Bunda si debay lagi nelp dibelakang nampak terkulai si Uwo lagi ngantuk


PILARBANGSANEWS. COM

​Alhamdulillah sore tadi sekitar pukul 17:15 dokter spesialis anak yang menangani Zalika telah melakukan visite ke Ruangan NICU, tempat Zalika dirawat bersama teman-temannya yang mengalami kelahiran bermasalah. Tentu tujuan Visite dokter itu untuk melihat perkembangan si bayi yang ditanganinya, tak terkecuali melihat perkembangan perawatan si Sipit Zalika.

Meski saat ini dihidung Zalika masih terpasang selang oxigen dan  vena tangan kanannya masih tertancap jarum infus, kondisi si sipit  semakin menggemaskan, pipinya semakin tembam.

Pipi tembam itu dapat dijadikan indikasi bahwa berat badan  si debay  bertambah beberapa ons. Memang beberapa hari yang lalu Zalika konsumsi ASInya ditingkat dari 30 cc per 3 jam menjadi 50 cc per 3 jam.

Peningkatan pemberian ASI membuat perut si Sipit kembung, dokter menyarankan pemberian ASI dikurangi menjadi 40 CC saja.

Dokter spesialis anak yang selalu kelihatan serius itu, juga memberitahu kondisi Zalika pada Bundanya Reski Nadia Tutri,  bahwa malam ini zalika akan kembali diambil sampel darahnya utk memastikan kadar Hb Zalika telah berada di angka normal…Selain utk mengetahui kadar Hb,  jga dilakukan pengecekan terhadap kadar “albumin” didalam tubuh zalika. 

Masih menurut kata  dokter, terjadinya sedikit pembengkakan dibagian kaki. Namun dokter belum merincikan apakah kadar “albumin” jika ada apakah itu yang menyebabkan pembengkakan. 

Terkait kadar “albumin” besok akan dijelaskan oleh dokter stelah dilakukan pemeriksaan darah Zalika. Lagi lagi malam ini kembali darah si sipit diambil lagi beberapa CC.

Tadi juga dokter spesialis anak yang jaim itu menjelaskan bahwa  keberadaan virus igG dalam pemeriksaan kemarin dinyatakan pisitif, namun tidak berbahaya bagi kondisi Zalika sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada virus yg menyerang zalika saat ini..

Masih menurut sang dokter,  Saat ini fokus kepada pemulihan fisik Zalika agar tubuhnya semakin membaik, nafasnya tidak sesak lagi untuk kemudian  diperbolehkan pulang. 

Alhamdulillah virus yang menyebabkan Zalika menginap  Hidrosefalus ternyata tidak ada lagi ditubuhnya….

“Opa.. Opa.. Insya Allah paling lama 3 hari lagi Zalika diperbolehkan pulang. Tahu gak Opa  kenapa bisa?” kata Zalika bertanya lewat komunikasi imajiner nya.

“Gak. Opa gak tahu.”

“Itu karena Allah mengizinkan Zalika sembuh lewat tangan dokter yang kini kepala nya mulai ubanan itu.” 

“O ya ya…” 
Alhamdulillah….

By Pilar