PILARBANGSANEWS.COM. JAMBI

GENTALA ARASY tegap berdiri kokoh terpancang di bantaran Batang Hari, keberadaannya sungguh memberikan pesona harmoni pada area sekitarnya.

Saat matahari pagi masih sembunyi di ufuk timur, Gentala Arasy di ketinggiannya telah memantulkan cahaya fajar, seakan menandai akan kemarau siang nanti.

Gentala Arasy menjulang menjadi vitur tunggal di kebiruan langit Jambi, ketika matahari makin bergeser kearah kiblat. Gentala Arasy berdentang mengingatkan umat untuk merunduk, bersujud, dan rukuk kepada sang khaliq, penanda sholat dzuhur terdengar dari puncaknya.

Disaat senja tiba, Gentala Arasy menjadi partner utama saat berpadu dengan keindahan sunset yang berarak dengan riak-riak batanghari.

Kemudian Gentala Arasy bersiap diri untuk memberi warna sepanjang malam dengan cahayanya, hingga umat melepas lelah tetap tertidur. Namun, Gentala Arasy akan memberi isyarat di sepertiga malam kepada yang hendak beri’tikaf.

GENTALA ARASY terpancang dikawasan yang seolah-olah telah dipersiapkan sejarah; hanya beberapa ratus meter ke arah ulu dari jarak Gentala Arasy berdiri, sejarah Melayu Jambi bertutur (abad XV M); sepasang itik besar-Angso Duo-seiring pangeran Orangkayo Hitam beserta isteri dan pasukan, beranjak dari pelayarannya setelah “itik besar” menemukan areal terbaik, lalu kemudian dibangun suatu pemukiman. Maka dikisahkan diarea terpilih ini lah “istana pilih” didirikan.

Di kawasan sekitar ini juga pemerintah kolonial (abad XVII M) mendirikan Pasar Apung. Pada sejarah ekonomi Jambi tercatat (1927), bahwa dikawasan tersebut keresidenan Jambi membuat jalur pelayaran komoditi hingga ke sungai Marem.

Setelah kemerdekaan, pemerintahan selanjutnya melakukan pengerukan untuk dijadikan pelabuhan “Bom Batu” hasil kerukannya digunakan penimbunan untuk di jadikan area pasar yang dikenal dengan pasar “Tanah Timbun”. Seiring perkembangannya kemudian dikenal dengan pasar Angso Duo. Dan tentu  masih ada beberapa peristiwa sejarah lainya yang terjadi disekitar kawasan Gentala Arasy berdiri.

_________________________________________
Menara Gentala Arasy sendiri merupakan sebuah menara ikonik yang menggambarkan mengenai sejarah penyebaran Agama Islam di Kota Jambi. Tidak sekedar menara biasa, menara ini juga dimanfaatkan sebagai museum islami. Di museum ini, pengunjung dapat melihat berbagai macam bukti dan sejarah perkembangan Islam di Kota Jambi. 

Sumber: Museum Gentala Aras-(kunjungan bersama mahasiswa UANAND dalam rangka kuliah lapangan Sejarah Indonesia Kuno)

Andra Usmanedi/Sri Mahdini

By Pilar