Menampilkan: 1 - 10 dari 712 HASIL
Sumatera Utara

Halo Polisi Poldasu : Peran Subnit Tipikor Polrestabes Medan Dalam Pencegahan Covid-19

Medan, PilarbangsaNews

Halo… Terdengar suara dari presenter yang ditujukan kepada Ipda JE Sianturi, SH., MH
Kasubnit Tipikor Polrestabes Medan sebagai narasumber, didampingi PS Kaur Mitra Subbid Penmas Bid Humas Polda Sumut, yang pertanda dimulainya acara Dialog Interaktif Halo Polisi Polda Sumatera Utara dengan RRI Medan Pro 1 di channel 94,3 FM yang dilaksanakan secara daring. Selaku presenter /Host tetap masih bersama Zidane yang sudah tidak asing lagi ditelinga pemirsa, pada hari Rabu (15/09/2021) sekitar pukul 15.00 – 16.00 WIB.

Dalam Dialog Interaktif Halo Polisi ini cukup banyak pertanyaan dari para pemirsa maupun dari presenter, diantaranya tentang kegiatan apa saja yang dilaksanakan oleh personil Satreskrim Polrestabes Medan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, langkah-langkah apa saja yang dilakukan, begitu juga dengan pembentukan PPKM Mikro, dan bagaimana tentang 3T.

Sesuai instruksi Kapolri melalui kegiatan Ops Aman Nusa II bahwa Sat Binmas Polrestabes Medan melaksanakan pencegahan yaitu dengan cara melaksanakan himbauan dan edukasi kepada masyarakat agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan dan bersedia untuk divaksin guna mencegah penyebaran Covid –19.

Kegiatan personil Satreskrim Polrestabes Medan tidak hanya memikirkan keselamatan masyarakat dari pandemi, tapi juga memikirkan tentang keselamatan jiwa, fisik, harta dan kenyamanan hidup masyarakat, seperti dalam menindak kejahatan konvensional (pencurian, penjarahan, perampokan, tindak pidana bencana alam, serta tindak pidana karantina kesehatan).
Mengawasi dan menindak penimbunan bahan makanan dan alat kesehatan.

Menindak pelaku ekspor antiseptik, bahan baku masker, alat pelindung diri (APD) dan masker, serta penindakan terhadap obat atau alat kesehatan yang tidak sesuai standar/izin edar. Melakukan penindakan terhadap provokator dan penyebaran hoaks terkait penanganan Covid-19, ucap narasumber.

Selanjutnya narasumber mengatakan, sesuai instruksi Mendagri No. 3 Tahun 2021, Kepolisian dalam hal ini Sat Binmas mendorong adanya pembentukan PPKM Mikro di tingkat Kecamatan, Kelurahan atau Desa, yang mana bila diperlukan di tingkat lingkungan atau dusun langsung membentuk Satgas Covid-19 dan menempatkan Bhabin kamtibmas pada Satgas tersebut, dan menempatkan petugas Sat Reskrim pada Satgas tersebut, sesuai dengan struktur kepengurusan membantu dalam rangka penegakan disiplin bersama dengan Babinsa dan Kasi Tramtib disetiap Kecamatan dan Kelurahan.
Melaksanakan himbauan dan edukasi tentang kepatuhan pelaksanaan Prokes serta bersedia divaksin.

Petugas Sat Reskrim bertugas sebagai Tracer bersama dengan Babinsa dan petugas dari Puskesmas atau Dinkes melaksanakan 3T apabila ditemukannya kasus Covid – 19.

Mengenai 3T dan kendalanya, Ipda JE Sianturi, SH., MH
Kasubnit Tipikor Polrestabes Medan mengatakan 3T adalah Testing, Tracing dan Treatment atau yang biasa disebut Tracer, yang mana kegiatan 3T tersebut bila ada orang yang terpapar maka dilakukan Testing oleh petugas dari Puskesmas yang melakukan swab antigen ataupun PCR kepada orang yang terpapar Covid –19 tersebut.

Melakukan tracer kepada orang yang terpapar untuk mencari “Kontak Eratnya” untuk dilakukan swab sehingga diketahui apakah orang tersebut terpapar Covid –19 atau tidak.
Apabila sudah diketahui gejalanya atau hasil Testing, maka pihak kesehatan yang akan merekomendasikan apakah orang tersebut sebaiknya melaksanakan Isolasi, bila dirawat di Rumah Sakit untuk dilakukan Treatment, dan Bhabin Kantibmas harus memastikan khusus kepada orang yang melaksanakan Isoman bahwa dia mendapatkan kebutuhan sehari-harinya seperti makanan, pakaian, obat-obatan atau penderita tersebut mendapat pengobatan langsung dari pihak kesehatan.

“Masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa bila positif terpapar Covid -19 ini adalah aib, sehingga sulit bagi kita petugas untuk mencari tau keberadaannya.
Kurangnya keterbukaan pasien dalam rangka mencari “Kontak Eratnya,” sehingga timbul masalah baru yaitu masih banyak orang yang dalam Kontak Erat berkemungkinan dia sudah terpapar namun masih berkeliaran, sehingga dikhawatirkan menyebarkan Covid –19 kepada orang lain.
Masih kurangnya kesadaran diri dari masyarakat pentingnya untuk divaksin, yang mana sebagian masyarakat menimbulkan tanggapan bahwa vaksin tersebut berbahaya atau tidak berguna,” tutup Ipda JE Sianturi.

Dialog Interaktif Halo Polisi ini berjalan aman dan kondusif, serta tetap mematuhi Protokol Kesehatan secara ketat. (Ezl)

Sumatera Utara

Wabup HMA Yusuf Siregar Hadiri Pelantikan Pengurus HMI Cabang Deli Serdang

Lubuk Pakam, PilarbangsaNews

Wakil Bupati Deli Serdang HMA Yusuf Siregar didampingi Inspektur H Edwin Nasution SH menghadiri pelantikan pengurus HMI Cabang Deli Serdang periode 2021-2022, yang bertempat di Balairung Pemkab Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (7/9/2021).

Hadir juga pada acara tersebut, Anggota DPRD Deli Serdang Zul Amri ST, Ketua KPU Deli Serdang Syahrial Effendi, Wakil Rektor UIN Sumatera Utara Dr Nispul Khoir, Ketua DPD Golkar H Hamdani Shaputra S.Sos, Ketua Umum HMI cabang Deli Serdang M Nashry, Kabag Kesra Mukti Ali Harahap S.Ag.

“ Mahasiswa dikenal sebagai kaum intelektual dan berperan pembangunan suatu daerah. Maka dari itu keberadaan mahasiswa sebagai penerus bangsa menjadi sangat penting dan strategis. Begitu juga dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang mampu menjadi agen perubahan dan pembaharuan di tengah masyarakat,” jelas Wabup.

HMA Yusuf Siregar menambahkan sebagai organisasi yang besar, HMI memiliki pengaruh terhadap tatanan kehidupan bermasyarakat, karena para alumninya yang telah banyak berkiprah di semua lini, maka menjadi tugas besar bagi HMI, untuk melakukan kaderisasi secara tertata, terprogram, dan kontinyu.

“ Kepada saudara-saudara yang telah dilantik, dapat menjalankan tugas dan amanah dengan sebaik-baiknya, menjadi panutan dalam menebarkan kebaikan dan pengaruh positif. Menjadi kader- kader terbaik yang dapat mempercepat pembangunan bangsa khususnya dibidang kepemudaan,” ucapnya.

Wakil Bupati Deli Serdang juga berharap, kepada jajaran pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Deli Serdang Periode 2021-2022 yang terpilih dan dilantik hari ini, kedepannya dapat melakukan perubahan visi yang lebih baik dan mampu menjadi role model bagi masyarakat luas khususnya para mahasiswa Islam, sehingga mampu menciptakan kader – kader yang amanah dan berkontribusi serta berkiprah dalam kemajuan pembangunan Kabupaten Deli Serdang.

Sementara, Ketua HMI terpilih Cabang Deli Serdang Hamdani Syahputra mengatakan, HMI berfungsi sebagai sosial kontrol tentu memberikan ide-ide gagasan dan kritik ataupun masukan kepada Pemerintah.

“HMI memiliki fingsi-fungsi yang nantinya bisa berkolaborasi dengan pemerintah, terutama untuk memajukan Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang. HMI Deli Serdang bukan lagi cabang persiapan tetapi adalah cabang perjuangan, dan selalu komitmen dalam menyebarluaskan ditanah Deli Serdang, karena HMI lahir dari rahim yang benar-benar perjuangan,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Sekjend PB HMI M. Ichya Halimuddin bahwa HMI adalah organisasi Islam tertua di Indonesia dari 1947, karena ada historis dan nilai yang dipertahankan dari era dahulu yang mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan saat ini HMI hadir ditengah-tengah masyarakat dan menjadi harapan Indonesia. (Ezl)

Sumatera Utara

Tim Wampu Squad Amankan Dua Preman Bikin Resah Peras Sopir Truk

Langkat, PilarbangsaNews

Tim Wampu Squad Polres Langkat, Sumatera Utara, berhasil menangkap 2 preman yang kerap melakukan tindak pemerasan terhadap sopir truk di perbatasan Sumut-Aceh. Kedua pelaku berinisial ZH dan rekannya RR.

