Menampilkan: 1 - 10 dari 416 HASIL
Polri

Komjen Sigit Dinilai Bisa Imbangi Kinerja Jokowi

Jakarta, PilarbangsaNews

PRESIDEN Joko Widodo atau Jokowi resmi mengajukan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Aziz yang akan memasuki masa pensiun.

Dukungan terhadap Komjen Sigit pun terus mengalir. Dukungan datang dari partai politik, ormas maupun tokoh masyarakat maupun agama.

Kali ini dukungan terhadap Komjen Sigit datang dari loyalis Jokowi sejak akan maju menjadi Gubernur DKI Jakarta, yakni Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Kebangkitan Indonesia Baru (KIB).

Menurut Ketua umum DPN-KIB Reinhard Parapat, kredibilitas Komjen Sigit dilingkungan Polri tidak perlu diragukan lagi.

Apalagi, lanjut Taki sapaan akrabnya, chemestry antara Komjen Sigit dan presiden Jokowi sudah terbangun sejak lama.

Dikatakannya, saat Jokowi menjabat sebagai Walikota Surakarta Sigit menjabat Kapolres Sukoharjo, Jawa Tengah. Ditambah lagi, Sigit pernah menjadi ajudan presiden Jokowi. Hal itu tentu akan memudahkan Komjen Sigit untuk menterjemahkan keinginan presiden dalam memberikan rasa aman, nyaman dan tentram kepada masyarakat.

“Jadi saya yakin Komjen Sigit mampu menyelaraskan kinerja Presiden,” ujar Taki Senin 18 Januari 2021.

Masih menurutnya, pengajuan Komjen Sigit oleh presiden Jokowi ke DPR tentu sudah didasari pertimbang yang sangat matang.

“Pengajuan Komjen Sigit oleh presiden jangan hanya dipandang soal kedekatannya saja. Namun, karir dan kapasitas yang mumpuni Komjen Sigit juga menjadi pertimbangan presiden,” jelas Taki.

Dirinya berharap, bila kelak menjadi Kapolri, Komjen Sigit dapat mereformasi ditubuh Kepolisian yang lebih terbuka, melayani, mengayomi, dicintai, dekat dengan masyarakat.

“Serta tetap tegas dalam bertindak berdasarkan hukum, seperti pendahulu sebelumnnya,” pungkas Taki.

Polri

Mayat Pria Tergeletak di Depan Polda Sumut. Begini Ceritanya…

Medan, PilarbangsaNews

Polda Sumut dalam hal ini Polsek Patumbak menerima informasi dari masyarakat bahwa ada mayat laki – laki tergeletak ditengah jalan tepat didepan Mako Polda Sumut, Jumat (15/01/21).

Berdasarkan informasi tersebut Tim bergerak ke TKP dan sesampainya disana mendapatkan informasi bahwa korban telah dibawa oleh personel Poldasu ke Rumah Sakit Bhayangkara TK ll Medan.

Saat di rumah sakit personil Reskrim Polsek Patumbak bertemu dengan keluarga korban yang telah dihubungi pihak Rumah Sakit dari data BPJS dan KTP Korban yang di dapat dari saku celana korban. Selanjutnya meminta pihak Rumah Sakit untuk melakukan visum luar terhadap korban.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Hadi Wahyudi SIK, SH saat dikonfirmasi mengatakan berdasarkan hasil visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan/penganiayaan terhadap korban.

Polsek Patumbak juga bergerak cepat menginterogasi pihak keluarga, bahwa informasi dari keluarga korban atas nama Jasman Aritonang (50), korban menderita penyakit paru- paru akut yang sudah menahun. “Jadi tidak ada kejadian tembak menembak seperti yang diposting di grup Whatsapp,” jelas Kabid Humas Polda Sumut.

Dari hasil penyelidikan korban Jasman Aritonang (50) berprofesi sebagai sopir angkot dan warga Tuar Ujung, Dusun VI, Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, Medan, Sumatera Utara.

