Menampilkan: 1 - 10 dari 385 HASIL
Polri

Menpan RB dan Kalemdiklat Polri Berikan Pembekalan Calon Perwira Polri TA 2020

Jawa Barat, PilarbangsaNews

Dalam rangka membentuk Fist Line Suprvisor yangg unggul dan berintegritas guna melaksanakan tugas Harkamtibmas, pada tahap akhir Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara menjadi Perwira Polri T.A. 2020, Setukpa Lemdiklat Polri menghadirkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (MENPAN RB RI) dan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Kalemdiklat Polri) pada acara ceramah atau pembekalan bagi para Peserta Didik PAG TA. 2020, Senin 19 Oktober 2020.

Kegiatan pembekalan kali ini diawali penceramah dari MENPAN RB Tjahjo Kumolo,SH dengan mengusung tema “Pengembangan kompetensi dan sikap perilaku anggota Polri di era Revolusi Industri 4.0 guna terwujudnya organisasi yang sehat dan modern”.

Dalam ceramahnya Menpan RB menyampaikan bahwa Indonesia mengahadapi dua tantangan besar untuk terwujudnya peradaban madani dimasa depan, pertama hadirnya Revolusi industri 4.0 dan Society 5.0 yang memicu semua negara beradu cepat untuk adaptasi ke arah digitalisasi dan virtualisasi. Yang kedua adalah mewujudkan Visi Indonesia 2045 yaitu sejarah 100 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia yang berdaulat dan mencita- citakan untuk kemakmuran rakyat.

Kedua aspek besar ini harus dikelola oleh suatu sistem birokrasi maupun penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Dengan manajemen talenta yang secara umum setiap pemimpin harus memiliki kompetensi teknis, manajerial dan sosial kultural sehingga dapat dikatakan memiliki kemampuan sebagai pemimpin yang berfungsi sebagai agen perubahan kearah yang lebih dilingkungannya. Begitupun dengan Polri bahwa kesempatan mengikuti PAG juga disertai dengan tanggung jawab yang besar untuk meningkatkan kemampuan, keahlian dan kredibilitas agar memberikan maslahat yang lebih besar.

Diakhir ceramahnya Tjahjo Kumolo menyampaikan bahwa ancaman yang harus dihadapi bangsa indonesia setelah 75 tahun merdeka adalah : Korupsi, Narkoba, Radikalisme, Bencana Alam termasuk Covid-19 serta Pilkada serentak tahun 2020 yang harus berjalan tertib, aman dan damai yang merupakan tugas aparat kepolisian.

Dihari yang sama ceramah pembekalan kedua disampaikan oleh Kalemdiklat Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, M.Si. yang dalam inti ceramahnya menyampaikan bahwa potensi menjadi Perwira harus dibangun sejak Bintara, sehingga ketika jadi Perwira akan menjadi baik karena prosesnya baik saat Bintara.

Pendidikan PAG hanya memformat cara berpikir dari pola pikir seorang Bintara menjadi Perwira, introspeksi sangat penting untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai seorang Perwira, pungkas Komjen Arief.

Diakhir arahannya Kalemdiklat Polri menegaskan bahwa calon perwira lulusan PAG TA. 2020 harus dapat merubah cara pandang dan pola pikir, menjadi pengarah bagi anggota untuk menjalankan tugas dari pimpinan, menjadi tauladan bagi rekan kerja, anggota, dan keluarga, jangan sampai setelah jadi Perwira malah menjadi beban dalam organisasi Polri. (Ezl)

Polri Riau

Pelaku Perusak Mobil Polisi di Pekanbaru Cepatlah menyerahkan Diri

Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang kondusif guna menjamin keberlangsungan aktivitas ekonomi diwilayah Polda Riau serta menyikapi perkembangan situasi masyarakat menyikapi pengesahan undang-undang omnibus law terkait cipta kerja.

