicalk distancing, selalu memakai masker, sering cuci tangan dengan sabun, serta hindari kerumunan. Banyak tinggal atau beraktifitas dalam rumah,” kata Riza Falepi.

Terhadap larangan salat berjemaah, seperti Jumatan dan salat fardhu lima waktu, atau disaat Ramadhan nanti, Riza meminta warga agat tidak menggelar salat tarawih, sesuai instruksi Menteri Agama, MUI Sumatera Barat. “Mari dipatuhi bersama, karena semuanya untuk keselamatan umat,” ungkap Riza.

Wali Kota Riza juga mengaku, sangat prihatin dengan kondisi Nan Kodok, karena agak abai dan cendrung menganggap enteng urusan Covid-19. Pasalnya, salah satu rumah ibadahnya, yaitu Mesjid Al-Irsyad yang berada di perlintasan Pekanbaru-Bukittinggi masih menggelar salat Jumat.

“Coba bayangkan, jika saat shalat Jumat itu ada jemaah positif Covid-19 atau ada pembawa (carrier) virus yang datang dari Pekanbaru yang turut shalat Jumat disana, dampaknya seisi mesjid ikut tertular Covid-19. Kemudian, bukan tidak mungkin, seluruh jemaah ikut pula menebarkan Covid-19 kepada keluarga mereka di rumah,” tukuk Riza.

Sementara itu Kadis Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal mengatakan Pemko Payakumbuh dalam hal ini melanjutkan apa yang telah dilaksanakan oleh RSAM Bukittinggi, dimana protap penyelenggaraan jenazah yang ditetapkan pemerintah, sudah sesuai dengan protokol Kementerian Kesehatan.(wba).

Baca juga:

Pemuda Nagari Mungo Bagi Masker Dari Rumah ke Rumah

Payakumbuh

Sepertiga Warga Payakumbuh Dibantu Bansos Selama Dampak Covid 19

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Sepertiga dari 132 ribu jiwa penduduk Kota Payakumbuh, yang terdampak ekonomi akibat wabah virus corona, selama empat hingga enam bulan kedepan dibantu Pemko Payakumbuh. Bantuan itu dilakukan lewat program bantuan sosial (Bansos) dalam bentuk bahan pangan.

Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi mengatakan itu didampingi Sekdako H Rida Ananda, di Balaikota, Minggu (12/4) hal ini.

Untuk membantu warga terdampak virus corona itu, Pemko akan mengucurkan dana sebesar Rp40 miliar setelah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melakukan refocusing APBD 2020 yang disetujui DPRD. Bansos yang diberikan berupa bahan pangan, seperti beras, telur dan rendang siap saji yang sudah dikalengkan.

Dana APBD Rp40 miliar itu sudah termasuk biaya percepatan dan operasional penanganan Covid-19, seperti pengadaan APD, pengadaan obat-obatan dan biaya operasional, senilai lebih kurang Rp8,5 miliar.

Menurut Riza Falepi, sejumlah perangkat daerah yang terkait dengan bidang ekonomi bersama dinas sosial, sudah melakukan pendataan. “Saya sudah perintahkan Sekdako mengawal pendataan warga yang terpapar akibat Covid-19. Saya minta by name by address. Supaya tak satupun warga terdampak ekonomi yang tak terhitung,” tegas Riza.

Selain bansos, Pemko lewat Dinas Sosial juga telah membuka dapur umum di jantung Kota Payakumbuh, di kawasan Tugu Adipura, sejak Rabu (8/4). Dapur umum ini, untuk membantu warga miskin atau pelaku usaha mikro yang kesulitan mendapatkan uang buat makan sehari-hari.

Jumlah warga miskin di Payakumbuh berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) tercatat 44.000 jiwa. Tugas perangkat daerah terkait, mendata kembali warga yang terdampak Covid-19. Seperti pedagang makanan di sekolah, akibat sekolah libur mereka tidak bisa berjualan lagi. Begitu juga pelayan toko, mall, pekerja industri kecil, tukang kayu, tukang batu, petani yang kehilangan pekerjaan serta pengemudi ojol yang anjlok pendapatannya, akibat Covid-19.

Bansos yang sama juga akan diberikan oleh Pemrov Sumatera Barat. Tapi, jumlahnya hanya 15% dari data DTKS. Rencananya, setiap KK bakal dibantu Rp200.000 per bulan.

Kebijakan pemko lainnya, juga membebaskan warga terdampak Covid-19 membayar rekening air selama dua bulan. Terhitung. pemakaian air di bulan April dan Mei 2020.

Dalam hitungan sementara tercatat 6.606 KK yang akan diberikan pembebasan rekening air PDAM. Mereka terdampak ekonomi itu dikategorikan KK miskin golongan A. (wba).

. Payakumbuh

AH Agustion; Pelajar Harus Komit Belajar di Rumah

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh AH Agustion menghimbau agar pelajar SD dan SMP tetap komit untuk belajar di rumah hingga tanggal 15 April mendatang.

