PILARBANGSANEWS.COM.PADANG,-

ACT (Aksi Cepat Tanggap) sebuah yayasan yang bergerak dibidang sosial dan kemanusiaan di Sumbar,  memberikan  bantuan untuk  biaya pelunasan tagihan selama almarhumah Latifah Hasanah , gadis penderita tumor ganas di rawat di RSUP Dr M Jamil Padang, sebesar Rp. 13,8 juta.

Seperti yang pernah diberitakan,  Latifah Hasanah, gadis kecil usia enam tahun ini dirawat RSUP Dr M Jamil Padang,    akibat tumor ganas di bagian kepala yang dideritanya. Tapi Allah berkehendak lain Latifah berpulang ke Rahmatullah Jum’at (22/9) sekitar pukul  14.26.

“Innalillahiraji’un  WA innailairaji’un,  tepat pukul 13.45 Wib. Kabar duka ini datang dari, Nedi (38) dan ibu Nur (35)  orang tua dari Latifah. 

Orang tua Latifa (6) adalah keluarga petani, di  Nagari Sungai Nanam Kabupaten Solok, tergolong kurang mampu sehingga untuk membayar biaya pengobatan mencapai 1.000.000/hari  sangat berat bagi keluarga Nedi.

Sedangkan untuk mengangkat tumor dibutuhkan biaya 150.000.000 ini membuat Pak Nedi dan buk nur semakin terpuruk, apalagi  Nur ibu dari almarhumah saat ini   dalam kondisi hamil tua. 

Sebelum almarhumah menghembuskan nafasnya terkahir,   Jum’at (15/09) yang lalu team ACT Sumbar,  sudah berkunjung ke ruang dimana Latifah dirawat dan bertemu dengan keluarganya serta menyalurkan  untuk tahap awal. 

Pada saat itu, kondisi  Latifah masih kritis tidak sadarkan diri,  kepala  Latifah belum di botakan. Kemudian pada hari Rabu (20/09/17) team ACT dapat kabar dari ayahnya,  Latifah sudah dibotakan dan di pindah ke ruangan HCU karena kondisinya belum membaik. Menurut dokter belum bisa di laksanakan operasi,  masih menunggu pemulihan.

Allah berkehendak lain Jum’at (22/09) tepat jam 14.26 team ACT dapat kabar bahwa adek Latifah telah berpulang ke Rahmatullah. Namun pihak keluarga belum bisa membawa jenazah,  Latifah untuk di kebumikan di kampung halamannya karena terkendala tagihan selama di rumah sakit. 

“Alhamdulillah atas bantuan para Donatur yang dermawan melalui ACT, Latifah bisa di bawa pulang dan di kebumikan di kampung halamannya. Pak Nedi selaku keluarga sangat berterimakasih kepada para Donatur di ACT dan team ACT, ujar relawan Aan Saputra. (Rjl/HM)

By Pilar