Menampilkan: 1 - 10 dari 477 HASIL
Sumatera Barat

Tingkatkan Perekonomian Nelayan, Wagub Audy Joinaldy Serahkan Bantuan 53 Unit Mesin Tempel 15 PK

Padang Pariaman, PilarbangsaNews

Untuk meningkatkan perekonomian nelayan di Pasia Katapiang, Kec. Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Pemprov Sumatera Barat (Sumbar) menyerahkan bantuan berupa 53 unit mesin tempel 15 PK senilai Rp1,5 miliar.

Bantuan tersebut ini diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Audy Joinaldy bersama Anggota DPRD Sumbar HM. Nurnas kepada nelayan yang berada di Nagari Kataping Kecamatan Batang Anai, Kamis (16/9/2021).

“Kami harapkan bantuan yang diserahkan kepada kelompok-kelompok ini bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan,” ucap Audy Joinaldy di Pasia Kataping.

Pemerintah melalui DKP Sumbar terus melakukan pemberdayaan dengan berbagai program bantuan pada nelayan, seperti bantuan mesin tempel untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Bantuan ini untuk membantu meningkatkan pendapatan nelayanan sehingga perekonomian juga terangkat. Dengan demikian nelayan bisa mendapatkan penghasilan yang lebih baik,” sebutnya.

Anggota DPRD Sumatera Barat HM. Nurnas berharap agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya kelompok nelayan yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Padang Pariaman demi menopang hidup di masa pandemi ini.

“Masih banyak nelayan yang termasuk kedalam masyarakat ekonomi miskin karena itu dibutuhkan dorongan dari pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraannya,” ungkapnya.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan memberikan bantuan yang bisa dimanfaatkan oleh nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Dikatakannya, nelayan harus eksis menangkap ikan di laut dan harus maksimal, nelayan bisa melakukan kegiatannya di laut dengan adanya bantuan, agar pendapatan meningkat.

Nurnas mengaku bantuan itu tidak lepas dari aspirasi nelayan di Pasia Ketapiang yang saat reses diajukan kepada wakil rakyatnya. “Ini merupakan perujudan dari pokok-pokok pikiran kami selaku wakil rakyat dan diakomodir APBD Sumbar di pos anggaran kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar,” terang HM Nurnas.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumbar yang telah peduli membantu masyarakat Kabupaten Padang Pariaman kususnya di Nagari Kataping.

“Manfaatkan bantuan ini dengan sebaik mungkin, jangan disia siakan, karena bantuan mesin yang di berikan untuk memudahkan nelayan dan lebih meningkatkan hasil tangkapannya, sehingga ekonomi maju,” sebut Bupati.

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Barat Dr. Ir. Desniarti, MM menyebut ada aturan harus diingat oleh nelayan dalam pemanfaatan bantuan tersebut.

Bantuan tersebut tidak diperbolehkan dialihkan kepemilikan kepada orang lain. Jika di kemudian hari diketahui ada peralihan kepemilikan maka akan ada sanksi yang diberikan kepada kelompok. (Nov)

Sumatera Barat

Lapas Kelas II-A Padang Antisipasi Gangguan Kamtib dan Penanggulangan Bencana

Padang, PilarbangsaNews

Menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Reynhard Silitonga terkait peningkatan pengawasan dan pengamanan di Lapas dan Rutan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang dibawah pimpinan Era Wiharto terus lakukan pembenahan dalam antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) serta penanggulangan bencana dan kedaruratan. Bertempat di Aula Lapas Kelas IIA Padang, Kalapas Era Wiharto didampingi seluruh pejabat struktural eselon IV dan V beserta jajaran ikuti pengarahan dari Dirjenpas via aplikasi Zoom Meeting pada Senin (13/9/2021).

Dalam arahannya, Dirjenpas Reynhard Silitonga menegaskan kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan upaya deteksi dini gangguan kamtib. Hal ini disampaikan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa yang terjadi di Lapas Kelas I Tangerang beberapa waktu yang lalu. Salah satunya yakni dengan meningkatkan intensitas penggeledahan blok hunian secara rutin serta penertiban instalasi jaringan listrik.

