Sumatera Barat

Wagub Nasrul Abit, Jadikan Karya Inovasi Kebanggaan Daerah

Padang, Pilarbangsanews.com,– Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Sumatera Barat mengumumkan pemenang kompetisi karya inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) tahun 2018 di Gedung Rohana Kudus, Senin (05/11).

Hadir sebagai keynote speaker, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menjelaskan bahwa Kompetisi Karya Inovasi IPTEK Provinsi Sumatera Barat merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat guna meningkatkan kompetisi yang sehat antar pelaku IPTEK dan Institusi Research and Development.

“Kompetisi ini dapat mempercepat pertumbuhan inovasi teknologi dari berbagai lapisan masyarakat guna pengembangan dan pembangunan IPTEK dalam upaya peningkatan daya saing komoditi unggulan Sumatera Barat,” kata Nasrul Abit.

Nasrul Abit juga menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah telah melahirkan Peraturan Pemerintah terkait inovasi daerah, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2017.

“Dengan lahirnya peraturan tersebut maka secara langsung telah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk dapat berpartisipasi meningkatkan daya saing untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Nasrul Abit.

Nasrul Abit berharap karya teknologi inovasi yang dikompetisikan dapat dikembangkan menjadi sebuah usaha yang bernilai ekonomis.

“Dengan teknologi inovasi ini mudah-mudahan ekonomi di Sumatera Barat menjadi lebih kuat, karena ekonomi di Sumatera Barat berasal dari usaha kecil yang memanfaatkan karya-karya inovasi yang telah dikembangkan,” ujar Nasrul Abit.

Kepala Dinas Balitbang Sumatera Barat mengungkapkan bawah kompetisi ini telah dimulai sejak bulan Maret 2018 melalui pendaftaran dan sosialisasi yang dilakukan pada media massa. Namun pemenang baru bisa diumumkan pada bulan Oktober 2018.

“Pertimbangan pemenang telah ditetapkan dewan juri melalui Keputusan Gubernur Sumatera Barat. Inovasi yang digagas oleh peserta sudah sangat bagus dan diharapkan melalui kompetisi ini bisa melahirkan lebih banyak inovator di Sumatera Barat,” ujar Reti Wafda.

Tercatat ada 58 karya Inovasi yang didaftarkan dalam Kompetisi Karya Inovasi, dimana 34 karya inovasi berasal dari peneliti/dosen/mahasiswa dalam kategori tingkat menengah dan24 karya lainnya berasal dari masyarakat non peneliti/dosen/mahasiswa dalam kategori teknologi tepat guna.

Berikut nama pemenang Kompetisi Karya Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi tahun 2018 :

Kategori Tingkat Menengah :
Juara I : Sri Mutiar ( Subtitusi Pakan ternak lele dengan pengembangbiakan manggot dari Belakang Soldier Fly)
Juara II : Muhammad Irmansyah, (Statiun Cuaca Mini untuk Peringatan Dini bahaya banjir) Juara III: Rahmi Eka Putri (Polisator Kebaya si kecil dengan sejuta manfaat), Harapan I : Agustiawan dkk (Alat pengering butiran cepat jenis sirkulasi ), Harapan II : Aurora dan Febiola (Papan serat dari Enceng gondok), Harapan III : Mika Sari (Bubuk Abete Alami)

Kategori Teknologi Tepat Guna :
Juara I : Joni Saputra (Mesin Pemilik Jagung Berkulit) Juara II : Afdal Zikri Alreza ( Alat Pemasangan Kerodong Pisang), Juara III : Adam Basri (Pemisah kuning telur) , Harapan I : Ferdinal (Keripik Daun Bambu) Harapan II : Srimonia (Pembuatan Minyak VCO dengan buah pisang)
Afrizaldi Noerdin (Tong Penghancur sampah organik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *