Menampilkan: 1 - 10 dari 500 HASIL
Polri

Strategi PencegahanNarkoba Melalui Aplikasi Sumut Bersinar

Medan, PilarbangsaNews

Kejahatan narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi penerus bangsa, cita-cita negeri ini tidak akan terwujud selagi generasi penerus terkontaminasi Narkoba.

Peredaran Narkoba menyasar semua kalangan masyarakat, tidak mengenal usia, dan berbagai jenis pekerjaan.

Berbagai cara dan upaya terus dilakukan oleh Polda Sumatera Utara beserta jajarannya, melalui Direktorat Narkoba polda sumatera utara terus berupaya memberantas kejahatan narkoba. Salah satunya melalui program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2018, Rencana Aksi Nasional (RAN) dikelompokan menjadi 4 kategori, yakni pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi penelitian dan pengembangan penanganan penyalahgunaan narkotika serta presekusor narkotika.
Guna melaksanakan program P4GN di era di gitalisasi industri 4.0, harus memiliki cara dan inovasi.

Sumut Bersinar adalah terobosan atau inovasi baru dalam membangun penyampain informasi kepada publik dan masyarakat khususnya pada pelajar yang berbasis aplikasi, yang menjawab tantangan kedepan tentang perkembangan teknologi informasi dalam rangka pencegahan terhadap penyalahgunaan Narkoba di wilayah hukum Polda Sumatera Utara, Model Digitalisasi Sosialisasi adalah proses dari format analog menjadi format digital sehingga lebih mudah untuk diproduksi disimpan, dikelola, dan didistribusikan dalam bentuk teks, angka audio visual, yang berisi tentang program atau kegiataan yang tertuang didalam Sumut Bersinar.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotiba diwajibkan untuk menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. Rehabilitasi medis adalah pengobatan dan pemulihan kondisi kesehatan bagi korban, sementara rehabilitasi social adalah upaya pemulihan mental para pecandu.

Berdasarkan Pasal 55 Undang-Undang Narkotika, rehabilitasi dapat dilakukan berdasarkan permohonan. Suatu permohonan rehabilitasi diawali dengan laporan oleh si pecandu atau keluarga kelembaga rehabilitasi medis dan sosial.

Narasumber dengan tenang dan jelas serta enak didengar mengumandang suara menjelaskan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan baik dari presenter maupun para pendengar dalam Dialog Interaktif Halo Polisi.

Sebagai Narasumber Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut AKBP Fadris S R Lana, SIK M.SI dan IPWL LRPPN Bhayangkara Indonesia Taufik CH Cht di RRI Medan Chanel 94,3 FM dalam acara Dialog Interaktif Halo Polisi dengan mengambil tema “Strategi pencegahan penyalahgunaan Narkoba melalui Aplikasi Sumut Bersinar guna mendukung perubahan teknologi kepolisian di era Police 4.0.”

Selaku pedamping dari Humas Polda Sumut Kaur Mitra Subbid Penmas Bid Humas Polda Sumut Kompol Sahat Tarigan SH, dan Jamaluddin S.Sos Paur mitra subbid penmas bid humas.

Siaran langsung ini di pandu presenter
yang berpengalaman
Desy Utami, pada hari Rabu (16/06/2021) sekitar pukul 15.00-16.00 WIB.

Dialog Interaktif Halo Polisi ini berjalan tertib, aman dan lancar. Dan menjalankan Prokes (Protokol Kesehatan).

Systim aplikasi ini merupakan ide dari AKBP M. Fadris Sangun Ratu Lana, SIK, M.Si, selaku
peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan V Kementerian PUPR Tahun 2021, membuat terobosan dalam program aplikasi “Sumut Bersinar” di era digitalisasi industri 4.0, yang akan memberikan informasi terhadap masyarakat didalam penyalahgunaan Narkoba pada wilayah hukum Polda Sumatera Utara. (Ezl)

Polri

Di Komisi III, Kapolri Paparkan 15 Aplikasi Layanan Publik Semudah Pesan Pizza

Jakarta, PilarbangsaNews

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan peluncuran 15 aplikasi layanan publik berbasis teknologi informasi untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan polisi, seperti semudah memesan makanan Pizza.

