Menampilkan: 1 - 10 dari 16 HASIL
Tanah Datar

Bupati Eka Putra Dukung LMMM Kembangkan Kerbau dan Dadiah

Tanah Datar, PilarbangsaNews

Bupati Tanah Datar Eka Putra menyambut baik rencana pengembangan ternak kerbau dan usaha susu (dadiah, Red) untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dari Lembaga Pembangunan Masyarakat Minang (LPMM).

Hal itu sampaikan Eka Putra yang juga didampingi Ketua Tim penggerak PKK Tanah Datar Ny. Eka Putra waktu menerima kunjungan Lembaga Pembangunan Masyarakat Minang (LPMM) di rumah dinas Indo Jolito, Sabtu (18/6).

Tim LPMM yang hadir dalam pertemuan ini adalah Prof drh Endang Purwati, MS., Prof Salam Aritonang, MS., DR Susmiati, M.Biomed., DR Ely Roza, MS dan DR Helmizar, SKM.Biomed.

Bupati Eka Putra mengapresiasi semangat srikandi-srikandi akademisi dan peneliti dari Universitas Andalas ini dalam melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat.

“Pemerintah daerah menyambut baik program pengembangan ternak kerbau sekaligus dadiah yang digagas LPMM untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Ini sejalan dengan program pemerintah daerah yang juga sedang mengusulkan pengadaan kerbau untuk Tanah Datar,” kata bupati.

Lebih lanjut bupati katakan kedua program ini nantinya bisa saling disinergikan antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi yang punya fungsi pengabdian masyarakat.

“Apa yang sudah dijalankan dan sedang dikembangkan, kami atas nama pemerintah daerah menyampaikan terima kasih dan mendukung sepenuhnya kesuksesan pengembangan ternak kerbau sebagai jenis unggul sekaligus meningkatkan produksi dadih yang banyak manfaat untuk kesehatan,” harap bupati.

Bupati katakan, dirinya dan keluarga tidak asing dengan dadiah karena semenjak kecil sudah mengkonsumsi dadiah. “Saya besar karena dadiah, ini juga tradisi keluarga kami, dikonsumsi dan juga dijual. Jadi saya sangat bersyukur dengan program LPMM. Saya imbau masyarakat tidak menyia-nyiakan program LPMM ini,” ungkapnya.

Sementara Ketua LPMM Prof. drh. Endang Purwati MS, PhD menjelaskan program ini sudah berlangsung semenjak tahun 2017 yang berlokasi di Lintau Buo Utara.

“Pada awalnya kita kembangkan ternak kerbau lokal untuk hasilkan dadih namun produksi susunya sedikit, maka tahun 2021, LPMM yang terdiri unsur lintas perguruan tinggi dengan Prof dr Fasli Jalal Rektor Universitas Yarsi Jakarta selaku pembina dan Prof Sumadi dari UGM sebagai pengawas, mengembangkan ternak kerbau Minang, perkawinan kerbau lokal dengan kerbau Murrah,” urainya.

Prof Endang jelaskan berdasarkan hasil penelitian dadiah sangat bermanfaat untuk kesehatan. “Status kesehatan sangat dipengaruhi oleh komposisi mikrobiota usus. Keseimbangan mikrobiota ini bisa dimodifikasi dengan memberikan probiotik atau bakteri baik. Probiotik yang mudah dan murah di Sumatera Barat adalah dadiah yang berasal dari susu kerbau yang difermentasi dalam buluh bambu selama 2-3 hari. Penelitian tentang nilai gizi dadiah Tanjung Bonai Lintau juga sudah dilakukan, dibandingkan dadiah tempat lain, Dadiah Tanjung Bonai mempunyai kualitas terbaik,” urainya.

Sebut Prof Endang, pemberian dadiah pada ibu hamil dan dilanjutkan pada anak setelah enam bulan ternyata bisa sebagai upaya mencegah stunting.

Lebih lanjut Prof. Endang katakan saat ini sebanyak 20 ekor kerbau lokal milik masyarakat Tanjung Bonai Lintau Buo Utara dan 5 ekor milik LPMM dalam proses sendimentasi bibit kerbau Murrah.