“Agar dilakukan penggeledahan blok hunian rutin dan seluruh Kepala UPT di Lapas dan Rutan diminta agar mendeklarasikan bahwa UPT yang dipimpin bebas dari barang barang yang dilarang. Selain itu, fasilitas listrik yang tidak seharusnya ada dikamar hunian tolong dihentikan,” tegas Dirjenpas Reynhard saat menyampaikan arahan.

Di saat yang bersamaan Kalapas Era Wiharto memberikan atensi kepada Ka. KPLP untuk melakukan razia kamar hunian. Dalam giat razia insidentil kali ini petugas melakukan pemeriksaan ke kamar B-1 yang berkapasitas sebanyak 49 orang dan menemukan 2 Handphone, 2 charger HP, 1 gelas kaca, 6 sendok besi, 6 Headshet, pisau cuter 1 buah dan 1 terminal colokan.

Selanjutnya barang temuan dicatat dan dilaporkan yang kemudian dilakukan pemusnahan barang bukti. “Kita akan terus lakukan penggeledahan dan pemeriksaan secara rutin. Seluruh jajaran telah diberi atensi untuk melakukan penyitaan barang terlarang diamana pun dan kapan pun jika menemukan adanya indikasi di dalam kamar hunian,” terang Kalapas Era Wiharto.

Sebagai penunjang dalam menjaga keamanan dan ketertiban, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang berhasil perbaiki puluhan pucuk senjata api yang rusak di berbagai Lapas/Rutan di wilayah Sumatera Barat. Giat yang dilakukan oleh Tim Reparasi yang dipimpin oleh Kepala Sub Seksi Keamanan Yandri Pramana Putra didampingi JFU Keamanan Jhony Suryaldi menuai apresiasi yang luar biasa dari para Kapala Lapas/Rutan.

Kepala Lapas (Kalapas) Era Wiharto menyatakan bahwa selang waktu yang singkat, Tim telah berhasil melakukan perbaikan dan perawatan senjata api total sebanyak 61 pucuk senjata api di beberapa UPT Pas seperti Lapas Kelas IIB Pariaman, Lapas Kelas IIB Solok, Lapas Kelas IIB Payakumbuh, Rutan Kelas IIB Maninjau dan Rutan Kelas IB Painan. Tidak hanya itu juga dilakukan perawatan kepada seluruh senjata api yang ada secara berkala,” jelasnya

Tidak hanya sebatas melakukan perawatan, Tim juga memberikan pelatihan bongkar pasang senjata bagi petugas di UPT tersebut.

Kalapas menyampaikan rasa bangganya terhadap kinerja Tim Reparasi yang telah bekerja keras tanpa pandang waktu dalam loyalitasnya membantu perbaikan senjata api rusak di berbagai UPT Pas. “Terima kasih kepada tim dan tetap semangat untuk terus dukung peningkatan perawatan sarana dan prasarana keamanan di dalam lapas/rutan. Semoga dengan diperbaikinya senjata yang ada mampu menyokong peningkatan keamanan dan ketertiban di lapas/rutan,” ungkap Kalapas.

Kepala Sub Seksi Keamanan Yandri Pramana Putra menyatakan siap membantu dan menyokong upaya peningkatan keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Yandri juga menuturkan jika memungkinkan dirinya beserta tim siap melangkah menuju skala nasional. “Tidak hanya sebatas wilayah Sumatera Barat, jika keadaan memungkinkan kami siap melangkah lebih jauh menuju skala nasional,” jelasnya.

Terkait penertiban instalasi jaringan listrik, atas atensi langsung Era Wiharto, Lapas Kelas IIA Padang Senin, (13/9/2021) langsung melakukan pemeriksaan tegangan listrik bersama Kepala Cabang PLN Rayon Belanti Kota Padang didampingi oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Lapas Kelas IIA Padang, Novri Abbas. Giat pengecekan kondisi jaringan listrik tegangan tinggi dari tiang ke meteran dilakukan dalam rangka antisipasi terjadinya peristiwa kebakaran akibat korsleting arus listrik.

“Kita akan terus lakukan penertiban dan pengecekan jaringan listrik di lingkungan Lapas Padang. Semoga usaha yang kita lakukan dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan seperti kebakaran,” ujar Novri. (is)

Sumatera Barat

TPA Sampah Regional Payakumbuh Over Kapasitas, Gubernur Ambil Langkah Cepat

Bukittinggi, PilarbangsaNews

Kondisi TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sampah Regional Payakumbuh, yang sudah over kapasitas mendapat perhatian serius dari Gubernur Sumbar Mahyeldi. Rapat Kordinasi membahas kondisi terkini yang dialami TPA Regional tersebut dan upaya yang akan dilakukan kedepannya, dilaksanakan di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Minggu (12/9/21) malam.