Menurut Sigit, hal itu dilakukan sebagai bentuk komitmen ketika dirinya melakukan fit and proper test di Komisi III ketika berstatus calon Kapolri kala itu.

“Saat ini, Polri telah menerapkan 15 aplikasi pelayanan publik dengan online system dan delivery system sehingga pelayanan publik Polri dapat lebih cepat, mudah, serta transparan dengan prosedur yang sederhana agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan Polri semudah memesan Pizza,” kata Sigit dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi III DPR RI di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Adapun ke-15 aplikasi layanan tersebut, yakni SIM Internasional online, SIM Nasional Presisi (SINAR), ujian teori SIM online (EAVIS), E-PPSI (Elektronik Pemeriksaan Psikologi), E-Rikkes (Elektronik Pemeriksaan
Kesehatan), BOS (Binmas Online Sistem).

Lalu, Polri TV Radio, Samsat Digital Nasional (SIGNAL), SKCK online, pelayanan masyarakat SPKT, Aduan SPKT, SP2HP online, Patrolisiber.id, Dumas Presisi dan Propam Presisi.

Sigit menambahkan, saat ini Polri juga telah menyediakan nomor tunggal layanan Hotline 110 untuk masyarakat, yang kapanpun dan siapapun membutuhkan bantuan dari aparat kepolisian.

“Sejak hotline nomor layanan Polisi 110 di launching pada 20 Mei 2021, kurang lebih 20 hari, telah menerima 1.455.954 panggilan. Hotline layanan tersebut juga dapat digunakan sebagai sarana kontrol pimpinan dalam menilai kinerja satuan dibawahnya,” ujar Sigit.

Disisi lain, Sigit juga menekankan soal implementasi peningkatan kesejahteraan personel melalui program perumahan dan kesehatan. Saat ini telah terbangun 108.795 perumahan untuk pegawai negeri pada Polri yang melebihi target awal dengan kenaikan persentase personel yang memiliki rumah sebesar 5,36%.

“Program ini akan terus berlanjut sehingga seluruh anggota Polri dapat memiliki rumah yang layak,” kata mantan Kapolda Banten ini.

Dari segi kesehatan, Polri saat ini tercatat memiliki 52 Rumah Sakit (RS) Bhayangkara. 570 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), dan 11.484 tenaga kesehatan. (Ezl)

Polri

Dialog Interaktif Halo Polisi Poldasu Bahas Narkoba dan Hukumnya

Medan, PilarbangsaNews

Polda Sumatera Utara beserta jajarannya hampir setiap harinya ada saja kasus narkoba yang berhasil ditangkap, tapi baik pemakai, pengedar, maupun bandarnya tetap saja tidak ada jeranya, walaupun sudah diambil langkah yang tegas, terukur dan terarah bagi pengedar maupun bandarnya. Sudah banyak bandar dan pengedar yang tewas maupun cacat diterjang timah panas karena berusaha melawan dan membahayakan keselamatan aparat kepolisian. Sudah banyak sekali yang berhasil di jebloskan kepenjara.

Begitupun baik bandar, pengedar maupun pemakai tidak ada kapoknya.

Hal inilah yang dibahas kali ini di Dialog Interaktif Halo Polisi dari Polda Sumatera Utara dengan RRI Medan di channel 94,3 FM, dengan dipandu oleh presenter yang berpengalaman Desy Utami, pada hari Rabu (09/06/2021), sekitar pukul 15.00-16.00 WIB.

Dialog Interaktif Halo Polisi ini melalui sistim daring dengan mentaati Protokol Kesehatan.