“Mudah-mudahan bisa berjalan baik dan lahir bibit unggul yang nanti dinamakan kerbau Minang, menghasilkan susu yang lebih banyak. Juga langkah ke depan akan dilakukan diversifikasi dadiah. Kita harapkan terjadi perubahan, peningkatan, pengembangan atau nilai tambah peternakan kerbau penghasil dadiah. (Putra)

Tanah Datar

16 KUB Nelayan Salingka Danau Dapat Bantuan Perahu

Tanah Datar, PilarbangsaNews

Enam belas Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Salingka Danau Singkarak wilayah Kabupaten Tanah Datar menerima bantuan perahu dan alat kelengkapannya dari Bupati Tanah Datar Eka Putra.

Penyerahan ini didampingi Plt. Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Hilmi, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Andi Maqbul, Camat Batipuh Selatan Herru Rachman dan Camat Rambatan beserta Forkopimca dan Walinagari Salingka Danau Singkarak, Senin (14/06) di halaman kantor walinagari Guguak Malalo Kecamatan Batipuh Selatan.

Bupati Eka Putra sampaikan perairan umum Danau Singkarak merupakan salah satu sumberdaya alam yang potensial untuk dijadikan sebagai modal dasar pembangunan, sehingga dalam pemanfaatannya harus memperhatikan faktor-faktor lingkungan sebagai tempat berlangsungnya hubungan timbal balik antar makhluk hidup dan alamnya agar dapat dimanfaatkan secara lestari dan berkelanjutan.

Ditambahkan Bupati Eka, perairan umum danau Singkarak dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor antara lain pertanian, perikanan dan pariwisata. Karena ini merupakan perairan umum bersifat terbuka, artinya sumber air tersebut dapat dimanfaatkan siapa saja sehingga berpeluang terjadinya konflik dalam pemanfaatannya.

“Oleh sebab itu harus dikelola secara baik sesuai dengan karakteristik perairan umum tersebut dan budaya setempat,” pesannya.

Bupati sebutkan Danau Singkarak merupakan salah satu tempat berkembang biaknya berbagai jenis ikan sekaligus tempat pelestarian ikan-ikan asli yang populasinya semakin menurun.

“Pada lokasi perairan umum Danau Singkarak tidak diperbolehkan melakukan penangkapan ikan dengan cara yang tidak ramah lingkungan karena dapat merusak sumberdaya ikan yang ada pada danau ini. Oleh karena itu sangat penting peranan sektor dan instansi terkait menjaga dan mengawasi perairan umum Danau Singkarak. Kalau semua unsur bekerjasama dalam pengelolaan dan pemanfaatannya maka akan memberi banyak keuntungan di antaranya ikan-ikan asli akan terjaga kelestariannya. Ikan asli tersebut yakni ikan bilih yang merupakan ikan endemik dan di dunia cuma ada di Danau Singkarak ini serta jenis ikan lainnya yang punya nilai ekonomis penting seperti ikan sasau,” terangnya.

Bupati berharap dengan pemberian bantuan ini bisa meningkatkan pendapatan nelayan dengan memakai alat tangkap yang ramah lingkungan sehingga tidak mengancam kelangsungan populasi ikan bilih.

“Saya minta Dinas Pangan Perikanan, camat dan walinagari terus memantau penggunaan bantuan yang sudah diserahkan ini supaya pengelolaan dan pemanfaatannya sesuai dengan ketentuan,” pesannya.

Sebelumnya Plt. Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Hilmi melaporkan bantuan perahu, alat penangkap ikan dan perlengkapan diserahkan kepada 16 kelompok Usaha Bersama Nelayan Salingka Danau berasal dari Kecamatan Rambatan dan Batipuh Selatan.

“Bantuan diserahkan kepada 16 KUB nelayan terdiri dari perahu sebanyak 22 unit, mesin perahu 33,5 ps 22 unit, jaring gilmet 4 inci 88 buah, senter kepala 88 buah dan jaket pelampung 88 buah yang bersumber dari DAK Kelautan dan Perikanan pada Bidang Budidaya dan Tangkap pada Dinas Pangan dan Perikanan sebesar Rp.528 juta, ” sampainya.