Gubernur Sumbar Mahyeldi didampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan Drs. H. Syafrizal Ucok, MM., Kadis Lingkungan Hidup Siti Aisyah, Kabiro Adpim Hefdi dan beberapa OPD terkait lainnya. Hadir dalam rapat ini Walikota Payakumbuh Riza Falepi, Walikota Bukittinggi Herman Syafar, Bupati Agam Andri Warman, Asisten Pemkab Limapuluh Kota, Kepala Balai PPW Wilayah Sumbar dan GM PLN Wilayah Sumbar.

Gubernur dalam kesempatan itu menyampaikan, langkah cepat yang harus diambil oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten kota untuk menghindari kelongsoran sampah. Diantaranya opsi yang dimiliki pemerintah daerah adalah perluasan sell landfill, serta memperbaiki maupun menambah membran sementara untuk TPA yang berlokasi di Padang Karambia, Kota Payakumbuh ini.

“Langkah paling realisitis yang bisa kita lakukan asekarang adalah pembangunan membran sementara, dan perluasan sell landfill,” ungkap gubernur.

Rapat pembahasan TPA Sampah Regional di Istana Bung Hatta, Bukittinggi

Gubernur Mahyeldi juga menyampaikan pentingnya sinergitas antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemerintah Provinsi serta kabupaten/kota dalam menyikapi persoalan ini, termasuk dalam rencana perluasan TPA Regional di Kota Payakumbuh ini.

Lebih lanjut gubernur menekankan perlunya pemisahan dan pengolahan sampah organik dari kabupaten/kota untuk meningkatkan efektivitas penampungan sampah di TPA. Dengan demikian sampah organik langsung dapat diolah untuk dijadikan pupuk.

Merinci penjelasan gubernur, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Siti Aisyah dalam paparannya menyampaikan urgensi pengembangan landfill TPA yang menampung sampah dari Payakumbuh, Limapuluh Kota, Bukittinggi dan Kabupaten Agam ini.

“Kondisi sekarang TPA Regional sudah over capacity hampir 200%, ketinggian sampah di landfield sudah sampai 30 meter dari idealnya hanya 15 meter,” Aisyah menjelaskan.

Ia menerangkan, perluasan TPA regional Payakumbuh dilakukan mengingat volume sampah yang masuk terus meningkat, bahkan mencapai 220 ton sampah per hari dengan rata-rata kenaikan 6% setiap tahunnya. Untuk itu pemerintah berupaya melakukan pengembangan wilayah TPA setidaknya seluas 2,7 hektar guna 5-7 tahun ke depan.

Rapat juga menyepakati untuk peninjauan ke lapangan TPA Sampah Regional di Payakumbuh pada Senin (13/9) pagi. (gk)

Sumatera Barat

Nelayan Sumbar Dapat Bantuan Mesin Tempel dan Motor Roda Tiga

Padang, PilarbangsaNews

Nelayan yang tergabung dalam kelompok pengelolaan pemasaran di Kota Padang mendapatkan bantuan berupa 224 unit mesin tempel 15 PK dan 10 unit Sarana Pemasaran Bergerak (SPG) berupa motor roda tiga dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Bantuan ini untuk membantu meningkatkan pendapatan nelayanan sehingga perekonomian juga terangkat,” kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat menyerahkan bantuan tersebut di halaman Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Minggu (12/9/2021).

Gubernur mengatakan dengan mesin tempel 15 PK area jelajah nelayan akan lebih jauh sehingga kemungkinan untuk mendapatkan ikan juga menjadi lebih besar.

Dengan demikian nelayan bisa mendapatkan penghasilan yang lebih baik sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan.

Sementara sepeda motor roda tiga digunakan untuk menjual produk perikanan hasil penangkapan dari kelompok ke konsumen sehingga masyarakat juga akan mendapatkan ikan yang masih segar.

Ia berharap bantuan tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga nantinya bisa ditambah dengan bantuan yang lain.

Pimpinan DPRD Sumatera Barat Suwirpen Suaib mengatakan masih banyak nelayan yang termasuk kedalam masyarakat ekonomi lemah karena itu dibutuhkan dorongan dari pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan memberikan bantuan yang bisa dimanfaatkan oleh nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Barat Dr.Ir.Desniarti, MM menyebut ada aturan harus diingat oleh nelayan dalam pemanfaatan bantuan tersebut.

Bantuan tersebut tidak diperbolehkan untuk di alihkan kepemilikan kepada orang lain. Jika di kemudian hari diketahui ada peralihan kepemilikan maka akan ada sanksi yang diberikan kepada kelompok.

Alat yang dibantu tersebut juga wajib untuk dimanfaatkan. Jika tidak dimanfaatkan selama satu bulan berturut-turut bantuan tersebut juga bisa ditarik kembali untuk diserahkan kepada kelompok lain.

Ia menyebut untuk bantuan yang diserahkan, seluruh mesin tempel diperuntukkan bagi nelayan Kota Padang, sementara untuk motor, delapan unit untuk kelompok di Padang dan dua unit untuk daerah lain di Sumbar. (BAP)

Sumatera Barat

Peringati HUT ke-43, KB FK-PPI Sumbar Potong Tumpeng di Lapangan Kantin

Bukittinggi, PilarbangsaNews

Peringatan HUT FK-PPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI Polri) ke-43 berlangsung meriah dengan protokol kesehatan, yaitu melakukan pemotongan tumpeng, syukuran dan silaturahmi di Lapangan Kantin, Kota Bukittinggi, Sumbar, Minggu (12/9) pagi.

Ketua KB (Keluarga Besar) FK-PPI Sumbar Drs. H. Syafrizal Ucok, MM yang didaulat memotong tumpeng, menyerahkan potongan kue itu kepada Ketua KB FK-PPI Kota Bukittinggi, sesepuh dan Ketua FK-PPI kabupaten/kota.

Potongan kue pertama diserahkan kepada Wakil Walikota Bukittinggi H. Marfendi, Ketua PC Bukittinggi Taufik Datuak Laweh, Sekretaris KB FK-PPI Sumbar Purwadi, Sekretaris PC FK-PPI Bukittinggi Loly Kurniati dan utusan kabupaten/kota lainnya.

Wakil Walikota Bukittinggi Marfendi menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-43 FK-PPI, dan memuji FK-PPI ini sebagai organisasi yang solid, cepat tanggap dan teruji kesetiaannya kepada NKRI.

“Sebagai putra-putri dari purnawirawan, putra-putri TNI dan Polri maka sudah pasti FK-PPI akan komit pada persatuan dan kesatuan bangsa, serta memegang teguh wawasan kebangsaan. Kontribusi FK-PPI dalam perjalanan bangsa tentu sudah tidak diragukan lagi, termasuk untuk pembangunan daerah,” kata Marfendi.

Keluarga Besar FK-PPI se Sumbar di Bukittinggi

Setelah pemotongan tumpeng dan syukuran, Pengurus KB FK-PPI Sumbar dan Ketua KB FK-PPI kabupaten/kota yang berkumpul di Bukittinggi, mendengarkan arahan dari Ketua Umum FK-PPI Pontjo Sutowo melalui zoom meeting.

Selain arahan Ketum, zoom meeting yang dipancarkan dari Ruang Semeru Room, Hotel Sultan Jakarta itu, juga menggelar Dialog Kebangsaan, sebuah diskusi tentang kondisi dan bincang kekinian bangsa Indonesia yang sedang dilanda pandemi Covid-19.

“Kader FK-PPI tidak boleh patah semangat, semua harus bangkit untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, yaitu dengan menegakkan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing. Covid-19 hanya dapat dilawan dengan Prokes dan vaksinasi,” kata Ketua KB FK-PPI Sumbar Drs. H. Syafrizal Ucok, MM.

Menurut Syafrizal Ucok, akibat pandemi Covid-19 telah melumpuhkan sendi-sendi kehidupan dan perekonomian. Aktifitas kini serba terbatas karena adanya kebijakan PPKM Mikro yang dilakukan pemerintah. Namun pembatasan itu tujuannya adalah agar pandemi Covid-19 ini cepat berakhir.

“Mari kita patuhi protokol kesehatan, sebab tujuannya baik. Aktifitas kita sehari-hari tetap bisa dilakukan, apakah sebagai pedagang, petani, ASN atau pun nelayan, asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Syafrizal Ucok, yang sehari-hari adalah Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Ekonomi dan Keuangan.

