PILARBANGSANEWS. COM. JABAR,– Menjelang pungkul 00:00 pergantian hari Jum’at ke hari Sabtu, telah terjadi  Gempa bumi  menggoyang beberapa daerah  di provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Gempa terasa sangat kuat dirasakan warga  Ciamis dan Tasikmalaya, ratusan  ribu warga yang sudah mulai tidur, berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Beberapa bangunan bertingkat nampak rusak bahkan ada yang posisinya miring, begitu juga banyak rumah warga di kedua daerah itu retak retak, dindingnya bolong  akibat diguncang gempa.

Gempa dengan kekutan goncang 6,9 SR telah terjadi di laut Jawa, Jum’at malam (15/12) sekitar pukul 23:47:57 WIB.

Gempa bumi itu berada  pada posisi Garis Lintang  8.03 LS, Garis  Bujur 108.04 BT, di kedalaman 105 Km. 
Berdasarkan catatan BMKG Pusat Gempa berada pada  74 km Barat Daya Kawalu dan 76 km Barat Daya Singaparna, 79 km Barat Daya Cibeureum, 85 km Barat daya Ciamis.




Menurut evaluasi BMKG, gempa tektonik ini berpotensi tsunami, karenanya  beberapa lokasi atau daerah kini berstatus siaga dan waspada tsunami. Tinggi gelombang tsunami diperkirakan 0,5 sampai dengan 3 meter.

Daerah yang berstatus siaga adalah, Ciamis dan Tasikmalaya. Sementara daerah waspada masing masing,  Bantul, Kulon-Progo berstatus waspada.

Kemudian, di Jawa Barat daerah yang berstatus waspada  masing masing  Cianjur, Sindangbaran, Garut, Sukabumi Ujung-Genteng. Di Provinsi Jateng diantaranya   Cilacap dan  Kebumen  sebagai lokasi / daerah waspada.                             

Sampai saat ini BMKG belum melaporkan perkembangan situasi setelah pasca gempa. Namun BMKG memperingatkan, bagi pemerintah Propinsi/Kab/Kota yang berada pada status “Siaga”, diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi.

Pemerintah Propinsi/Kab/Kota yang berada pada status “Waspada” diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai. (WS)

                 

By Pilar