Disamping melakukan upaya-upaya preemtif dan preventif dengan cara melakukan pengamanan baik secara terbuka maupun tertutup dalam kegiatan pengamanan unjuk rasa pada anggal 7,8,9 Oktober yang lalu, pihak Polda Riau juga melakukan upaya-upaya pencegahan dan penegakan hukum terhadap ancaman faktual maupun tindak pidana yang terjadi.

Pencegahan yang dilakukan disamping melakukan komunikasi secara intensif dengan pimpinan organisasi, BEM, Ormas maupun instansi terkait untuk mencegah terjadinya benturan-benturan yang tidak diinginkan.

Selama tanggal 7 s/d 9 Oktober, Polda Riau berhasil mengamankan 21 (dua puluh satu) orang :

  • tanggal 7 diamankan 1 (satu) orang.
  • tanggal 8 diamankan 12 (dua belas) orang.
  • dan tanggal 9 mengamankan 8 (delapan) orang (5 pelajar dan 3 orang dewasa), yang mana 3 diantaranya membawa pecahan batu dalam tasnya dan 1 (satu) orang lainnya membawa botol minuman.

Ditanggal 8 Okt, Polda Riau sejak awal selalu menghimbau secara persuasif terhadap massa unras dan melakukan tahapan-tahapan tindakan sesuai aturan yang ada secara soft baik dengan cara pemasangan security barrier, penjagaan menggunakan pasukan Polwan negosiator, pasukan dalmas awal sampai terjadi pengrusakan gerbang gedung DPRD Prov Riau disertai dengan pelemparan-pelemparan baik menggunakan batu, kayu, bata maupun pecahan paving dan botol aqua kepada petugas.


Karena sudah menuju ke arah anarkis dan untuk menjaga situasi kamtibmas diputuskan untuk mengambil tindakan melalui penyemprotan water canon maupun penggunaan gas air mata kepada massa agar tidak melakukan tindakan anarkis.

Akibat dari pelemparan-pelamparan yang dilakukan oleh massa unras mengakibatkan 11 (sebelas) orang petugas mengalami luka-luka akibat lemparan dan bahkan ada beberapa yang dirawat. Dan disamping itu juga massa unras juga melakukan pengerusakan fasilitas umum maupun kendaraan dinas kepolisian dibeberapa tempat salah satunya adalah di halaman depan hotel Tjokro Jalan Jenderal Sudirman Kota pekanbaru.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi maupun alat bukti CCTV, Ditreskrimum berhasil mengungkap peristiwa Tindak Pidana Pengerusakan Mobil Dinas Sat PJR Ditlantas Polda Riau pada Kamis (8/10) sekira Pukul 15.20 WIB, dimana beberapa orang yang diduga peserta unjuk rasa melakukan pengrusakan terhadap 1 (Satu) Unit Mobil Sedan Mitsubishi Lancer (Kijang 6501) Sat PJR Polda Riau nomor polisi 122516-IV yang parkir di halaman parkir di Hotel Tjokro dengan cara melakukan pengerusakan menggunakan batu dan kayu serta membalikkan mobil sehingga mengakibatkan 1 (Satu) Unit Mobil Sedan Mitsubishi Lancer (Kijang 6501) Sat PJR Polda Riau tersebut rusak berat.

Dari penyelidikan dan penyidikan intensif yang dilakukan oleh Subdit 3 Krimum Polda Riau, telah berhasil mengidentifikasi beberapa pelaku yang melakukan perbuatan pidana tersebut.

Kemudian pada Senin (12/10) dilakukan penangkapan terhadap 1 (satu) orang pelaku atas nama GUNTUR YULIAWAN Alias GUGUN di wilayah Rumbai pesisir Kota Pekanbaru (bersembunyi akibat viralnya Video yang merekam pengrusakan yang dilakukan tersangka di media social.

Dari hasil pemeriksaan tersangka mengakui perbuatannya dan mengaku bahwasanya bukan merupakan Mahasiswa Universitas Lancang Kuning (UNILAK) sebagaimana rekaman Video yang memperlihatkan pelaku pada saat melakukan pengrusaskan memakai Jas Alamamater Universitas Lancang Kuning bersama dengan beberapa pelaku lainnya yang belum diketahui.

