​MENUJU SMARTCITY, PESSEL GUNAKAN 24 APLIKASI


PILARBANGSANEWS.COM. PAINAN,– Pemakaian teknologi informasi kini menjadi keniscayaan. Begitu juga, dijajaran Pemerintahan Kabupaten Pessel, saat ini, tercatat 24 aplikasi digunakan.

Aplikasi-aplikasi diantaranya, e-planning, e-keuangan, e-perizinan, SIPKD, SIPKD Asset, e-Simpeg, e-Sakip, e-formasi, e-PAD, e-PPID, e-Puskesmas, JKN, LPSE, Celok, Sirup, Simardi, Sismiop, Siskeudes Online, TV-Pessel dan sejumlah aplikasi yang berlaku secara nasional seperti e-KTP dan LPSE.
Aplikasi-aplikasi tersebut memudahkan pelaksanaan tugas pemerintahan dan mempercepat pelayanan.

Seperti Sicantik adalah aplikasi dibidang pelayanan perizinan, yang memudahkan masyarakat dalam pengurusan perizinan. 
Aplikasi Celok yang memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk menemukan lokasi-lokasi penting di Kabupaten Pesisir Selatan.

Sementara itu, untuk membantu masyarakat yang hendak mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas dapat memanfaatkan aplikasi e-puskesmas. Atau yang menyangkut surat menyurat ada aplikasi Simardi. Memastikan surat menyurat yang masuk ke sekretariat daerah diproses sebagaimana mestinya sesuai SOP yang berlaku, dipastikan surat atau proposal masyarakat tidak kesasar.

Siskeudes Online bagian dari upaya pemerintah untuk menata keuangan desa/nagari dan memastikan pengelolaannya sesuai dengan prosedur pengelolaan keuangan negara yang berlaku.

Siskeudes ini baru  diterapkan oleh 7 kabupaten di Indonesia, salah satunya Kabupaten Pesisir Selatan.

E-PAD salah satu aplikasi yang penting sehingga PAD Pessel dapat dipantau secara realtime.
Jumlah aplikasi yang digunakan di Pesisir Selatan kemungkinan yang terbanyak di Sumatera Barat, sementara kabupaten/kota lain masih 10 aplikasi.

Beberapa waktu lalu, Pessel mendapat penghargaan dari PT. Telkom terkait luas jangkauan jaringan FO.

Bahkan kedepan Pemkab Pessel sedang melakukan penjajakan langganan e-paper, atau koran versi digital yang kian berkembang. (Wendi)