Serahkan RTLH Gubernur Mahyeldi Minta Utamakan Perbaikan Aladin
Dharmasraya, PilarbangsaNews
Seperti biasa pada bulan Ramadan 1442 Hijriah, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah terus memberikan yang berbaik bagi masyarakatnya dengan menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari program Baznas Sumbar.
Mahyeldi mengatakan, program RTLH dari Baznas ini mayoritas dari infaq, zakat, dan sedekah pegawai Pemerintah Provinsi Sumbar. Ia juga menjelaskan bahwa program ini mampu mempercepat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang memiliki rumah sudah rusak dan tidak mampu direnovasi.
Gubernur Mahyeldi didampingi oleh Kabiro Bina Mental dan Kesra Sumbar Syaifullah mengunjungi rumah Junaidi (55) yang berada di Jorong Mayang Taurai, Nagari Kota Gadang, Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya, Kamis (6/5/2021).
Kehadiran Gubernur beserta rombongan yang tidak disangka-sangka membuat keluarga Junaidi kaget bukan kepalang, karena dikunjungi oleh orang nomor satu di Sumbar.
“Waduh, ada pak Gubernur yang tiba. Mak e sini lihat ada siapa yang datang, Gubernur Sumbar,” panggil Junaidi dengan logat jawa yang medok.
Junaidi berusia (55) tahun ini kesehariannya bekerja sebagai cleaning service di Puskesmas Koto Besar yang merupakan pekerja harian, sangat kaget dan tidak percaya dikunjungi Gubernur Sumbar.
Istrinya Rosmi (48) tahun bersama dua orang anaknya ikut kaget, saat dipanggil Junaidi. Sembari mengusap tangannya ke bajunya Rosmi langsung bersalaman dengan Mahyeldi dan mempersilahkan masuk ke rumahnya.
“Silahkan masuk Buya (panggilan akrab Mahyeldi), maaf rumah ku elek ndak ada kursinya,” ajak Rosmi.
Bingung campur bahagia, usai shalat terawih di Masjid. Keluarga ini tak dapat menyembunyikan rasa senang dan syukur, dikunjungi orang nomor satu di Sumatera Barat.
Dalam kunjungan itu, Gubernur Sumbar menyampaikan maksud kedatangan bersama rombongan, yaitu memberikan bantuan berupa berupa uang senilai Rp25 juta untuk memperbaiki rumah tidak layak huni yang sekarang ditempati oleh keluarga Junaidi.
Dengan bantuan bedah rumah ini, Pemprov Sumbar berharap keluarga Junaidi dapat hidup lebih layak, sehat dan bersemangat termasuk dalam bekerja meningkatkan taraf kehidupan.
“Setelah menerima bantuan bedah rumah ini, apa yang perlu diperbaiki terlebih dahulu?” tanya Mahyeldi.
Tanpa ragu-ragu Rosmi menjawab, “Aladin”. tentu membuat Mahyeldi bingung. Setelah mengerti jawabanya Mahyeldi pun menyetujuinya, karena Aladin adalah singkatan dari Atap Lantai Dinding.
“Mudah-mudahan nanti dengan bantuan bedah rumah sebanyak Rp25 juta ini dapat membantu membeli material untuk memperbaiki Aladin,” sebut Mahyeldi.
Selain itu, Gubernur Sumbar sampaikan bantuan Rp25 juta ini mungkin tak cukup untuk membuat rumah yang lebih layak. Tentunya nanti dengan bergotong royong para sanak famili dan masyarakat sekitar akan mampu mempercepat dan mewujudkan harapan keluarga ini bisa menempati rumah yang lebih baik dari sebelumnya.
Sementara itu, Junaidi bersama Rosmi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Basnas Pemprov Sumbar yang telah memberikan bantuan.
“Alhamdulillah, kami mendapat bantuan dari Pemprov Sumbar. Kami sekeluarga merasa sangat terbantu, nanti akan kami pergunakan untuk perbaiki Aladin,” kata Rosmi. (Hms/Nov)