Adapun modus operandi yang digunakan adalah :

  1. Pelaku mendapat informasi terkait renggiat dari WA Group pemuda di lingkungan tempat tinggalnya. kemudian pada tanggal 7 Okt (malam hari) berkumpul dengan beberapa temannya dan sepakat untuk mengikuti unras pada tanggal 08 Oktober 2020.
  2. Kemudian pelaku meminjam Jas Alamamter UNILAK kepada temannya yang pernah kuliah di
    UNILAK.
  3. Kemudian pelaku pada tanggal 08 Oktober 2020 bersama dengan 3 (tiga) orang temannya
    berangkat menuju ke Pekanbaru dan bergabung dengan massa Unras dari Kampus UNILAK
    yang pada saat itu sedang menuju ke gedung DPRD Prov. Riau
  4. Pelaku mengikuti Unras di Depan Gedung DPRD Prov. Riau sampai terjadi pembubaran oleh
    petugas. Pada saat itu pelaku ikut juga melakukan pelemparan kepada petugas, sehingga dibubarkan oleh petugas keamanan dan pelaku mundur kearah jalan jenderal sudirman (depan hotel Tjokro).
  5. Pada saat itu pelaku melihat mobil patroli lantas sedang diparkir di depan hotel Tjokro di Jl. Jenderal Sudirman Simpang Tiga Kel. Tangkerang Utara Kec. Bukit Raya Kota Pekanbaru Prov. Riau dan akhirnya pelaku melakukan penendangan, pelemparan batu dan pemukulan dengan menggunakan kayu terhadap mobil tersebut.

Adapun MOTIF melakukan pengerusakan terhadap mobil dinas polisi lalu lintas dikarenakan pelaku marah dan kesal karena dibubarkan oleh pihak kepolisian sehingga pelaku melampiaskan kemarahan dengan cara merusak 1 (satu) unit mobil sedan dinas polisi lalu lintas.

Barang Bukti yang berhasil disita, antara lain :

  1. Dari TKP

1 (Satu) unit mobil sedan Mitsubishi Lancer Sat PJR .
Bongkahan-bongkahan batu.
3 (Tiga) batang patahan kayu.
2 (dua) buah traffic cone.
Pecahan lampu rotator.

  1. Dari Pelaku :

1 (Satu) helai baju almamater Universitas Lancang Kuning.
1 (Satu) helai kaos warna hitam merk Fila bertulisan FUCK.
1 (Satu) helai celana panjang warna hitam merk BENHILL.
1 (Satu) helai masker warna kuning bertuliskan CORONA COVID 19.
1 (Satu) buah topi bucket warna hitam motif daun ganja.
1 (Satu) unit sepeda motor merk Kawasaki jenis LX150H warna hitam

Kepada Pelaku dipersangkakan telah melakukan tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang dan atau barang dan atau melawan pejabat yang menjalankan tugas sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 170 dan atau pasal 406 dan atau Pasal 214 KUHPidana Jo. 55 KUHP dengan ancaman pidana hukuman penjara selama-lamanya 5 tahun 6 bulan.

Rencana tindak lanjut adalah melakukan penahanan terhadap pelaku serta melakukan pencarian dan pengejaran pelaku lainnya yg belum tertangkap.

Dan kami dari Polda Riau menghimbau kepada pelaku lainnya yang melakukan perusakan untuk menyerahkan diri.

Polri

Oknum Polisi Aniaya Wartawan Saat Liput Demo, Dolfie Rompas: Kapolri Harus Beri Sanksi Tegas

Jakarta, PilarbangsaNews

Kapolri harus memberi sanksi tegas kepada anggotanya yang melakukan penganiayaan terhadap Wartawan pada saat ‘Demo Tolak UU Omnibus Law’, pada Kamis (8/10/2020) lalu. Hal ini ditegaskan Dolfie Rompas, S.Sos, SH, MH, Divisi Hukum PPWI, kepada media ini, Sabtu, 10 Oktober 2020.