Penegasan ini disampaikannya kepada PilarbangsaNews di ruang kerjanya, Rabu (8/4) siang. “Setelah tanggal 15 April tersebut kita tunggu dulu pengumuman selanjutnya dari pimpinan daerah, apa waktu diliburkan ditambah atau tidak. Semuanya tergantung situasi dan kondisi dari perkembangan Covid 19,” kata Kadis pendidikan tersebut.

AH Agustion juga mengingatkan pelajar yang belajar di rumah agar tetap memakai masker kalau terpaksa keluar rumah untuk keperluan tertentu. “Kemudian, tugas-tugas PR (Pekerjaan Rumah) yang dilaksanan secara online jangan sampai dilalaikan,” himbau AH Agustion.

Terakhir disampaikannya, mekanisme ketentuan kelulusan bagi pelajar kelas 6 dan 9 ditunggu dulu informasi selanjutnya dari kementrian. (wba).

Payakumbuh

Percepat Penanganan Covid-19, Wako Riza Falepi Rotasi ASN

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Untuk mempercepat penanganan Coronavirus Desaise (Covid-19) di Kota Payakumbuh, Walikota Riza Falepi merotasi 26 pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Kota Payakumbuh. Pelantikan itu dilaksanakan di ruang kerja Walikota Kantor Balai Kota, Selasa (31/03) sore.

“Mutasi yang sekarang ini harus saya lakukan, sebab saya harus mencari staf yang bisa bertempur dan siap dalam memerangi dan mencegah virus corona masuk ke kota kita,” kata Wali Kota Riza Falepi.

Dengan pelantikan hari ini, Riza mengharapkan aparaturnya untuk segera menyesuaikan diri dengan pos yang baru agar pencegahan virus korona di Payakumbuh akan secepatnya bisa diatasi.

“Segeralah bekerja, jangan sampai ada masyarakat kita yang terpapar virus yang berbahaya ini, kita ingin Payakumbuh zero kasus Covid-19,” ujar Riza tegas.

“Semoga apa yang dilakukan hari ini diridhai oleh Allah SWT, dan kita semua dilindungi dari bahaya Covid-19 yang kian mengancam,” harapnya.

Adapun pejabat yang dilantik Eselon II Dahler yang sebelumnya Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik bertukar posisi dengan Herlina, yang sebelumnya Kepala Dinas Koperasi dan UKM.

Pejabat Eselon III, diantaranya Bode Arman yang sebelumnya Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian bertukar posisi dengan Kabag Hukum Azni Zenti, lalu Wawan Sofianto dengan jabatan baru Sekretaris Dinas Kesehatan, Donny Prayuda dengan jabatan baru Sekretaris Dinas Sosial dan Ibrahim dengan jabatan baru Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh. (wba).

Baca juga;

Forkopimda dan Bupati Irfendi Semprot Pasar Sarilamak

Payakumbuh

Mantap! Tiga OPD Bakal Berkantor di Padang Kaduduak

Payakumbuh, PilarbangsaNews

Berbagai upaya dilakukan Pemko Payakumbuh untuk meramaikan pasar baru di Padang Kaduduak. Salah satunya dengan mengembangkan kawasan pasar tersebut sebagai pusat perkantoran.

Tahun ini, Pemko mendirikan gedung megah bertingkat di sebelah pasar yang dibangun pada 2016 lalu itu. Gedung berlantai II itu, nantinya bakal ditempat tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sekaligus, yakni Dinas Pendidikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Satpol PP/Damkar.

“Ada tiga dinas yang menempati gedung itu nantinya,” terang Yasril Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Payakumbuh, Jumat (13/3) sore.

Dijelaskan Yasril, dana pembangunan gedung tersebut bersumber dari APBD Kota Payakumbuh 2020 dengan pagu dana Rp7,6 miliar pada Dinas PUPR Kota Payakumbuh.

Gedung itu, katanya memiliki dua lantai, masing-masing lantai 1 untuk kantor Dinas Satpol PP/Damkar dan BPBD. Sedangkan lantai 2 untuk Dinas Pendidikan serta dilengkapi aula.

“Pembangunan gedung ini termasuk cepat. Tender sudah selesai dan pengerjaannya pun sudah mulai. Akhir Februari lalu sudah dimulai pemancangan,” kata Yasril.

Sedangkan, pemenang tender proyek gedung tiga OPD ini yakni CV Shinamo Jaya. Direktur perusahaan, Mairiyo Firtoni menjelaskan, pekerjaan sampai pertengahan Maret ini sudah sampai pekerjaan pondasi. “Kontrak kita sebesar Rp6,8 miliar yang dikerjakan hingga 11 Oktober mendatang. Sekarang sudah ke tahap pondasi,” terangnya Mairiyo Firtoni. (wba).