PAINAN, HALUAN – Akibat hujan yang mengguyur sejak Selasa (19/9) malam, Batang Tarusan kembali meluap dan menggenangi sejumlah jalan Nasional di daerah itu. Sepintas kelihatan jalan raya dibeberapa titik tak obahnya seperti aliran sungai.

Jalan nasional yang digenangi air itu  berada di Kenagarian Berung-berung Belantai, Kampung Talawi, Kampung Jongah, Pasar Minggu, dan sejumlah pemukiman padat penduduk lainnya.

Banjir  tersebut telah membuat arus lalu lintas macet, baik kendaraan roda dua maupun roda empat kelihatannya tak berani melintasi jalan yang digenai air setinggi paha orang dewasa itu. 

Wartawan Pilarbangsanews.com Andragogy Usman, dari lokasi banjir melaporkan bajir mulai terjadi sekitar pukul 2:00 siang tadi, sampai saat ini ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat terjebak banjir.

Para pengendara maupun penumpang mobil dan sepeda Motor kini mulai merasa panik dan merasa kelaparan karena dibeberapa titik lokasi banjir tidak ada warung nasi mengisi perut bila keroncongan.
Nampak dari sekian banyak mobil juga terkepung Mobil dinas Ketua TP-PKK Pessel Lisda Rawdha Hendrajoni.

Sementara itu informasi dari Wartawan Haluan, Okis Mardinsyah menyebutkan,  saat itu ketinggian air sudah mencapai paha orang dewasa hingga mengalami macet kurang lebih sepanjang 8KM. Tak hanya itu, sejumlah rumah penduduk yang berdekatan dengan aliran sungai, tak luput dari rendaman banjir.

Irwan salah seorang penduduk setempat  mengkhawatirkan banjir tidak akan surut hingga malam nanti. Sebab, hujan sebentar saja reda kemudian turun lagi. Mengakibatkan  Batang Tarusan dengan cepat meluap ke badan jalan dan menggenangi seluruh rumah penduduk yang ada dikawasan itu.

“Kita berharap personil BPBD, segera menurunkan tim kelapangan dan menyiagakan sejumlah perahu karet disejumlah titik lokasi yang terdampak banjir. Sebab, kita khawatir kondisi ini akan terus berlanjut hingga malam nanti,” harapnya. 

Dihubungi terpisah, Kepala BPBD Pessel Prinurdin, mengatakan,pihak sudah menurunkan personilnya  untuk membantu warga terdampak bencana banjir dan longsor.

Menurut Prinurdin,  pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Sumbar dan akan menyiagakan personil disejumlah titik bersama perahu karet. (h/mg-kis/Andra)

By Pilar