Hilmi tambahkan, pemberian bantuan ini bertujuan untuk memudahkan nelayan, meningkatkan keamanan dan kenyamanan nelayan dalam penangkapan ikan dan meningkatkan hasil tangkapan nelayan di Danau Singkarak. (Putra)

Tanah Datar

Wabup Richi Aprian Tinjau Kesiapan E-Ticket Masuk Istano Basa

Pagaruyung, PilarbangsaNews

Electronic ticket (e-ticket) sangat penting untuk mengetahui data real kunjungan orang/wisatawan ke Istano Basa Pagaruyung dalam 6 bulan terakhir di tahun 2021 ini. Ini sangat dibutuhkan untuk meninjau dan melakukan evaluasi terkait dengan strategi pembangunan Tanah Datar ke depan.

“Ke depan kita akan membuka objek-objek wisata yang baru di Tanah Datar, untuk itu kita harus memiliki data real kunjungan wisatawan yang datang ke Tanah Datar salah satunya dari data kunjungan ke Istano Basa Pagaruyung guna menghitung proyeksinya. Jangan sampai nanti kita sudah membangun tetapi orang yang datang tidak ada, sehingga uang kita terbuang percuma,” kata Richi.

Dikatakannya bahwa e-ticket masuk Istano Basa Pagaruyung akan segera dilakukan dalam waktu dekat ini. “Kita akan laksanakan penjualan tiket masuk Istano Basa Pagaruyung secara elektronik pada tanggal 20 Juni nanti, karena lebih cepat pasti lebih baiik,” tambah Wabup.

Wabup juga mengatakan ke depan seluruh objek wisata yang ada di Kabupaten Tanah Datar juga akan menggunakan e-ticket, namun ini akan dilakukan secara bertahap.

Sementara Kepala Dinas Parpora Abdul Hakim di tempat yang sama menjelaskan bahwa perubahan dari penjualan tiket biasa ke e-ticket sangat bermanfaat untuk pemerintah daerah dan juga pertanggungjawaban kepada masyarakat. Karena secara teknis dengan menggunakan e-ticket akan lebih real data yang diperoleh dibandingkan ketika masih menggunakan tiket biasa.

“Kalau menggunakan tiket biasa yang selama ini dipakai ada kemungkinan kesalahan seperti tiket anak-anak tetapi dijual kepada orang dewasa, sehingga dari segi pendapatan akan berkurang. Kita tidak menuduh, namun kemungkinan kekhilafan itu terjadi pasti ada,” terang Abdul Hakim.

Sementara dari segi jumlah kunjungan menurut Abdul Hakim, data yang didapat sudah jelas, dihitung berdasarkan jumlah tiket yang terjual. Tetapi tidak tertutup kemungkinan ada tamu yang masuk tanpa membeli tiket, sehingga ini akan mempengaruhi data real kunjungan.

Sementara kalau menggunakan e-ticket data jumlah pengunjung yang masuk hasilnya pasti sama dengan jumlah tiket yang terjual, sehingga data yang diperoleh benar-benar real dan data inilah yang dibutuhkan saat ini.

Terkait dengan rencana penjualan tiket masuk Istano Basa Pagaruyung secara elektronik pada tanggal 20 Juni nanti, Abdul Hakim mengatakan bahwa pihaknya sudah siap.

“Kita sudah berkoordinasi dengan kontraktor, pihak vendor dan juga pihak bank Nagari supaya menyiapkan segalanya untuk tanggal 20 Juni nanti, masih ada waktu sekitar 12 hari, saya yakin waktu yang ada menjelang dilakukan penjualan tiket masuk Istano Basa Pagaruyung secara elektronik cukup untuk melakukan persiapan,” terang Abdul Hakim. (Putra)

Tanah Datar

Wabup Richi Aprian Buka Acara Pendidikan Wawasan Kebangsaan

Tanah Datar, PilarbangsaNews

Saat ini terjadinya degradasi rasa kebangsaan di kalangan anak bangsa yang begitu mengkhwatirkan. Cerminan ini bisa dilihat bisa dilihat secara nyata dalam dinamika sosial, interaksi kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian di hadapan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumbar Nazwir dan undangan saat membuka acara Pendidikan Wawasan Kebangsaan, Selasa (8/6/2021) di Emersia Hotel dan Resort Batusangkar.

“Saat ini sering terjadi konflik, intoleransi dan kebiasaan yang tidak menghargai antar sesama, tidak peduli lagi akan nilai-nilai kebangsaan, lambang dan simbol serta harmonisasi kebangsaan,” kata Richi.