Rangkaian HUT ke-43 FK-PPI tingkat Sumbar ini diawali Sabtu (11/9) malam dengan Apel Bersama dilanjutkan dengan Api Unggun pukul 24.00 WIB. Pesertanya lebih kurang 300 orang yang terdiri dari Pengurus KB FK-PPI Sumbar, Pengurus PC FK-PPI kabupaten/kota, juga hadir Pemuda Pancasila Kota Bukittinggi.

Peringatan HUT ke-43 FK-PPI juga dilaksanakan oleh masing-masing kabupaten/kota di Sumbar, dengan menggelar berbagai kegiatan, antara lain bakti sosial gotong royong, kunjungan ke Panti Asuhan, bagi-bagi masker dan kegiatan olahraga. (gk)

Sumatera Barat

Cepat Tanggap, Kalapas Padang Ajak Petugas Satukan Visi dan Misi

Padang, PilarbangsaNews

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Padang berikan penguatan kepada seluruh jajaran terkait antisipasi kajadian di Lapas Tangerang sekaligus penguatan Zona Integritas, di ruang rapat pada Kamis (9/9/3021) siang.

Kegiatan dihadiri oleh seluruh pejabat eselon IV, eselon V dan Komandan Regu Jaga Lapas Kelas IIA Padang.

Dalam rangka antisipasi kasus kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas IA Tangerang pada Rabu lalu, Kalapas Kelas IIA Padang Era Wiharto beserta seluruh mengikuti arahan dan penguatan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Sumatera Barat R. Andika Dwi Prasetya via aplikasi zoom. Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemasyarakatan se-Sumatera Barat.

Dalam arahannya, Kakanwil R. Andika Dwi Prasetya menghimbau seluruh jajaran untuk lebih meningkatkan kesadaran dalam pemanfaatan dan keamanan penggunaan peralatan listrik baik di kantor maupun di rumah, melaksanakan pelatihan penanggulangan bencana melalui koordinasi dengan instansi terkait seperti BPBD atau Dinas Damkar. Juga melakukan koordinasi dengan PLN untuk pengecekan terhadap kelayakan jaringan listrik kantor. Serta meningkatkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang berpotensi timbulkan gangguan keamanan.

Hal ini langsung ditanggapi dengan cepat oleh Kalapas Padang Era Wiharto. Pada kesempatan yang sama usai mengikuti penguatan oleh Kakanwil, Kalapas Era Wiharto berikan penguatan lanjutan kepada jajaran Lapas Kelas IIA Padang.

Kalapas Era meminta agar dilakukan pengecekan seluruh kamar hunian serta area perkantoran secara berkala dan mencabut kabel-kabel yang tidak sesuai peruntukan. Kalapas juga memberi atensi langsung kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Bagus Dwi Siswandono untuk segera lakukan simulasi pemadaman kebakaran dengan melakukan koordinasi dengan instansi terkait sesuai arahan Kakanwil.

Tidak hanya itu, Kalapas Era Wiharto juga menyampaikan beberapa poin terkait penguatan Zona Integritas, diantaranya penerapan Zero Halinar, budaya kerja anti korupsi, peningkatan kedisiplinan dan kompetensi petugas.

“Tinggal satu langkah lagi kita menuju tujuan yang selama ini kita usahakan dan upayakan. Jangan sampai usaha itu menjadi sia-sia dan lenyap begitu saja. Mari bersama kita satukan visi dan misi demi mencapai tujuan tersebut,” himbau Kalapas.

Di Masjid Taqwa yang berada didalam Lapas Padang, saat rapat selesai, seluruh WBP Lapas Padang berbondong-bondong memenuhi mesjid guna melaksanakan shalat dzuhur dan shalat ghaib serta do’a bersama bagi korban kebakaran Lapas Kelas IA Tangerang. Kegiatan ini dimotori oleh para WBP yang dengan ketulusan memberikan do’a atas musibah yang terjadi di Lapas Kelas IA Tangerang tersebut.

