Untuk Keutuhan NKRI

Menampilkan: 1 - 10 dari 292 HASIL
SUMSEL

Setelah Putusan MA, Terpidana Teruna Dijebloskan ke Lapas Lubuklinggau

Lubuklinggau, PilarbangsaNews


Teruna alias Unet Bin Gabel yang merupakan terpidana penganiayaan dengan korban Kades Petunang Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas akhirnya dieksekusi ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) klas II Lubuklinggau.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Supriansyah mengatakan, terpidana Teruna dieksekusi pada hari Jum’at (19/06) lalu, dan saat ini telah mendekam di Lapas kelas II Lubuklinggau.

Supriansyah menambahkan, Teruna dieksekusi setelah putusan MA dengan nomor 357K/Pid/2020 tanggal 30 April 2020 yang menguatkan putusan Pengadilan Tinggi selama 4 bulan kurungan penjara.

Sebelumnya, terdakwa penganiayaan dengan korban Kades Petunang Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas, dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan 10 bulan kurungan penjara.

Sidang yang diketuai majelis Hakim Indra Lesmana, didampingi Hendri Agustian dan Tatap Situngkir memutus dengan putusan 2 bulan penjara. Dan pihak Kejaksaan Negeri Lubuklinggau melakukan banding ke Pengadilan Tinggi.

Seperti diketahui, yang membuat terdakwa Teruna alias Unet disidangkan, bermula pada hari Minggu tanggal 16 Juni 2019 sekira pukul 10.00 WIB bertempat di Dusun III Desa Petunang Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas, telah melakukan penganiayaan terhadap korban Irma Sandra. (*)

SUMSEL

Peduli Dunia Pendidikan Pemdes Semeteh Bagikan Beasiswa bagi Siswa Berprestasi

Musirawas, Pilarbangsanews.com,- Guna untuk memotivasi agar lebih giat dalam belajar, Pemerintah Desa Semeteh Kabupaten Musi Rawas (MURA) kucurkan puluhan juta kepada siswa – siswi berprestasi tingkat Pendidikan Anak Usi Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar Negeri (SDN). Senin (22/06/2020).

Dengan total anggaran yang dikucurkan senilai 11.500.000, bersumber dari Dana Desa (DD) diungkapkan Armansyah selaku Kepala Desa Semeteh, tradisi pembagian beasiswa kepada siswa – siswi berprestasi ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2016.

“Pembagian beasiswa ini untuk siswa – siswi tingkat PAUD dan SDN 01 dan SDN 02 di desa Semeteh, dari kelas I sampai kelas VI. Kegiatan ini sudah kami mulai sejak tahun 2016 hingga saat ini, tujuan nya agar dapat memotivasi anak – anak di desa Semeteh lebih giat lagi dalam belajar.” Kata Armansyah, Kepala Desa yang dikenal Visioner dan akrab terhadap semua kalangan itu.

Kembali diungkapkan Armasnyah, adapun rincian yang diberikan yakni, Juara 1 mendapatkan beasiswa senilai 3.250.000, Juara 2 senilai 2.750.000, Juara 3 senilai 2.500.000 dan Juara Umum senilai 2.250.000.

“beasiswa itu kita anggarkan dari Dana Desa,” Jelas Armansyah.

Acara pembagian beasiswa ini dilaksanakan di kantor desa dan dihadiri oleh Ketua BPD, Kepala Sekolah beserta dewan guru dan siswa – siswi PAUD, SDN 01, SDN 02 desa Semeteh.

(SAHLIN)

SUMSEL

Kejaksaan Negeri Lubuklinggau Musnahkan Barang Bukti

Lubuklinggau, Pilarbangsanews.com,- Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau Memusnahkan Barang Bukti (BB)yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap Priode Maret 2019 sampai dengan Februari 2020 rabu (17/06/2020).

Senpira yang dimusnahkan terdiri dari 11 pucuk senjata laras pendek 2 pucuk senpira jenis kecepek, 25 butir amunisi aktif dan 31 senjata tajam berbagai jenis.

Lalu untuk barang bukti narkotika jenis ektasi yang dimusnahkan sebanyak 27,5 butir dan barang bukti sabu -sabu sebanyak 144 gram.

Proses pemusnahan dipimpin Langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Lubuklinggau Willy Ade Chaidir
bersama unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Lubuklinggau, Kabupaten Mura dan Muratara.

Kedua jenis senpira laras panjang dan pendek itu dimusnahkan dengan cara dipotong-pitong menggunakan Gerinda alat pemotong besi, masing-masing perwakilan OPD terlibat langsung dalam pemotongan senpira itu.

Selesai pemusnahan Senpira dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti jenis narkoba dan empat mesin judi bar-bar dengan cara dimasukkan dalam dua tong besar dan dibakar.

Kejari Lubuklinggau Willy Ade Chaidir didampingi Kasi Barang Bukti dan barang Rampasan Fery Junaidi mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penyitaan dari sejumlah perkara di Kota Lubuklinggau, Mura dan Muratara.

“Yang kita musnahakan ini barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap sesuai dengan putusan pengadilan dari priode Maret 2019 – Febuari 2020,” ungkapnya pada wartawan.

Ia menyampaikan semua barang bukti yang dimusnahkan ini sudah dilakukan penelitian terlebih dahulu, baik itu untuk perkara senpira, narkotika jenis sabu, dan  Sajam.

“Semuanya ini merupakan hasil kejahatan yang dilakukan oleh para narapidana baik dari Polres Lubuklinggau, Polres Mura, Polres Muratara serta BNN dengan jumlah total 152 perkara,” ujarnya.

Ia pun menghimbau dengan adanya pemusnahan tersebut agar masyarakat Lubuklinggau, Mura dan Muratara menjadi sadar hukum, karena perbuatan melanggar hukum bisa berakhir pidana.

“Karena membawa sajam senpi dan narkotika itu tidak betul dan perbuatan melanggar hukum,” paparnya.

(SAHLIN)

SUMSEL

Pencairan BLT Desa Semeteh Muara Lakitan berjalan Lancar

Musirawas, Pilarbangsanews.com,- Pencairan Bansos yang bersumber dari Dana Desa (DD) di Desa Semeteh Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan berjalan sukses. Instruksi Pemerintah Pusat Permen Nomor 6 Tahun 2020 tentang prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 untuk menanggulangi dampak Pademik Covid-19
oleh Presiden Joko Widodo telah di laksanakan sesuai mekanisme. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa Semeteh Armansyah.

Pencairan BLT tahap Dua di desa Semeteh kembali berjalan sukses tanpa ada hambatan, jumlah penerima sebanyak 163 KK yang masing- masing mendapatkan Rp.600 ribu rupiah.

“Secara pribadi saya banyak mengucapakan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu, sehingga pencairan BLT melalui Dana Desa (DD) di Desa Semeteh berjalan aman dan sukses sesuai dengan harapan,” ujar Armansyah.

Adanya BLT ini masyarakat Semeteh sangat terbantu, saat ini dampak pandemi corona (Covid-19) sangat terasa sekali. Mewakli masyarakat Desa Semeteh saya menyaampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas bapak Bupati H. Hendra Gunawan yang telah memberikan dorongan dan arahanya. Sehingga pencairan BLT di Desa  Semeteh berjalan sukses.

Pencairan dana BLT Desa Semeteh dilaksanakan di Kantor Desa, di hadiri oleh seluruh Aparat Desa dan disaksikan oleh Sekcam Muara Lakitan dan pihak Kantibmas setempat.

Ahmad Rohani(70) dan beberapa Warga Dusun Seberang Desa Semeteh Lama mengucapkan ucapkan terima kasih kepada Kades Semeteh, Arman, yang telah memberikan bantuan BLT kepada kami masyarakat Semeteh sebesar Rp. 600 ribu.

“Kami wang Semeteh sangat terbantu dan mengucapkan terimakasih kepada pak Kades Arman. BLT sebesar Rp. 600 ribu ini tanpa ada potongan dari Desa. Pak Kades berpesan “jika ada pihak Desa yang minta uang jangan di kasih pesan Kepala Desa”. Doa kami semoga pak Kades Armansyah selalu amanah dalam menjalankan tugas-tugas-Nya,” pungkas nya.

(Sahlin)

SUMSEL

Diduga Potong Dana BLT Oknum Perangkat Desa Banpres ditangkap Polisi

Musirawas, Pilarbangsanews.com,-

Oknum Kadus Am dan BPD Banpres, Kecamatan Tuah Negri, Kabupaten Musi Rawas diamankan Satreskrim Polres Musi Rawas, Minggu (31/6/2020). Keduanya diduga melakukan korupsi Bantuan Sosial (Bansos) BLT DD pada 23 warga penerima.