Belum lagi, tambahnya, pengaruh negatif kemajuan teknologi yang tidak terfilter secara arif dan bijak yang akhirnya merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Berangkat dari itu, saya mewakili Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyampaikan ucapan dan ungkapan terima kasih kepada Pemprov Sumbar, atas pelaksanaan sosialisasi di daerah kami,” ujarnya.

Selepas ikuti acara ini, kata Richi, para peserta mampu memberikan semangat dan meningkatkan rasa cinta tanah air dan rasa cinta terhadap nilai-nilai perjuangan dan ideologi Pancasila kepada masyarakat di lingkungannya.

“Tantangan global yang perlu diwaspadai di antaranya menyebarkan paham dan aliran, di mana salah satunya mewaspadai usaha kebangkitan paham komunis di Indonesia yang sesuai TAP MPR Nomor 25 Tahun 1966 yang masih berlaku sampai sekarang bahwa paham Komunis dan Marxis terlarang di seluruh Indonesia,” tukas Richi.

Sementara itu sebelumnya ketua panitia pelaksana Adi Dharma yang juga menjabat Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Provinsi Sumbar menyampaikan, kegiatan pendidikan wawasan kebangsaan dimaksudkan untuk memberikan pembekalan kepada perangkat nagari, bundo kanduang, dan generasi muda di Tanah Datar.

“Direncanakan kegiatan sehari ini pesertanya sebanyak 60 orang, dimana kita berharap atas pendidikan ini terlaksana optimalisasi pengembangan dan pelaksanaan nilai kebangsaan guna penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara berlandaskan nilai Pancasila dan UUD 1945,” kata Adi.

Dalam kegiatan ini, sebut Adi lagi, narasumber dengan materi dari orang-orang yang kompeten di bidangnya. “Narasumber direncanakan pak Wabup, praktisi Arkadius Dt. Intan Bano, Kepala Badan Kesbangpol Sumbar dan Kakan Kesbangpol Tanah Datar dengan materi Kebijakan Pemkab dalam upaya penguatan kebangsaan, Empat Konsensus Kebangsaan, Pemantapan Wawasan Kebangsaan dalam memperkokoh ketahanan bangsa dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan,” ungkapnya. (Putra)

Tanah Datar

Dua Pengedar Ganja Ditangkap dengan Barang Bukti 6,5 Kilogram

Tanah Datar, PilarbangsaNews

Dua orang pengedar narkotika jenis ganja kering berhasil diringkus oleh Tim Satres Narkoba Polres Tanah Datar dan mengamankan 6.5 Kg dari tangan pelaku.

Hal itu disampaikan Wakapolres Tanah Datar Kompol Eridal didampingi Kabag Ops Kompol M. Ischak Supriadi dan Kasatres Narkoba AKP Yaddi Purnama, Kasubbag Humas AKP Desfiarta dalam keterangannya pers di Mapolres Tanah Datar.

Kedua pelaku yang ditangkap itu masing masing BA (31) warga Jorong Sikabu Nagari Tanjung Bonai Kecamatan Lintau Buo Utara dan OTP (30) warga Jorong Padang Data Nagari Pagaruyung. Mereka ditangkap di Jalan Raya Jorong Tanjung Modang, Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan lintau Buo Utara.

Diakui Kompol Eridal bahwa penangkapan dua pelaku penyalahgunaan narkotika jenis daun ganja kering ini merupakan penangkapan barang bukti terbesar yang pernah dilakukan selama tahun 2021 ini.

Penangkapan ini berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat bahwa akan ada pengiriman narkoba dalam jumlah besar dari wilayah Sumatera Utara ke Tanjung Bonai.

Kemudian informasi yang diperoleh itu dikembangkan di lapangan. Setelah dua kali 24 jam melakukan pengintaian, ternyata usaha pengintaian yang dilakukan tidak sia-sia. Pada hari Kamis tanggal 3 Juni 2021 sekitar pukul 03.00 WIB petugas berhasil menangkap dua orang pelaku di pinggir Jalan Raya Lintau ke Payakumbuh atau tepatnya di Jorong Modang, Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara.

Waktu penangkapan kedua tersangka tidak melakukan perlawanan. Saat penangkapan diperoleh barang bukti 7 paket narkotika jenis daun ganja kering yaitu 6 paket besar dan satu paket sedang dengan total berat 6,5 Kg. Seluruh barang haram itu direncanakan akan diedarkan dalam wilayah Tanah Datar.