“Ya ke-2 preman yang ditangkap itu kerap berulangkali melakukan pemerasan terhadap sopir truk,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Minggu (5/9).

Dijelaskan, ke-2 tersangka ditangkap hendak melakukan aksinya memeras sopir truk. Selanjutnya, Tim Wampu Squad Polres Langkat yang menerima laporan begerak cepat melakukan penyelidikan akhirnya berhasil mengamankan kedua pelaku di Jalan Lintas Sumatera-Aceh, Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

“Dari tangan ke-2 pelaku turut disita barang bukti handphone, senjata tajam, dan uang hasil tindak pemerasan terhadap para sopir truk,” jelas juru bicara Polda Sumut tersebut.

Hadi menegaskan, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara bersama Polres jajaran meningkatkan patroli di wilayah jalan lintas perbatasan Sumut-Aceh dalam menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.

“Polda Sumut akan menindak tegas para premanisme dan bandit jalanan yang meresahkan masyarakat dan sopir,” tegasnya sembari menambahkan kepada seluruh masyarakat maupun para sopir untuk tidak takut melaporkan setiap tindak premanisme kepada aparat kepolisian. Sehingga aksi kejahatan yang terjadi bisa secepatnya ditindaklanjuti.

“Kita juga mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan fasilitas layanan kepolisian seperti call center 110 demi kepentingan bersama dalam mencegah aksi premanisme,” ujarnya. (Ezl)

Sumatera Utara

Wabup HMA Yusuf Siregar Hadiri Kegiatan Peningkatan Kampung Bahari Nusantara di Pantai Labu

Pantai Labu, PilarbangsaNews

Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar menghadiri acara peningkatan Kampung Bahari Nusantara dan serbuan vaksinasi massal yang dilaksanakan Lantamal 1 Belawan di Pantai Alam Serdang, Desa Rugemuk, Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (25/8/2021).

Hadir dalam kegiatan itu Danlantamal 1 Belawan Laksamana Pertama TNI Achmad Wibisono bersama Pejabat Utama Lantamal 1 Belawan, Waka Polresta Deli Serdang AKBP Julianto P. Sirait, SIK, Kadis Kominfo Deli Serdang Dr. Dra. Hj Miska Gewasari, MM, Kadis Porabudpar H.Khairum Rijal, ST, Kaban Kesbangpol Drs Haris Binar Ginting, Kepala BPBD Drs Zainal Abidin Hutagalung, MAP, mewakili Kepala OPD terkait, Camat Pantai Labu beserta Muspika dan tokoh masyarakat.

Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar dalam sambutannya mengatakan, “Kawasan pesisir laut sesungguhnya memiliki potensi yang luar biasa bila dikelola dengan baik dan benar,” kata Wabup.

Namun pada kenyataannya masih berbanding terbalik dengan yang diharapkan, karena masih ditemukan sebagian kawasan pesisir belum tertata dan terkelola dengan baik yang mengakibatkan sebagian kawasan pesisir menjadi tercemar, yang tanpa disadari berdampak pada menurunnya sumber daya pesisir dan laut baik kualitas maupun kuantitasnya.

Melihat kondisi demikian, “Kegiatan peningkatan Kampung Bahari Nusantara bertujuan mengajak, mengedukasi, menumbuhkan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga, mencintai dan terus melestarikan sumber daya pesisir sehingga kedepan keadaan pesisir laut menjadi lebih bersih dan indah,” ujar Wabup.

Dikatakannya, kegiatan peningkatan Kampung Bahari Nusantara dirangkai pemberian bibit ikan, pembagian sembako, penanaman pohon mangrove dan vaksinasi massal.

Khusus vaksinasi massal ini merupakan salah satu upaya untuk membentuk kekebalan tubuh dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh sehingga dapat meminimalisir penularan Covid-19 yang saat ini masih melanda.

