Doktor Aulia Fauzi paling Tengah


PILARBANGSANEWS. COM. BATANG KAPEH,– Aulia Rizka urang awak Painan, Kabupaten Pasisir Selatan, Sumbar, dinyatakan berhak menyandang gelar Doktor dalam Ilmu Biomedik setelah tampil menyampaikan  disertasinya dalam sidang terbuka  Promosi Doktor Universitas Indonesia, di lantai 3, Ruang Auditorium 1 IMERI Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Jalan Salemba Raya No. 6 Jakarta Rabu (20/12).

Aulia ibu 3 anak, istri dari Yudha alumnus ITB pegawai Bank Bukopin Jakarta ini, mampu menyelesaikan studi S3-nya  kurang dari 3 tahun dengan yudisium 3,98 (cum laude / excellent) sebuah prestasi yang belum pernah ada diraih kandidat doktor sebelum dia.

Dihadapan 7 orang tim penguji dan promotornya,  Aulia menyampaikan disertasi dengan judul “Efek Alfacalcidol terhadap Imunosenesens : Kajian In Vitro dan In Vivo terhadap Regulasi IL-6, IL-10 Interferon dan Subset Limfosit T pada pasien Usia Lanjut dengan Sindrom Frailty.

Kepala Dinas KLKH Pesisir Selatan, Ir Nelly Armidha, hadir sebagai undangan menyaksikan Aulia saat menyampaikan disertasi, ikut merasa bangga dan terharu begitu Promotor, Prof. Dr. dr. Siti Setiati, Sp : PD-KGer, M.Epid, FINASIM, menyatakan dalam pidato pengukuhan Aula berhak menyandang gelar doktor di bidang ilmu kedokteran ini.

“Ambo terharu melihat Aulia, sedang hamil, tugas di RSCM, dosen  dan bahkan seminggu sebelum mempertahankan disertasi, Aulia baru pulang dari Belanda. Namun masih sempat menuntaskan penelitian hanya dalam tempo 6 bulan,” kata Nelly bersyukur atas atas prestasi anak abangnya itu. Ayah Aulia adalah Abang kandung dari Nelly. 

Menurut Nelly bukan hanya dia dan keluarga Aulia yang terharu, tim penguji apalagi Promotornya Prof. Dr. dr. Siti Setiati, Sp : PD-KGer, M.Epid, FINASIM dalam pidatonya terbata-bata sambil menahan tangis memuji kandidatnya yang satu ini.

“Ini memang luar biasa, mana hamil, mana tugas di RSCM ditambah sibuk sebagai dosen pasca sarjana di UI, tapi gelar doktor dengan mulus disemaikan oleh Ibu Aulia Fauzi. Ini luar biasa,” kata Prof Siti Setiati.

Santok yang hadir mengikuti sidang terbuka Universitas Indonesia tadi pagi ikut terharu atas prestasi Aulia Fauzi kelahiran tahun 1983 ini. (YY) 

By Pilar