Polisi juga mengamankan satu unit HP android merek Samsung Type Galaxy A01 warna dongker dengan nomor, satu unit HP merk StrawBerry warna hitam, satu buah karung, satu unit mobil merk Mitsubitshi Colt T dengan nomor polisi BA 9773 EE.

Kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 3 dengan maksimal ancaman hukuman mati dan menimal hukuman penjara 6 tahun penjara. (Putra)

Tanah Datar

Bupati Eka Putra Resmikan Program PKK di LKP Palapa Komputer

Tanah Datar, PilarbangsaNews

Bupati Tanah Datar Eka Putra meresmikan Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) yang diselenggarakan di LKP (Lembaga Kursus dan Pendidikan) Palapa Komputer Batusangkar, Selasa (25/05).

Peresmian itu juga dihadiri oleh Direktur Binsuslat Kemendikbud RI diwakili Hendi Gunadi dan Badrutaman dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar Riswandi dengan peserta pimpinan LKP, PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) dan SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) dari 7 kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Sementara Direktur LKP Palapa Komputer Zulkifli Bahri mengatakan penyelenggaraan program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) ini dikontrol dan diawasi langsung oleh Kemendikbud RI melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan, dan penunjukan LKP Palapa Komputer Batusangkar dilakukan setelah melalui penilaian di mana LKP Palapa Komputer dalam pelaksanaan program PKK dianggap berhasil dan sukses sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan.

Menurut Zulkifli pada tahun 2020 setidaknya ada 2.564 LKP yang mendapatkan paket program PKK yang disalurkan oleh Kemendikbud dan setelah dilakukan penilaian maka ditunjuk sebanyak 30 LKP yang dianggap mampu melaksanakan tersebut. dari 30 LKP se-Indonesia, dua dari Sumatera Barat, LKP Palapa Komputer Batusangkar dan IBTI Kota Bukittinggi.

“Jadi setelah dinilai berhasil oleh Kemendikbud, maka kami ditugaskan untuk menjalankan program yang sesuai dengan aturan dan ketentuan. Dan kepada kami juga diminta untuk berbagi pengalaman melalui kegiatan “Pengimbasan Baik Program Pendidikan Kecakapan Kerja (LKP)” kepada 30 LKP lainnya yang ada di Sumatera Barat secara tatap muka, dan juga secara daring disebarkan seluas mungkin bagi LKP yang juga ingin mengikutinya, karena pada situasi pandemi saat ini tidak mungkin mereka semua diundang untuk datang,” ujar Zulkifli.

“Kami atas nama LKP Palapa Komputer juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Kemendikbud RI atas kepercayaannya dan keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan Bapak Bupati dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Zulkifli Bahri.

Ditambahkannya, khusus untuk tahun 2021 ini LKP Palapa Komputer juga sedang menjalankan progam PKK dengan 20 orang peserta pelatihan, di mana para peserta pelatihan ini nantinya akan mendapatkan pelatihan computer dan program magang tanpa biaya (gratis). Dan syarat menjadi peserta pelatihan adalah lulusan SMA sederajat yang belum bekerja dengan umur maksimal 23 tahun.

Sementara itu Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) adalah program bantuan pemerintah melalui Kementerian Pendiddikan dan Kebudayaan RI yang bertujuan untuk mengentaskan pengangguran dengan diberikan dana stimulus dalam bentuk pelatihan kepada masyarakat. Untuk itu diharapkan bagi peserta yang telah mendapatkan pelatihan bisa menambah keterampilan mereka sehingga pada akhirnya bisa memperoleh pekerjaan atau menciptakan lapangan pekerjaan.

“Kami apresiasi, LKP Palapa Komputer Batusangkar menjadi satu dari 30 LKP se-Indonesia untuk menyelenggarakan pengimbas program PKK tahun 2021 ini. Ini sebuah penghargaan yang sangat luar biasa, LKP Palapa Komputer dinilai sebagai salah satu lembaga kursus dan pelatihan yang telah berstandar Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dijadikan contoh sekaligus dijadikan pengimbas bagi lembaga kursus sejenis dalam pelaksanaan program pendidikan kecakapan kerja tahun 2021 ini,” ujar Bupati.