Pihak kepolisian langsung menyerahkan jenazah tersebut kepada pihak keluarga, diterima langsung oleh istri korban Ida Hasibuan (49) yang di lengkapi dengan surat pernyataan menolak dilakukan autopsi dan kelengkapan surat penyerahan jenazah kepada pihak keluarga yang turut di saksikan oleh Kepala Desa.(Ezl)

Polri

Resmikan Gedung Baru Divisi Humas, Begini Pesan Kapolri

Jakarta, PilarbangsaNews

Kapolri Jenderal Idham Azis meresmikan gedung baru Divisi Humas Polri usai dilakukan renovasi total. Peresmian ini diikuti oleh para Kapolda jajaran dan Pejabat Utama yang dilakukan secara virtual dari Mabes Polri, Jakarta, Kamis (14/1/2020).

Kapolri Jenderal Idham Azis menyambut baik peresmian gedung baru Divisi Humas, menurutnya hal ini merupakan langkah yang perlu didukung demi menunjang pelaksanaan tugas anggota dan kemajuan pembangunan serta masa depan bangsa.

“Saya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak yang turut membantu pembangunan. Sekecil apapun perbuatan yang dilakukan oleh Bapak dan Ibu sekalian akan menjadi coretan tinta dalam sejarah,” kata Idham dalam sambutanya.

Selain gedung baru Divisi Humas, Kapolri sekaligus meresmikan pagar Mabes Polri, Revitalisasi Lapangan Bhayangkara, Gedung Mako Polda Sulawesi Tengah, dan Bangunan Poskotis Madago Raya Tokorondo Poso serta Pencanangan Pembangunan SMA Taruna Bhayangkara.

Untuk itu, menjelang masa purna tugasnya memimpin korps bhayangkara, ia menitipkan pesan kepada seluruh anggota Polri dan masyarakat pengguna fasilitas agar turut berkontribusi memelihara dan menjaga sarana- prasarana yang telah dibangun ini dengan baik.

“Tidak ada keberhasilan tanpa dimulai dari kebersamaan dan kekompakan,” pungkas Idham Azis. (Ezl)

Polri

Jokowi Tunjuk Sigit Prabowo Jadi Kapolri, Pengamat; Sosok yang Tepat!

Jakarta, PilarbangsaNews

Presiden Joko Widodo akhirnya memutuskan Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis yang memasuki masa pensiun. Nama Komjen Listyo Sigit Prabowo dikirimkan ke DPR hari ini langsung oleh Mensesneg Pratikno.

Menanggapi hal itu, pengamat intelijen dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro menyampaikan, Sigit Prabowo merupakan sosok tepat menjadi pimpinan Polri yang dibutuhkan sesuai dengan situasi kebangsaan hari ini.

Menurut Simon, panggilan akrab Ngasiman Djoyonegoro, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika dan berdasarkan Pancasila tapi isu-isu SARA masih digunakan untuk menyerang pemerintah dan aparat penegak hukum. Hal ini membawa situasi politik dan kemasyarakatan yang kurang kondusif dan sangat bertentangan dengan konstitusi di negara kita.

Sosok Komjen Sigit yang tegas dan profesional sangat cocok dengan situasi saat ini dan tantangan bangsa ke depan, apalagi Sigit pernah bertugas sebagai Kadiv Propam dan Kabareskrim berpengalaman dalam penegakan profesionalisme Polri dan penegakan hukum.

Selain itu sosok Sigit dinilai dekat dengan kalangan masyarakat, ulama dan agamawan. Hal ini dibuktikan ketika menjabat sebagai Kapolres Pati beliau rajin bersilaturahmi dengan para Kiai dan Ulama besar di Pati dan Jawa Tengah.

Tokoh kharismatik waktu itu yang sering beliau kunjungi diantaranya KH. MA. Sahal Mahfudz, Habib Luthfi Bin Yahya dan KH. Musthofa Bisri. Ketika KH. Sahal Mahfudz yang menjabat Ketum MUI dan Rais Aam PBNU pulang ke Pati, sebagai pimpinan Polres Pati Sigit selalu menyempatkan bersilaturahmi dan meminta petuah dan nasehat dari beliau.