Sebagai Narasumber AKP M Rusli SH selaku Panit Wassidik Dit Narkoba Polda Sumut dan didampingi Kompol Sahat Tarigan SH Kaur Mitra Subbid Penmas Bid Humas Poldasu serta Jamaluddin S.Sos Paur Mitra Subbid Penmas bid Humas Poldasu, dengan mengambil tema,” Narkoba dan hukumnya,” apa hukumannya bagi bandar dan pelaku Narkoba pada umumnya, serta bagaimana cara-cara maupun langkah mencegah agar bisa teredam peredaran Narkoba ini.

Narkoba merupakan angka perbuatan yang melanggar hukum paling tinggi di Indonesia, maka upaya yang dilakukan oleh pihak kepolisian melalui penindakan, melakukan sosialisasi Polda Sumatera Utara maupun jajaran dengan Bhabinkamtibmasnya tentang bahaya Narkoba dan juga dampak- dampaknya kepada masyarakat.

“Paling banyak pengguna Narkoba ini dari golongan orang tua dan remaja. Faktor-paktor penyebab mereka jadi pengguna dikarenakan lingkungan tempat tinggal, faktor kondisi/situasi orang tua dalam rumah tangga dan dari diri sendiri. Harapan saya agar orang tua melaporkan keterlibatan anaknya dan apa bila memang anak tersebut memakai harus direhabilitasi. Hukumannya, ada pasal-pasal 114 dan 115 tentang Narkoba dengan jenis-jenisnya berupa Ganja, heroin, Shabu dan lain sebagainya. Ciri-ciri mereka sebagai pengguna antara lain, berat badan turun, mata cekung dan berair, bibir hitam berkeringat. dan sensitifnya ketakutan, pulang larut malam, suka menyendiri dan orangnya kasar. Mereka memiliki sifat habitual, adiktif dan toleransi,” ucap narasumber AKP M Rusli SH menjawab pertanyaan yang cukup antusias dari para pendengar. (Ezl)

Polri

Propam Mabes Polri Cek Disiplin dan Kepatuhan Personel Jajaran Polda Sumut

Medan, PilarbangsaNews

Divisi Propam Mabes Polri melakukan pemeriksaan disiplin dan ketidakpatuhan personel jajaran secara mendadak dan bergiliran, Selasa (9/6/2021).

Giliran Polda Sumut yang dilakukan pengecekan, dipimpin oleh Kabag Gaktiblin Biro Provos Divisi Propam Mabes Polri, Kombes Pol Jamaluddin Party. Kegiatan itu juga melibatkan Pusdokkes Mabes Polri.

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan menyebutkan, kegiatan itu dilakukan sebagai upaya pencegahan pelanggaran dan kejahatan disiplin serta kode etik personel.

“Arahannya kira-kira semua peristiwa pelanggaran disiplin dan kode etik maupun pidana yang dilakukan anggota Polri itu biasanya didahului karena ketidakdisiplinan dan ketidakpatuhan,” sebut Nainggolan.

Dijelaskannya, pelaksanaan pengecekan yang dibantu personel Subbid Provoost Polda Sumut dan Bid Dokkes Polda Sumut itu juga dilakukan terhadap Kapolda Sumut, Waka Poldasu, Irwasda dan Para Pejabat Utama (PJU) serta seluruh personel dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pengecekan dan pengawasan itu wajib dilakukan oleh semua pimpinan sampai ke tingkat Perwira pertama (Pama) agar tidak terjadi pelanggaran dan kejahatan anggota.

“Mereka melakukan cek seluruh personel dan ASN, antara lain administrasi identitas berupa KTA, kartu kepemilikan senjata, KTP, SIM, kerapian dilanjutkan dengan pemeriksaan test urine,” jelasnya.

Tes urine ini diikuti 480 personel. Kegiatan pengecekan itu sebelumnya juga sudah dilakukan Divisi Propam dan Pusdokkes Mabes Polri di Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan, Polres Sergai, Polres Deli Serdang, Direktorat (Dit) Polair dan Dit Samapta.

Menurut Nainggolan, pelanggaran dan tindak kejahatan itu lebih sering terjadi atau dilakukan anggota karena tidak disiplin dan ketidakpatuhan.