“Perlu kita fahami bersama bahwa vaksinasi bukanlah akhir dari upaya dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19. Maka dari itu selalu jalankan Protokol Kesehatan.”

“Jangan sampai kerja keras dan upaya kita dalam mencegah penularan Covid-19 menjadi kurang bermanfaat hanya karena kita abai, tidak disiplin ataupun lalai,” tegas Wabup.

Atas nama Pemkab Deli Serdang, Wabup menyampaikan terimakasih kepada Danlantamal 1 Belawan serta semua pihak yang telah memberikan bantuan semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat dan juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir baik secara sosial maupun pengembangan teritorial maritim.

Danlantamal 1 Laksamana Pertama TNI Achmad Wibisono dalam sambutannya menyampaikan bahwa, kegiatan peningkatan Kampung Bahari Nusantara ini dilaksanakan untuk meningkatan 5 Klaster berupa, peningkatan ekonomi nelayan, pendidikan masyarakat, kesehatan masyarakat, Hankam masyarakat dan wisata pesisir nelayan.

Selain itu kegiatan ini merupakan upaya untuk membangun potensi yang ada di wilayah pesisir khususnya di Kabupaten Deli Serdang secara bertahap berkesinambungan dengan mengedepankan asas gotong royong, kerjasama seluruh pihak baik pemerintah, swasta serta masyarakat pesisir Deli Serdang, ucap Danlantamal 1 Belawan.

Danlantamal 1 juga mengajak masyarakat untuk merubah persepsinya, seperti bagian rumah. Laut sekarang ini dijadikan sebagai bagian halaman belakang, laut harus dijadikan sebagai halaman depan karena banyak hal yang dapat dilakukan di laut.

“Saya berpesan agar masyarakat pesisir mempunyai kepedulian untuk menjadi mata dan telinga TNI AL dalam mengantisipasi dan menyampaikan segala bentuk ancaman dari laut,” pesan Danlantamal 1 Belawan.

Kegiatan terlebih dahulu diawali dengan transit dan coffee morning di kantor Camat Pantai Labu dan dilanjutkan acara pembukaan peningkatan Kampung Bahari Nusantara Lantamal I TA.2021. Dirangkaikan dengan kegiatan berupa Serbuan Vaksin Covid-19 kepada 300 masyarakat maritim khusus wilayah pesisir Desa Rugemuk Pantai Labu, Penanaman 8000 pohon Mangrove, pembuatan kerambah dan penaburan bibit ikan Siakap 10.000 ekor serta pemberian pakan dan pembagian 400 paket Sembako kepada masyarakat nelayan. (Ezl)

Sumatera Utara

Wabup Deli Serdang Sampaikan Nota Pengantar Ranperda P-APBD TA 2021

Lubuk Pakam, PilarbangsaNews

Wakil Bupati Deli Serdang H.M. Ali Yusuf Siregar menghadiri rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan APBD Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran 2021. Bertempat di ruang sidang paripurna Kantor DPRD Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (18/8/2021).

Sidang tersebut dipimpin Ketua DPRD Deli Serdang Zakky Shahri SH didampingi Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Amit Damanik., yang dihadiri oleh anggota DPRD Deli Serdang, para asisten, Kepala OPD dan Kabag.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Deli Serdang H.M. Ali Yusuf Siregar mengatakan bahwa Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD (Ranperda P. APBD ) Tahun 2021 ini berpedoman pada dokumen perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang telah disepakati.

Perubahan APBD pada dasarnya merupakan sebuah tahapan dalam penyemprunaan APBD, karena pada saat penyusunan APBD TA 2021, pendapatan dan belanja yang kita rencanakan dan targetkan, tidak seluruhnya terealisasi, sehingga harus dilakukan perubahan APBD dengan menyesuaikan capaian target kinerja dan prakiraan rencana keuangan daerah. Oleh karena itu, perubahan APBD Kabupaten Deli Serdang TA 2021 ini dilakukan dengan pertimbangan perubahan kebijakan pendapatan daerah, belanja daerah serta pembiayaan daerah.

Selanjutnya, Wabup menyampaikan gambaran umum pendapatan, belanja , dan pembiayaan daerah pada perubahan APBD TA 2021. Rencana Pendapatan Daerah pada perubahan APBD TA 2021 diperkirakan menjadi Rp. 4.104.380.358.501,00 meningkat sebesar Rp. 4.104.697.062.058,00 atau naik 2,62 % dari target semula pada APBD Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 3.999.683.296.443,00 dengan rincian Pendapatan Asli Daerah pada perubahan APBD TA. 2021 direncanakan sebesar Rp. 1.519.793.939.731,00 meningkat sebesar Rp.88.054.771.952,00 atau naik 6,15 % dari target semula pada APBD tahun 2021 yaitu sebesar Rp. 1.431.739.167.779,00.