Begitu juga waktu menjabat Kapolda Banten, beliau rajin bersilaturahmi dengan para Kiai pengasuh Pesantren dan Ulama’ di Banten, khususnya pengasuh pondok Pesantren Tanara KH. Ma’ruf Amin yang waktu itu menjabat sebagai Ketum MUI dan Rais Aam PBNU dan juga silaturahmi ke KH. Abuya Muhtadi Dimyathi di Cidahu Banten.

Karena kedekatan dengan kalangan pesantren dan para ulama’ beliau juga menjadi Pengurus Pusat Majelis Dzikir Hubbul Wathon (PP MDHW) sebagai pembina.

“Sosok Komjen Sigit ini sangat akrab di kalangan pesantren dan Ulama’, perbedaan tidak menghalangi untuk selalu meminta nasehat dari para kiai di manapun beliau memimpin kepolisian,” kata Simon.

Selain itu Simon sangat mengapresiasi dipilihnya Komjen Sigit Prabowo. Melihat loyalitas, dedikasi dan keberhasilan beliau dalam berbagai tugas, Simon yakin Polri akan semakin profesional, modern dan terpercaya ke depannya.

Simon juga percaya Komjen Sigit mampu menjaga sinergisitas TNI Polri yang sudah terbangun baik saat ini. Sebagai pondasi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 faktor keamanan dan stabilitas politik sangat menentukan. Sinergisitas TNI-Polri diperlukan untuk mewujudkan itu.

“Saya yakin Komjen Sigit mampu menjaga dan meningkatkan sinergi TNI Polri, karena itu menjadi faktor utama untuk menuju Indonesia Maju di tengah tantangan bangsa ke depan baik dari dalam ataupun luar negeri,” tutup Simon.

Komjen Listyo Sigit merupakan mantan ajudan Presiden Jokowi yang sekarang menjadi Kabareskrim Polri. Sebelum menjabat Kabareskrim Komjen Sigit pernah menjadi Kapolres Pati, Kapolresta Surakarta, Kapolda Banten dan Kadiv Propam Polri.

Dalam perjalanan kariernya, Komjen Sigit Prabowo memiliki segudang prestasi. Diantaranya pengungkapan kasus Djoko Tjandra, dia berhasil menangkap Djoko Tjandra di Malaysia sebagai buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali.

Dan yang terbaru pengungkapan kasus narkoba dan sabu-sabu. Komjen Sigit Prabowo dan jajarannya berhasil mengungkap narkoba jenis sabu sebanyak 1,2 ton. Sepanjang tahun 2020, Komjen Sigit Prabowo berhasil mengamankan barang bukti 5,91 ton sabu, 50,59 ton ganja, 905.425 butir pil ekstasi. (Ezl)

Polri

Paket Agus Andrianto dan Boy Rafli Menguat Jadi Kapolri/Wakapolri

JAKARTA – DPR dalam posisi menunggu surat presiden (Surpres) terkait calon kapolri. Dewan akan memproses surpres sesuai mekanisme yang berlaku bila sudah diserahkan oleh Presiden Joko Widodo.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meyakini Presiden Jokowi akan mempertimbangkan masa purna tugas Kapolri Idham Azis Idham yang jatuh pada 25 Januari 2021.

Sufmi Dasco juga mengatakan Presiden Jokowi akan menghitung mengenai persyaratan surat harus masuk sebelum batas waktu Kapolri yang sekarang pensiun.

“Itu ada aturannya berapa hari,” ujar Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu, Senin (11/1)

Dikutip dari media Go Riau.Com, dari lima calon Kapolri yang ada, Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus mengusulkan paket pimpinan, Komjen Agus Andrianto sebagai Kapolri dan Komjen Boy Rafli Amar menjadi Wakapolri.

Menurut Petrus Selestinus, peluang paket Agus-Boy terbuka lebar. Apalagi dia mendapat informasi, paket kepemimpinan ini menguat. Artinya belum terlambat dan masih ada waktu.