Bupati juga menyambut baik kegiatan ini, karena hal ini dinilai dapat membantu masyarakat mendapatkan ilmu pengetahuan dan menjadi jalan bagi para pencari kerja sebagai modal dalam memasuki dunia usaha.

“Kami apresiasi, karena ini sekaligus membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran, dan kami mengharapkan kepada para peserta pengimbasan baik program PKK dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan hasil yang maksimal. (Putra)

Tanah Datar

Kerjasama dengam IPDN Baso, Nagari Tabek Patah Jadi Nagari Percontohan

Tanah Datar, PilarbangsaNews

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sumatera Barat akan jadikan Nagari Tabek Kecamatan Salimpauang proyek percontohan IPDN dan supaya proyek ini berjalan optimal perlu dukungan Bupati dan wakil Bupati Tanah Datar.

Hal itu disampaikan Direktur IPDN Sumatera Barat Tun Huseno waktu melakukan silaturahmi dengan Bupati Tanah Datar Eka Putra dan wakil bupati Tanah Datar Richi Aprian dan juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Suhermen, Kepala Dinas PMDPPKB Nofenril, Kadis Kominfo Abrar, Kabag POD Herison, Kabag Humas dan Protokol Yusrizal. Di gedung Indo Jalito Batusangkar, Sabtu (27/3).

IPDN tertarik dengan keindahan alam Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar untuk dijadikan lokus kegiatan bagi dosennya, seperti penelitian maupun pengabdian masyarakat dan itu juga sesuai dengan Tri Darma Perguruan Tinggi.

“Kami lihat view Panorama Tabek Patah sangat indah, dari itu Nagari Tabek Patah sangat potensial untuk dijadikan nagari wisata, walau hal ini tidak mudah karena banyak faktor yang akan menyokong ini, namun kami akan fokus kepada SDM nya,” kata Tun Huseno.

Sedangkan kegiatan peningkatan kualitas SDM yang dilaksanakan seperti pelatihan bahasa Inggris yang dijadwalkan dua kali satu minggu (Kamis dan Jum’at) untuk 20 orang peserta dari pelaku wisata dan masyarakat, serta meminta bupati bisa melaunching nantinya.
Terkait informasi nagari pihak IPDN juga akan mengupdate dan memberikan pendampingan terhadap konten website Nagari Tabek Patah seperti potensi pertanian, perkebuhan, UMKM dan komoditi yang ada di nagari.

“Kami juga akan membuat sistem pelayanan di Kantor Wali Nagari Tabek Patah yang mengacu pada aplikasi, karena kami juga punya parodi trip yang khusus untuk IT dan kami ingin menjadikan Nagari Tabek Patah sebagai percontohan di Provinsi Sumatera Barat,” kata Tun Huseno.

Kemudian ke depannya IPDN juga akan berupaya melibatkan praja untuk kegiatan luar kampus sehingga praja-praja akan berbaur dengan masyarakat. “Saat ini pada hari Sabtu praja IPDN ini juga melatih tata upaca bendera yang baik dan benar bagi pelajar SMAN 1 Salimpaung,” jelas Tun Huseno.

Direktur juga menyebut ada kerja sama dengan Universitas Bung Hatta untuk penyuluhan tentang ikan ciri khas di Nagari Tabek Patah, dan Dekan Universitas Bung Hatta bersedia untuk pengembangbiakkan ikan tersebut.

Sementara itu Bupati Tanah Datar Eka Putra menyambut baik, memberi suport dan dukungan terkait rencana IPDN tersebut yang akan berkolaborasi dengan masyarakat Tanah Datar terkhusus masyarakat Nagari Tabek Patah.
“Semoga ini akan dapat meningkatkan SDM masyarakat dan meningkahkan kunjungan wisata ke Tanah Datar, kita tidak punya pertambangan maupun industri besar, namun kita punya pesona alam karunia Tuhan yang harus dijaga dan dikelola dengan baik dan mendatangkan berkah bagi kita,” ujar Bupati Eka Putra.