Sebagaimana dilansir media-media nasional dan daerah, banyak sekali wartawan yang kembali menjadi korban penganiayaan oleh oknum aparat keamanan saat melakukan peliputan aksi demo buruh dan mahasiswa Kamis lalu. Tindakan kekerasan terhadap Wartawan yang menjalankan tugas pers, terlebih merusak alat yang digunakan untuk meliput, merupakan pelanggaran terhadap Undang-undang No.40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya Pasal 2 dan Pasal 4 ayat (1), (2), dan (3).

“Dan berdasarkan Pasal 18 ayat (1) dapat dipidana paling lambat 2 tahun penjara atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah),” papar Dolfie.

Lebih lanjut, ia menyampaikan berdasarkan konstitusi, Indonesia adalah Negara Hukum, sebagaimana yang dimaksud dalam batang tubuh UUD 1945, Pasal 1 ayat (3). “Sehingga hukum harus ditegakkan, tidak dibenarkan juga apabila ada aparat yang mau menegakkan hukum tapi melanggar hukum,” jelas Dolfie.




Bahwa kemerdekaan Pers merupakan salah satu wujud kedaulatan rakyat dan menjadi unsur yang sangat penting untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang demokratis. Hak Wartawan untuk memperoleh informasi merupakan ‘Hak Asasi’, sehingga Wartawan dalam menjalankan tugas persnya tidak boleh mengalami penyensoran atau pembredelan atau pelarangan dari siapapun atau dari pihak manapun, termasuk dari aparat penegak hukum.

Menurutnya, penganiayaan terhadap wartawan tidak boleh terjadi lagi dan harus dihentikan. “Marilah kita segenap warga negara Indonesia untuk mentaati semua aturan hukum yang berlaku di bangsa ini, termasuk menghormati Undang-undang Pers. Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya, dan tidak boleh membiarkan pelanggaran hukum terus terjadi di negeri ini dengan alasan apapun sekalipun di masa pandemi Covid-19 saat ini,” tandasnya.

Semoga kita tetap menjunjung tinggi hukum dan konstitusi dan tetap menghormati dan ‘Menjamin Hak Asasi Setiap Warga Indonesia’ sekalipun di masa Pandemi Covid-19, dan semoga wabah ini segera berakhir dan kita semua dapat menjalani kehidupan normal seperti sediakala. (Red)

Editor: NJK

Polri

Polisi Halau Pendemo Antisipasi Penjarahan di Plaza Medan Fair

Medan, PilarbangsaNews

Tim gabungan dari Polda Sumut dan Polrestabes Medan menghalau ribuan pengunjuk rasa yang berusaha masuk ke Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Medan, Sumatera Utara, Kamis (8/10) petang.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, mengatakan upaya penghalauan kepada para pendemo itu mengantisipasi terjadinya aksi penjarahan di lokasi pusat perbelanjaan terbesar di Kota Medan tersebut.

“Sempat para pendemo itu mencoba masuk ke Plaza Medan Fair, tetapi dengan gerak cepat personil yang langsung turun ke lokasi berhasil menghalau para pengunjuk rasa.”

Tatan mengungkapkan, usai menyampaikan orasinya di depan Kantor DPRD Sumut, ribuan pendemo melanjutkan aksinya di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di depan Plaza Medan Fair.

“Saat ini (09/10) para personil tengah melakukan pengamanan di Jalan Gatot Subroto mengatinsipasi terjadinya kerusuhan.”

Diketahui, Polda Sumut dan Polrestabes Medan telah mengamankan ratusan pendemo yang terlibat tindak anarkis karena melakukan pelemparan kepada personil polisi serta pengerusakan sejumlah kendaraan dinas.