Pendapatan transfer pada perubahan APBD TA .2021 menjadi sebesar Rp. 2.409.209.908.770,00 naik sebesar Rp. 13.992.290.106,00 atau naik sebesar 0,58 % dari target semula sebesar Rp. 2.395.217.628.664,00 dengan rincian : Transfer pemerintah pusat menjadi sebesar Rp. 2.205.215.097.000,00 berkurang sebesar Rp. 45.206.215.097.000,00 dari target semula sebesar Rp. 2.250.422.022.000,00. Transfer antar daerah mengalami peningkatan sebesar Rp. 59.119.215.106,00 menjadi sebesar Rp. 203.994.821.770,00 dari target semula Rp. 144.795.606,00. Dan lain-lain pendapatan daerah yang sah pada perubahan APBD TA. 2021 mengalami peningkatan sebesar Rp. 2.650.000.000,00 sehingga menjadi Rp. 175.376.500.000,00 dari target semula sebesar Rp. 172.726.500.000,00.

Perlu diketahui, pandemi Covid-19 yang belum selesai hingga saat ini tentu memberikan dampak yang cukup besar, termasuk halnya Kabupaten Deli Serdang. Karenanya pengalokasian belanja daerah pada perubahan APBD TA. 2021 masih diarahkan pada program dan kegiatan yang mengacu pada penguatan / penanganan kesehatan, penguatan jaring pengaman sosial/ perlindungan sosial serta pemulihan ekonomi masyarakat.

Secara umum, pada perubahan APBD TA. 2021 ini, belanja daerah direncanakan sebesar Rp. 4.226.597.955.061,00 naik sebesar Rp. 199.914.658.618,00 atau naik sebesar 4,96 % dari target semula sebesar Rp. 4.026.683.296.443,00. Terjadi penurunan belanja transfer sebesar Rp. 476.237.017,00 dari target semula Rp. 518.412.645.724,00 menjadi sebesar Rp. 517.936.408.707,00.

Penerimaan pembiayaan pada perubahan APBD TA. 2021 dari semula sebesar Rp. 45.000.000.000,00 yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya, menjadi sebesar Rp. 140.217.596.560,00 atau bertambah sebesar Rp. 95.217.596.560,00. Adapun pengeluaran pembiayaan ditargetkan pada perubahan APBD TA. 2021 yaitu sebesar Rp. 18.000.000.000,00. Dengan demikian ,maka pembiayaan netto sebesar Rp. 122.217.596.560,00 akan digunakan untuk menutupi defisit belanja sebesar Rp. 122.217.596,00 sehingga sisa lebih anggaran tahun berkenaan sama dengan nol. (Ezl)

Sumatera Utara

Panglima TNI Tinjau Fasilitas Isoter Pasien OTG Covid-19 di Medan

Sumut, PilarbangsaNews

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., meninjau Isolasi Terpusat (Isoter) bagi pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 di Hotel Soechi, Medan, Sumut, Sabtu (14/8/2021).

Peninjauan yang dilakukan oleh Panglima TNI dan Kapolri tersebut, usai memimpin rapat terkait penanganan Covid-19 dengan Forkopimda Sumatera Utara dan pengecekan Aplikasi Silacak dan Inarisk serta peninjauan vaksinasi di Santika Convention Center Medan.

Dalam peninjaun tersebut, Panglima TNI menyempatkan diri melakukan dialog dengan Bapak dan Ibu yang sedang melaksanakan Isoter. “Sudah berapa lama Bapak dan Ibu melaksanakan Isoter,” tanya Panglima TNI.

“Kami telah menjalani Isolasi Terpusat selama 9 hari, dan dikategorikan sebagai pasien OTG,” jawab salah satu pasien bernama Jemi.

Panglima TNI kembali bertanya “Obatnya sudah dapat ? Lebih enak Isoter atau di Rumah ?”.

“Dirumah saya ada orang tua, saya tidak berani, takut membahayakan mereka,” jawab Jemi pasien Isoter.

Panglima TNI langsung menjawab, Itu jawaban yang benar dan tepat, karena kita harus menjaga keluarga dirumah, tetangga dan orang lain.

