Pilarbangsanews.com. Padang,- Ratusan angkot (angkutan kota) di Kota Wisata Bukittinggi, Sumatera Barat, mengadakan mogok menolak kehadiran Go-Jek dan aplikasi Gokar di kota itu.

Aksi dimulai pukul sekitar pukul 7 pagi tadi.  Ratusan angkot di Bukittinggi tinggi diparkir di jalan masuk Kantor walikota  di Gulai Bancah Kota Bukittinggi,  akibatnya arus moda  transfer lokal dikota itu lumpuh total.

Ribuan anak sekolah yang biasanya menggunakan transportasi angkot pergi dan pulang dari sekolah. Pagi tadi Pemda dan aparat keamanan di kota itu  terpaksa mengerahkan  mobil untuk mengantarkan anak anak ke sekolahnya.

Begitu juga pengguna moda transportasi angkot lainnya terpaksa harus menunggu ada tumpangan untuk ketempat tujuannya.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar ketika dihubungi lewat aplikasi WhatsAppnya, belum mau memberikan keterangan. ” Unjuk rasanya sedang berlangsung, pak. Saya belum bisa beri keterangan dahulu,” katanya.

Saat ini ratusan pengunjuk rasa berkumpul di kantor walikota Bukittinggi, kemukiman para pengunjuk rasa langsung diterima oleh walikota dan Unsur pimpinan kota Bukittinggi. (*)

By Pilar