“Para pendemo yang diamankan karena melakukan tindak anarkis telah dibawa ke Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan.” (Ezl)

Polri

Dialog Interaktif Poldasu Tentang Anggota Polri Mendapat Bankum Dimasa Pilkada

Medan, PilarbangsaNews

Dialog interaktif Polda Sumut kali mengangkat tema “Bantuan hukum bagi institusi maupun anggota polri, serta keluarga Polri dimasa Covid-19 maupun dalam suasana Pilkada serentak Tahun 2020”.

Dialog interaktif “Halo Polisi” ini teknisnya masih seperti biasanya, yaitu melalui daring telepon seluler, dan dipandu oleh presenter Asma Lubis di 94.3 FM Pro 1 RRI, Medan pada Rabu (07/10/2020) sekitar pukul 15.00 – 16.00 WIB.

Dengan narasumber AKBP Ramles Napitupulu, SH.MH selaku Kasubbid Bankum bidang hukum Poldasu, sebagai pendamping yaitu Kaur Mitra Subbid Penmas Bid Humas Poldasu Kompol Sahat Tarigan.

Hak atas bantuan/perlindungan hukum bagi anggota Polri secara umum telah diatur dalam Undang-undang No. 2 Tahun 2002, dan juga tertuang dalam pasal 13 Peraturan Pemerintah No. 3 Tahun 2003 bahwa anggota Polri mendapatkan bantuan hukum pada semua tingkat pemeriksaan dalam proses peradilan Republik Indonesia yang disangka atau didakwa melakukan tindak pidana yang berkaitan dengan kepentingan tugas, dengan memanfaatkan penasehat hukum dari institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia dan/atau penasehat hukum lainnya. Serta diatur dalam Pasal 5 huruf b Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 2010 tentang hak-hak lainnya anggota Polri meliputi bantuan hukum dan perlindungan keamanan.

Dimasa pandemi Covid-19 maupun di Pilkada serentak Tahun 2020 ini, hal-hal yang tidak tersangka bisa saja terjadi, maka anggota Polri berhak mendapatkan bantuan hukum, baik sebagai tersangka tindak pidana maupun sebaliknya jika menjadi korban tindak pidana, berhak mendapatkan perlindungan keamanan.

Dialog interaktif berjalan aman dan kondusif, serta tetap mengutamakan dan mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. (Ezl)

Polri Riau

Di Hari Special, Kapolda Riau Dan Rombongan Berikan Kejutan Bagi TNI

Pekanbaru, PilarbangsaNews, — Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SIK SH MSI memberikan surprise kepada Jajaran TNI yang berulang tahun ke 75 pada Senin (5/10) pagi dengan menyambangi kediaman Danrem 031 Wirabima, Brigjen TNI Moch Syech Ismed SE MHan , di Jalan Gatot Subroto Pekanbaru.

Didampingi benerapa Pejabat Utama Polda diantaranya Karo Rena, Dir Inltelkam, Dir Lantas, Dir reskrimum, Dansat Brimob, Kabid dokkes serta Ka Yanma, Irjen Agung yang datang dengan membawa tumpeng menyampaikan Selamat ulang tahun TNI Ke 75 kepada Danrem beserta jajaran Korem 031/Wira Bima.
Agung berharap TNI POLRI bisa terus bersinergi.

“Selamat Ulang Tahun ke 75 pak Danrem dan jajaran Korem 031/Wira Bima, semoga TNI Polri terus bersinergi”, ucap Agung.

Sementara itu Brigjen Ismed menyampaikan rasa terimaksihnya atas surprise yang diberikan Kapolda dan rombongan yang datang dihari yang istimewa bagi jajaran TNI tersebut.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada kapolda Riau dan rombongan atas surprise nya, HUT TNI tahun ini berbeda dengan tahun sebelum nya karena tahun ini pelaksanaanya dilakukan secara Virtual seperti Perayaan HUT Polri sebelum nya, kami juga berharap,TNI POLRI bisa terus bersinergi demi kemajuan bangsa ini”, harap putra asli Riau ini.