Tak lupa pula Panglima TNI menyampaikan agar obat-obatan diminum dengan tepat waktu agar lekas sehat kembali.

“Lekas sehat Bapak dan Ibu, semangat. Keluarga menunggu Bapak dan Ibu untuk sehat kembali,” ucap Panglima TNI.

Demikian disampaikan oleh Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Dr. Drs. Edys Riyanto, M.Si. (Mad)

Sumatera Utara

Panglima TNI : Untuk Menang Perang, Amunisi Harus Cukup

Medan, PilarbangsaNews

Kita akan memenangkan perang jika kita memahami dan menguasai karakteristik musuh, kekuatan musuh serta kelemahan dari musuh. Tentunya disamping hal tersebut, kekuatan pasukan, logistik dan amunisi kita harus dipersiapkan dengan baik.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat memimpin Rapat terkait penanganan Covid-19 bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang diikuti oleh jajaran Forkopimda Sumatera Utara dan dilanjutkan pengecekan aplikasi Silacak dan Inarisk serta Peninjauan Vaksinasi bagi masyarakat Kota Medan dan sekitarnya, bertempat di Santika Convention Center Medan, Sabtu (14/8/2021).

Kegiatan rapat tersebut diawali dengan kata pengantar dari Gubernur Sumut Edy Rahmayadi terkait dinamika Covid-19 di wilayah Sumut, yang dilanjutkan dengan penjelasan dari Walikota Medan Bobby Nasution tentang sinergi penanganan dan data Covid-19 di wilayah Medan.

“Kita semua mengetahui bahwa covid-19 adalah ancaman global, musuh yang tidak terlihat, maka hal ini menjadi tugas kita semua seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama memutus mata rantai Covid-19,” tegas Panglima TNI.

“Menindaklanjuti arahan dari Bapak Presiden Jokowi, agar segenap komponen bangsa fokus menurunkan indeks mobilitas, meningkatkan testing dan tracing, menyiapkan tempat Isoter (Isolasi Terpusat) dan mempercepat vaksinasi,” ujar Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa saat ini kita harus beralih ke budaya baru, dengan selalu menggunakan masker dan melaksanakan Isoman (Isolasi Mandiri) saat merasa tidak enak badan.

“Pangdam dan Kapolda agar terus membantu dengan menerjunkan Prajurit TNI dan Anggota Polri untuk membantu Pemerintah untuk menurunkan angka konfirmasi Covid-19 di wilayah Sumatera Utara,” tegas Panglima TNI seraya menekankan agar TNI-Polri bersama Pemerintah dan segenap komponen masyarakat harus terus menegakkan disiplin Prokes.

Panglima TNI juga menekankan bahwa Tracing Kontak Erat harus dilaksanakan. Persiapan Isoter harus dimaksimalkan, tentunya harus dengan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan bagi pasien yang melaksanakan Isoter tersebut baik fasilitas dan obat-obatan pendukung serta vaksinasi harus disiapkan dengan cukup diwilayah Medan sebagai amunisi untuk melawan Covid-19.

Kegiatan dilanjutkan Panglima TNI dan Kapolri meninjau penggunaan dari aplikasi Silacak yang diawaki oleh Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas.

Dalam kegiatan ini Panglima TNI mengapresiasi sinergi 4 Pilar yang di pimpin oleh Lurah Mangga, Wandro Malau yang menjelaskan terkait sinergi 4 Pilar dalam penggunaan aplikasi Silacak, bahkan dijelaskan bahwa jika warga yang tidak berkenan di tracing maka rumah dari warga tersebut ditempelkan stiker. Bahkan dijelaskan bahwa 4 Pilar tersebut memasang CCTV untuk memantau para warga yang isoman.

Demikian disampaikan oleh Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Dr. Drs. Edys Riyanto, M.Si. (Mad)

Sumatera Utara

PPKM Darurat, Mobilisasi Warga Kota Medan Turun Drastis

Medan, PilarbangsaNews

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mencatat adanya penurunan mobilisasi masyarakat selama 3 hari pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Medan.

“Kita mencatat adanya penurunan mobilisasi masyarakat selama 3 hari penerapan PPKM Darurat,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kamis (15/7).

Hadi mengungkapkan, untuk grafik kendaraan yang melintas pada 13 Juli 2021 tercatat sebanyak 26.495 dan jumlah itu menurun sebanyak 20.561 pada 14 Juli 2021.