“Tujuan kegiatan ini memperbaiki kedisiplinan dan kepatuhan diawali oleh seluruh pimpinan sampai tingkat Pama. (Ezl)

Polri

Peletakan Batu Pertama Perumahan Bersubsidi Polres Tapsel

Tapanuli Selatan, PilarbangsaNews

Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol DR. H. Dadang Hartanto, S.H., SIK., M.Si menghadiri kegiatan peletakan batu pertama rumah bersubsidi “Graha Wicaksana Laghawa” sebanyak 75 unit untuk personil Polres Tapanuli Selatan, Jumat (04/06).

Lokasi perumahan berada di 2 lokasi yaitu bertempat di Batalyon C Sat Brimob Polda Sumut, yang berada di Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan dan lahan perumahan “Graha Wicaksana Laghawa” yang berada di Desa Garonggang, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Hadir pada kesempatan ini Karo SDM Polda Sumut, Bupati Tapanuli Selatan, Kapolres Tapanuli Selatan, Kapolres Kota Padang Sidempuan, Danyon C Brimob Poldasu, Branch Manager Bank BTN Kantor Cabang Pematang Siantar dan Direktur PT. Trida Konstruksi Jaya dan para pemohon perumahan bersubsidi personil Polres Tapanuli Selatan sebanyak 54 orang.

Wakapolda Sumut tiba di Mako Batalyon C Sat Brimob Polda Sumut disambut Danyon C Sat Brimob Polda Sumut beserta anggota. Kemudian Wakapolda Sumut langsung menuju ke pertapakan perumahan “Graha Wicaksana Laghawa” disambut oleh para PJU Polres Tapanuli Selatan.

Rangkaian kegiatan peletakan batu pertama perumahan “Graha Wicaksana Laghawa” oleh Wakapolda Sumut, Karo SDM Polda Sumut, Kapolres Tapanuli Selatan, Branch Manager Bank BTN Kantor Cabang Pematang Siantar dan Direktur PT. Trida Konstruksi Jaya secara serentak dan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Kapolres Tapanuli Selatan, devloper dan Deputy Regional Maneger Bank BTN, kemudian diakhiri dengan pengecekan lokasi perumahan. (Ezl)

Polri

Poldasu Catat 1.012 Nomor Seluler Ngeprank Call Center 110

Medan, PilarbangsaNews

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mengambil langkah tegas terhadap pelaku “Prank” sejak diluncurkan program layanan panggilan darurat call center 110.

Dari catatan yang diperoleh, Rabu (26/5) menerangkan, sebanyak 39.840 nomor seluler diblokir Polda Sumut karena menggunakan layanan panggilan darurat 110 tidak sesuai peruntukannya.

“Nomor seluler yang diblokir itu karena penggunanya terbukti melakukan perbuatan jahil, ngerjain orang dengan tujuan guyon (Ngeprank) saat menghubungi operator 110 Polda Sumut,” kata Kabagdalops Roops Polda Sumut, AKBP Hilman Wijaya.

Selama satu bulan Hilman mengungkapkan, sejak diluncurkannya program panggilan darurat 110 tercatat 1.012 nomor seluler yang melakukan tindakan “Ngeprank.”

“Nantinya nomor-nomor (seluler) itu apabila dalam 3 kali melakukan perbuatan jahil (ngeprank) akan terblokir secara otomatis. Dan pemilik nomor seluler yang telah diblokir itu tidak akan bisa menghubungi call center 110 sampai kapan pun (selamanya-red),” ungkap mantan Kapolres Padang Sidempuan tersebut.

Sebelunya Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menuturkan, pelayanan panggilan darurat call center 110 merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya melalui bantuan kepolisian.

Namun begitu, setiap pengguna layanan call lcenter 110 melakukan “Prank” laporan atau informasi bohong akan diberi sanksi melalui berbagai tahapan.

Sebab, sebelum layanan call center 110 ini diluncurkan, kepolisian telah mengkaji segala potensi gangguan yang bisa saja terjadi dilakukan orang yang tidak bertanggungjawab.