Kejuta juga terjadi dikediaman Danlanud Roesmin Nurjadin
Dipimoin Karo SDM Kombes Nurworo Danang Sik bersama Karo Log, Dirpam Obvit, Kabid Humas dan Kabid Kum serta Dit Tahti Polda mendatangi kediaman Marsekal Pertama Rony Irianto Moningka, yqng begitu membuka pintu langsung disambut nyanyian selamat ulang tahun.

Sembari menyerahkan nasi tumpeng, Danang menyampaikan doa dan harapannya untuk kesuksesan TNI dalam mengemban tugas mulia serta harapan sinergi bersama TNI Polri terjalin baik.

“Kami atas nama pimpinan Polda mengucapkan selamat ulang tahun semoga TNI selalu sukses mengemban tugas dan amanah negara. Dan harapan kami semoga sinergi TNI Polri terus bisa ditingkatkan”, harap Danang.

Marsma Ronny menyampaikan harapan yang sama kepada institusi Kepolisian.
“Terimakasih atas dukungan dan kerjasama yang berjalan baik selama ini, terimakasih kepada Kapolda dan jajaran dan spesial ini terimakasih surprise nya dihari ulang tahun TNI”, ucap Ronny.

Rombongan juga sempat mampir dipenjagaan lanud dan memberikan Masker kepada anggota Jaga Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

Rombongan berikutnya yang dipimpin oleh Dir Binmas Polda Kombes Pol Drs Kris Pramono memberikan Ucapan Selamat Ulang Tahun TNI ke 75 kepada Danlanal bertempat di Mess Lanal Dumai Jl Siberut No 6 Pekanbaru.

Bersama Dirsamapta, Diresnarkoba, Ka SPN Pekanbaru, Kabid TIK, Kabid Keu, Ka Labfor dan Ka SPKT Polda memberikan kejutan penyerahan tumpeng kepada TNI dari jajaran Lanal yang diterima oleh Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Himawan. ( Bidhumas Polda Riau)

. Polri

DIDUKUNG PERALATAN CANGGIH DALAM LAKSANAKAN OPS YUSTISI, SATGAS PEMBURU TEKING COVID-19 JARING 4.414 PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN

Pekanbaru, 2 Oktober 2020 – Sejak diluncurkan oleh Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SH, SIK, M.Si pada Minggu (20/9) yang lalu atau setelah 2 pekan berjalan, Satgas Pemburu Teking Covid-19 telah menjaring sebanyak 4.414 pelanggar yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan.

Jumlah tersebut terdiri dari 3.385 teguran lisan dan 1.029 teguran tertulis. Satgas Pemburu Teking Covid-19 merupakan satgas yang terdiri dari personil gabungan Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi dan Kabupaten/Kota yang bertugas untuk melaksanakan penindakan secara aktif dan mobile kepada para pelanggar protokol kesehatan dengan dasar Pergub Riau Nomor 55 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Riau serta peraturan Kepala Daerah masing-masing kabupaten/kota.

Sebanyak 1.729 personil gabungan yang terdiri dari 1167 Polri, 321 TNI, 496 Sat Pol PP, dan 438 Dishub di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Riau turun ke lapangan setiap harinya untuk mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan serta menindak bagi para pelanggar.

Pembentukan TIM Pemburu Teking Covid19 ini sebagai bentuk dukungan Polda Riau bagi upaya pemerintah dalam melaksanakan penegakan hukum protokol kesehatan yang tertuang dalam pergub dan peraturan kepala daerah dalam sebuah sinergitas melalui Satgas Pemburu Teking Covid-19. Anggota Sat Pol PP sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum peraturan daerah akan selalu dikawal oleh Polri-TNI bersama instansi terkait lainnya dilapangan sebagai upaya menyadarkan masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan.

