PILARBANGSANEWS.COM.JAKARTA,- Perjuangan ketua TP-PKK Pesisir Selatan Lisda Rawdha, bersama anak anak muda di daerahnya yang peduli terhadap parawitasa  terutama dalam memenangkan “Mandeh untuk meraih Juara 1 Most Popular Hidden Paradise” tak sia sia. Malam ini Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni tampil menaiki pentas di stodio Metro TV Jakarta menerima piagam penghargaan.

Penghargaan berupa piagam itu langsung diterima Bupati Hendrajoni Dt Bandobasou dari Mentri Parawitasa Arief Yahya senja tadi (25/11), di Studio Metro TV Jakarta.

Kabupaten Pesisir Selatan dengan Kawasan wisata bahari terpadu (KWBT) Mandeh, berhasil keluar sebagai juara I pada Anugerah Pesona Indonesia (API) II tahun 2017.

Mandeh keluar sebagai juara setelah mengungguli sembilan nominator lain, pada Kategori 1 Surga Tersembunyi Terpopuler (Most Popular Hidden Paradise), penghargaan tersebut terdiri 15 kategori.

Kesembilan objek wisata yang berhasil dikalahkan Mandeh, Air Terjun Tumpak Sewu Kab. Lumajang. Desa Wisata Bantaragung Kab. Majalengka, Wanawisata Budaya Mataram Kab. Bantul, Pulau Nikoi Kab. Bintan, Pulau Dodola Kab. Pulau Morotai, Pulau Kodingareng Keke Kota Makassar, Pulau Saponda Kab. Konawe, Riam Merasap Kab. Bengkayang, dan Teluk Saleh Kab. Sumbawa.

Ketua penyelenggara Nanda Satria Azwar, ini kali kedua Anugerah yang diberikan dalam ajang pesona Nusantara 2017.

Okis (Haluan) Anto Pessel (pemilik portal berita Relasi Publik.com) ikut hadir menyaksikan penyerahan piagam itu.



Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni Dt Bandobasou bersama Ketua TP-PKK Pessel, malam ini, nampak gembira mereka tak lupa mengambil foto di spanduk bertuliskan Anugerah  Pesonan Indonesia 2017. 

Ketua TP-PKK Pesisir Selatan, Lisda Rawdha kepada Pilarbangsanews.com menyatakan rasa syukurnya mendapatkan anugerah itu.

Alhamdulillah kita bersyukur mendapat anugerah ini. Ini berkat kita semua, berkat usaha dan doa warga awak dikampung dan diperantuan yang ikut memberikan Vote SMS. Pada kesempatan ini, tolong tuliskan ucapan tarimo kasih ambo kepada seluruh dusanak kito kasadonyo,” pinta Lisda Rawdha.  (bang Fadel)

By Pilar