“Kompolnas dan Komisi III DPR sebaiknya membuka kotak pengaduan untuk menampung informasi dari masyarakat tentang rekam jejak para calon Kapolri, agar Kompolnas dan DPR tidak terjebak dalam pola rekrutmen yang bersifat tertutup, seperti membeli kucing dalam karung,” terang Petrus Selestinus, Selasa (12/1).

Dia berharap calon Kapolri dan Wakapolri kedepan dapat menjawab kebutuhan negara terkini dan untuk ke depan, dengan melihat dinamika politik yang berkembang saat ini.

“Di tengah munculnya gerakan radikalisme, intoleransi dan terorisme dengan basis ormas radikal dan berpaham khilafah yang ada di mana-mana dan belum tertangani dengan baik, maka kriteria untuk menjadi Kapolri setelah Jenderal Idham Azis adalah tipe atau karakter Kapolri yang membawa visi negara menjaga NKRI tanpa kenal gigi mundur,” ujar Petrus Selestinus.

Selain itu, kedua jenderal bitang tiga polisi itu juga memiliki harta kekayaan yang tidak mencolok. Agus merupakan komjen yang sederhana, terbukti dengan harta kekayaan paling minimal diantara kelima jenderal bintang tiga yang tengah ramai digunjingkan sebagai kandidat pengganti Idham Azis. Sedangkan Boy Rafli, merupakan jenderal bintang tiga yang juga mirip seperti Agus.

Agus Andrianto terakhir melaporkan LHKPN pada November 2016 saat dia masih menjabat sebagai Kepala Bagian Pengendalian Operasi Kepolisian Dearah Sumatera Selatan. Di situs LHKPN KPK, belum ada laporan harta terkini saat ia mulai menjabat sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri.

Adapun di LHKPN tahun 2016 itu, Agus tercatat memiliki harta kekayaan sebanyak Rp 1,73 miliar. Dia memiliki aset tanah dan bangunan senilai Rp 864,4 juta yang tersebar di Jakarta Timur (warisan dan hibah) dan Musi Banyuasin (hasil sendiri).

Aset berupa alat transportasi yang dimiliki Agus adalah mobil Toyota Vios tahun 2003, Nissan Grand Livina tahun 2012, Mitsubishi Pajero Sport tahun 2015. Ketiganya bernilai Rp 470 juta. Selain itu, dia memiliki harta logam mulia senilai Rp 38 juta serta giro dan setara kas senilai Rp 361 juta.

Boy Rafli Amar, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme itu memiliki harta sebanyak Rp 6,451 miliar merujuk LHKPN tahun 2020. Dia memiliki aset tanah dan bangunan senilai Rp 4,901 miliar.

Aset tanah dan bangunan ini tersebar di Jakarta Selatan dan Lebak, Banten. Yang bernilai terbesar adalah tanah dan bangunan di Jakarta Selatan dengan nilai aset Rp 3,75 miliar.

Boy juga mempunyai tiga unit mobil senilai Rp 692,9 juta. Yakni Toyota Fortuner tahun 2011, Toyota Innova tahun 2019, dan Mitsubishi Pajero Sport tahun 2019. Kemudian harta bergerak lainnya dengan nilai Rp 760 juta, kas dan setara kas Rp 241,18 juta, serta utang Rp 144,05 juta.

Ketua Komisi III DPR, Herman Herry berpandangan, rekam jejak dan profesionalisme harus menjadi acuan utama dalam menentukan calon kapolri. Isu-isu primordial, khususnya yang terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) seharusnya bukan menjadi pertimbangan Presiden Jokowi dalam memilih Kapolri baru.

“Tentunya, Kompolnas, dalam menjaring nama-nama calon kapolri untuk diusulkan ke Presiden, harus menomorsatukan rekam jejak calon. Mengukur hal tersebut di Korps Bhayangkara bukan hal yang sulit,” katanya.