“Sanksi ini sudah kita atasi dengan teknologi saat ini. Saya imbau masyarakat jangan gunakan layanan ini dengan main-main, karena data anda langsung terlihat di operator,” ujarnya. (Ezl)

Polri

Libur Waisak, Poldasu; Wajib Bawa Surat Jalan dan Hasil Swab Antigen

Medan, PilarbangsaNews

Kepolisian Daerah (Polda) Sumut menegaskan, kepada masyarakat yang berlibur pada perayaan Waisak mewajibkan membawa surat jalan dan hasil swab antigen

“Polda Sumut tetap memperpanjang pos penyekatan di perbatasan provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumatera Utara hingga 31 Mei 2021 mendatang,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Selasa (25/5).

Nantinya, Hadi menuturkan setiap personil yang bertugas di pos penyekatan wajib melakukan pemeriksaan kepada masyarakat yang keluar masuk Sumatera Utara.

“Pastikan masyarakat yang melintas di perbatasan maupun antar kabupaten/kota di Sumut membawa surat jalan dan hasil swab antigen dalam mencegah penyebaran Covid-19 pada libur Waisak,” tuturnya.

Hadi mengungkapkan, personil juga diminta untuk melakukan pemeriksaan swab antigen secara acak (random) yang bertujuan menjaga kesehatan masyarakat.

“Tetap laksanakan Ops Yustisi Covid-19 di jalan dan pastikan masyarakat selalu menggunakan masker serta memastikan setiap tempat usaha mentaati batas jam operasional sesuai instruksi Gubernur Sumut,” ungkapnya.

Hadi menambahkan, Polres-Polres sejajaran Polda Sumut yang memiliki tempat wisata agar rutin melakukan pengecekan untuk selalu mematuhi peraturan Protokol Kesehatan serta membatasi jumlah pengunjung.

“Kapolda Sumut berpesan kepada personil yang melaksanakan Operasi Yustisi Covid-19 untuk selalu mengedepankan sikap humanis,” ujarnya.(Ezl)

Polri

Usut Dugaan Kebocoran Data WNI, Bareskrim Polri Panggil Dirut BPJS Kesehatan Senin

Jakarta, PilarbangsaNews

Kasus dugaan kebocoran data pribadi 279 juta warga negara Indonesia (WNI) yang dijual secara online di forum hacker Raid Forums diselidiki Bareskrim Polri. Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto menyatakan Ali Ghufron akan dipanggil pada Senin (24/5/2021) mendatang. “Dirut BPJS Kesehatan akan dipanggil untuk klarifikasi,” kata Komjen Agus, Jumat (21/5/2021).

Sebelumnya, Komjen Agus menyatakan Bareskrim serius menangani kasus yang menjadi atensi publik ini. Dia juga telah membentuk tim agar pengungkapan kasus ini tuntas.

“Sejak isu bergulir, saya sudah perintahkan Dirtipidsiber Brigjen Slamet Uliandi untuk melakukan lidik hal tersebut,” ucapnya.

Dihubungi terpisah, Brigjen Slamet Uliandi juga membenarkan bahwa Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti akan dipanggil pada Senin mendatang. “Pemanggilan ini sebagai langkah awal,” ujar sosok yang akrab disapa Ulin ini.

Kepala Posko Presisi ini menyatakan, dalam pemanggilan nanti, pihaknya akan mengklarifikasi sejumlah hal termasuk di antaranya siapa yang mengoperasikan data di BPJS Kesehatan. Digital forensik juga akan dilakukan.

Sebelumnya, data sebanyak 279 juta penduduk Indonesia diklaim telah bocor dan dijual secara online. Informasi pribadi dalam data bocor itu meliputi NIK (nomor induk kependudukan), nama, alamat, nomor telepon, bahkan kabarnya juga jumlah gaji.