Petugas menjaring 697 orang pelanggar protokol kesehatan yang selanjutnya diberikan sanksi bersih-bersih fasilitas umum dan jalan. Setelah melaksanakan sanksi sosial tersebut, para pelanggar diminta menulis ikrar/janji untuk tidak mengulang perbuatan yang sama. Untuk memberikan efek jera, petugas juga melaksanakan sanksi berupa hukuman denda. Jumlah total denda sampai dengan akhir September 2020 yang terkumpul dari pelanggar adalah sebanyak Rp.6.500.000,-. Hukuman denda diberikan bagi pelanggar yang sudah kedapatan sering melanggar oleh Satgas Pemburu Teking Covid-19.

Untuk memudahkan pelaksanaan tugas di lapangan, Satgas ini dilengkapi oleh mobil yang memiliki perangkat teknologi berupa android tablet yang disematkan aplikasi Police Patrol Car, berfungsi untuk mengecek identitas melalui E-KTP, identifikasi plat nomor kendaraan bermotor, dan face recognition. Dengan adanya kecanggihan teknologi tersebut memudahkan petugas dalam mengidentifikasi serta mendata para pelanggar protokol kesehatan.

Upaya penindakan secara aktif melalui Satgas Pemburu Teking Covid-19 akan terus dilaksanakan oleh Polda Riau bersama instansi terkait guna memutus rantai penularan Covid-19 yang semakin meningkat di Provinsi Riau. Harapannya adalah menurunkan angka positif dan kematian Covid-19 serta meningkatkan angka kesembuhan hingga Covid-19 benar-benar hilang dari bumi lancang kuning yang kita cintai ini.

Diterbitkan oleh : Bid Humas Polda Riau

Polri

Kapolres Kampar Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Wakapolsek Iptu Firdaus

Kampar, PilarbangsaNews

Kamis (1/10/2020) sekira pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula Sanika Satyawada Polres Kampar dilaksanakan upacara kenaikan pangkat pengabdian personel Polres Kampar, periode 1 Oktober 2020 atas nama Iptu Firdaus yang menjabat sebagai Waka Polsek XIII Koto Kampar.

Bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK, dengan Perwira Upacara AKP Masrial dan Komandan Upacara Ipda A. Candra Widodo SH, untuk peserta upacara terdiri dari Pejabat Utama Polres Kampar dan para Kapolsek dengan menerapkan protokol kesehatan.

Upacara ditandai Penyampaian laporan dari personel yang naik pangkat, yaitu Ipda Firdaus selaku Waka Polsek XIII Koto Kampar yang dinaikkan pangkatnya menjadi Iptu.

Kapolres Kampar selaku inspektur upacara menyampaikan ucapan selamat kepada Iptu Firdaus dan keluarganya. Kenaikan pangkat pengabdian merupakan bentuk perhatian pimpinan terhadap personel, terutama bagi personel yang akan memasuki masa purna tugas dan telah memenuhi syarat yang ditentukan.

Selesai Upacara dilanjutkan foto bersama dan pemberian ucapan selamat kepada personel yang naik pangkat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (mirza)

Polri

Kabaharkam Polri Terkesan Desa Bingkat Sergai dari Rawan Kriminal Jadi Desa Bertuah

Sergai, PilarbangsaNews

Di akhir kunjungan kerjanya ke Sumatera Utara, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, mengunjungi Kampung Tangguh Nusantara (Desa Bertuah) di Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu, 30 September 2020.

Di desa yang dulunya merupakan desa rawan kriminalitas dan sekarang menjelma menjadi desa bertuah ini, Komjen Pol Agus Andrianto melaksanakan serangkaian kegiatan dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, seperti panen raya, tabur benih, dan bakti sosial. Yang semua itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Saya sangat terkesan dan memberikan apresiasi yang sangat tinggi dengan inovasi yang tentunya tidak lepas daripada dukungan aparat pemerintah daerah, Pak Kapolres, Pak Dandim, Pak Camat, Pak Danramil, Pak Kapolsek, yang ada di wilayah ini.

