Pilarbangsanews.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo menyebut dunia internasional kagum atas capaian Indonesia yang mampu mengelola kerukunan antar umat beragama. Kekaguman itu disampaikan para kepala negara dari berbagai negara dalam setiap konferensi internasional.

‘Kepala pemerintahan, raja, PM datang ke Indoensia atau pas ketemu di konferensi internasional banyak kepala negara dari berbagai belahan tinggi dunia menyampaikan kekagumannya kepada Indonesia, terpesona kemampuan Indonesia mengelola kerukunan dalam keberagama,’ kata Jokowi di acara Halaqah Nasional Alim Ulama, Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis 13 Juli 2017.

Ungkapan kekaguman itu, kata Jokowi, tak terlepas ucapannya di awal acara konferensi internasional. Dalam kesempatan itu, ia kerap menyampaikan bahwa Indoensia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar.

Indonesia, lanjut dia, memiliki 17 ribu pulau, 714 suku, 1.100 lebih bahasa lokal. Kemudian, Indonesia juga terdiri dari 516 kabupaten/kota dam 34 provinsi.

‘Ini anugerah Allah yang diberikan ke kita. Saya pernah dari Aceh langsung ke Wamena hanya berhenti di Kalimantan dan Maluku, saya hitung kalau terus saya itu 9,5 jam dari Aceh ke Wamena, betapa negara kita sangat besar sekali, tidak ada negara sebesar kita dengan pulau sebesar itu,’ ujar Jokowi.

Jokowi pun mengaku tak jarang mendapat pertanyaan soal mengelola kerukunan di Tanah Air. Dalam kesempatan itu, ia menjawab Indonesia sampai saat ini masih dalam keadaan baik.

Menurut Jokowi, sejumlah gesekan yang terjadi di masyarakat juga telah memberikan hikmah tersendiri untuk bangsa Indonesia.

‘Ini yang akhir-akhir ini mereka menyampaikan Indonesia bisa dijadikan rujukan, menjadi contoh, role model bagi negara lain, jadi kalau ada beragamnya seperti apa kalau ada gesekan enggak apa-apalah namanya orang hidup kalau lurus-lurus enggak menarik, gesekan dikit-dikit jangan melebar ke mana-mana,’ ungkap Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga pernah diminta Presiden Afganistan Mohammad Ashraf Ghani menularkan cara menciptakan kerukunan dalam keberagaman ke Afganistan. Ghani, kata dia, juga berpesan agar Indonesia bisa menjaga kerukunan dengan sebaik-baiknya

‘Beliau berpesan ke saya Presiden Jokowi hati-hati, negaramu betul-betul beragam 714 suku, berbeda mempersatukan tidak mudah, agama berbeda mempersatukan tidak mudah, hati-hati mengelola negaramu,’ kata Jokowi menirukan perkataan Ghani.

By Pilar