PILARBANGSANEWS.COM. JAKARTA,– Setiap orang yang lewat dekatnya dia gertak seperti hendak memukul. Dia berteriak teriak, hingga yang lewat di dekatnya merasa takut.
Aksi lelaki bernama Fahruzi Lubis (34th) ini diketahui oleh polisi lalulintas yang sedang bertugas mengatur lalulintas di jalan dekat Pos Lantas Jl. Jend. Sudirman (Dukuh Atas), Setiabudi, Jaksel. Jum’at kemarin (1/12) sekitar  pukul 11:00

Brigadir Gigih dan Brigadir Lingga Perdana, yang mendapat laporan ada kejadian itu, mencoba menghampiri korban dengan maksud mencoba menenangkan Fahruzi, tapi justru mendapat perlawanan. Bahkan Fahruzi mengancam kedua petugas tersebut dengan menggunakan senjata tajam jenis Pisau dapur sambil meneriaki kata kata ancaman. ”saya bisa nekat ini, Polisi semuanya supaya bertobat dan istiqfhar… polisi gendut memakan duit anak yatim.” katanya mengancam dan menghina kedua polisi itu.

Melihat tindakan Fahruzi yang jika dibiarkan bisa mengancam keselamatan orang, Brigadir Gigih dan Brigadir Lingga Perdana langsung mengambil tindakan. Fahruzi berhasil diringkus, meski tadinya dia mencoba melawan dengan menggunakan pisau dapur

Kasubnit 2 Kompi 3 Sat Gatur Ditlantas PMJ, Iptu Didit Sugama, yang juga berada di TKP (tempat kejadian peristiwa)  ikut menyaksikan dan bersama2 dengan anggota lainnya ikut meringkus Fahruzi.

Akhirnya Fafruzi yang dikenal seorang tunawisma ini diamankan bersama barang bukti sebulan pisau dapur yang dipergunakannya dalam aksinya.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Drs. Halim Pagarra, MH ketika ditanya awak media membenarkan ada nya penangkapan & pengamanan terhadap Pelaku dan Mengamankan Barang Bukti.

“Begitu pelaku berhasil diamankan, dia  langsung kami serahkan ke Polsek Setiabudi dan selanjutnya dilimpahkan ke Jatanras Dit Reskrimun Polda Metro Jaya.” katanya. (BSH)

By Pilar