Semoga dengan dilaksanakannya berbagai penguatan dan aksi antisipasi, Lapas Kelas IIA Padang khususnya dan seluruh Lapas dan Rutan di seluruh Indonesia pada umumnya agar senantiasa dalam kondisi aman dan kondusif dan terhindar dari musibah yang serupa. (is)

Sumatera Barat

Lapas Tangerang Terbakar, Lapas Padang Ambil Langkah Pencegahan

Padang, PilarbangsaNews

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang mengambil langkah sigap upaya antisipasi kejadian serupa di Lapas Kelas I Tanggerang dengan melakukan penertiban instalasi listrik pada seluruh blok hunian, tempat ibadah dan gedung perkantoran Lapas Kelas IIA Padang pada Rabu (8/9/2021) pagi.

Kegiatan dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Bagus Dwi Siswandono, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Novri Abbas didampingi oleh Kepala Urusan Umum Ardin Sianturi, Kepala Sub Seksi Pelaporan Rhandy Altasa dan diikuti oleh jajaran pengamanan atas atensi langsung Kepala Lapas Kelas IIA Padang Era Wiharto.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat No: W3.OT. 02.02-229 tanggal 8 September 2021 perihal Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat dan Bencana pada UPT Pemasyarakatan.

Dalam surat edaran yang terdiri atas 5 poin tersebut, Kakanwil R. Andika Dwi Prasetya meminta seluruh jajaran pemasyarakatan khususnya yang ada di Lapas dan Rutan agar; melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan sesuai Keputusan Dirjenpas Nomor: PAS-57.OT.02.02 Tahun 2019, membentuk Tim Siaga berasal dari Regu Pengamanan yang diberi peningkatan kapasitas untuk melakukan patroli rutin ke seluruh area Lapas/ rutan baik dari dalam maupun luar bersamaan dengan patroli rutin harian sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan keadaan darurat dan bencana, serta atensi untuk melakukan koordinasi dengan instansi keamanan dan penanggulangan bencana setempat.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Padang Era Wiharto menyatakan bahwa salah satu langkah tanggap jajaran Lapas Kelas IIA Padang terkait edaran Kakanwil diatas adalah dengan melakukan kegiatan penertiban yang merupakan upaya deteksi dini cegah terjadinya hal serupa seperti yang baru saja dialami oleh Lapas Kelas I Tanggerang. “Semua yang terjadi memberikan sebuah pelajaran bagi kita semua untuk lebih teliti dan waspada lagi terhadap hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Untuk itu kedepannya akan dilakukan upaya-upaya lain seperti yang telah diatensikan oleh Kakanwil R.Andika dan tentunya pengawasan dan pengamanan harus semakin diperketat guna cegah hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi,” jelas Kalapas Era saat ditemui Tim Humas Lapas Padang.

Dalam penertiban yang dilakukan ke 24 kamar hunian, 2 rumah tempat ibadah dan 9 ruang perkantoran pagi ini, petugas setidaknya menyita belasan terminal colokan beserta kabel-kabel sudah tidak layak pakai yang berpotensi menimbulkan konsleting listrik.

“Seluruh blok hunian dan ruang perkantoran serta rumah ibadah sudah dilakukan penertiban instalasi listrik. Untuk instalasi yang tidak layak dan tidak seharusnya juga telah dilakukan penyitaan. Semoga Lapas Kelas IIA Padang senantiasa dalam keadaan aman dan kondusif,” ucap Kasubag TU Novri Abbas usai melakukan giat penertiban.(is)

Sumatera Barat

Syafrizal : Tabel IRIO Penting untuk Perencanaan Pembangunan Sumbar

Padang, PilarbangsaNews

Pemanfaatan tabel Interregional Input Output (IRIO) yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) diyakini sangat penting untuk perencanaan pembangunan, menentukan proyeksi daerah kedepan. Tabel IRIO akan menggambarkan transaksi barang, produksi hasil pertanian dan sektor lain, hubungan timbal balik dan keterkaitan antar sektor dalam perekonomian di suatu daerah.

Target akhir dari tabel IRIO ini adalah untuk ketepatan analisis, proyeksi dan estimasi dalam menentukan data dasar perekonomian, yang tentunya juga diharapkan pada akhirnya adalah ketepatan daerah dalam pengambilan keputusan arah pembangunan kedepan.

Demikian benang merah dalam paparan dan diskusi para nara sumber dalam Webinar “Strategi Pemulihan Ekonomi Sumbar, Dampak Pandemi Covid-19 dalam Perspektif IRIO” yang dilaksanakan BPS Sumbar, Rabu (1/9) di Padang, diikuti Kepala Bappeda se-Sumbar, Kepala Kominfo se-Sumbar, OPD Pemprov Sumbar, BPS se-Sumatera dan sejumlah asosiasi pengusaha.

Tiga nara sumber adalah Drs. H. Syafrizal Ucok, MM. (Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Ekonomi dan Keuangan), Widdia Anggraini, S.Si.MT (Statistisi Madya Direktorat Neraca Produksi Badan Pusat Statistik), dan Gunawan Wicaksono, Ph.D (Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar), dengan moderator DR. Fajri Muharja, SE.M.Sc (Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi FE Unand).

Menurut Syafrizal Ucok, tidak masanya lagi Pemprov, termasuk kabupaten/kota, mendasarkan rencana produksi, transaksi dan keterkaitan antar sektor perekonomian dengan perkiraan dan kemungkinan pertumbuhan saja. Tetapi hendaknya kedepan menggunakan Tabel IRIO dan Tabel Input Output (IO) Sumbar dari BPS yang sudah mendekati keadaan sebenarnya dan ketepatan dalam proyeksi.

Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Ekonomi dan Keuangan Drs H Syafrizal Ucok, MM menerima cinderamata dari Kepala BPS Sumbar

“Tabel IRIO dan Tabel IO Sumbar tentunya sangat membantu daerah dalam menentukan perencanaan, tidak lagi sekedar kira-kira, tetapi ada ketepatan proyeksi dan analisis. Kami sangat mengapresiasi tabel IRIO dari BPS ini,” kata Staf Ahli Gubernur Syafrizal Ucok, yang juga mantan Wakil Bupati Pesisir Selatan 2005-2010 ini.

Terkait kondisi terkini dimana terjadinya pandemi Covid-19, Syafrizal Ucok mengakui, bahwa data yang ada pada tabel IRIO ini juga mengalami berbagai pengaruh. Pada beberapa sektor mungkin signifikan. Namun tren dan kecenderungan proyeksi tabel IRIO dan Tabel Input Output (IO) Sumbar masih dapat dipedomani.

Karena itu, Syafrizal Ucok berharap semua pihak bersatu padu untuk melawan Covid-19. Salah satunya adalah dengan menegakkan protokol kesehatan dan meningkatkan jumlah masyarakat yang divaksin.

“Vaksin adalah ikhtiar kita untuk meningkatkan pertahanan tubuh dari virus. Vaksin tidak menjamin anti-Covid, namun kalau masih terpapar Covid-19 maka resiko klinisnya ringan hingga sedang,” ujar Syafrizal Ucok lagi.

Capaian vaksinasi Covid-19 di Sumbar masih harus terus dipacu, sehingga Covid-19 ini bisa berkurang dan ekonomi Sumbar kembali pulih. Dari 4.408.000 warga Sumbar yang wajib divaksin, hingga kini baru tercapai untuk vaksin tahap 1 atau 16,5 persen. Sedangkan untuk vaksin tahap 2 baru tercapai 399.556 orang atau sebesar 9,2 persen.

Kepala BPS Sumbar Ir. Herum Fajarwati, MM mengaku puas dengan paparan nara sumber dan respon luar biasa dari peserta Webinar “Strategi Pemulihan Ekonomi Sumbar, Dampak Pandemi dalam Perspektif IRIO” ini. Artinya, Tabel IRIO dan Tabel IO merupakan kebutuhan penting dalam perencanaan dan penentuan strategi pemulihan ekonomi Sumbar kedepan. (gk)

Sumatera Barat

Rapatkan Barisan, LMPI Sumbar Lakukan Penyegaran Struktur

Padang, PilarbangsaNews

Jajaran LMPI (Lembaga Merah Putih Indonesia) Sumbar merapatkan barisan guna menyongsong kemajuan organisasi ini kedepan lebih baik lagi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Markas Daerah (Kamada) LMPI Sumbar Erisman, pada Sabtu (4/9) di Markas LMPI Sumbar Hotel Dhave, Siteba, Kota Padang.

“Agenda kita hari ini yaitu pererat silaturahmi untuk merapatkan barisan menyonsong LMPI Sumbar lebih cerah lagi kedepan,” kata Kamada Erisman.

Dalam kesempatan itu, LMPI Sumbar juga melakukan pergeseran struktur organisasi. “Kita juga melakukan penyegaran dalam struktur, adapun susunan pengurus LPMI Sumbar saat ini yaitu Wakamada 1 Erwin, Wakamada 2 Feri Kalek, Wakamada 3 Evi Juflan, Sekda Boy Bustami. Ketua Publikasi diisi oleh Ad Firma, Ketua OKK Anto, Kastaf Zambur dan Komandan Provos Zalwo Trantibum,” jelas Erisman.

Selain itu LMPI Sumbar juga mengadakan pemilihan Dansrikandi, dengan saciok bak ayam sadanciang bak basi, duduk samo randah tagak samo tinggi diharapkan LPMI Sumbar kedepan menjadi lebih baik lagi.

“Semoga dengan munculnya wajah baru akan membakar semangat dan melorengkan Sumbar, seleksi alam LMPI Sumbar harus bangkit,” harap Erisman.

Begitu juga dengan Srikandi, harus diutamakan tugas mulia ini, lihatka jati diri sebagai srikandi. Jangan cari panggung, lakukan kegiatan positif ditengah msyarakat.

“Mudah – mudahan kedepan Srikandi LMPI Sumbar selalu berbuat baik dan menjadi yang terbaik,” tutup Kamada Erisman. (cok)

Sumatera Barat

Dipuji Irjen Kemenkumham, Simulasi Evaluasi Zona Integritas di Lapas Padang

Padang, PilarbangsaNews

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang mengikuti simulasi evaluasi dari Tim Penilai Nasional (TPN) bersama Tim Monitoring dan Penguatan WBK/WBBM Inspektorat Jenderal (Itjen) Wilayah Sumatera Barat di Ruang Tuanku Imam Bonjol pada Rabu (1/9/2021) siang.

Kegiatan simulasi ini juga diikuti oleh Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Barat dan sembilan satker lainnya yang juga diusulkan untuk maju ketahap evaluasi akhir oleh TPN yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2021.

Secara teknis, kegiatan ini sama seperti saat evaluasi TPI yang mana kegiatan dimulai dengan penampilan yel-yel dan jingle oleh seluruh jajaran dan pemaparan oleh Kalapas. Namun, terdapat beberapa perbedaan dimana dalam simulasi TPN ini, pemaparan Kalapas Kelas IIA Padang disampaikan oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Novri Abbas yang merupakan Ketua Tim Zona Integritas (ZI) Lapas Kelas IIA Padang dan sekaligus diamanatkan sebagai Plh. Kalapas. Hal ini dikarenakan Kalapas Kelas IIA Padang tengah menjalani masa pemulihan Covid-19.

Dalam kegiatan simulasi ini, Lapas Kelas IIA Padang mendapat apresiasi dari Tim Itjen terkait kesiapan dalam menghadapi evaluasi TPN. Pasalnya, berdasarkan laporan hasil evaluasi TPI, Lapas Kelas II telah menyelesaikan seluruh perbaikan yang disarankan seperti menambahkan testimoni dari para penerima layanan dan menambahkan video sarana prasarana (sarpras) ke dalam pemaparan Kalapas Kelas IIA Padang. Tidak hanya itu, semangat membara seluruh jajaran juga dirasakan oleh Tim Itjen saat menampilkan jingle Lapas Kelas IIA Padang.

“Bagus dan luar biasa! Kami sangat mengapresiasi Lapas Kelas IIA Padang yang telah melengkapi seluruh poin-poin perbaikan berdasarkan hasil evaluasi TPI. Selain itu, semangat seluruh jajaran juga luar biasa,” ungkap Kris dari Tim Itjen.

Disamping itu, Tim Monitoring juga membekali Lapas Kelas IIA Padang dengan beberapa masukan guna performa yang lebih sempurna saat menghadapi evaluasi TPN nanti.

Dijelaskan juga oleh Kalapas Kelas IIA Padang Era Wiharto dalam video paparan bahwa dirinya beserta seluruh jajaran siap berkomitmen wujudkan Zona Integritas di Lapas Kelas IIA Padang dan meraih predikat WBK/WBBM. “Saya beserta segenap jajaran Lapas Kelas IIA Padang berkomitmen untuk mewujudkan Zona Integritas menuju WBK/WBBM di Lapas Kelas IIA Padang. Lapas Padang Pasti Melayani,” pungkas Kalapas. (rel/is)