Data bocor ini dijual dan disebut sebagai informasi pribadi lengkap. Disertakan pula sejuta sampel data untuk pengecekan. Kejadian ini bikin gempar dunia maya sejak Selasa (20/05). (Ezl)

Polri

Layanan 24 Jam, Polda Sumut Luncurkan Panggilan Darurat 110

Medan, PilarbangsaNews

Warga masyarakat di Sumatera Utara (Sumut) mulai bisa mengakses layanan Call Center 110 untuk panggilan atau laporan darurat.

“Artinya apa, masyarakat bisa menggunakan layanan 110 ini di mana pun berada. Maka dia akan dilayani oleh Polres terdekat,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra saat melaunching Call Center 110 untuk daerah Sumut di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (20/5).

Launching Call Center 110 itu serentak dilakukan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara virtual diikuti seluruh Kapolda.

Kata Panca, akses Call Center 110 ini untuk kepentingan masyarakat. Secara umum sama dengan di Polda-polda lain, namun sedikit berbeda untuk wilayah Sumut.

“Perbedaannya dengan tempat lain, untuk di wilayah jajaran Polda Sumut, semua Polres sudah tersambung dengan Call Center 110,” terangnya.

Dengan adanya Call Center 110 ini tidak ada lagi Kabupaten atau masyarakat yang tidak mendapat akses. “Berarti semua mekanismenya sudah dapat digunakan dengan HP atau gadget dengan menghubungi 110,” ujarnya.

Panca menyebut, Call Center 110 itu merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya melalui bantuan kepolisian. Gunakan layanan ini saat darurat atau urgent.

Disinggung soal pengguna layanan Call Center 110 melakukan ‘Prank’ laporan atau informasi bohong, Kapolda menegaskan, akan diberi sanksi melalui berbagai tahapan.

Sebab, sebelum layanan Call Center 110 ini diluncurkan, kepolisian telah mengkaji segala potensi gangguan yang bisa saja terjadi dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab.

“Sanksi ini sudah kita atasi dengan teknologi saat ini. Saya imbau masyarakat jangan gunakan layanan ini dengan main-main, karena data anda langsung terlihat di operator. Kita akan lihat nyali dari teguran, kemudian mengirim pesan dengan police virtual dan sanksi paling berat ancaman pidana,” tegas jenderal bintang dua tersebut. (Ezl)

Polri

Dir Binmas Polda Sumut Kunjungi Al-Wasliyah Sumut, Demi Terjaganya Sinergitas dengan Tokoh Agama

Medan, PilarbangsaNews

Dir Binmas Polda Sumut Kombes Pol. Sofyan Hidayat, SIK bersama Wadir Binmas Polda Sumut dan para Kasubdit melaksanakan kunjungan silaturahmi ke tokoh agama dari Al-Wasliyah di kantor Al-Wasliyah Sumut Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara, Rabu (19/05).

Kunjungan disambut oleh Sekjen Al Wasliyah Sumut Ali Nur Nasution, Wakil Sekretaris Ustad M.Nursyam serta pengurus Al-Wasliyah Sumut.

Kombes Pol Sofyan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Sekjen Al Wasliyah Sumut yang telah berkenan menerima kunjungan silahturahmi dan titip salam dari Kapolda Sumut dan Wakapolda Sumut.

Kunjungan silaturahmi ini dalam rangka meningkatkan sinergitas peran tugas Polda Sumut dengan para tokoh agama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, ucap Dir Binmas.

Kombes Pol Sofyan juga meminta kepada para tokoh agama agar bersama- sama dapat mensosialisasikan pendisiplinan Protokol Kesehatan dan pelaksanaan vaksinasi dikarenakan adanya peningkatan kasus Covid-19 di Sumut.

“Kami mohon kepada para tokoh agama untuk membantu sosialisasikan kepada masyarakat agar dapat mematuhi Protokol Kesehatan, jika ada masyarakat yang terpapar Covid-19 agar jangan dijauhi atau dikucilkan namun diberi semangat oleh para tokoh agama”, tuturnya.

“Polda Sumut khususnya Dit Binmas Polda Sumut akan terus mendukung kegiatan dakwah Al-Wasliyah Sumut,” tutup Dir Binmas. (Ezl).