PILARBANGSANEWS. COM. SOLOK,-– Nenek Salian (75 th) warga Jorong Rangguang, Nagari Kotolaweh, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, sempat dinyatakan hilang sejak Sabtu sore (10/2), akhirnya baru ditemukan 19 jam kemudiannya. Saat ditemukan oleh regu pencari Nenek Salian dalam kondisi menggigil kedingin, Minggu siang (11/2) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan melalui Kapolsek Sungai Lasi AKP Afrides Roema menyatakan korban diketahui meninggalkan rumahnya, Sabtu (10/2) sekira pukul 13.30 WIB.

Sekitar pukul 16.00 WIB, tetangga korban, Roza (28) dan Della (25), melihat nenek Salian hendak mengambil air di sumur dekat rumah mereka. Namun karena saat itu cuaca hujan, saksi tidak memperhatikan kemana Nenek Sailan perginya setelah mengambil air.

“Hingga pukul 20.00 WIB, korban belum kembali ke rumahnya. Warga sepakat melakukan pencarian. Dibantu Bhabin Kamtibmas dan Babinsa setempat, warga kemudian melakukan pencarian. Sekitar pukul 23.00 WIB, ditemukan petunjuk di Bukit Mato Air Jorong Rangguang Nagari Koto Laweh, berupa potongan kain diduga korban. Namun karena hari telah telah larut malam dan cuaca hujan pencarian dihentikan pukul 00.00 WIB,” ujar Afrides.

Pencarian korban kemudian dilanjutkan pada Minggu pagi (11/2), dimulai dari titik lokasi ditemukan kain korban, regu pencari melakukan penyisiran, akhirnya korban ditemukan tak berapa dari petunjuk tadi.

Korban ditemukan dalam kondisi duduk kedinginan dan sedang memegang kayu api yang dikumpulkannya.

Korban kemudian dievakuasi menggunakan tandu darurat terbuat dari kain sarung dan kayu yang ada hutan Koto Laweh. Tubuh korban yang kedingin dipasangkan jacket milik salah seorang petugas. Dengan menggunakan mobil unit ambulans korban kemudian dilarikan ke RSU Solok untuk memulihkan kondisi tubuhnya (rijal islamy)

By Pilar