PILARBANGSANEWS.COM.PESSEL,- Fam Trip itu bahasa Inggris artinya “perjalanan keluarga”. Istilah Fam Trip  digunakan oleh Dinas Pariwisata Pessel, Sumbar, memperjalankan 50 orang Pengusaha Kecil Di daerah itu.

Pagi tadi mereka dilepas oleh Bupati Hendrajoni bersama Ketua Dekranasda Pessel, Lisda Rawdha, di kediamannya di rumah dinas Bupati Pessel jalan Agus Salim Painan.

Dewi Busana Lubang salah seorang pembatik beken Pessel membuka usaha di Lunang, kepada Pilarbangasanews.com menyampaikan lewat pesan WhatsAppnya, ke 50 orang yang melakukan Fam Trip itu memiliki berbagai usaha dan kegiatan diantara yang bergerak di sektor kuliner, Senibudaya,  Fotografi, Periklanan dan  Kerajinan.

Mereka dibawa raun raun selama 2 hari, akan diajak melihat industri songket  sapu ijuk dan rotan di Sawahlunto. 

Dari Sawahlunto terus ke Payahkumbuh melihat industri kuliner. Siap mengunjungi kuliner terus  ke Bukittinggi melihat  kerajinan  bordiran yang digeluti amai amai kota Sanjai itu.

Selama  Bukittinggi tentu tak lupa mengunjungi Lubang Japang dan menikmati keindahan Ponarama Bukittinggi. Usia di Bukittinggi perjalanan dilanjutkan ke Pariaman. Dikota Sala Lauk ini rombongan akan melihat galeri coklat kota Pariaman.



Biaya perjalanan dan ide memberangkatkan 50 orang pengusaha kecil Pessel ini muncul dari dinas Paris Ekonomi Produktif Pessel. 
Tujuannya tentu bagaimana ke 50 orang itu termotivasi lagi untuk lebih giat dalam berusaha, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat yang ada di sekitarnya.(Dewi/YY)
 

By Pilar