PILARBANGSANEWS.COM. PAINAN,— Operasi Zebra Singgalang di jajaran Polres Pesisir Selatan, hari ini Kamis (2/11) dipusatkan di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, selain memberikan tilang bagi yang tidak melengkapi surat surat dan perlengkapan  berkenderaan bermotor  juga menertibkan atribut TNI/Polri yang ditempel dimobil.

Kasat Lantas Polres Pesisir Selatan, Iptu Ghanda Novidiningrat menjawab Pilarbangsanews.com, selama 2 hari sejak digelar oparsi Zebra Singgalang di Pessel, pihaknya  telah memberikan tilang sebanyak 64  lembar. Dengan rincian kemaren 30 lembar dan hari ini 34 lembar.
Dari 34 lembar tilang yang diberikan kepada pengendara sepeda motor, dengan kesalahan tidak memakai helm .

Itu artinya masih ada warga Pesisir Selatan yang kurang peduli terhadap keselamatannya. Padahal kasus  kecelakaan lalulintas yang mengakibatkan korban tewas adalah akibat kepala terbentur aspal karena sipengendara tidak melengkapi Helmut saat mengendarai sepeda motor.

Operasi zebra Singgalang yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia ini akan berakhir pada tanggal 14 November mendatang, tujuannya adalah agar masyarakat bisa mengindahkan tertib berlalulintas dengan melengkapinya  surat surat kendaraan bermotor yang dikendarai.

Menurut Ghanda, pada hari tadi persolinil yang diturunkan sebanyak 14 orang dan ditambah bantuan rekan  PM  (Polisi Militer). Gunanya untuk menertibkan pemasangan atribut TNI/Polri bagi kendaraan umum.

“Satu mobil Pick Up bernomor polisi BA 88XX GN didapati menempelkan atibut TNI pada kendaraannya, terpaksa kita copot,” kata Ghanda.

Mengingat wilayah Pesisir Selatan memanjang dari Utara ke Selatan dengan panjang jalan raya 280 dari Sibingkeh sampai batas ke Arah Muko Muko Bengkulu, oparasi zebra dilakukan secara bergilir perkecamatan. 

“Hari kemaren dilaksanakan di Painan kota dan hari ini di Tarusan, besok oparsi kita laksakan dikecamatan yang berbeda,” Tutur Iptu Ghanda .

(YY)  

By Pilar