Pilarbangsanews.com. Kanada,- “Ayah…ambo di Kanada makan gulai jariang. Habis ambo makan  4 kelopak ( ayah.., saya di Kanada makan gule jengkol. Habis saya makan 4 kelopak setara dengan 2 biji jengkol,” demikian ketua TP-PKK Pessel menyampaikan hal itu lewat pesan WhatsAppnya, barusan saya terima Senin (28/8).

“Di Kanada ada gule jengkol?” 
“Ya ada, seorang perantau asal Sumbar di Kanada mengundang kami makan siang,” jawab Lisda Rawdha.
“Siapa nama perantau itu?”
“Nama beliau Pak Iwan. Berasal dari Pariaman, istri beliau urang awak jua dari Bukittinggi,” jawab Lisda.
“Apa pekerjaan beliau disana?”
“Beliau seorang importir berbagai produk asal Indonesia beliau masukkan ke Kanada, termasuk kini  sarang burung layang. Kalau ada warga Pessel yang memiliki sarang burung layang layang. Bisa diekspor langsung ke beliau dengan harga yang pasti cukup fantastis dibanding dijual di Padang.” katanya.
Seperti diberitakan saat ini Ketua TP-PKK Pessel Lisda Rawdha ikut mendampingi suami ke Kanada. Bupati Pessel berkunjung ke Kanada bersama Gubernur SUMBAR yang diundang oleh kedutaan RI di Ottawa mengikuti Indofest 2017 di Ottawa.
Indofest adalah ajang promosi bisnis yang sengaja diadakan oleh kedutaan besar RI di Kanada untuk mempromosikan hasil produk UKM di tanah air. 
Selama di Kanada Gubernur Sumbar tampil sebagai pembicara dalam diskusi panel yang membahas investasi di Indonesia, khususnya di Sumbar.
Malam ini waktu setempat rombongan diminta hadir oleh pemerintah provinsi Toronto untuk mendengar paparan dari Gubenur SUMBAR terkait dunia pariwisata di SUMBAR, khususnya Mandeh di Pessel.
“Gule jengkol yang ambo makan, kata nyonya rumah ibu Iwan didatangkan  dari Pessel,” tambah Lisda.
Benar juga sepertiga  jengkol yang dikonsumsi warga kota Padang berasal dari Pessel. Tanaman jengkol  tidak ditanam tapi tumbuh sendiri setelah buahnya dimakan oleh binatang yang suka memakan jengkol ini seperti kera atau beruk.
Pada jamuan makan siang di rumah pak Iwan di Kanada, sengaja menu makanan bernuasa Minang. Ada rendang pakis, gule jariang (jengkol) dan lain lainnya. (LR/YY)

By Pilar