PILARBANGSANEWS. COM. BUKITTINGGI,-

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias didampingi Ketua DPRD, Waka Polres, Ketua KONI serta Asisten dan Kadis.Parpora membuka Gala Desa 2017 Kota Bukittinggi yang bertempat di lapangan bola kaki Atas Ngarai Bukittinggi, Sabtu (14/10).

Pembukaan ditandai dengan penyerahan piala secara simbolis oleh Kepala Bidang Standarisasi Akreditasi dan Sertifikasi Keolahragaan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi yang merupakan perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Olahraga RI kepada Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias. Walikota juga melakukan kick off dengan melakukan tendangan pertama pada pertandingan sepak bola antara SMP Al Ishlah melawan SMP PSM. 

Gala Desa merupakan salah satu  program Ayo Olahraga dari Kemenpora. Program ini sengaja dirancang untuk menambah kebugaran dan kesehatan dari masyarakat. Kota Bukittinggi merupakan salah satu kota dari lima Kabupaten/Kota di Sumbar sebagai penyelenggara Gala Desa 2017.

Ada enam cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan antara lain sepak bola, sepak takraw, tenis meja, bola voli, bulutangkis, dan atletik. Seluruh pertandingan diikuti peserta dari kalangan pelajar mulai dari SD sampai SLTA se-Kota Bukittinggi dan utusan Kelurahan se-Kota Bukittinggi dengan total jumlah peserta 1.434 orang. 

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dalam sambutannya mengatakan, merasa senang dengan dipilihnya kota Bukittinggi sebagai salah satu kota penyelenggara di Sumatera Barat karena hal tersebut juga memang sesuai denga visi dan misi Pemerintah Kota Bukittinggi untuk menjadikan Bukittinggi sebagai Kota Wisata Olahraga.

“dengan dilaksanakannya di Bukittinggi Gala Desa 2017 ini, hal tersebut  telah sesuai dengan visi dan misi pemerintah Kota Bukittinggi yang menjadikan Bukittingg sebagai kota wisata olahraga. Pembudayaan olahraga perlu dimulai dari masyarakat dengan hasil yang akan diperoleh antara lain adanya tingkat kebugaran dan kesehatan masyarakat yang tinggi. Dengan digelarnya Gala Desa ini akan memberikan dampak kepada munculnya bibit-bibit olahragawan, begitupun olahraga yang berada dibawah naungan KONI bisa kita tingkatkan kualitasnya dan jumlahnya”, ujar Ramlan.

Ramlan juga mengatakan bahwa hal ini sudah pernah kita buktikan tahun 2016 dulu dimana berpesan kepada KONI, kita tidak mau membeli atlit dan Walikota tidak perlu prestise, ternyata pada tahun 2016 dengan pembinaan kita bersama Bukittinggi berada diposisi nomor 2 di Sumatera Barat, ungkapnya.

Saat ini Pemerintah Daerah dengan DPRD selalu berusaha untu meningkatkan fasilitas- fasilitas olahraga, kepada lurah – lurah diharapkan agar disetiap kelurahan tersebut dibangun lapangan olahraga dengan meminjam tanah masyarakat dan bergotong royong dengan masyarakat, tutur Ramlan.

Sementara itu Linda Darnela Kepala Bidang  Standarisasi Akreditasi dan Sertifikasi Keolahragaan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi yang mewakili Kementerian Pemuda dan Olahraga RI mengatakan sangat bangga dengan melihat anusias peserta dan masyarakat yang begitu banyak menghadiri pembukaan Gala desa 2017 .

“kami merasa bangga melihat semua yang hadir  begitu bersemangat untuk melaksanakan Gala Desa, mari kita bersama – sama menggerakkan dan membudayakan olahraga yang dimulai dari masyarakat. Guna mendorong masyarakat gemar berolahraga maka program pemerintah sebagai rintisan bagi terciptanya gerakan budaya berolahraga hendaknya dilaksanakan secara teratur, terukur, dan sistematik”, ungkapnya.

Gala Desa yang dimulai pada tanggal 14 Oktober 2017 ini akan berakhir nantinya pada tanggal 31 Oktober 2017, dengn lokasi pertandingan untuk cabang sepak takraw di lapangan sepak takraw Gulai Bancah, cabang bulu tangkis di sport hall Atas Ngarai, cabang tenis meja di aula SMP 4 Bukittinggi, cabang bola voli di lapangan voli Belakang Balok dan cabang atletik serta cabang sepak bola dilpangan Atas Ngarai. (Ylm)
 
 

By Pilar