“Turunnya jumlah kendaraan karena dilakukan sosialisasi masiv dan humanis yang dilakukan TNI-Polri, Pol PP dan Satgas, selain itu upaya juga dilakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan baik dari luar kota maupun dalam Kota Medan, sehingga mobilisasi masyarakat berkurang,” ungkapnya.

Hadi menuturkan, untuk penyekatan dilakukan di 31 titik ruas jalan baik yang dari luar kota maupun dalam Kota Medan. Masyarakat yang bisa melintas di pos penyekatan yakni sektor esensial dan kritikal dengan kriteria yang sudah ditentukan.

“Penyekatan ruas dilaksanakan dari Pukul 07 WIB hingga Pukul 00.00 WIB. Tujuannya agar masyarakat yang tidak mempunyai kepentingan mendesak untuk tetap berada di rumah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ucapnya. (Ezl)

Sumatera Utara

Wabup HMA Yusuf Siregar Ikuti Peringatan HANI 2021

Lubuk Pakam, PilarbangsaNews

Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar menghadiri peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tahun 2021 melalui virtual. Bertempat di Aula Cendana Kantor Bupati, Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (26/6/2021).

Peringatan HANI ini dihadiri juga Ketua DPRD Deli Serdang Zakky Shahri SH, Kepala BNNK Kabupaten Deli Serdang AKBP Suhadi, Kepala OPD terkait, mewakili Forkopimda, beberapa Kades dan tamu undangan lainnya.

Acara peringatan HANI 2021 secara nasional melalui virtual tersebut dibuka oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin di Istana Negara, Jakarta.

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin dalam sambutannya, meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan langkah-langkah strategis dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang (narkoba) di tanah air.

“Saya minta kepada BNN RI yang merupakan leading sector dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) untuk melakukan langkah-langkah strategis,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, Wapres memaparkan setidaknya 4 langkah strategis yang dapat ditempuh BNN dalam rangka melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2020-2024 (RAN P4GN).

Ke-1, memperkuat intervensi ketahanan keluarga, mengedukasi secara dini kepada anak-anak dan masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, serta mendorong partisipasi lembaga terkait, lembaga pendidikan dan organisasi serta kelompok masyarakat.

ke-2, mengintervensi daerah bahaya narkoba agar menjadi daerah yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

ke-3, meningkatkan penyediaan layanan rehabilitasi melalui intervensi berbasis masyarakat, meningkatkan dan mempertahankan kualitas layanan rehabilitasi sesuai standar nasional, yang didukung dengan peningkatan kualitas SDM dalam pelaksanaan rehabilitasi.

ke-4, memperkuat dan memperluas jejaring kerja sama pencegahan dan pemberantasan narkotika baik pada level dalam negeri, domestik, maupun internasional.

Lebih jauh, Wapres mengingatkan bahwa langkah-langkah strategis RAN P4GN ini hanya akan berjalan secara optimal apabila dilakukan melalui kerja sama dengan seluruh komponen bangsa.

“RAN P4GN ini akan dapat berjalan secara optimal dengan adanya kerja inklusif dan kolaborasi dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat Indonesia,” tandasnya

Setelah acara peringatan HANI yang dibuka Wakil Presiden, Kepala BNNK melakukan pemaparan tentang Pilot Project Desa Bersinar dan implementasi RAN Inpres 2 Tahun 2020.

Sekaligus Wakil Bupati menyerahkan penghargaan kepada Rencana Aksi Nasional kepada lembaga/Instansi yang responsif terhadap kebijakan P4GN dan hadiah pemenang turnamen tenis meja antar instansi Deli Serdang yang diprakarsai oleh BNNK Deli Serdang. (Ezl)

Sumatera Utara

Kementerian PPPA Lakukan Verifikasi Lapangan Hybrid, Wabup Deli Serdang : Target Kita Nindya

Lubuk Pakam, PilarbangsaNews

Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) melakukan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Kabupaten Deli Serdang secara virtual, di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang, Sumatera Utara, Jum’at (18/6/2021).

Verifikasi di Deli Serdang sendiri dipimpin oleh Wakil Bupati Deli Serdang HMA Yusuf Siregar didampingi Ketua Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Ir Remus Hasiholan Pardede, M.Si, Kadis P3A Provinsi Sumatera Utara Hj Nurlela SH, M. SP, Kadis P2KB P3A Kabupaten Deli Serdang, Era Permata Sari,SH, Kadis Kominfo DR Dra Miska Gewa Sari, serta para Pimpinan OPD terkait.