Menurut Herman, tugas Korps Bhayangkara adalah melindungi dan mengayomi seluruh rakyat Indonesia yang majemuk, tanpa memandang latar belakang suku, agama, dan kedudukannya.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, tantangan terberat Polri justru berada di internal. Dia berharap, pimpinan Polri betul-betul memiliki rekam jejak dan kemampuan yang teruji secara profesional dan bermartabat.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD membuka lima nama jenderal bintang tiga yang diusulkan oleh kompolnas kepada Presiden Jokowi sebagai calon Kapolri pengganti Idham Azis.

Yaitu, Wakapol Komjen Gatot Eddy Pramono, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, dan Kalemdikpol Komjen Arief Sulistyanto.***

Polri

Santer, Jokowi Ajukan Komjen Listyo Sigit sebagai Calon Kapolri

Jakarta, PilarbangsaNews

Seperti diduga banyak pengamat sebelumnya, Presiden Joko Widodo sepertinya akan menunjuk Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri. Nama Komjen Listyo Sigit sangat santer hari ini disebut sebagai pengganti Jenderal Idham Azis segera dikirim ke DPR.

“Ya informasinya demikian (Presiden Jokowi pilih Listyo jadi calon Kapolri),” kata sumber yang dekat dengan Istana, seperti dikutip dari portal beritasatu.com, Senin (11/1).

Listyo merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991. Listyo lahir di Ambon, Maluku, pada 5 Mei 1969. Listyo dikenal dekat dengan Presiden Jokowi, karena pernah menjabat sebagai Kapolres Solo, Jawa Tengah, pada 2011. Kala itu, Jokowi menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Selain itu, pada 2014, Listyo menjadi ajudan Presiden Jokowi. Listyo kemudian menduduki sejumlah jabatan di kepolisian, yakni Kapolda Banten pada 2016-2018 dan Kadiv Propam Polri pada 2018-2019 sebelum akhirnya diangkat menjadi Kabareskrim.

Terdapat beberapa peristiwa yang menyedot perhatian publik selama masa kepemimpinan Listyo di Bareskrim. Salah satu yang menarik yaitu penangkapan terpidana kasus hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra yang telah menjadi buronan selama 11 tahun.

Listyo pun membongkar praktik suap terkait pelarian Djoko Tjandra. Skandal tersebut menyeret Kadiv Hubungan Internasional Polri Irjen Napoleon Bonaparte dan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Prasetijo Utomo.

Pada Desember 2019, Bareskrim juga menangkap dua pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Insiden yang menimpa Novel itu, terkatung-katung sejak April 2017.

Setelah resmi ditunjuk oleh Presiden, Listyo akan mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR. Rencananya proses tersebut akan digelar dalam waktu dekat. Listyo nantinya diminta menjabarkan program-program yang bakal dilakukan saat nanti memimpin Korps Bhayangkara. “Kita tunggu saja resminya nanti soal calon Kapolri,” demikian sumber tersebut.

Seperti diberitakan, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengajukan lima nama calon Kapolri kepada Presiden. Selain Listyo, empat nama lainnya yakni yakni Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar, Kalemdiklat Komjen Arief Sulistyanto, dan Kabaharkam Komjen Agus Andrianto.

Sampai berita ini diturunkan, DPR masih belum menerima Surat Presiden (supres) dari Presiden mengenai calon Kapolri ini. (Sumber; beritasatu.com)

Polri

Polri Hormati Hasil Investigasi Komnas HAM Soal Laskar FPI

Jakarta – Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Argo Yuwono menghormati hasil investigasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) soal kasus penyerangan Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek.

“Tentunya yang pertama Polri menghargai hasil investigasi dan rekomendasi dan Komnas HAM,” kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (8/1/).

Menurut Argo, apabila nantinya sudah diterima secara resmi dari Komnas HAM, maka polisi akan segera menentukan langkah selanjutnya.

“Tentunya akan kami pelajari rekomendasi maupun surat itu yang masuk ke Polri,” ujar Argo.

Selain itu, Argo menekankan, sejak awal, dalam menyelidiki kasus penyerangan Laskar FPI ini, polisi sudah bekerja secara profesional, terbuka dan merangkul seluruh pihak eksternal yang ingin membantu mengungkap perkara ini hingga tuntas.

“Penyidik maupun Polri dalam melakukan suatu kegiatan penyidikan suatu tindak pidana tentunya berdasarkan keterangan saksi, keterangan tersangka, barang bukti maupun petunjuk. Tentunya nanti semuannya harus dibuktikan di sidang pengadilan,” ucap Argo mengakhiri pernyataannya. /rls

Polri

Panglima TNI Hadiri Penyematan Wing Kehormatan Penerbang TNI AU kepada Kapolri

Jakarta, PilarbangsaNews

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menghadiri acara Penyematan Wing Kehormatan Penerbang Kelas 1 TNI AU kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si, yang dilaksanakan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P. bertempat di Lobby Ruang Hening Gedung R.S. Suryadarma, Mabes TNI AU Cilangkap Jakarta Timur. Kamis (7/1/2021).

Pemberian Hak untuk menerima dan memakai Wing Kehormatan Penerbang Kelas 1 TNI AU berdasarkan surat keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Kep/269/X/2020 tanggal 14 Oktober 2020, sebagai penghargaan atas jasa-jasanya yang telah ditunjukan dengan kerja sama yang baik dan dukungannya selama ini dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan Negara.

Sebagai bentuk penghormatan kepada Kapolri, diakhir acara ditampilkan demonstrasi Fly Pass 4 pesawat F 16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 Madiun dengan pilot Letkol Pnb Agus Dwi Ariyanto, Mayor Pnb Ferry Rachman, Lettu Pnb Hangga Dwipayana dan Lettu Pnb Panji Satria Dewanto.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, S.H., M.DS., Irjen TNI Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr.(Han), Asops Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Diyah Yudanardi dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad, S.I.P.

Demikian disampaikan oleh Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Aidil. (Din)

Polri

Sukses Tangkap Narkoba, LEMKAPI Berikan Trust Award kepada Kapoldasu

Medan, PilarbangsaNews

Kapolda Sumut diwakili Dir Resnarkoba Polda Sumut Kombes Pol. C. Wisnu Adji P, SIK, M.H mewakili Kapoldasu terima piagam penghargaan Trust Award yang ditujukan kepada Irjen Pol Drs Martuani Sormin dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (LEMKAPI) di Aula Dit Resnarkoba Polda Sumatera Utara, Kamis (07/01).

Hadir dalam acara ini Irwasda Polda Sumut, PJU Polda Sumut, Direktur Eksekutif LEMKAPI Dr. Edi Saputra Hasibuan, S.H, M.H, Sekjen Leily Anny Daulay, S.E, Koordinator Analisis dan Riset U. Jaka Suryana, S.H, M.H, Staf Administrasi Umum Syarifah Daulah beserta anggota LEMKAPI.

Piagam penghargaan Trust Award dari LEMKAPI kepada Kapolda Sumut ini diberikan, terkait penanganan kasus tindak pidana narkotika yang dilakukan Polda Sumut dan jajaran. Berdasarkan hasil survei mencapai 82,6 % dari hasil pemantauan LEMKAPI terhadap pengungkapan tindak pidana narkotika yang dilakukan Polda Sumut, dengan jumlah penangkapan cukup bagus dan jumlah barang bukti yang disita berupa 850 kg sabu selama tahun 2020. Ketegasan Polda Sumut dalam menindak tegas, keras dan terukur 19 orang yang melakukan perlawanan terhadap petugas sewaktu dilakukan penangkapan.

“Kami datang untuk memberikan apresiasi kepada Polda Sumut dan jajaran yang mana menurut kami kinerja Polda Sumut banyak mendapat apresiasi dari masyarakat,” ujar Edi.

Kapolda Sumut dalam sambutannya yang dibacakan Dir Resnarkoba Polda Sumut mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi tinggi kepada LEMKAPI atas penganugerahaan Trust Award di awal tahun 2021. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi institusi Polda Sumut dalam menjalankan tugas telah diakui oleh salah satu elemen masyarakat.

