PILARBANGSANEWS. COM. LAMPUNG TENGAH, KD Maling kadang kadang memang pandai mengunakan kesempatan dan peluang, Program Ronda mulai diberlakukan Bupati Lampung Tengah, Mustafa, tapi maling atau pembegal tak bisa malam siang hari pun mereka beraksi.

Aksi begal yang terjadi di siang bolong menimpa dua orang siswi SMAN 1 Gunungsugih, Riris (15) dan Rohimah (15), yang berboncengan mengendarai sepeda motor, Kamis (25/1/2018) lalu.

Kedua korban baru pulang dari rumah temannya di Kampung Terinjono. Namun sampai di simpang Lingkar Barat Gunungsugih, tiba-tiba motor yang dikendarai dipepet oleh kawanan begal yang juga mengendarai sepeda motor.

Riris menjelaskan, pelaku berjumlah dua orang datang dari arah belakang dan langsung mencegat korban, serta menodongkan sebilah senjata tajam. Para siswi yang ketakutan tak bisa berbuat banyak.

Mereka hanya bisa menangis dan mengadu kepada warga yang berdatangan setelah mendengar teriakan para korban yang meminta tolong.

“Kejadiannya sekitar pukul 14.30 WIB kemarin (Kamis). Pelakunya langsung menodongkan senjata tajam, kami ketakutan dan menyerahkan motor. Setelah itu mereka kabur ke arah Bandarjaya,” terang Riris, Jumat (26/1).

Tak hanya motor jenis Vario warna putih BE 3938 IS yang digondol pelaku. Kawanan begal itu juga merampas satu unit handphone Oppo Jenis A 71 dan tas berisikan buku-buku sekolah milik korban. Akibat aksi kriminalitas itu, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Masyarakat berharap Polisi harus dapat mengusut tuntas dan menangkap pelakunya dan di proses sesuai hukum yang berlaku. (KD/BE-1)

By Pilar