Saya tadi mendapat informasi dari Pak Kepala Desa bahwa dulunya desa ini cukup rawan dari kriminalitas. Namun sekarang ini menjadi desa percontohan dan bahkan sudah dikunjungi, dijadikan obyek studi banding oleh Gubernur Bangka Belitung. Ini luar biasa,” ungkap Kaopspus Aman Nusa II-Penanganan Covid-19 itu di awal sambutannya.

Menurut Komjen Pol Agus Andrianto, perubahan yang terjadi di Desa Bingkat dapat menjadi salah satu contoh bukti bahwa tingkat kriminalitas suatu wilayah berbanding terbalik dengan tingkat kesejahteraan masyarakatnya. Semakin tinggi kesejahteraan masyarakat, maka akan semakin rendah tingkat kriminalitasnya. Begitu pun sebaliknya, semakin rendah tingkat kriminalitas suatu wilayah, maka masyarakatnya dapat beraktivitas meningkatkan kesejahterannya dengan tenang.

“Insya Allah, kalau masyarakat sejahtera, maka gangguan Kamtibmas akan bisa kita tekan. Sehingga masyarakat merasa tenang. Sehingga masyarakat bisa beraktivitas, menjalankan apa pun aktivitasnya, untuk kepentingan pribadi, keluarga, dan masyarakat,” kata Komjen Pol Agus Andrianto.

Ia berharap, apa yang dilakukan Desa Bingkat yang memanfaatkan setiap lahan kosong termasuk pekarangan rumah untuk kegiatan pertanian, peternakan, dan perikanan dapat diadopsi daerah lain hingga tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.

Dengan demikian, gerakan ketahanan pangan nasional akan cepat menuai hasil yang diidam-idamkan. (Relis/Salut)

Polri

Laboratorium Forensik Merupakan Pilar Utama Penyidikan Secara Ilmiah

Medan, PilarbangsaNews

Polda Sumatera Utara adakan dialog interaktif Halo Polisi yang dilaksanakan pada hari Rabu 30 September 2020 sekitar pukul 15.00 – 16.00 WIB, pelaksanaan dialog tetap melalui daring telepon di 94.3 FM Pro 1 RRI Medan dengan presenter Asma Lubis.

Dari Polda Sumatera Utara sebagai narasumber Kombes Pol Sodiq Pratomo S.Si, M.Si selaku Kabid Labfor dan Wakabid Labfor AKBP Ungkap Siahaan S.Si, M.Si, didampingi dari Humas yaitu Kaur Mitra Polda Sumut Kompol Sahat Tarigan SH.

Dalam dialog ini topik yang diangkat yakni, “Bidang Labfor Polda Sumut melakukan pemeriksaan secara Ilmiah dengan memakai Protokol Kesehatan dimasa Pandemi Covid-19”.

Labfor Polda Sumatera Utara ini dalam melaksanakan pekerjaannya tetap dengan cara profesional, dengan mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi, mendukung pelaksanaan penegakan hukum di seluruh wilayah pelayanannya guna terciptanya kepastian hukum, dan serta terwujudnya masyarakat hukum yang berwawasan forensik. Bid. Labfor ini disamping melayani Polda Sumatera Utara, juga melayani beberapa Polda, yakni Riau, Kepri dan Aceh.

Laboratorium forensik merupakan pilar utama penyidikan secara ilmiah, dengan menerapkan ilmu forensik untuk mendukung penyidikan berupa “Science Crime Investigation”, yakni proses penyidikan yang dalam sistem pembuktiannya memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi atau memanfaatkan ilmu forensik, dan dalam pelaksanaan kinerjanya tetap mengacu pada protokol kesehatan.

Situasi berjalan tertib dan lancar dengan mematuhi Protokol Kesehatan, dengan memakai Masker, cuci tangan, jaga jarak, dan hindari kerumunan.

Acara ini cukup banyak pemirsa yang antusias bertanya tentang penanganan teknis-teknisnya, dan gimana sebenarnya kinerja dari Bidang Labfor Polda Sumatera Utara. (Ezl)