Bupati juga minta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dapat dapat menindak lanjuti dan mendukung program IPDN di Nagari Tabek Patah tersebut. (Putra)

Tanah Datar

Bupati Eka Putra Buka Bulan Bhakti Dasawisma V dan BBGRM VIII

Tanah Datar, PilarbangsaNews

Bupati Tanah Datar Eka Putra membuka Bulan Bhakti Dasawisma V dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) VIII yang dilaksanakan di halaman Kantor Camat Salimpaung, Rabu (17/3).

Pembukaan itu juga dihadiri perwakilan TP PKK Provinsi Sumbar, Dinas PMD Sumbar, Ketua DPRD Tanah Datar, Forkopimda, Kepala OPD se Tanah Datar, Camat, Forkopimca, Wali Nagari dan undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Eka Putra mengajak Kader PKK Gelorakan Semangat Kegotongroyongan dan Keswadayaan
Peranan Dasawisma sebagai ujung tombak dan motor penggerak pelaksanaan Program PKK untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga, terutama terhadap anggotanya.

“Saat ini masih kita temui kelompok dasawisma yang belum bergerak sesuai tugas dan fungsinya, inilah yang menjadi tugas dan tanggungjawab kita semua untuk memaksimalkan dalam waktu dekat,” kata Bupati.

Dengan BBGRM semangat kegotongroyongan dan keswadayaan masyarakat patut didayagunakan dan dikembangkan sehingga menjadi potensi yang efektif dalam membantu pelaksanaan pembangunan di nagari dan kelompok dasawisma.

Bulan Bhakti Dasawisma dan BBGRM bertujuan memelihara serta menggelorakan semangat gotong royong melaksanakan pembangunan. Karenanya diharapkan dapat melaksanakan kegiatan pendukung selama sebulan ke depan.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Nagari Tabek Patah khususnya Tim Penggerak PKK dan Kader Dasawisma se-Kabupaten Tanah Datar agar tertanamnya semangat kekeluargaan, kebersamaan, dan kegotongroyongan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan 10 program pokok PKKnya.

“Mengingat tugas dan tanggung jawab Tim Penggerak PKK cukup berat, semua komponen terdiri dari Tim Penggerak PKK Kabupaten, Kecamatan, Nagari, Kelompok PKK Jorong, Kader PKK dan Ketua Kelompok Dasawisma bekerjasama menyukseskan 10 program pokok PKK sehingga dapat mewujudkan masyarakat Tanah Datar yang madani, terutama keluarga yang sehat dan sejahtera secara keseluruhan,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Tim TP PKK Ny. Lise Eka Putra menyampaikan, tugas tim penggerak PKK dan kader untuk memotivasi masyakarat agar mau berperan aktif dalam kegiatan PKK.

“Kelompok dasawisma yang beranggotakan 10 sampai 20 rumah tangga akan difasilitasi kader PKK untuk mau melaksanakan 10 program PKK yang meliputi penghayatan dan pengamalan pancasila, gotong royong, pangan, sandang, tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan dan kesehatan,” ujar Ny. Lise Eka Putra.

Atas dukungan dan kerjasama semua, tambah Ny. Lise, berbagai prestasi tingkat nasional ataupun provinsi yang telah mampu diraih yang mengharumkan nama Tanah Datar tahun 2020 dan 2021.

“Alhamdulillah, kita mampu menjadi terbaik I lomba ketua Dasawisma berprestasi, juara III kelompok Dasawisma berprestasi, beberapa prestasi pada cabang Lomba HKG tingkat Provinsi dan beberapa prestasi lainnya, terima kasih dan ke depan mari pertahankan dan lebih kita tingkatkan lagi,” ujarnya.

Ny. Lise menambahkan Perencanaan Bulan Bakti Dasawisma V dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM ) XVIII juga diawali dengan pelayanan yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Sayang Ibu dan turut berpartisipasi Dinas Pangan dan Perikanan dan Dinas Pertanian.

“Kita juga lakukan pelayanan kesehatan gratis pembagian bibit tanaman kepada ibu-ibu kelompok Dasawisma berupa biji tomat, terung, cabe, kangkung dan mentimun, kemudian Dinas Pertanian juga ikut berpartisipasi membantu bibit cengkeh, kopi dan sayur-sayuran,” ujarnya lagi.

Ketua Pelaksana Nofenril yang juga Kepala Dinas PMDPPKB dalam laporannya menyampaikan lokasi pencanangan BBGRM berbeda setiap tahunnya. “Tahun ini lokasinya dipilih Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung, sebagai bentuk apresiasi peraih peringkat I Lomba kelompok dasawisma berprestasi tingkat kabupaten tahun 2021,” kata Nofenril.