Kapolres Musi Rawas AKBP Efransyah dalam press rilisnya, Selasa (2/6/2020), di Mapolres Mura mengatakan, modus Operandinya, dana BLT yang disalurkan penerima didatangi lagi lalu kedua oknum Kadus dan BPD itu meminta kembali Rp 200 ribu, yang seyogyanya penerima (masyarakat) senilai Rp 600 ribu.
“Korban sudah dimintai keterangan 18 dari 23 orang,” ucapnya.

Masih kata Kapolres, berkat laporan masyarakat yang merasa resah atas ulah kedua oknum ini, Polres Mura bekerjasama dengan Inpektorat melakukan penangkapan dan dari tangan keduanya diamankan Barang Bukti (BB) Rp 3.600.00. Guna kepentingan penyidikan, keduanya diamankan Mapolres Mura.
“Untuk sementara, atas inisiatif sendiri meminta uang BLT DD itu dan kedua tersangka dikenakan UU korupsi dengan ancaman 4 sampai 12 tahun penjara,” ucapnya.

Sementara pihak Inspektorat Musi Rawas yang mendampingi Kapolres AKBP Efransyah mengaku, pihaknya akan memproses adminitrasinya dan menunggu hasil keputusan sidang, apalah dinyatakan terbukti bersalah atau tidak. “Kita tunggu hasil keputusan pengadilan, baru dikeluarkan sanksinya,” pungkasnya.
(SAHLIN)

SUMSEL

Kasus Covid-19 di Kota Lubuklinggau Bertambah 11 Orang

Palembang, Pilarbangsanews.com,- Terdapat kembali kasus penambahan 47 pasien terkonfirmasi positif coronavirus disease (COVID-19) di Sumsel. Dengan begitu total kasus positif COVId-19 per 25 Mei 2020 berjumlah 915 orang.

Juru bicara gugus tugas COVID-19 Sumsel, Yusri, mengatakan 47 pasien yang dinyatakan positif itu tersebar di 5 kabupaten dan kota di Sumsel. Rinciannya; 22 orang asal Palembang, 2 orang asal OKI, 1 orang asal Muara Enim, Banyuasin 11 orang dan Lubuklinggau 11 orang.

Dengan begitu tambahan 11 kasus berasal dari Kota Lubuklinggau, hingga kini total kasus di Kota Lubuklinggau berjumlah 70 kasus.

“Total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Sumsel secara kumulatif kini berjumlah 915 orang,” katanya, Rabu (27/5/2020).

Dikatakan Yusri, terdapat perbedaan data antara gugus tugas Sumsel dan pusat mengenai jumlah penambahan kasus positif kali ini, dimana pusat menyatakan terdapat tambahan 53 kasus baru.

“Ada selisih 6 kasus antara kita dan pusat. Hal itu dikarenakan keenam kasus itu masih dalam tahap verifikasi atau kroscek data sehingga belum bisa dipastikan,” katanya.

Setelah diizinkan pusat, kata Yusri, maka gugus tugas COVID-19 memutuskan untuk mengumumkan data daerah yang sudah valid. Selain dari kasus baru, tidak ada perbedaan lagi antara daerah dan pusat.

“Untuk yang sembuh belum ada penambahan yakni 117 orang, dan yang meninggal dunia 28 orang,” katanya.

Adapun terdapat 1.706 orang dalam pemantauan (ODP), dan 281 pasien dalam pengawasan (PDP), serta 1.979 sampel spesimen yang masih dalam proses pemeriksaan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang.(Sahlin)

Sumber Linggauklik

SUMSEL

Pemkab Musirawas Terima Bantuan 10 Ton Paket Sembako Dari Mabes Polri

Musirawas, Pilarbangsanews.com,-

Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan didampingi Wakil Bupati Hj Suwarti Burlian menghadiri Pelepasan Bantuan Paket Sembako dari Mabes Polri untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Wilayah Kabupaten Musi Rawas. Selasa (26/05/20) di Mapolres Musi Rawas.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Efrannedy mengucapkan terimkasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD Mura yang telah hadir dalam pelepasan bantuan sembako beras hari ini. Jumlah beras yang diberikan kepada masyarakat sebanyak 10 ton dan untuk pendistribusian akan dikawal langsung oleh Waka Polres, , Kabag dan Kasat agar bantuan ini sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa mendistribusikan paket sembako kepada masyarakat, semoga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat penerima. Beras ini kita beli langsung dari petani Kabupaten Musi Rawas yang kita dapatkan dari anggaran Mabes Polri,” kata Kapolres AKBP Efrannedy.