Prestasi ini terjadi juga berkat kerja keras personil Polda Sumut dan jajaran dalam menanggulangi peredaran Narkotika di Provinsi Sumut sehingga Polda Sumut mendapat kehormatan menerima penghargaan ini. “Sejak menjabat sebagai Kapolda Sumut, saya berkomitmen untuk berperang melawan narkotika, sebab bisa merusak kesehatan fisik dan mental serta menghancurkan generasi penerus bangsa. Sesuai dengan slogan yang saya canangkan. Tidak ada tempat bagi penjahat di Sumut,” ujar Kapoldasu. (Ezl)

Polri

Komjen Pol Agus Andrianto Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat Utama Baharkam Polri

Jakarta, PilarbangsaNews

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, pimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) lima Pejabat Utama jajaran Baharkam Polri, bertempat di Gedung Baharkam Polri, Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu (6/1).

Kelima jabatan yang diserahterimakan itu adalah Kakorbinmas Baharkam Polri, Kakorsabhara Baharkam Polri, Karorenmin Baharkam Polri, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, dan Dirpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri.

Jabatan Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Baharkam Polri diserahterimakan dari Irjen Pol Risyapudin Nursin SIK, kepada Irjen Pol Suwondo Nainggolan SIK, MH.

Jabatan Kepala Korps Samapta Bhayangkara (Kakorsabhara) Baharkam Polri diserahterimakan dari Irjen Pol Drs Wahyudi Hidayat kepada Irjen Pol Drs Nanang Avianto MSi.

Jabatan Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi (Karorenmin) Baharkam Polri diserahterimakan dari Irjen Pol Drs Ruslan SH, MH, kepada Brigjen Pol Agung Julianto SIK, MSi.

Jabatan Direktur Samapta (Dirsamapta) Korsabhara Baharkam Polri diserahterimakan dari Irjen Pol A Fahruz Zaman kepada Brigjen Pol Drs Aan Suhanan MSi.

Dan Jabatan Direktur Kepolisian Satwa (Dirpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri diserahterimakan dari Brigjen Pol Drs Hariyanto SH, MH, kepada Brigjen Pol Ahmad Subarkah SIK.

Mutasi dan rotasi jabatan ini sendiri sebenarnya sudah dilakukakun sejak 1,5 bulan yang lalu, namun sesuai arahan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Upacara Sertijab baru boleh dilakukan setelah pengamanan Pilkada Serentak 2020 dan Operasi Lilin dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021 berakhir. “Oleh karena itu, pada kesempatan hari ini, baru bisa kita laksanakan Sertijab,” kata Komjen Pol Agus Andrianto.

Atas nama pribadi dan jajaran Baharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto mengucapkan terima kasih para pejabat lama yang sudah mendedikasikan dan memberikan pengabdian terbaiknya di dalam menjalankan amanah jabatan selaku Kakorsabhara Baharkam Polri, Kakorbinmas Baharkam Polri, Karorenmin Baharkam Polri, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, dan Dirpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri.

“Tentunya selama periode jabatan bersama-sama dengan kami, syukur alhamdulillah, tidak ada hal yang dapat memberikan citra negatif terhadap jajaran Baharkam Polri, justru memberikan kontribusi bagi upaya untuk mewujudkan dan mendukung tugas-tugas pimpinan, karena memang Baharkam Polri ini sesungguhnya adalah merupakan staf pembantu pimpinan di dalam upaya untuk memelihara dan mewujudkan keamanan di dalam negeri,” ungkap Komjen Pol Agus Andrianto.

Sementara kepada pejabat baru, jenderal polisi bintang tiga itu mengucapkan selamat datang. Dia berharap pejabat yang baru ini dapat mempertahankan dan meningkatkan setiap capaian kinerja baik yang telah ditunjukkan pejabat sebelumnya.

“Kepada pejabat yang baru, saya ucapkan selamat datang, selamat bertugas. Mari kita bergabung, mari kita merapatkan barisan untuk memberikan kontribusi Baharkam Polri bagi tercapainya tugas-tugas Bapak Kapolri di dalam mewujudkan terpeliharanya keamanan dalam negeri sebagai bagian dari amanah undang-undang kepada kita,” katanya. (Ezl)