Riau

Kakek Zainal Mengakhiri Hidupnya Dengan Cara Gantung Diri

Kuok Bangkinang, Pilarbangsanews.com,– Seorang Kakek bernama Zainal (64) warga Desa Silam Kecamatan Kuok Bangkinang, Provinsi Riau, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya Senin pagi (7/1/2019).

Belum diketahui kenapa kakek Zainal nekat menghabisi nyawanya dengan cara gantung diri.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Pilarbangsanews.com, korban sejak 2 bulan ini pisah ranjang dengan istrinya. Kakek juga sering sakit sakitan.

Peristiwa ini sempat menghebohkan warga Dusun Mekar Sari Desa Silam Kecamatan Kuok, korban pertama kali ditemukan oleh temannya Jon Kennedi (54) yang juga warga desa setempat.

Berawal ketika temannya Jon Kenedi merasa curiga karena saat dirinya menelepon tidak kunjung diangkat oleh korban, selanjutnya Jon bersama Arfan salah satu tetangga Korban mendatangi rumah Korban lalu memangil korban namun tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Karena tidak ada sahutan, Jon masuk ke dalam rumah yang saat itu tidak terkunci, Jon sahabat korban ini kaget melihat Zainal dalam keadaan tergantung lehernya dengan seutas tali dekat dapur rumahnya.

Mereka kemudian memberitahukan kejadian ini kepada warga dan juga Kepala Desa Silam serta Pihak Kepolisian, tidak berapa lama anggota Polsek Bangkinang Barat tiba di TKP lalu menurunkan korban dari tali yang menggantung lehernya dan membawanya ke Puskemas Kuok.

Setelah diperiksa oleh pihak Puskesmas dinyatakan bahwa korban telah meninggal dunia, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan membuat surat pernyataan penolakan yang diserahkan kepada pihak Kepolisian.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SH MH melalui Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Ihkwan Widarmono saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini,

“berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, diduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena tidak kuat atas sakit yang dideritanya ditambah lagi permasalahan keluarga, dimana korban telah pisah ranjang dengan istrinya sejak dua bulan lalu.” jelas Kapolsek.***(mirza/dy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *