Pilarbangsanews.com.Jakarta,- Kepala BNN Budi Waseso mengatakan ber-ton ton sabu masuk ke Indonesia dari negara cina melalui pelabuhan cacing. 

“Itu baru dari china belum lagi dari negara lain, tempat transitnya  Singapura dan Malaysia, ” kata Budi Waseso tampil memberikan materi  dalam Bintek Anggota DPRD  PPP Seluruh Indonesia, berlangsung di hotel Mercure Ancol Jakarta.

Menurut Budi, jika seluruh elemen bangsa tidak sama sama punya niat untuk memerangi peredaran sabu ini, diperkirakan akan beribu ribu ton sabu akan beredar di republik ini untuk merusak mentel generasi utama bangsa.

Indonesia, menurut Budi memang pangsa pasar yang sangat menggiurkan  bagi memuluskan rencana  invasi ke negara  yang berpenduduk lebih dari 250 juta ini.

Budi tidak bisa membayangkan bagaimana kedepannya  generasi muda bangsa ini,  jika  para mafia sabu internasional itu tidak kapok kapoknya  memasok dagangannya ke negara ini. Bahkan mereka bisa  menjalin mitra bisnis dengan para napi.

“Aneh kan, kalau para napi masih memiliki kesempatan  berbisnis dan menjadi kaya raya selama diberada di LP. Itu adalah akibat  rusaknya mental para aparat napi.”

Sepertinya Lembaga Pemasyarakatan (LP) itu biar gak bisa disogok, menurut Budi, harus dijaga oleh Buaya. “Kalau buaya yang jaga LP itu, mau nyogok Buaya gimana?” ujar Budi disambut ger peserta Bintek.

Bintek Anggota DPRD PPP se-Indonesia itu berlangsung 19 sampai 22 Juli. Narasumber yang ikut memberikan materi dari kalangan pejabat negara, saat berita ini dilaporkan sedang berlangsung paparan sianak singkong Chairul Tanjung. Bintek itu dari  Pesisir Selatan Marwan Anas ikut sebagai peserta. (MA/YY)

By Pilar