PILARBANGSANEWS. COM. LAMPUNG UTARA, KD,–Partai Golkar Lampung yang di nahkodai oleh Arinal Djunaidi benar benar berada di titik nadir. Banyak nya kader partai Golkar yang mengajukan pengunduran diri. Sebelumnya ketua Golkar Lampung Tengah mundur, kini Kader Golkar Lampung Utara yang menjabat sebagai ketua AMPG setempat menyusul mundur.

Akibat menjalankan organisasi tanpa mengindahkan aturan main yang tertuang dalam peraturan partai Golkar, Arizo Phasha Wilian Abung resmi mengundurkan diri dari Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Kabupaten Lampung Utara (Lampura).

Di tuangkan melalui surat tertulis yang dilayangkan ke pengurus Partai Golkar (PG) Lampung. Hal itu dilakukan Arizo bukan tanpa sebab. Pasalnya, dia menilai kepengurusan PG, baik ditingkat DPD I Lampung dan DPD II Lampura tidak lagi sejalan dengan aturan partai yang sebenarnya.

“Saya melihat saat ini kepengurusan PG Lampung lebih mengedepankan kepentingan kelompok atau golongan, daripada kepentingan rakyat. Maka dari itu, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Ketua AMPG dan juga sebagai Wakil Ketua Bidng Olahraga dan Pemuda DPD II PG Lampura,” kata Arizo, Minggu (28/1).

Menurutnya, lanjut Arizo, dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung dan Pemilihan Bupati (Pilbup) Lampura, mekanisme seperti yang telah tertuang dalam Peraturan Organisasi (PO) 06 Partai Golkar tidak dijalankan. Itu dibuktian dengan tidak dilakukannya penjaringan bakal calon dalam Pilgub maupun Pilbup Lampura.

Menurut Arizo, dengan tidak dibukanya penjaringan bakal calon oleh DPD I dan DPD II Lampura, maka peluang bagi kader-kader partai untuk ikut serta dalam bursa penjaringan terpatahkan. Dan dengan tidak dilaksanakannya mekanisme partai yang sebenarnya, sama saja memberi batasan dan kemampuan kader untuk mengembangkan diri dalam melakukan pengembangan sayap partai.

“Dengan tidak dijalankannya mekanisme-mekanisme itu, saya menilai justru kepengurusan dibawah kepemimpinan Alzier Dianis Thabrani lebih baik ketimbang kepengurusan saat ini,” tegasnya.

Bagi Arizo, keputusan untuk menanggalkan jabatan Ketua AMPG Lampura itu, juga karena dirinya tak ingin dicap ‘bermain dua kaki’. Sebab, Arizo secara terang-terangan mengambil sikap untuk mendukung secara penuh majunya M Ridho Ficardo sebagai calon Gubernur Lampung.

“Selain tidak mau menghiati partai, saya tidak mau bermain dua kaki, untuk Pilgub Lampung saya akan mendukung Ridho Ficardo sebagai Gubernur Lampung,” lanjutnya.

Lebih jauh Arizo berpendapat, bahwa tidak menutup kemungkinan akan ada kader-kader lain yang akan melakukan hal serupa seperti dirinya. “Saya tidak mengajak, karena mereka juga sudah mengetahui apa sebenarnya yang terjadi di tubuh partai, namun mungkin mereka belum berani mengungkapkannya. Kita lihat saja nanti,” ujarnya Lagi. (KD/BE/Angga Putra)

By Pilar