Dalam kesempatan ini Bupati H Hendra Gunawan mengapresiasi seluruh jajaran Polres Mura yang telah bekerjasama dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Musi Rawas. Khususnya kepada Bhabinkamtibmas yang telah berjuang dengan melakukan pembina keamanan dan ketertiban masyarakat ditengah kondisi Pandemi Covid-19 saat ini.

“Inilah bentuk partisipasi dan bersatu padu menjadi kekuatan untuk melawan dan menghadapi Covid-19. Kita berharap bantuan beras ini dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dikesempatan hari raya ini, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Rawas mengucapkan mohon maaf lahir dan batin,” ucap Bupati

Bupati juga merasa bangga, beras yang didistribusikan oleh Polres Mura dibeli langsung dari Petani. Selain membantu masyarakat yang terdampak Covid-19, kita juga sekaligus membantu para petani yang ada di Kabupaten Musi Rawas.(SAHLIN)

(Rilis Diskominfo Musirawas)

SUMSEL

Bupati dan Wabup Mura Gelar Halal Bihalal Bersama Unsur Forkopimda Melalui Vidcon

Musirawas, Pilarbangsanews.com,-

Dalam perayaan Hari Idul Fitri 1441Hijriah Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan dan Wakil Bupati Hj Suwarti Burlian menggelar Halal Bihalal melalui Video Conference (Vidcon). Meski di tengah Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), namun Bupati dan Wakil Bupati tetap menjalin tali silaturahim.

Halal Bihalal diikuti Ketua DPRD, Kapolres Mura, Dandim 0406, Kepala OPD, Kepala Dinas, Camat serta unsur Forkopimda Kabupaten Musi Rawas. Senin (25/05/2020) di Rumah Dinas Pendopo Pemkab Mura.

Dalam kesempatan ini Bupati H Hendra Gunawan mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin. Bupati mengatakan, tradisi bersalaman-salaman atau halal bihalal pada Idulfitri tahun ini kita ganti dengan silahturahmi melalui Vidcon ini, karena kita dalam situasi pandemi COVID-19.

Dalam silahturahmi tersebut, Bupati H Hendra Gunawan mendengarkan satu persatu ucapan Idul Fitri dengan diiringi pantun-pantun yang diucapkan setiap pejabat teras dilingkungan Pemkab Musi Rawas.

“Biasanya kita menyelenggarakan open house, tapi ini pertama kalinya, kita melakukan open house secara digital atau halal bihalal dengan bentuk video conference, yang terpenting pesan dan maknanya sampai ke hati kita masing-masing,” ucap Bupati H Hendra Gunawan.

Ditempat yang berbeda, Wakil Bupati Hj Suwarti Burlian, atas nama pribadi dan keluarga mengucapkan Minal aidin wa faidzin mohon maaf lahir dan batin selamat hari raya idul fitri 1441 H.

“Matahari terbit di pagi hari, cahayanya menerangi bumi, selamat hari raya idul Fitri, semoga Allah selalu memberkahi,” ucap pantun yang dibacakan Wakil Bupati.(Sahlin)

Rilis Diskominfomusirawas

SUMSEL

Pemkab Musirawas bagikan 130.436 Paket Bantuan Sembako Untuk Masyarakat

Musirawas, Pilarbangsanews.com,- Pemerintah kabupaten Musi Rawas menyiapkan 130.436 paket sembako yang akan dibagikan kepada masyarakat. Pembagian pakat sembako ini dilakukan sebagai langkah Pencegahan dan Penanggulangan Dampak Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di bumi lan serasan sekentenan ini,menjadi prioritas Pemerintah dibawah kepemimpinan H Hendra Gunawan-Hj Suwarti.

Hal ini dilihat dari alokasi anggaran dan peruntukannya baik di bidang kesehatan, jaring sosial maupun bantuan peningkatan perekonomian dan kebutuhan dasar masyarakat.
Menurut Ketua Unit Logistik Gugus Tugas Covid-19, H. Aidil Rusman mengatakan, khusus untuk bantuan pangan masyarakat Bansos Paket Sempurna, bantuan yang diberi nama Paket Peningkatan Imunitas Tubuh (P2IT), Pemkab Mura telah mengalokasikan anggaran Rp 38,6 Miliar yang diperuntukan bantuan sembako sebanyak 130.436 paket yang terbagi dalam lima tahap. Dimana untuk tahap/putaran pertama sebanyak 19.900 paket yang sudah dilaksanakan pada April lalu berupa beras sebanyak 199 Ton.