Kepala Bappeda selaku Ketua Gugus Tugas KLA Ir Remus Hasiholan Pardede M.Si mengatakan, KLA ialah kabupaten/kota dengan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.
Lebih lanjut ia mengatakan terdapat lima misi dalam upaya Deli Serdang menuju KLA pertama ialah meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing yang mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, kedua meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian dalam memantapkan struktur ekonomi yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif, ketiga meningkatkan sarana dan prasarana sebagai pertumbuhan ekonomi yang berorientasi kepada kebijakan tata ruang serta berwawasan lingkungan, keempat meningkatkan tatanan kehidupan masyarakat yang religius yang berbudaya dan berakhlakul karimah, berlandaskan keimanan kepada tuhan yang maha esa serta dapat memelihara kerukunan ketentraman dan ketertiban, kelima meningkatkan profesionalisme aparatur pemerintah untuk mewujudkan tata pemerintah yang baik, bersih , berwibawa dan bertanggung jawab .

Sementara itu, Wakil Bupati Deli Serdang HMA Yusuf Siregar menyampaikan secara ringkas gambaran umum Kabupaten Deli Serdang.

Kabupaten Deli Serdang merupakan salah satu Kabupaten terbesar di provinsi sumatera utara, dengan topologi wilayah terdiri dari daerah pantai, dataran rendah dan dataran tinggi pegunungan, dengan luas wilayah 249.772 ha (2.497,72 km persegi), terdiri 22 kecamatan, 380 desa dan 14 kelurahan, jumlah penduduk 1.931.441 jiwa, dengan visi misi pembangunannya menjadikan Deli Serdang yang Maju dan Sejahtera Dengan Masyarakatnya yang Religius dan Rukun Dalam Kebhinekaan.

Kabupaten Deli Serdang merupakan salah satu kabupaten potensial dengan ditetapkan sebagai kawasan strategis nasional berdasarkan Perpres 62 Tahun 2011, dan merupakan pintu masuk wilayah indonesia bagian barat.

Wabup juga menyampaikan beberapa evaluasi kabupaten layak anak yang telah dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang diantaranya, keterlibatan lembaga masyarakat dalam pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak, yaitu dengan melakukan kerjasama di berbagai pihak.

Dalam fasilitas kesehatan dengan pelayanan ramah anak, kami sudah memberikan akses air minum dan sanitasi rumah tangga yang layak dan dilarang merokok di berbagai kawasan fasilitas umum.

Selanjutnya ia mengatakan, untuk pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan sosial budaya, kami mencanangkan untuk anak-anak deli S#erdang wajib belajar 12 tahun, dengan memberikan bantuan fasilitas laptop kepada sekolah untuk mendukung proses belajar mengajar, membentuk sekolah ramah anak untuk mendorong terciptanya konsep disiplin tanpa adanya kekerasan dan memberi layanan pendidikan yang ramah, menyediakan fasilitas sarana dan prasarana anak untuk menumbuh kembangkan kreativitas, berkegiatan sosial dan rekreatif.

Pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya untuk perlindungan khusus anak dalam hal penanganan hukum. “Kami telah membuat Sistem dan Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Delima. Kami juga membuat tim reaksi cepat bencana, apalagi saat ini kita masih dihadapkan dengan wabah Covid-19 khususnya di Kabupaten Deli Serdang, kami memberi sosialisasi terhadap anak agar terus mematuhi Prokes 5M,” kata Wabup.

“Sudah banyak inovasi yang kami lakukan untuk menjadikan Kabupaten layak anak dari inovasi tersebut Kabupaten Deli Serdang telah mendapat beberapa prestasi berupa penganugerahan Kabupaten layak anak, baik tingkat Pratama maupun Madya, di tahun 2011, 2012, 2013, 2015 dan 2017 mendapat anugerah tingkat pratama dan ditahun 2018 dan 2019 kami mendapat anugerah di tingkat madya,” kata Yusuf.

Mengapresiasi kegiatan verifikasi lapangan Hybrid Kabupaten Deli Serdang ini, karena ini adalah langkah bersama untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi anak, agar tumbuh dan berkembang secara baik.

“Wabup berharap, dengan terselenggaranya kegiatan verifikasi lapangan hybrid kabupaten layak anak tahun 2021 ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, dan tahun ini kami berharap bisa mendapatkan penghargaan tingkat Nindya,” ucapnya.(Ezl)