Nofenril menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang telah diraih oleh Tim PKK Salimpaung sebagai terbaik II lomba HKG (Hari Kesatuan Gerak) PKK KB KES tingkat Provinsi Sumbar kategori lingkungan bersih sehat (Putra)

Tanah Datar

Kadis Kominfo TD; Mari Bangun Citra Positif dan Lawan Hoax

Tanah Datar, PilarbangsaNews

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Tanah Datar Abrar minta dengan adanya kerjasama pemerintah daerah dengan media cetak dan media online akan bisa membangun citra positif dan mencegah berita hoax.

Hal itu disampaikan Abrar dalam pertemuan dengan seluruh Pimpinan Perusahaan, Media Cetak dan Media Online yang telah mendaftar ke kantor Kominfo Tanah Datar dan juga dihadiri Sekretaris Kominfo Mustika Suarman STMT, Kassubag Humas dan Protokol Setda Tanah Datar Muharwan, Kabid IKP Yendra Aprilla, seksi media, jajaran Dinas Kominfo serta perwakilan perusahaan media di aula Kantor Bupati Tanah Datar.

Selama ini pelaksanaan kerjasama pemerintah daerah dikelola Bagian Humas dan Protokoler Setda Tanah Datar. Namun sekarang kewenangan itu berada pada Dinas Kominfo. Karena itu perlu menggelar rapat untuk menjelaskan ketentuan untuk pelaksanaan kerjasama kepada lebih kurang 75 media yang telah memasukan penawaran kerjasama ke Dinas Kominfo.

Untuk itu diperlukan penjelasan tentang publikasi dan mekanisme butir-butir kerjasama antara pemerintah dan perusahaan media dengan merangkul semua Insan Pers dalam Kabupaten Tanah Datar meskipun dengan keterbatasan anggaran yang ada.

”Dinas Kominfo adalah lembaga yang ditetapkan oleh pemerintah dalam mempublikasikan, menyampaikan informasi pembangunan ke masyarakat, dan saat ini mengelola website www.tanahdatar.go.id yang sudah mendapatkan penghargaan. Juga frekwensi Siaran LPPL Radio Luhak Nan Tuo 102.5 FM serta media luar ruangan videotron dan unit mobil keliling, sebagai sarana untuk penyampaian informasi,” kata Kadis Kominfo Abrar.

Kemudian Abrar juga menjelaskan jajaran pemerintah daerah dari Bupati, SKPD dan OPD sudah menggunakan dan memiliki tanda tangan elektronik dengan aplikasi Si Abe. (Putra)

Tanah Datar

Ketua PN Batusangkar Purnomo Pergi, Agus Windana Datang

Tanah Datar, PilarbangsaNews

Ketua Pengadilan Negeri Batusangkar yang lama Purnomo Hadiyarto mengakui suasana kekeluargaan yang sangat dirasakan selama bertugas di Tanah Datar. “Satu tahun tiga bulan menjadi kesan yang luar biasa bagi saya dan keluarga,” katanya.

Hal itu disampaikan Purnomo Hardiyarto dalam acara pisah sambut di Gedung Indo Jalito Batusangkar. Meski tidak dihadiri pejabat baru Agus Windana SH, bupati diwakili Sekda Irwandi, Forkompimda, Rektor IAIN Batusangkar, Pimpinan BUMN/BUMD dan Kepala OPD.

Kemudian Purnomo Hadiyarto menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan Forkompinda atas kerjasama dan koordinasi yang baik. Purnomo akan bertugas menjadi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Ketua PN Tanah Datar yang baru Agus Windana sebelumnya adalah Wakil Ketua Pengadilan Negeri Lubei Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu.

Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar Hardijono Sidayat mewakili Forkompinda dan pemerintah daerah menyampaikan selamat dan do’a kepada Purnomo yang akan menjalankan amanah di tempat yang baru.

“Atas nama Forkompinda dan pemerintah daerah, kami menyampaikan terima kasih atas koordinasi yang baik selama ini. Mudah-mudahan jalinan silaturahmi ini tetap terjalin dengan baik,” kata Hardijono Sidayat. (Putra)