Kemudian untuk tahap kedua/putaran kedua Sebanyak 27.634. Rinciannya, 19.900 untuk masyarakat terdampak Covid-19 di 14 kecamatan. Untuk masyarakat profesi yang terdampak (guru ngaji, marbot, guru paud, TK, RA, Penyandang disabilitas, KAT, ojek, becak, pekerja seni dll) sebanyak 7.734 paket.

” Kalau dari sisi penganggaran pemkab Musi Rawas dialokasikan untuk beberapa sektor diantaranya bidang kesehatan, jaring pengaman sosial, bantuan peningkatan sektor perekonomian dan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.

Sebagaimana dijelaskan bahwa Realisasi Bansos Pemkab Mura tahap Il yang telah disalurkan :
1. Masyarakat terdampak Covid 19 di 14 kecamatan. : 19.900 KK
2. Guru Ngaji. : 2.007 KK
3. Guru PAUD/TK/RA : 1.089 KK
4. PPDI & KAT. : 307 KK
5. Penyuluh pertanian (non pns) dan TKS pertanian lap. : 153 KK
6. PMI (untuk disalurkan ke desa Taba Rena, Kel. Kelingi, Desa Lbk Tua: 111 KK, dengan jumlah total 23.567 KK.
Disamping itu juga pihak Gugus tugas masih menunggu kelengkapan data dari unit kerja pengusul. Salah satu contohnya ada data yang belum dilengkapi dengan NIK. Kelengkapan data ini menjadi penting karena untuk menghindari pemberian bantuan yang tumpang tindih.

” Insya Allah pendistribusian bantuan, tahap ketiga akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang dengan jumlah penerima yang sama, begitu juga untuk tahap keempat hingga Agustus,” jelas Asisten II Setda Mura, H Aidil Rusman
H Aidil Rusman juga menjelaskan, dalam satu gerakan bansos tersebut, ada dua sasaran, pertama membantu masyarakat terdampak Covid-19, dan yang kedua membantu usaha petani dan peternak yang terdampak Covid-19.

Sementara, Anggota DPRD kabupaten Musi Rawas H.Jas Karim mengatakan sebagai wakil rakyat mengapresiasi kinerja pemerintah dalam mencagah dan memutus mata rantai penyebaran covid -19 ini. Namun, dengan adanya beberapa aspek yang harus menjadi perhatian karena menyangkut alokasi anggaran tentu dibutuhkan transparansi anggaran yang jelas dan komprehensif tujuannya jelas disamping hak masyarakat untuk mengetahuinya juga hal tersebut adalah bentuk tanggungjawab kepada publik karena dana yang digunakan tersebut sumbernya nota bene adalah uang rakyat.

” Kita apresiasi pemerintah kabupaten Musi Rawas yang telah bekerja keras, tapi ingat transparansi dan keterbukaan adalah menjadi suatu keniscayaan, jadi tidak jarang ketika informasi dikeluarkan tidak utuh itu juga menjadi penyebab penafsiran di masyarakat berbeda,” demikian tandasnya.(TG)

(Disadur Dari Releas Dinas Kominfo)

SUMSEL

Wabup Mura Pimpin Pendistribusian Paket Bansos Sempurna di Desa Bamasco

Musi Rawas, Pilarbangsanews.com,- Untuk memastikan pendistribusian Bantuan Sosial (Bansos) Sempurna sampai dan tepat sasaran Wakil Bupati Musi Rawah Hj.Suwarti memimpin langsung kegiatan tersebut.

Wakil Bupati Musi Rawas, Hj.Suwarti Musi Rawas dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa Paket Bantuan Sosial Sempurna kepada masyarakat yang terdampak covid-19 di Desa Bamasco Kecamatan Tuah Negeri adalah rangkaian dari agenda memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak langsung dari pandemi covid -19.

” Saya ingin memastikan bahwa kegiatan pendistribusian Bansos Sempurna ini berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” katanya,Kamis (21/5/2020).

Dijelaskan Wabup Hj Suwarti kegiatan membagian sembako langsung kerumah masyarakat tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meninjau secara langsung pendistribusian paket bansos sempurna kepada masyarakat, tujuannya untuk menghindari distribusi yang salah sasaran. Dengan cara turun langsung secara door to door tersebut tentu pembagian bantuan akan berjalan sesuai dengan data yang sudah ada.

” Pemkab Musi Rawas ingin memastikan bantuan sampai dengan baik, yang jelas membagikan langsung paket bansos sempurna untuk meringankan beban hidup warga pra sejahtera agar tetap bisa bertahan di masa pandemi Covid-19 ini,”demikian tandasnya.(TG)

(Releas Diskominfo Musi Rawas)